Jumat, 03 Juni 2016

JIBRIL MENGHABISI UMAT ISLAM

QS. 2:54   Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Ayat ini sekalipun tentang nabi Musa, namun berada dalam kitab Al Qur'an, sehingga jelas merupakan bacaan dan pelajaran bagi kaum Muslim. Mari kita pelajari kalimatnya;

Karena "kaum" itu telah berdosa menyembah patung anak lembu, berfirmanlah ALLAH: "maka bertaubatlah kepada TUHAN yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu.................. maka ALLAH akan menerima taubatmu."

ALLAH memerintahkan bunuh diri sebagai tanda pertobatan dan ALLAH akan menerima orang yang bunuh diri. Untunglah kaum Muslim itu bandel-bandel sehingga firman itu mereka abaikan. Coba seandainya mereka itu orang yang tunduk dan patuh pada ALLAH, tidakkah orang Muslim akan musnah dengan sendirinya? Bahkan jika seluruh umat manusia mendengar firman ini;

QS. 2:208   Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.

Kiamatlah dunia kalau seluruh manusia masuk Islam sebagaimana firman ini;

QS. 12:101    Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian takbir mimpi. (Ya Tuhan). Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.

"Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam." Islam seperti kuburan tempat penampungan orang-orang yang wafat. Semula saya Kristen, lalu masuk Islam, berdoalah saya: "Sekarang aku sudah Islam, wafatkanlah aku." Bagaimana caranya? "Bunuhlah dirimu."

Pantas saja kalau kita ke kuburan Islam, yang tertulis di nisannya: "Telah wafat: Siti Aminah, pada tanggal 1 Januari 2016." Berbeda dengan di kuburan Kristen. Di sini tak ada yang mati. Semuanya "beristirahat dengan tenang" - RIP = Rest in Peace.

Kata YESHUA tentang iblis;

Yoh. 8:44Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Kaum Muslim mana ada yang mau menjadi anak ALLAH. Apa sebab? Sebab bapak mereka .......... bukan ALLAH.

Hua..ha..ha......  Apakah pesan ini "terang?"

Tidak ada komentar: