Sabtu, 20 Agustus 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 17

Yoh. 20:29Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Kalau kita menyaksikan sendiri suatu kecelakaan atau peristiwa, kita tidak memerlukan kepercayaan atau iman. Tapi kalau kita membaca berita di koran atau mendengar cerita dari teman, di sini diperlukan kepercayaan atau iman. Kita percaya atau tidak dengan berita di koran atau cerita dari teman tersebut? Dan JALAN TUHAN menetapkan iman sebagai syarat keselamatan. Tanpa iman jangan mengharapkan keselamatan.

Tapi gereja-gereja berusaha meniadakan keimanan melalui gambar-gambar ELOHIM YESHUA. Umat tidak dididik mengenakan iman, melainkan berketergantungan pada gambar-gambar ilustrasi. Padahal hukum ELOHIM YAHWEH yang ke-2 berbunyi;

Keluaran 20:4Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Ulangan
4:16supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan;
4:17yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara,
4:18atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi;

Jangankan menyembahnya, membuatpun dilarang! Jangankan menggambar TUHAN, menggambar orang laki-laki dan perempuanpun dilarang! Jangankan menggambar orang, menggambar binatangpun dilarang. Tentunya larangan ini bukan berkenaan dengan gambar atau lukisan atau photo diri kita atau yang sifatnya duniawi, melainkan yang berkenaan dengan sesuatu yang kita muliakan. Melukis atau memotret apa saja silahkan, asal jangan TUHAN yang kita permuliakan.

Kita diciptakan menurut gambar ELOHIM, tapi kita jangan sekali-sekali menggambar ELOHIM. Itulah sebabnya ELOHIM YAHWEH tidak pernah menampakkan mukaNYA kepada siapapun, supaya tidak ada seorangpun yang bisa melukiskan rupaNYA. ELOHIM YAHWEH membuat kita dengan tanganNYA yang Mahakudus, sehingga kita menjadi manusia yang kudus. Tapi kita yang najis dan penuh dosa ini menggambarkan DIA yang Mahakudus? Betapa menghinanya?!

Toko kue saja menyediakan alat penjapit kue untuk menghormati kita supaya kue-kue itu tidak dijamah oleh tangannya yang nggak jelas; bersih atau kotornya. Dan kita pasti merasa kurang dihargai jika memakan makanan yang telah dipegang-pegang orang. Hanya orang sembarangan saja yang menganggap biasa memegang-megang makanan dengan tangan. Tapi etika internasionalnya adalah harus menggunakan alat penjapit.

Nabi Musa memperingatkan keras bangsa Israel;

Ulangan 4:12Lalu berfirmanlah TUHAN kepadamu dari tengah-tengah api; suara kata-kata kamu dengar, tetapi suatu rupa tidak kamu lihat, hanya ada suara.
4:15Hati-hatilah sekali--sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api--

"Berhati-hatilah sekali, sebab kamu tidak melihat rupa TUHAN." Tidak melihat rupa TUHAN tapi menggambar TUHAN, tidakkah ini mengandung kebohongan? Mari kita uji kebohongan itu. Ketika sebuah photo saya sodorkan ke anda, jika itu photo istri anda pasti anda akan mengenalinya dan berkata: "Itu photo istri saya." Lalu ketika saya sodorkan sebuah photo yang lain, anda berkata: "Saya tidak tahu siapa itu, saya tidak kenal." Sebab anda memang tidak mengenalnya. Tapi ketika saya sodorkan photo Yesus, tidakkah anda akan langsung berkata: "Oh, itu photo Yesus, TUHAN saya." Berarti anda mengenalinya, seperti mengenali photo istri anda, bukan?! Tapi benarkah itu photo ELOHIM YESHUA? Semua gereja menyatakan: "Itu hanya rekaan seorang pelukis terkenal: Leonardo Da Vinci, seorang pelukis asal Italia yang berambut panjang dan berewok, persis sekali dengan gambar-gambar Yesus.

Jadi, jangan-jangan Yesus itu Leonardo Da Vinci sendiri?

Jika Roma Katolik membuatkan patungnya, patung Yesus, gereja-gereja Kristen membuat gambar-gambar saja. Hanya dirubah mediumnya, dari bahan kayu ke bahan kertas, sedangkan rupanya adalah rupa Yesus. Tapi benarkah rupa ELOHIM YESHUA itu seperti itu?

Yes. 53:2Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Alkitab memberikan gambaran tentang rupa ELOHIM YESHUA itu tidak tampan, sangat buruk, sehingga jika orang melihatNYA akan membuang muka. Jadi, kalau tidak buruk bukanlah ELOHIM YESHUA.

Yeh. 44:20Rambut mereka tidak boleh dicukur atau dibiarkan tumbuh panjang, melainkan harus dipotong pendek.

1Kor. 11:14Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,

Melalui ke-2 ayat itu pastikanlah tidak ada orang laki-laki Yahudi yang berambut panjang. Rasul Paulus menuliskan itu mungkin ada orang-orang di Korintus yang berambut panjang. Dan pasti bukan orang Yahudi, lebih-lebih Seorang ELOHIM YESHUA, Pemimpin umat yang harus memberikan keteladanan cara hidup. Jadi, gambar-gambar Yesus itu bukanlah menggambarkan ELOHIM YESHUA.

Yesus adalah laki-laki hina pelanggar aturan Taurat. Yesus bukanlah YESHUA!

1Tim. 2:8Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Rasul Paulus itu muridnya ELOHIM YESHUA. Namun dia bisa mengajarkan orang-orang Kristen cara berdoa yang benar, yaitu dengan menadahkan tangan. Tapi Yesus sebagaimana gambar-gambarnya ketika dia berdoa, melipat tangan menutup mata. Nah, bagaimana orang macam begitu anda anggap sebagai tuhan? Tuhan koq melanggar hukum? Jelas bukan Tuhan, melainkan mesias palsu.

Dan kalau kita perhatikan gambar-gambar Yesus ada banyak sekali macam wajahnya. Masak satu orang seribu wajah, kayak bunglon yang bisa berubah-rubah warna tubuhnya? Ketika saya tunjukkan ke anda photo pertama, anda katakan itu Yesus. Ketika saya tunjukkan rupa yang lain anda juga katakan itu Yesus. Semua photo anda katakan photo Yesus sekalipun berbeda-beda wajahnya. Apakah anda gila?!

Di kantor anda normal dan cerdas. Tapi di Kristen anda tampak dungu dan sinting! Mana ROH KUDUS-nya?!


Tidak ada komentar: