Kamis, 21 Juli 2016

MUSLIM - MENGAPA MENYEMBAH YESHUA?

Kaum Muslim mempertanyakan Kristen: Mengapa orang Kristen menyembah "Manusia" yang bernama: YESHUA ha MASHIA? Seorang yang dilahirkan perempuan, yang merasakan lapar dan haus, serta bisa mati? Mengapa yang seperti itu disebut TUHAN?

Suatu pertanyaan yang sangat bagus, yang membuat saya dan orang-orang Kristen berintrospeksi terhadap KETUHANAN YESHUA ha MASHIA; apakah benar seperti itu TUHAN?

Tapi manakala saya melihat orang-orang Indonesia, baik rakyat, tentara maupun presidennya memberi tanda hormat pada selembar kain berukuran 2:3, yang sebagian dicat merah dan sebagian dicat putih, yang disebut bendera Indonesia, sayapun bertanya-tanya: apa hebatnya selembar kain merah-putih sampai-sampai seorang presidenpun menghormatinya? Bahkan menurut undang-undangnya, orang yang tidak menghormati sang saka merah-putih akan dihukum 5 tahun penjara atau denda Rp. 500 juta. Padahal Saipul Jamil yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur hanya divonis 3 tahun penjara. Masak selembar kain nilainya melebihi pelecehan seksual?!

Usut punya usut ternyata sumber hukumnya adalah firman tuhannya Indonesia: Soekarno - Hatta. Merekalah yang membuat perintah supaya segenap rakyat Indonesia menaruh hormat kepada selembar kain berwarna merah dan putih itu. Luar-biasa; selembar kain saja dihormati oleh 250 juta rakyat Indonesia, para tentara yang gagah perkasa, serta presidenpun. Apa nggak lumayan YESHUA ha MASHIA, yang Manusia bernyawa daripada selembar kain?

Selembar kain disamakan dengan bangsa Indonesia. YESHUA ha MASHIA disamakan dengan ELOHIM SEMESTA ALAM. Apa ada yang salah?!

Bagaimana dengan umat Hindu yang menyembah pepohonan? Rupanya mereka menyembah pepohonan berdasarkan sabda dewa Brahma: "Wahai umatku, jika kamu melihat pepohonan, sembahlah itu sebab pohon-pohon itu adalah anakku."

Bagaimana dengan umat Buddha yang menyembah patung Buddha Gotama? Rupanya mereka menyembah patung Buddha berdasarkan sabda sang Buddha; "Wahai umatku, jika kamu melihat patung yang perutnya gendut, sembahlah itu sebab itu adalah aku."

Bangsa Israel ketika ditinggalkan nabi Musa menghadap ELOHIM YAHWEH di atas gunung Sinai selama 40 hari, kebingungan karena kehilangan pemimpin. Lalu mereka menyuruh Harun membuat sebuah patung anak lembu emas, dan Harun mengumumkan: "Wahai Israel, inilah allahmu yang telah membawamu keluar dari negeri Mesir." Maka bangsa Israelpun menyembah patung itu. Dan itulah yang membuat nabi Musa marah besar sehingga membanting 2 loh batu yang berisi tulisan tangan ELOHIM YAHWEH.

Kesalahan itu diulang lagi oleh raja Yerobeam, yang mendirikan 2 patung anak lembu emas; satu ditempatkan di Dan, sedangkan satunya di Betel. Maka marahlah ELOHIM YAHWEH kepada raja Yerobeam;

1Raj. 14:10Maka Aku akan mendatangkan malapetaka kepada keluarga Yerobeam. Aku akan melenyapkan dari pada Yerobeam setiap orang laki-laki, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel. Aku akan menyapu keluarga Yerobeam seperti orang menyapu tahi sampai habis.

Rupanya ELOHIM YAHWEH marah jika DiriNYA dirupakan sebuah patung;

Keluaran 20:4Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Tapi tentang ELOHIM YESHUA ha MASHIA, DIA berfirman:

Mat. 3:17lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Jadi, bukan soal kainnya yang sebagian saya buat celana, sebagian saya buat baju, tapi soal ketentuannya bahwa itu adalah simbol negara Indonesia. Demikian halnya dengan YESHUA ha MASHIA, bukan soal DIA itu Manusia biasanya, yang sama seperti kita, tapi soal ketentuannya. DIA ditentukan sebagai ANAK ELOHIM YAHWEH, Jokowi ditentukan sebagai presiden Indonesia, dan Ahok ditentukan sebagai gubernur DKI Jakarta.

Kisah 2:22

Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
2:23Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.
2:24Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

Tidak ada komentar: