Selasa, 19 Juli 2016

PERUMPAMAAN YESHUA - 38

Lukas
14:28Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?
14:29Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,
14:30sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
14:31Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?
14:32Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.
14:33Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Perumpamaan ini mengajarkan kita supaya kalau mau menjadi orang Kristen, kita merenungkannya dalam-dalam dan memperhitungkannya baik-baik, supaya jangan seperti sekarang ini, masuk Kristen tapi tak mau melepaskan keduniawiannya, masuk Kristen tapi masih memelihara dosa, masuk Kristen tapi tak mau memberitakan Injil, masuk Kristen tapi tak memiliki kasih, masuk Kristen tapi jarang muncul ke pertemuan jemaat[gereja], masuk Kristen tapi tak tahu apa-apa tentang Alkitabnya, masuk Kristen tapi tak mempunyai iman sama sekali, masuk Kristen tapi takut menghadapi resiko, masuk Kristen tapi gara-gara cewek cantik berkerudung lalu murtad masuk Islam.

Dari pada pulang kampung[mudik] lebaran, lalu terkena macet 10 jam yang membikin stress, mending tidak usah pulang kampung. Dari pada masuk Kristen namun kemudian ditolak ELOHIM YESHUA; "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!", mending tidak usah masuk Kristen kalau sama-sama masuk nerakanya. 

Menyaksikan sepak-terjang gubernur DKI Jakarta, Ahok, yang begitu garangnya terhadap anak buahnya yang nakal, saya jadi geli sekali. Agamanya sendiri Kristen Protestan, baptisannya percik, pahamnya ALLAH Trinitas, ibadahnya Minggu. Sama sekali tak memenuhi syarat untuk disebut sebagai orang Kristen yang diselamatkan. Apa jadinya jika kelak anak buahnya yang masuk sorga sedangkan dia masuk neraka? Maka apa guna jabatan gubernurnya? Apa guna kegarangannya? Bukankah mending anak buahnya yang koruptor yang kemudian bertobat, dari pada Ahok yang merasa selalu benar?

Kalau mau menjadi pemimpin, harusnya dia mempersiapkan dirinya sesempurna mungkin. Jangan sampai dia yang hendak menghakimi orang, ternyata dirinya sendiri bisa dihakimi orang. Saya tidak mengurus Jokowi, sebab ia Islam. Tapi Ahok yang mengaku Kristen, perlu saya kuliti kesesuaiannya dengan Alkitab. Kalau Ahok mengaku gubernur, itu sah. Saya harus mengakui kalau ia seorang gubernur. Tapi kalau dia mengaku Kristen, tentu harus saya cocokkan dengan Alkitab. Ahok bisa mempersalahkan anakbuahnya yang tidak benar, tapi itu duniawi sekali. Sedangkan saya bisa mempersalahkan Ahok dalam hal kerohaniannya, dan itu lebih tinggi dari hal yang dia urus.

Jadi, sebenarnya apa dan seperti apakah Kristen itu?

Sekarang ini gereja-gereja di seluruh dunia memakai bendera: "Kristen." Adapun "Kristen" itu adalah nama pemberian orang-orang di Antiokhia, terhadap sekelompok orang pengikut JALAN TUHAN. Sama seperti kaum Muslim menyebut Kristen sebagai Nasrani.

JALAN TUHAN disebut orang-orang Antiokhia: "Kristen", lalu kita ikuti nama itu dengan membuang nama aslinya: JALAN TUHAN. Tapi manakala kaum Muslim yang memberi nama: Nasrani, mengapa anda tidak ikut-ikutan memakai nama Nasrani?

Kalau Kristen itu karena mengikuti KRISTUS. Berarti ELOHIM YESHUA adalah Panglimanya. TUHAN yang tertingginya adalah ELOHIM YESHUA. Padahal JALAN TUHAN itu menunjuk pada ELOHIM YAHWEH - "JALAN ELOHIM YAHWEH." Jadi, "JALAN TUHAN" itu bukan menunjuk pada ELOHIM YESHUA, melainkan menunjuk pada ELOHIM YAHWEH. Sebab ELOHIM YESHUA turun ke dunia adalah berdasarkan pengutusan ELOHIM YAHWEH.

ELOHIM YAHWEH mengutus ELOHIM YESHUA supaya menjadi "jalan" bagi kita untuk sampai ke ELOHIM YAHWEH. - ALLAH mengutus YESUS supaya menjadi "jalan" bagi kita untuk sampai ke ALLAH.

Yohanes 14:6Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

YESUS adalah "jalan" untuk sampai ke BAPA. YESUS adalah "Pengantara" antara kita dengan BAPA. Arti nama "YESHUA" adalah ELOHIM YAHWEH yang menyelamatkan, atau dengan kata lain kita diselamatkan oleh ELOHIM YAHWEH melalui pekerjaan ELOHIM YESHUA.

Yoh. 15:16 supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Kalau kita berdoa, kita berdoa pada BAPA, atas nama ELOHIM YESHUA. Kalau kita dibaptis dalam 3 nama: BAPA, ANAK dan ROH KUDUS. Tapi mengapa kita selalu berikhtiar menghilangkan BAPA dan menggantikannya dengan ELOHIM YESHUA?

JALAN TUHAN itu bukan agama. Sebab agama itu hanya mengajarkan orang menjadi baik, supaya dalam kehidupan di dunia ini kita tidak menjadi pengganggu orang lain. Hanya sebatas itu saja wilayah agama itu. Tapi JALAN TUHAN mengajarkan kita tentang kehendak ELOHIM YAHWEH. Suatu ajaran yang tidak mungkin dimiliki oleh bangsa-bangsa lainnya. Sebab bangsa manakah yang memiliki 10 Hukum ELOHIM YAHWEH? Bangsa manakah yang diikatkan dengan Abraham? Bangsa manakah yang bersunat? Bangsa manakah yang diajarkan penyembelihan hewan korban? Bangsa manakah yang memiliki JURUSELAMAT ELOHIM YESHUA? Bangsa manakah yang diajarkan perhentian Sabat? JALAN TUHAN hanya satu-satunya di dunia ini, mengenai suatu ajaran yang sangat unik, tiada duanya, sehingga oleh dunia kita ini disebut orang-orang bodoh.

Orang-orang di zaman Alkitab, siapakah yang mengerti tentang agama Kristen? Tak ada yang mengenal agama Kristen, selain dari orang-orang di Antiokhia saja. Semua orang di zaman itu mengertinya hanya JALAN TUHAN. Jadi, Alkitab sangat asing dengan nama Kristen, sangat asing dengan perayaan Natal, sangat asing dengan pohon cemara, sangat asing dengan Sinterklas, sangat asing dengan YESUS berambut panjang, sangat asing dengan peribadatan Minggu, sangat asing dengan ajaran ALLAH Trinitas, sangat asing dengan peribadatan joget-joget, sangat asing dengan baptisan percik, sangat asing dengan doa model lipat tangan menutup mata. Alkitab tidak mengenal "gereja", tidak mengenal "pendeta", juga tidak mengenal adanya sekolahan teologia.

JALAN TUHAN tidak mengenal itu semua. Itu semua adalah seperangkatannya Kristen. Karena itu Kristen harus ditendang dari Alkitab! Kristen itu penyesat Alkitab!

Orang-orang JALAN TUHAN itu berbeda jauh sekali dari orang-orang Kristen. Orang-orang JALAN TUHAN tak ada yang bekerja. Pada saat mereka masuk ke JALAN TUHAN, mereka melepaskan pekerjaan duniawi mereka. Yang membuka toko, menutup tokonya. Yang bekerja di pabrik, mengundurkan diri. Yang mempunyai pabrik, menjual pabriknya. Semua orang yang masuk JALAN TUHAN menghentikan segala pekerjaan duniawinya.

Lihat saja, dimulai dari para rasul yang kebanyakannya adalah nelayan. Ketika direkrut ELOHIM YESHUA sebagai murid, langsung meninggalkan pekerjaan nelayannya. Sedangkan orang-orang yang menerima pekabaran mereka, menjual hartanya untuk diserahkan ke rasul-rasul untuk makan bersama;

Kisah
2:44Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
2:46Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Orang muda kaya yang datang ke ELOHIM YESHUA juga disuruh menjual seluruh hartanya;

Matius 19:21Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

Zakheus, pemungut cukai, siap miskin untuk mengikut ELOHIM YESHUA;

Luk. 19:8Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Dan jika rasul Paulus sampai bekerja sebagai tukang kemah adalah karena tidak adanya pemasukan untuk dirinya. Semua persembahan jemaatnya diserahkan ke Yerusalem, ke-12 rasul.

2Tesalonika
3:7Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
3:8dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun di antara kamu.
3:9Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.

Orang-orang JALAN TUHAN bertekun dalam doa dan pemberitaan Injil, tapi orang-orang Kristen bertekun dalam dosa, dalam keduniawian, dalam penampilan yang keren-keren, dalam berfoya-foya, menindik telinganya, men-tatto tubuhnya, berhobby makan-makan, mengikuti trend dunia, mengoleksi kartu kredit, bermain Pokemon, menghidupkan kesombongan, pamer mobil, mempercantik rumahnya, menambah depositonya, menekan upah karyawannya, mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya, kikir-kikir, dan lain-lainnya. Jika para rasul mengontrol ketat orang-orang JALAN TUHAN, sebaliknya para pendeta membiarkan semua itu, bahkan dirinya sendiri masuk ke kubangan itu.

Orang-orang JALAN TUHAN masih memiliki kasih, tapi Kristen sudah kehilangan kasih. Jika Kristen sudah tak punya kasih, bagaimana Kristen hendak menyamakan diri sebagai JALAN TUHAN yang adalah kasih? Jika garam sudah tidak berasa asin, apakah masih garam namanya?

Yoh. 13:35Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

Menjadi pengikut JALAN TUHAN itu sukar dan berat, tak semudah menjadi orang Kristen;

>> Harus memberitakan Injil;

Matius 10:7Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

>> Hidup sederhana;

Matius
10:9Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10:10Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

>> Hidup dalam bahaya;

Matius 10:16"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

>> Dibenci semua orang;

Matius 10:22Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.


>> Menderita seperti ELOHIM YESHUA;

Matius 10:24Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
10:25Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
10:38Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

>> Siap berada di tengah-tengah pertentangan;

Matius 10:34"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

>> Sebuah perjalanan yang sukar;

Mat. 7:14karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Itu semua harus kita perhitungkan jika mau masuk ke JALAN TUHAN. Benar-benar tak semudah anda masuk Kristen, bukan?! Masuk Kristen itu gampang sekali, sebab anda hanya dituntut seminggu sekali ke gereja, memasukkan persembahan sebanyak-banyaknya, duduk, berdiri, menyanyi, duduk, berdiri, berdoa lalu pulang. Itulah peribadatannya Esau;

Kej. 25:34Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.

Jadi, cobalah dihitung sekali lagi untuk masuk ke JALAN TUHAN, sebab ELOHIM YESHUA menandaskan: "Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku."


Tidak ada komentar: