Minggu, 10 Juli 2016

CARA SEDERHANA MEMBUKTIKAN YAHWEH



Bapak saya sudah meninggal. Anda pasti takkan tahu tentang keberadaannya, bukan?! Tapi dengan melihat saya, percayakah anda bahwa bapak saya itu ada?

Percayakah anda saya punya kakek? Atas dasar apa anda mempercayai keberadaan kakek saya? Apakah berdasarkan pertemuan dengan kakek saya?

Percayakah anda jika saya berkata bapak saya itu mirip saya? Kalau nggak mirip jangan-jangan saya ini anaknya tetangga, ya nggak?! Percayakah anda jika saya berkata anak saya itu mirip saya?

Jadi, kita mempercayai sesuatu yang tidak kita lihat berdasarkan akal sehat/nalar/logika, bukan ngawur yang tanpa dasar. Contohnya: Orang Arab bilang punya ALLAH. Tapi bisakah anda melihat kehebatan orang Arab yang mirip ALLAH? Orang Islam bilang punya ALLAH. Tapi bisakah anda melihat kehebatan orang Islam yang mirip ALLAH? Bandingkan dengan bangsa Israel yang katanya punya YAHWEH. Bisakah anda melihat kebesaran dan kekuasaan YAHWEH dari bangsa Israel? Tidakkah membuktikan Israel anak YAHWEH itu semudah kita membalikkan telapak tangan?!

Ibrani 11:1     
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan 
                  bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Kalau anda mencari di google tentang Israel, hanya ada 2 hal saja yang akan anda jumpai, yaitu kejahatan Israel dan kehebatan Israel. Tapi perlukah kita membahas kejahatan Israel jika kita bukan TUHAN? Bukankah yang kita cari adalah bukti-bukti Israel itu anak YAHWEH? Nah, anda takkan mendapatkan berita yang menyangkali kehebatan Israel, seperti: Israel itu bodoh, Israel itu lemah, Israel itu kalah. Nggak ada berita itu di mesin google. Baik kawan maupun lawan Israel sama-sama mengakui kehebatannya. Termasuk Indonesia yang membenci Israel, tapi nyatanya banyak sekali persenjataan Israel yang dibeli.

Dengan Arab Saudi? Arab Saudi adalah sasaran eksport kita. Tapi apakah yang kita import dari Arab Saudi selain dari air Zam-zam dan kurma?

Bagi tukang makan-minum, nggak ada Israel nggak apa-apa asal ada Arab Saudi. Tapi bagi tukang perang, nggak ada Arab Saudi nggak apa-apa asal ada Israel. - Hua..ha..ha..... Bagi negara Indonesia, manakah yang penting? Kurma atau senjata?

F A K T A.

PERANG 6 HARI DAN PERANG YOM KIPPUR

Perang Kemerdekaan Israel

Tidak ada komentar: