Minggu, 14 Agustus 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 12

Mat. 5:9Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Karena menginginkan hartanya, rumah orang yang sedang tidur dibobol diambil harta bendanya. Karena butuh uang, orang sedang asyik berjalan ditodong dirampas tasnya. Karena perut lapar, dompet orang dicopetnya. Karena perkataan temannya menyinggung perasaan, dibunuhlah teman itu. Karena merasa dihina, timbullah emosinya. Karena merasa dicemarkan nama baiknya, dilaporkanlah ke polisi. Karena merasa dirugikan, dituntutnya ganti rugi.

Ketika berutang manis sekali tutur katanya. Tapi ketika tiba waktunya ditagih, marah-marah. Ketika naksir gadis bujuk rayunya selangit. Tapi ketika dimintai pertanggungjawaban, kabur. Ketika melamar kerjaan membungkuk-bungkuk sopan sekali. Tapi setelah mendapatkan jabatan suka protes. Ketika miskin memelas sekali. Tapi setelah kaya sombong sekali. Ketika lemah ditolong, setelah kuat memukul. Ketika kecil menyenangkan, setelah besar menyebalkan. Ketika pemilihan umum pro rakyat, setelah menjadi presiden pro konglomerat.

Kalah tidak mau mengakui kekalahannya. Salah, dinasehati malah marah. Berbuat tapi tak bertanggungjawab. Kuat memukul yang lemah. Besar menindas yang kecil. Gemuk memakan yang kurus. Pagar memakan tanaman - Air susu dibalas dengan air tuba - Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak - Minum air lupa sumbernya.

Dunia menjadi ramai, koran menjadi laku adalah karena adanya orang-orang yang egois, yang mementingkan dirinya sendiri, yang sukanya merugikan orang lain, yang sukanya mengganggu orang lain, yang sukanya menyakiti hati orang lain, tidak sopan, tidak tertib hidupnya, dan tidak takut akan TUHAN.

Tapi orang-orang yang takut akan TUHAN menerima pendidikan untuk sabar, murah hati; tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran, menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. - 1Korintus 13:4-7.

Orang menebarkan kejahatan, kita menebarkan kebaikan. Orang menebarkan kebencian, kita menebarkan kasih. Orang marah, kita sabar. Orang kejam, kita murah hati. Orang iri hati, kita tidak iri hati. Orang membanggakan kekuatannya sendiri, kita mengandalkan kekuatan TUHAN. Orang sombong, kita rendah hati. Orang tidak sopan, kita sopan. Orang mencari keuntungan diri sendiri, kita melayani orang lain. Orang pemarah, kita pemaaf. Orang mendendam, kita pengampun. Orang bersukacita karena ketidakadilan, kita menegakkan kebenaran. Orang membuka aib orang, kita menutupi aib orang. Orang suka curiga, kita selalu mempercayai orang. Orang kehilangan harapan, kita membuka pengharapan. Orang tidak sanggup menderita, kita siap menderita.

Jika dunia ini penuh pertikaian, kita datang membawa damai. Jika dunia ini gelap, kita datang membawa terang. Jika dunia ini tawar, kita datang membawa garam. Jika dunia ini serigala, kita datang sebagai domba. Jika dunia ini sakit, kita datang membawa penyembuhan. Jika dunia ini mati, kita datang membawa kehidupan. 

Karena apa yang kita bawa ini berlawanan dengan apa yang ada di dunia, maka timbullah perlawanan atau pertentangan. Sebab akarnya memang pertentangan. Sejak di sorga iblis sudah mengadakan perlawanan melawan ELOHIM YAHWEH. Iblis berusaha meng-kudeta ELOHIM YAHWEH;

Why. 12:7Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

Yehezkiel 28:2"Hai anak manusia, katakanlah kepada raja Tirus: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Karena engkau menjadi tinggi hati, dan berkata: Aku adalah Allah! Aku duduk di takhta Allah di tengah-tengah lautan. Padahal engkau adalah manusia, bukanlah Allah, walau hatimu menempatkan diri sama dengan Allah.

Iblis kalah perang di sorga, dibuang ke bumi;

Wahyu
12:8tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
12:9Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Maka berlanjutlah peperangan itu di bumi ini, sehingga kita yang anak-anak ELOHIM YAHWEH selalu dimusuhi dunia sekalipun kita datang dengan maksud damai.

Mazmur
2:1Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?
2:2Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:

Baik ELOHIM YAHWEH maupun ELOHIM YESHUA dimusuhi oleh dunia;

1Sa. 8:7TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

Akhirnya ELOHIM YESHUA menyatakan bahwa damai itu telah menjadi pedang/pertentangan;

Matius 10:34"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

Apa sebab damai itu menjadi pedang? Sebab damai itu harus tetap damai, tidak boleh diubah atau diotak-atik sekalipun menimbulkan pertentangan. Kebenaran harus tetap murni kebenaran apapun resikonya. Jangan memadamkan kebenaran dengan alasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Tidak ada kompromi untuk memutihkan yang hitam atau menghitamkan yang putih.

>> Memutihkan yang hitam; menganggap benar yang salah.

Kristen atau JALAN TUHAN tidak mau disamakan dengan agama-agama yang lainnya. Kristen itu beda dengan Islam, Hindu, Buddha dan lain-lainnya. ELOHIM YAHWEH itu tidak sejajar dengan nabi-nabi palsu atau dewa-dewi.

>> Menghitamkan yang putih; menganggap salah yang benar.

Kristen atau JALAN TUHAN harus marah, harus protes, harus membela diri jika dikatakan salah. Kita harus memenangkan JALAN TUHAN dan mengalahkan yang lain-lainnya.

Ketika orang berkata: "Tidak ada TUHAN", kita membuktikan TUHAN itu ada. Ketika orang berkata: "ELOHIM YESHUA itu nabi biasa, bukan TUHAN", kita membuktikan bahwa ELOHIM YESHUA itu layak disebut TUHAN. Jangan diam saja jika ada orang yang berbicara yang tidak sebenarnya. Sebab orang Kristen adalah saksi ELOHIM, sehingga harus memberikan kesaksian tentang ELOHIM.

Damai kita itu memiliki tujuan, memiliki misi, yaitu menjadikan semua orang satu bangsa, satu kerajaan, yaitu Kerajaan ELOHIM YAHWEH;

Matius 28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Supaya lembu dan beruang sama-sama makan rumput;

Yes. 11:7Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.


Tidak ada komentar: