Jumat, 12 Agustus 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 11

Mat. 5:8Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

>> Suci artinya bersih, tidak memiliki kesalahan, tidak melanggar hukum ELOHIM.

Ayb. 33:9Aku bersih, aku tidak melakukan pelanggaran, aku suci, aku tidak ada kesalahan.

>> Kudus artinya dikhususkan atau dispesialkan untuk ELOHIM.

Kel. 13:2"Kuduskanlah bagi-Ku semua anak sulung, semua yang lahir terdahulu dari kandungan pada orang Israel, baik pada manusia maupun pada hewan; Akulah yang empunya mereka."

Dari penghasilan anda yang 10% harus anda khususkan untuk persembahan persepuluhan kepada TUHAN. Maka uang itu adalah "uang kudus" karena dikhususkan untuk TUHAN. Tentu saja bukan uangnya yang kudus, tapi bagaimana kita memperlakukan uang itulah yang disebut kudus.

Dari 7 hari dalam seminggu, hari ke-7: Sabtu, harus dikuduskan, harus dispesialkan untuk TUHAN dengan tidak melakukan kegiatan duniawi. Bukan harinya yang kudus, tapi bagaimana anda memperlakukan hari itulah yang disebut menguduskan. Harinya sama, tapi kita memperlakukannya yang berbeda.

Kita disebut "orang-orang kudus" karena kehidupan kita yang khusus atau spesial, yang berbeda dari pola hidup bangsa-bangsa kafir. Kita mengikuti JALAN TUHAN, bukan jalan dunia. Kita mempersembahkan seluruh hidup kita, baik harta maupun jiwa untuk TUHAN;

Luk. 14:33Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

>> Haram artinya yang dilarang.

>> Halal artinya yang diperbolehkan.

>> Najis artinya kotor, sesuatu yang menjijikkan.

Orang-orang kafir yaitu orang yang tidak beribadah kepada ELOHIM YAHWEH, orang yang hidup seenaknya sendiri adalah orang-orang yang menjijikkan TUHAN, sama seperti kita melihat tahi; jijik! Di Perjanjian Lama bangsa Israel dilarang bergaul dengan mereka. Di Perjanjian Baru kita disuruh mengabarkan Injil kepada mereka, supaya mereka bertobat, bukan supaya kita mengikuti cara hidup mereka. Tapi yang terjadi, kita bukannya mempertobatkan mereka, justru kita yang terseret mengikuti cara hidup mereka.

>> Tahir artinya tidak terkena sesuatu yang najis.

Kalau pola hidup kita seperti orang-orang duniawi, maka kita dalam keadaan tidak tahir. Ini bukan dosa, tapi kejijikan. ELOHIM YAHWEH tidak mau melihat kita, jika kita tidak tahir.

>> Dosa artinya pelanggaran hukum;

1Yoh. 3:4Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.



Jadi, orang yang suci hatinya adalah orang yang menyenangkan hati TUHAN, tidak melanggar hukum dan tidak menjijikkan. Sama seperti mata kita melihat rumah yang bersih dan tertata rapi, menyenangkan, membuat kita betah tinggal di rumah itu.

Sama seperti meja yang selalu berdebu yang harus sering dibersihkan, demikianlah di dalam pikiran kita senantiasa dimasuki oleh gagasan-gagasan kotor dan berdosa dari iblis. Ketika kita tak punya uang, iblis mengusulkan jalan keluar: mencurilah! Ketika melihat perempuan, iblis menciptakan bayangan-bayangan yang membangkitkan hawa nafsu kita. Ketika melihat musuh, iblis memberikan anjuran: Bunuhlah dia! Ketika dihadapkan dengan hukum-hukum ELOHIM YAHWEH, iblis berkata: "Langgar saja tak apa-apa!"

Itu semua bukan dosa kita, sebab masih merupakan tawaran-tawaran dari iblis. Tapi menjadi dosa manakala kita menyetujuinya, yaitu: menyambut gagasan itu dengan senang hati, memikirkan dan merencanakannya, kemudian mewujudkannya. Karena itu supaya kita tidak jatuh ke dalam dosa, kita harus mengusir pikiran-pikiran itu sedini mungkin, yaitu disaat kita mengetahui bahwa itu adalah iblis. Jangan sampai gagasan-gagasan itu kita buahi atau setujui sehingga melahirkan langkah-langkah dosa;

Yak. 1:15Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Gagasan mencuri kita setujui dengan perencanaan mencuri, ini sudah berdosa, sudah disamakan dengan mencuri beneran. Nah, ketika tiba waktunya melakukan rencana itu ternyata rumah itu dijaga Satpam sehingga kita membatalkannya, itu bukan berarti pertobatan, sebab perencanaan itu sudah masak. Disebut pertobatan jika ada rasa penyesalan atas perencanaan itu kemudian membatalkannya sama sekali. Kita minta ampun pada ELOHIM YAHWEH, maka bersihlah kita dari dosa.

Semua dosa yang dilakukan sebelum ada penerangan ROH KUDUS bisa diampuni. Tapi jika sudah menerima pengurapan ROH KUDUS, yakni orang-orang yang berstatus guru atau penginjil, jangan macam-macam! Sebab dosa di wilayah ini tak ada obatnya lagi selain dari kebinasaan.

2Ptr. 2:22Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya."

Ada orang menanyai saya: "Apakah anda yakin pasti selamat?" Saya tahu itu pertanyaan dari orang-orang Kharismatik atau Pantekosta yang model keimanannya ngawur; sekali diselamatkan seterusnya pasti selamat. Hanya baptis dan percaya yesus kristus, pasti selamat. Benarkah hanya baptis dan percaya pada ELOHIM YESHUA ha MASHIA saja kita pasti selamat? Benar! Tapi seperti apa kepercayaan itu?

Apakah percaya itu hanya percaya pada Sosok ELOHIM YESHUA saja, atau mengandung arti penurutan pada segala perintahNYA?

1. Percaya pada Sosok ELOHIM YESHUA dan dibaptis;

Mrk. 16:16Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

2. Kepercayaan itu harus ditingkatkan pada keimanan melalui mempelajari Alkitab;

Rm. 10:17Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

3. Tanda iman adalah mengasihi ELOHIM YESHUA;

Mat. 22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

4. Tanda kasih adalah penurutan;

Yoh. 14:23Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

5. Menjadikan ELOHIM YESHUA sebagai ELOHIM atas hari Sabat;

Mat. 12:8Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

6. Menerima pemberian ELOHIM YESHUA;

Mrk. 2:27Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,

Hari Sabat diadakan untuk kamu! Supaya ada hari persekutuan dengan ELOHIM YAHWEH.

7. Melepaskan keduniawian;

Luk. 14:33Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

8. Ada pembaruan tabiat;

Rm. 12:2Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

9. Tahan uji;

Yak. 1:12Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

10. Memberitakan Injil/mengajar;

Ibr. 5:12Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

11. Setia sampai mati;

Matius 10:39Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Jadi, ada banyak persyaratan keselamatan itu. Menjadi orang Kristen tak semudah menjadi orang duniawi;

Matius
19:23Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
19:24Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
19:25Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
19:26Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."

Apa maksudnya: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin." Apakah berarti ELOHIM YAHWEH akan melunakkan hukumNYA? Tidak! ELOHIM YAHWEH tidak pernah melunakkan hukumNYA! Hukum ELOHIM YAHWEH tetap, tetapi manusia menerima pertolongan-pertolongan dari ROH KUDUS. 

Zakheus, pemungut cukai yang kayaraya ketika mengikut ELOHIM YESHUA siap miskin. Orang-orang yang memberi diri dibaptis, menjual segala hartanya dan diserahkan ke rasul-rasul untuk makan bersama. Jadi, bukan hukum yang diotak-atik tapi manusianya yang ditolong dimasukkan ke hukum itu.

Yeh. 36:26Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Oh, apakah semua orang Kristen akan menerima karunia itu? Tidak! Hanya orang-orang Kristen pilihan yang memiliki modal, kepadanya akan dikasih modal tambahan yang berlipat-lipat;

Mat. 13:12Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Kalau kita beternak ayam, kita akan menyeleksi anak-anak ayam mana yang sekiranya bisa dibesarkan dan anak-anak ayam mana yang harus diafkir. Jangan sampai kita memelihara anak ayam yang tidak bisa bertumbuh sehingga sia-sia mengasih makan.

Seperti seleksian "Indonesia Idol" untuk memilih orang-orang berbakat. Siapa yang layak dan bisa diorbitkan akan diorbitkan. Apa kekurangan orang itu akan dibantu. Tapi siapa yang tidak memenuhi kriteria akan disingkirkan.


Tidak ada komentar: