Minggu, 26 Juni 2016

JANGAN MENJADI ORANG ADVENT

“Jangan pernah menjadi orang Advent.” Inilah kata-kata yang pertamakalinya saya lontarkan dihadapan jemaat Advent di kota Ngawi, ketika saya memimpin diskusi Sekolah Sabat. Waktu itu kebetulan istri saya saya undang ke Ngawi. Karena kaget mendengarnya maka dialah yang pertama-tama protes: “Lho, diluar Advent ‘kan tidak ada kebenarannya?” tanya istri saya. Tapi segera disahut oleh seorang ibu yang sudah pernah saya ajarkan: “Sabar, bu, pak Rudy masih belum melanjutkannya.”

Jadi, kenapa saya katakan “jangan pernah menjadi orang Advent?” Sebab Advent yang dikiaskan sebagai jemaat Laodekia, jemaat yang ke-7 di kitab Wahyu disebutkan sebagai jemaat yang suam-suam kuku, melarat, malang, miskin, buta, telanjang dan dimuntahkan dari mulut YESUS. Nah, maukah anda dimuntahkan dari mulut YESUS?

>> Wahyu   3:16               Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan
                                           memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
                      3:17  Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan
                                            aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau
                                             melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

>> Suam-suam kuku:      Tidak jelas. Disebut agama tapi tidak mirip agama. Disebut bukan agama
                                            nyatanya agama. Disebut orang beragama tapi tidak seperti orang
                                            beragama. Disebut bukan orang yang beragama nyatanya setiap Sabtu hadir
                                            di gereja.

                                            Perangai yang kasar, kemewahan, korupsi, perzinahan, rebutan jabatan, dan
                                            identitas rohani yang hilang. Ini adalah permasalahan yang sangat umum
                                            terjadi di gereja ini.

>> Merasa kaya       :      Dengan modal ilmu kesehatan yang tidak jelas kebenarannya, dengan
                                            mengharamkan makan ini dan itu sudah merasa diri tersuci diantara manusia
                                            yang lainnya.

>> Melarat                :      Orang melarat itu lebih sengsara dari orang miskin. Kalau orang miskin masih
                                            bisa makan, orang melarat itu untuk makan saja susah.

                                            Kerohanian orang Advent sungguh-sungguh sangat memprihatinkan sekali.
                                            Untuk hidup dihadapan TUHAN sangat sulit. Sebab ajaran-ajaran Alkitab
                                            sama sekali tak ada yang dipraktekkannya, sementara ajaran manusia yang
                                            diagung-agungkan.

>> Malang                 :     Malang itu sial. Maksudnya hendak pergi ke pesta, di tengah jalan
                                           kecelakaan. Ini malang namanya.

                                           Motto yang digembar-gemborkan Advent adalah hendak ke Eden – “Eden to
                                           Eden.” Sayang mereka tidak paham bahwa untuk ke sorga itu harus pakai
                                           iman, moral dan perbuatan. Mereka berprasangka bisa dengan makanan saja.
                                           Iman, moral dan perbuatan tidak penting. Mereka abaikan sama sekali,
                                             sedangkan masalah makanan mereka jadikan persyaratan baptis.

>> Miskin                      :    Antara pendapatan dengan pengeluarannya sama. Selalu impas. Tidak ada
                                             perbuatan Advent yang nyantol di hati TUHAN. Tidak ada yang mengesankan
                                             di hati TUHAN. Sebab antara umat TUHAN dengan umat dunia tidak ada
                                             bedanya.

>> Buta                          :   Tidak bisa membedakan antara yang salah dengan yang benar. Antara
                                            kesalahan dengan kebenaran campur-aduk menjadi satu.

                                            Masak antara minum Teh dengan minum alkohol disamakan? Masak orang
                                            merokok disebutnya pembunuh? Kalau pembunuh harus ada yang terbunuh.
                                            Harus ada yang mati, baru ada yang disebut pembunuh. Tapi Advent telah
                                            ngawur membabi buta seperti orang yang tidak berpendidikan hukum.

                                            Kalau korbannya masih hidup[perokok pasif] itu namanya penganiayaan,
                                            bukan pembunuhan. Pasalnya berbeda, hukumannyapun berbeda. Dan
                                            korban penganiayaan harus di visum dokter. Harus ada tanda-tanda luka
                                            yang kelihatan, seperti: benjol atau memar. Tapi kengawuran Advent, tidak
                                            ada korban yang luka-luka, tidak ada visum dokterpun berani menuduh orang
                                            sebagai pembunuh.

                                            Kurangajar, nggak?! Membuat orang gusar atau enggak?

                                            Pembunuh itu pelaku kriminal dan statusnya adalah narapidana. Masak
                                            seorang perokok itu pelaku kriminal dan narapidana? Dasar hukumnya
                                            mana?

                                            Kayak orang tidak berpendidikan sama sekali.

>> Telanjang                 :   Memalukan.


Itu semua adalah ciri-ciri Laodekia. Kalau tidak seperti itu bukan Laodekia. Jadi, yang disebut orang Advent ini adalah orang-orang yang amat jahat. Kalau tidak jahat bukan Advent. Orang bertabiat jahat yang bergereja di gereja Advent itulah yang disebut sebagai jemaat Laodekia. Dan mereka ini akan dimuntahkan dari mulut YESUS. Maukah anda dimuntahkan dari mulut YESUS?

Kalau tidak mau, jadilah orang yang baik dan benar. Tapi jangan sekali-sekali meninggalkan gereja ini. Jadi, kalimat saya yang seutuhnya adalah: “Jangan pernah menjadi orang Advent tapi jangan sekali-sekali meninggalkan gereja Advent ini.” Kenapa jangan meninggalkan gereja ini? Karena anda bukan disebut jemaat Laodekia lagi kalau tidak berada di gereja ini. TUHAN YESUS malah tidak kenal sama sekali dengan anda. Malah tidak Alkitabiah.

Kita harus memperhatikan pada posisinya. Bukankah di dunia ini ada banyak agama? Ada Islam, Hindu, Buddha, Katolik, Kristen Minggu dan Advent. Namun hanya Advent yang tersebutkan dalam Alkitab. Ini menyatakan bahwa yang diluar Advent adalah sama semuanya. Baik Islam, Hindu, Buddha dan Kristen Minggu, sama-sama tidak direkomendasikan Alkitab. Kita harus menyingkatkannya menjadi 2 golongan, yaitu golongan Advent dengan golongan bukan Advent.

>> Wahyu   3:19               Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu
                                            dan bertobatlah!

Umat Advent ini adalah umat yang dikasihi YESUS. Hanya saja jangan berbuat hal-hal yang tidak disukai TUHAN, seperti suam-suam kuku, melarat, malang, miskin, buta dan telanjang. Sifat-sifat ini jangan sampai anda kenakan. Serasikanlah diri anda dengan kehendak TUHAN. Itu saja kuncinya. Karena itu anda tidak perlu keluar dari gereja ini, melainkan mengubah tabiat anda.

>> Matius   7:21                Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke
                                           dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku
                                           yang di sorga.
                      7:22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan,
                                            bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-
                                            Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
                      7:23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku
                                           tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat
                                           kejahatan!"

Lakukanlah kehendak BAPA, yaitu 10 Perintah ALLAH:

1. Jangan ada TUHAN lain selain ALLAH.

2. Jangan membuat patung.

3. Jangan menyebut nama TUHAN sembarangan.

4. Kuduskanlah hari Sabat.

5. Hormati orangtua.

6. Jangan membunuh.

7. Jangan berzinah.

8. Jangan mencuri.

9. Jangan berdusta/memfitnah.

10. Jangan iri dengan orang lain.


Ny. Ellen G. White memberikan ilustrasi penyelamatan zaman ini seperti di zaman Nuh. ALLAH menyelamatkan manusia dari air bah melalui bahtera Nuh. Hanya orang yang mau masuk ke dalam kapalnya Nuh saja yang diselamatkan dari air bah. Diluar bahtera hanya ada kebinasaan. Tapi di dalam bahtera itu isinya juga binatang-binatang. Jadi kita harus mau hidup bersama binatang-binatang itu. Kita harus tahan dengan bau badan binatang hingga kotorannya. Demikianlah kita umat Advent harus bertahan dengan saudara-saudara kita yang bertabiat seperti binatang. Biarkanlah saja mereka itu. Yang penting masing-masing kita membentengi diri sendiri supaya tidak sampai tercemar oleh perbuatan mereka. Jangan ikut-ikutan dengan para penyamun itu.

>> Yeremia  7:11              Sudahkah menjadi sarang penyamun di matamu rumah yang atasnya nama-
                                            Ku diserukan ini? Kalau Aku, Aku sendiri melihat semuanya, demikianlah
                                            firman TUHAN.

>> 2Petrus    2:3                Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung
                                            dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk
                                            perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak
                                            akan tertunda.

>> 2Petrus   2:17               Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang
                                            dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang
                                            paling dahsyat.

Tidak ada komentar: