Selasa, 02 Agustus 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 4

Mat. 4:17Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

Apakah Kerajaan Sorga? Kerajaan Sorga adalah pemerintahan ELOHIM YAHWEH. Dunia yang tidak becus mengurus pemerintahan dunia dengan baik akan digantikan dengan pemerintahan ELOHIM YAHWEH. Sudah 6.000 tahun sejak Adam dan Hawa, manusia diberi kepercayaan untuk mengurus dunia. Pimpinan berganti pimpinan, bangsa berganti bangsa, generasi ke generasi, namun jerit tangis orang-orang tertindas semakin membahana. Di mana-mana terjadi protes ketidakpuasan.

Mat. 20:25Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.

Kasih terhadap sesama, yang di Indonesia disebut "perikemanusiaan" yang dicantumkan di sila ke-2 Pancasila, hingga tahun ke-71 setelah kemerdekaannya masih belum bisa direalisasikan, justru semakin jauh panggang dari api. Kehadiran "Sinterklas" dari Solo yang membagi-bagikan Kartu Miskin, Kartu Pintar dan Kartu Sehat, ternyata juga membagi-bagikan Kartu Penggusuran, Kartu Anti Pedagang Miskin, Kartu Anti Pedagang Asongan, Kartu Anti Pengamen, Kartu Anti gelandangan dan Pengemis. Tangan kanan membagi-bagikan roti, tangan kiri membagi-bagikan racun. Sungguh kontradiksi sekali. Sebuah angan-angan kebaikan yang gagal.

Dunia sudah dibuat begitu luas, namun telah dikangkangi, telah dipeta-petakan sebagai milik Amerika, Eropa, Asia, Afrika dan Australia, sampai-sampai banyak orang tak kebagian sejengkal tanahpun. Semut masih bisa menikmati perumahan gratis, tapi manusia harus terpaksa menggelandang oleh sebab tak kebagian tanah.

"Seorang RAJA" yang telah diurapi ELOHIM YAHWEH untuk memerintah "dunia seperti di sorga" telah datang. DIA yang berhak atas bangsa-bangsa telah datang, yaitu ELOHIM YESHUA. DIA datang ke dunia untuk membeli dunia ini dari tangan iblis, si penguasa maut, dengan darahNYA, supaya barangsiapa yang percaya padaNYA bisa memiliki dunia ini untuk selama-lamanya.

Daniel
2:44Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
2:45tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai."

"Kerajaan Sorga sudah dekat" harus menjadi pemberitaan kita terus-menerus, sebab yang memegang kunci Kerajaan Sorga itu adalah ELOHIM YESHUA, bukan nabi Muhammad, bukan dewa Brahma, bukan sang Buddha Gotama, bukan dewi Kwan Iem, bukan Konfusius, maupun yang lainnya. Karena itu kita harus menjadi "tuan rumah" dunia ini untuk memberitahukan bahwa ELOHIM YESHUA akan segera datang. Pemberitaan itu bukan semata-mata karena waktunya yang telah dekat, tapi untuk memberikan peringatan jika DIA datang, apakah yang menjadi persiapanmu?

Jadi, yang penting dari pemberitaan itu bukan soal "kapan"-nya, tapi soal sambutan kita. Sebab DIA datang bukan lagi sebagai DOMBA, melainkan sebagai SINGA dari Yehuda. DIA datang untuk memberikan upah kepada masing-masing kita.

Kita jangan bersenang-senang dalam hidup ini dan berpikir segala perbuatan kita tidak akan dimintakan pertanggungjawaban. Sebab kita ini manusia yang diberi akal budi, sehingga kita pasti akan dituntut pertanggungjawaban atas hidup ini. Kita bukan binatang, bukan anak kecil, bukan orang idiot, bukan orang yang sedang mabuk, tetapi orang yang sadar ketika kita melakukan suatu perbuatan.

Sebagai keturunan Adam, kita semua akan mati. Itulah tanda keturunan Adam. Karena itu di kematian itu tidak terkandung hukuman. Bayi-bayi yang tidak berdosa juga akan mati seperti kita, sebab sama-sama keturunan Adam. Tapi setelah kematian itu kita yang berdosa, yakni orang yang tidak diselamatkan oleh ELOHIM YESHUA, akan dibangkitkan untuk menerima hukuman atas dosa-dosa kita.

Bayi-bayi, anak-anak yang mati sebelum akil baliq dan orang-orang idiot tidak akan dibangkitkan, sebab mereka orang-orang yang suci, yang tidak mempunyai dosa. Karena itu mereka hanya mati sekali untuk selama-lamanya. Kerajaan sorga menolak orang-orang yang suci. ELOHIM YAHWEH menghendaki sorga itu diisi oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dosa, sama seperti perusahaan yang lebih suka menerima karyawan yang sudah berpengalaman. Apa sebab? Sebab orang pengalaman itu pekerjaannya minim kesalahan. Semakin pengalaman semakin sempurna pekerjaannya. Tapi orang-orang yang baru lulus sekolah, yang belum mempunyai pengalaman kerja itu menjengkelkan dan malah merepotkan boss. Kerjanya lambat, suka salah pula.

Orang yang sudah bertobat dari mencuri, takkan mau mencuri sekalipun ada segepok uang di depan matanya. Orang yang sudah bertobat dari narkoba atau minuman keras akan merasa muak dan jijik dengan itu semua. Tidak seperti orang yang belum pengalaman yang sukanya iseng-iseng atau mencoba-coba. Dalam dirinya selalu timbul rasa ingin tahu dari apa yang belum diketahuinya.

Tapi orang berdosa itu tetaplah orang yang najis, yang sudah cacat. Dirinya sudah terlanjur rusak. Mana mau ELOHIM YAHWEH menerima orang-orang yang sudah terlanjur cacat itu? Sebab dalam Hukum Taurat diajarkan bahwa ELOHIM YAHWEH itu maunya yang sempurna, jika untuk persembahan kepada DiriNYA. Atau, masakan kita memberikan oleh-oleh buah mangga busuk kepada orang yang kita hormati?

Nah, di sinilah perlunya penebusan ELOHIM YESHUA itu. Kita ditolak oleh ELOHIM YAHWEH, tapi diterima oleh ELOHIM YESHUA. Karena itu kita diserahkan pada ELOHIM YESHUA, sebab ELOHIM YAHWEH tidak mau menerima kita. Itulah keselamatan kita, yaitu ditolak ELOHIM YAHWEH, diterima oleh ELOHIM YESHUA. Konsep inilah yang diluar jangkauan nalar Muhammad atau Islam. Mereka pikir ELOHIM YAHWEH mau menerima barang rongsokan.

Kita yang oleh ELOHIM YAHWEH telah diserahkan ke malaikat maut, yaitu iblis, dibeli oleh ELOHIM YESHUA melalui kematianNYA. Kita yang dibuang ke tong sampah, dipungut oleh pemulung, yaitu ELOHIM YESHUA. Oleh ELOHIM YESHUA kita akan didaur-ulang menjadi ciptaan yang baru. Itulah sebabnya tempat kita kelak bukan di sorga, tempat kediaman ELOHIM YAHWEH, tapi di kota Yerusalem yang baru.

Tapi, bukankah kita ini disebut anak-anak ELOHIM YAHWEH? Jelas, donk! Sebab semua ini adalah rancangan ELOHIM YAHWEH. ELOHIM YESHUA turun ke dunia adalah berdasarkan perintah ELOHIM YAHWEH. Dan ELOHIM YAHWEH menolak kita bukan karena tak sayang, tapi karena tak mungkin bagiNYA yang Mahakudus itu untuk menerima kita.

Kalau ayah-ibu kita sampai menitipkan kita ke pembantu, bukan karena tak sayang, tapi karena tak mungkin. Sebab mereka sibuk bekerja.

Kalau kita kecewa dengan dunia ini kita bisa berdoa:

Mat. 6:10datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Maka ELOHIM YESHUA menjawab;

Wahyu 22:20Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!


Tidak ada komentar: