Senin, 20 Juni 2016

PERUMPAMAAN YESHUA - 11

Matius
20:1"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
20:3Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
20:4Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
20:5Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
20:6Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:7Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
20:8Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
20:9Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
20:10Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
20:11Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
20:12katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
20:13Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?
20:14Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.
20:15Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
20:16Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."

Ada orang yang dipanggil bekerja mulai dari pagi-pagi benar - subuh, ada yang dipanggil jam 9, ada yang dipanggil jam 12 dan jam 3 sore. Namun ketika malam hari waktunya pembayaran upah, semua pekerja dibayar sama yakni 1 dinar sehari, tak peduli yang bekerjanya mulai subuh maupun yang paling sore.

Perumpamaan ini menyajikan jam-jam dalam seharian, mulai dari permulaan pagi hingga ke petang hari, seperti sedang menunjuk pada umur seseorang. Bahwa ada orang yang Kristen sejak lahir, ada yang mulai masuk Kristen setelah dewasa dan ada yang setelah usianya tua. Dan TUHAN tidak peduli dengan sejak kapan anda menjadi orang Kristen, entah sudah lama atau masih baru, upahnya sama saja.

Dalam kesimpulannya ELOHIM YESHUA mengatakan bahwa orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu, sedangkan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir. Dengan kata lain yang tua akan menjadi yang pertama sedangkan yang muda akan menjadi yang terakhir. Mengapa begitu?

Sebab orang yang masuk Kristennya setelah dewasa biasanya bukan karena ikut-ikutan, melainkan oleh karena pertimbangan yang masak-masak. Terlebih di zaman ini untuk masuk Kristen tidaklah mudah. Jika asalnya Islam, dia akan dimusuhi dan menerima ancaman-ancaman dari pihak keluarganya. Jangankan masuk Kristen, mendengar kata-kata: "Kristen" saja sudah najis bagi sebagian kaum Muslim pedesaan. Dan inilah berbagai rintangan orang masuk Kristen, terutama yang dari Islam;

>> Kristen itu kafir.

>> Kristen itu penyembah patung.

>> Kristen itu mempertuhankan manusia biasa.

>> Kristen itu makanannya babi yang mengandung cacing pita.

>> Kristen itu pemabuk karena tidak dilarang minum alkohol.

>> Kristen itu tidak sunat.

>> Kristen itu penjajah bangsa Indonesia.

>> Alkitab Kristen itu palsu, tulisan manusia saja.

>> Kristen itu pengikutnya sedikit.

>> Yang masuk Kristen itu orang bodoh.

>> Orang-orang Amerika dan Eropa banyak yang masuk Islam.

>> Hanya Islam agama yang sempurna.

>> Kristen dimusuhi orang Islam.

>> Mendirikan tempat ibadah saja sulit sekali.


Kristen adalah sampah bagi kaum Muslim. Karena itu hanya orang gila saja yang mau makan sampah. Hanya orang gila saja yang masih mau masuk Kristen. Hampir mustahil di Indonesia ini ada orang Islam yang masuk Kristen. Jika ada anggota keluarga yang menyatakan masuk Kristen, maka dia akan di kurung di dalam kamar seperti di penjara supaya tidak bisa ke mana-mana. Seluruh sanak keluarga akan dikumpulkan supaya memaki-maki dan menterornya. Dukun-dukun akan dipanggil untuk membalikkan pikiran orang itu. Dan yang lebih keras lagi, mereka tidak segan-segan membunuhnya, sekalipun itu anak sendiri. Sebab bagi mereka lebih baik melihat mayat dari pada melihat orang Islam menjadi Kristen.

Dengan adanya sederet tantangan yang seperti itu jika masih ada orang yang berani masuk Kristen, bukankah itu menyatakan Kristen itu sangat berharga, lebih berharga dari nyawanya sendiri?! Berbeda dengan orang-orang Kristen yang sejak lahir, yang tak menerima tantangan apapun, sehingga bisa dipastikan orang itu tak pernah mengerti tentang nilai-nilai Kristen dalam suatu perbandingan dengan agama-agama lainnya.

Rasul Paulus yang semula ahli Taurat Farisi, setelah mempelajari Kekristenan mendapati bahwa agama Taurat itu hanyalah bayangan, hanyalah agama semu yang pada akhirnya harus dibuang ke tong sampah;

Flp. 3:8Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Kalau bukan sampah, mana ada orang yang melepaskannya? Kalau bukan mutiara, mana ada orang yang memburunya? Perbedaan sampah dengan mutiara itulah yang membuat orang berani mempertaruhkan nyawanya.

Nikodemus adalah tokoh agama Yahudi yang tertarik dengan kemunculan YESHUA yang disertai dengan berbagai mukjizat. Karena itu dia memberanikan diri untuk mendekati YESHUA dengan maksud menjajagi ajaran YESHUA itu seperti apa. Tapi YESHUA menuntut supaya ada kelahiran baru, yakni kelahiran oleh ROH KUDUS barulah Nikodemus akan bisa melihat dan menerima ajaran-ajaran YESHUA. Sebab kacamata Hukum Taurat sudah tidak memadahi untuk dipakai melihat ajaran-ajaran YESHUA;

Yohanes 3:3Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Orang-orang Kristen sejak kelahiran harus mempelajari Alkitab dimulai dari awal, dari nol, dengan pikiran netral, objektif dan dengan memperbandingkan dengan agama-agama yang ada, supaya dia bisa melihat dengan mata kepala sendiri, bukan dengan mata kepala nenek-moyangnya, seperti apakah ajaran Kristen itu dan seperti apa nilai-nilainya. Dengan membuktikan sendiri maka itu akan mengakar yang kuat ke dalam jiwa sehingga tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai macam pengajaran.

Itulah sebabnya yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian. TUHAN melemparkan orang-orang Kristen sejak kelahiran ke belakang. Artinya Kekristenan anda yang sejak lahir itu nol besar, tak berarti apa-apa bagi YESHUA. Sia-sia anda bekerja sejak subuh jika upahnya disamakan dengan mereka yang baru masuk bekerja jam 3 sore. Justru orang-orang yang terkemudian itulah yang akan mendahului anda, jika anda tidak ada pertobatan kelahiran baru.



Tidak ada komentar: