Senin, 25 Juli 2016

PERUMPAMAAN YESHUA - 43

Yohanes 15:1-11:





Ayat 1:  "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya."

Semua gereja mengakui bahwa ELOHIM YESHUA adalah pokok anggur atau pohon anggur, sedangkan kita adalah ranting-rantingnya yang menghasilkan buah. Namun "Pohon Anggur" ini ada Pemiliknya, yaitu ELOHIM YAHWEH. Jadi, bagaimana ELOHIM YESHUA menjadi ALLAH? Konyol banget dongeng ALLAH Trinitas itu, ya?! Bodoh banget orang yang menerima ajaran Trinitas itu, ya?! Padahal Alkitab menyajikan ratusan ayat yang menyangkali dalil ALLAH Trinitas itu. Lihay sekali iblis, hanya bermodal 1-2 ayat yang disalahartikan, seperti Yesaya 9:6-7, bisa menenggelamkan ratusan ayat. Tapi manakala ayat itu dipertanyakan: siapa penulis kitab Yesaya? Siapa yang berfirman? Siapa yang ELOHIM bicarakan? Siapa yang disebut BAPA atau ELOHIM? Maka bungkamlah semua orang.

Pohon anggur berbeda dengan pohon mangga. Kalau pohon mangga tidak memerlukan perawatan, tapi pohon anggur memerlukan perawatan supaya bisa menghasilkan buah yang lebat. Orang harus memangkas ranting-ranting yang tidak menghasilkan buah atau yang berbuah sedikit, supaya ranting-ranting yang baik bisa berbuah lebih banyak. Sebab tidak ada gunanya memberi makan ranting-ranting yang tidak berbuah. Lebih baik makanan dikonsentrasikan pada ranting-ranting yang menghasilkan buah. Pohon anggur memberikan pelajaran tentang kepraktisan. Yang berguna dipakai, yang tidak berguna dibuang. Ranting-ranting adalah mesin produksi, bukan hiasan. Kalau mau tanaman hias, ya peliharalah anggrek, jangan pelihara tanaman anggur.

Agama-agama "anggrek" contohnya adalah Islam. Yang mereka pentingkan adalah jumlah orangnya, bukan kwalitas orangnya. Yang penting agamanya Islam. Sholat atau tidak sholat tidak penting. Dan kalau sudah masuk Islam, jangan sekali-sekali keluar. Mereka keberatan jika jumlah umat Islam berkurang. Tapi ELOHIM YAHWEH lebih menekankan pada kwalitasnya, bukan kwantitasnya. Karena itu ELOHIM YAHWEH akan memotong ranting-ranting yang tidak berbuah dan membersihkan ranting-ranting yang berbuah;

Ayat 2:  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

a. Ranting yang berbuah dibersihkannya; daun-daun yang tidak berguna akan dipotong.

b. Ranting yang tidak berbuah dipotongnya.

Ini di pohon anggur, bukan di pohon-pohon yang lainnya. Artinya, di Kekristenan. ELOHIM YAHWEH hanya menanam anggur, tidak menanam kurma[Islam], tidak menanam bunga padma[Hindu], tidak menanam bunga teratai[Buddha], dan lain-lainnya. Karena itu orang Kristen jangan merasa sudah aman karena sudah dibaptis, lalu berpikir: sekali selamat tetap selamat. Kalau dari pihak ELOHIM YAHWEH memang ingin "sekali selamat seterusnya selamat." ELOHIM YAHWEH tidak ingin membuang seorangpun yang sudah ada di genggaman tanganNYA. Tapi jika buah anggur itu berproses menjadi busuk, masakan ELOHIM YAHWEH akan tetap memakannya?

Dengan "gunting tanaman" 10 Hukum ELOHIM, maka ranting-ranting yang tidak menguduskan hari Sabat, yakni orang-orang Minggu, akan dipotong dari Kekristenan. Sebab mereka bukan termasuk umat ELOHIM YAHWEH. Mereka sendiri mengaku tak kenal nama YAHWEH. Yang mereka kenal hanya ALLAH yang rambutnya panjang. Mereka juga tidak mengenal ELOHIM YESHUA ha MASHIA. Yang mereka kenal adalah Yesus Kristus, si mesias palsu yang sering bergentayangan di sana dan di sini.

Lalu, untuk orang-orang Advent, daun-daun pelajaran yang tidak berguna, yang berasal dari setan-setan, seperti melarang orang makan babi dan mengajarkan pola hidup vegetarian, maka orang-orang yang anti babi dan bervegetarian, akan dibersihkan.

Yang tidak berbuah dipotong supaya yang berbuah bisa berbuah lebat;

Mat. 13:12Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Mat. 22:14Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Ayat 3:  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Bersih karena firman yang disampaikan oleh ELOHIM YESHUA. Kalau anda menuruti segala perintah ELOHIM YESHUA barulah anda dinyatakan bersih. Apa tandanya anda ranting yang bersih? Berbuah lebat. Jadi, kalau tidak berbuah lebat jangan bilang dan jangan mengaku Kristen penuh ROH KUDUS. Sebab tanda ROH KUDUS itu bukanlah berjoget-joget atau berbahasa ganjil, tapi ada tabiat Kristen yang memancar disepanjang hari. ELOHIM YAHWEH tidak mau dibohongi dengan puji-pujian di mulut doank dengan lagu-lagu rohani;

Mat. 15:8Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Bahwa Alkitab itu untuk dipraktekkan, bukan untuk hiasan lemari. Orangtua kita saja marah kalau perkataannya tidak kita perhatikan.

Ayat 4:   Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Ayat 5:  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

"Tinggal di dalam ELOHIM YESHUA" artinya masuk Kristen, "ELOHIM YESHUA di dalam anda" artinya anda mempraktekkan ajaran-ajaranNYA. Sebab tidak mungkin orang menjadi orang benar jika bukan orang Kristen.

Apakah anda pikir suster Teresa atau bunda Teresa itu orang baik, karena melayani fakir-miskin di India selama 47 tahun dan menerima hadiah nobel perdamaian? Jangan terkecoh oleh propaganda Roma Katolik. Sebab Teresa itu seorang suster, bukan sebagai pribadi. Itu menyangkut kelembagaan kesusteran, di mana seorang suster diikat oleh aturan-aturan kedisiplinan lembaganya. Dan Roma Katolik dikenal sebagai lembaga yang keras dalam kedisiplinannya. Karena itu kita tidak mungkin mendapati suster keluyuran ke mall-mall, seperti kebanyakan pegawai negeri di jam kerja. Jangankan seharian, sejam saja sukar bagi seorang suster keluar dari biaranya. Hanya suster kepala yang bisa keluar dari kantornya. Tapi itupun untuk keperluan dinasnya.

Untuk melayani fakir-miskin secara masal itu dibutuhkan dana yang besar. Dia harus kaya-raya baru sanggup melakukan pelayanan itu. Sebab orang miskin waktunya habis untuk mencari nafkah bagi hidupnya sendiri, sehingga jikapun menolong orang tidak mungkin bisa berskala besar-besaran. Karena itu kebaikan Teresa adalah sebagai suster, bukan sebagai pribadi. Artinya, dia adalah petugas sosial yang disponsori oleh Roma Katolik untuk membersihkan citranya yang hancur di mata dunia. Suster Teresa itu seperti petugas kantor pos yang membagi-bagikan BLT - Bantuan Langsung Tunai, program dari pemerintah yang membagi-bagikan uang Rp. 100.000,- perkeluarga perbulan.

Ajaran kasih itu seperti harta yang berada dalam lemari yang kuncinya dipegang oleh ELOHIM YESHUA. Karena itu kalau orang tidak masuk Kristen, tidak akan bisa membuka lemari itu, dan tidak mungkin bisa memiliki jiwa kasih yang benar. Sebab kasih yang sempurna, yang pertama-tama harus ditujukan kepada ELOHIM YAHWEH. Tanpa mengasihi ELOHIM YAHWEH, maka apapun yang kita lakukan untuk sesama manusia menjadi hangus;

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Ayat 6:  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Tak ada ampun bagi orang-orang yang tidak masuk Kristen.

Ayat 7:  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Jika kita masuk Kristen dan mempraktekkan ajaran-ajarannya, maka mintalah apa saja pasti akan dikabulkan. Minta mobil? Minta uang yang banyak? Apakah itu ajaran Kristen? Jika bukan ajaran Kristen, ya jangan berharap akan dikabulkan. Tapi untuk mendisiplin bangsa Israel, nabi Elia berdoa supaya tidak diturunkan hujan, maka hujanpun tidak turun. Dan ketika nabi Elia memohon diturunkan hujan, maka hujanpun diturunkan. Sebab nabi Elia berdoa bukan untuk kepentingannya sendiri, melainkan untuk kepentingan kemuliaan ELOHIM YAHWEH.

Asal untuk kepentingan kemuliaan ELOHIM YAHWEH, maka apa saja permintaan kita akan dikabulkannya. Jika kita berkata pada gunung: "pindahlah ke sana" maka gunung itu akan ke sana. Jika kita berdoa menumpangkan tangan ke atas orang sakit, maka sembuhlah orang sakit itu. Apa saja keperluan seorang prajurit untuk berperang, pemerintah pasti akan menyediakannya. Sebab pemerintah ingin menang!

Banyak orang yang setelah masuk Kristen hidupnya diberkati dengan kekayaan atau kesembuhan dari penyakit, sekalipun mereka berhari Minggu dan berdoanya pada Yesus Kristus. Iya, itu Alkitabiah sekali, sebab Alkitab telah menuliskan bahwa mesias-mesias palsu akan membuat tanda-tanda ajaib dan mukjizat-mukjizat;

Matius
24:24Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Jadi, masakan saya takjub dengan berita-berita seperti itu, lalu berpikir bahwa Yesus dan hari Minggu itu kebenaran? No!

Ayat 8:  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

ELOHIM YESHUA menuntut supaya dalam setiap kegiatan kita memberikan kemuliaan bagi ELOHIM YAHWEH. Supaya orang yang melihat perbuatan kita memberikan pujian bagi ELOHIM YAHWEH. Karena itu kita harus mencermati setiap apa yang hendak kita lakukan, apakah itu memberikan poin bagi kemuliaan ELOHIM?

Ayat 9:  "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

BAPA maupun ANAK telah memberikan kasihNYA. Karena itu setiap orang Kristen adalah orang yang menerima kasih, orang yang kaya kasih, sehingga jangan berpura-pura seolah belum menerima apa-apa dari ELOHIM. Bukankah kita masuk Kristen itu menerima penyaliban ELOHIM YESHUA? Itulah kasih besar yang ELOHIM YAHWEH dan ELOHIM YESHUA berikan ke kita.

Ayat 10:   Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Ayat 11:   Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Jika kita menuruti perintah ELOHIM, maka ELOHIM akan senang dan kesenanganNYA akan ada di dalam jiwa kita, sehingga kita senantiasa dalam sukacita. Itulah yang membuat kita tahan di dalam menghadapi segala penderitaan di dunia ini.

2Kor. 12:9Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Lihatlah, rasul Paulus menikmati penderitaan seperti menikmati roti hamburger. Orang Kristen itu seperti binaragawan Ade Rai yang menganggap enteng barbel seberat 300 kilogram. Lautan api seperti kebun, singa seperti kucing, bahkan kematianpun adalah keuntungan.


Tidak ada komentar: