Rabu, 03 Agustus 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 5

Yeremia
31:31Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Melalui nabi Yeremia, 650 tahun Sebelum Masehi, ELOHIM YAHWEH menyatakan rencanaNYA untuk mengubah konsep perjanjianNYA, dari yang semula berdasarkan pada hukum-hukum tertulis menjadi hukum-hukum pengertian. Dari loh batu ke loh hati, supaya orang tak perlu diajar lagi oleh sesamanya tentang pengenalan akan ELOHIM YAHWEH, karena ajaran itu sudah dipindahkan ke dalam pikiran kita.

Yeremia 31:34Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

Jadi, hukum-hukum Perjanjian Lama itu tetap, tidak ada yang diubah isinya, melainkan dipindahkan ke dalam pikiran kita melalui pekerjaan ROH KUDUS. ROH KUDUS akan bekerja seperti Alkitab. Sama seperti orang yang sudah hafal jalan-jalan, tak perlu melihat peta lagi sebab peta itu sudah pindah ke dalam ingatannya.

Apa sebab konsep lama itu perlu diperbarui? Sebab konsep lama itu menimbulkan murka ELOHIM YAHWEH. Hukum Taurat itu menimbulkan murka ELOHIM YAHWEH.

Rm. 4:15Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

ELOHIM YAHWEH murka pada orang yang menjalankan hukum Taurat. Lho koq bisa?! Bukankah hukum Taurat itu ajaran ELOHIM YAHWEH sendiri? Mengapa menimbulkan murka? Begini;

Kalau kita membaca berita tentang GOJEK, yaitu ojek yang berbasis aplikasi, konon para pengemudinya orang-orang yang berpendidikan tinggi. Itu artinya mereka adalah orang-orang yang pintar. Tapi manakala kita melihat mereka bergerombol di warung-warung, yang dibeli hanya segelas kopi, tapi menduduki warung itu berjam-jam dengan asyik memainkan HP-nya, tidakkah ulah mereka itu merugikan pemilik warung? Mereka membuat orang yang hendak masuk ke warung itu menjadi segan karena pintunya mereka halangi dan tempat duduknya mereka habiskan. Mereka menyumbat rejeki warung itu, bukan?! Haruskah pemilik warung itu mengusir mereka supaya mereka mengerti? Itulah orang pintar yang tidak memiliki pengertian.

Hukum Taurat mereka taati, tapi tanpa kasih. Mereka menganggap ELOHIM YAHWEH itu seperti perampok, yang tidak menanam tapi hendak menuai. Datang-datang memaksa bangsa Israel keluar meninggalkan Mesir. Di padang gurun, orang yang tidak mau menuruti perintahNYA dibinasakan. Itulah yang mereka tangkap tentang sosok ELOHIM YAHWEH. Karena itu mereka enggan ditemui ELOHIM YAHWEH. Mereka meminta seorang nabi yang seperti nabi Musa;

Keluaran
20:18Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh mengguntur, kilat sabung-menyabung, sangkakala berbunyi dan gunung berasap. Maka bangsa itu takut dan gemetar dan mereka berdiri jauh-jauh.
20:19Mereka berkata kepada Musa: "Engkaulah berbicara dengan kami, maka kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati."


Karena ketakutan itulah mereka melakukan hukum Taurat;

Mazmur
50:7"Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!
50:8Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?
50:9Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,
50:10sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.
50:11Aku kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku.
50:12Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.
50:13Daging lembu jantankah Aku makan, atau darah kambing jantankah Aku minum?
50:14Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!

Yesaya 66:3Orang menyembelih lembu jantan, namun membunuh manusia juga, orang mengorbankan domba, namun mematahkan batang leher anjing, orang mempersembahkan korban sajian, namun mempersembahkan darah babi, orang mempersembahkan kemenyan, namun memuja berhala juga. Karena itu: sama seperti mereka lebih menyukai jalan mereka sendiri, dan jiwanya menghendaki dewa kejijikan mereka,

Mereka telah salah mengerti tentang ELOHIM YAHWEH;

Mat. 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Mat. 15:8Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Nah, ELOHIM YESHUA datang untuk menerangkan bahwa hubungan umat dengan ELOHIM YAHWEH itu harus berdasarkan pada kasih. Tanpa kasih apa saja yang kita lakukan adalah kekejian atau kejahatan;

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Hukum Taurat adalah dasar bagi Perjanjian Baru, sedangkan kasih adalah dasar dalam melakukan hukum Taurat. Jadi, hukum Taurat itu tetap, tidak ada yang dirubah satu iotapun;

Mat. 5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Di Perjanjian Baru sekarang ini, yang kita lakukan adalah Hukum Taurat. Tapi melakukannya dengan landasan kasih;

Matius
22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Dan hukum kasih itu bukanlah hukum yang baru, bukan hukum yang baru dibuat oleh ELOHIM YESHUA, melainkan hukum yang sudah dikumandangkan oleh nabi Musa;

Ul. 6:5Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Im. 19:18Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

Bangsa Israel sendiri sudah hafal akan hukum itu;

Lukas
10:26Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
10:27Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
10:28Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."

Adapun Hukum Taurat yang dimaksud adalah 10 Hukum ELOHIM YAHWEH yang ditulis ke dalam dua loh batu;

Ams. 3:3Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

2Kor. 3:3Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

Kasih terhadap ELOHIM YAHWEH itu meliputi;

Keluaran
20:3Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
20:7Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
20:8Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
20:12Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Sedangkan kasih terhadap sesama itu meliputi;

Keluaran
20:13Jangan membunuh.
20:14Jangan berzinah.
20:15Jangan mencuri.
20:16Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
20:17Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."

Jika Perjanjian Lama dimeteraikan oleh darah domba, Perjanjian Baru dimeteraikan oleh darah ELOHIM YESHUA;

Luk. 22:20Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Jadi, ke-10 Hukum ELOHIM YAHWEH di Perjanjian Lama itu telah diterima dan disahkan oleh ELOHIM YESHUA dengan darahNYA. Tidak ada yang diubah! Karena itu tidak ada alasan yang bisa dibuat untuk merubah hukum ke-4: Hari Sabat ke hari Minggu.

Tentang hal ini ELOHIM YESHUA telah memerintahkan anda untuk memperhatikan nubuatan nabi Daniel;

Matius 24:15"Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--

Dan inti pekabaran nabi Daniel adalah tentang seorang yang sombong yang menentang ELOHIM YAHWEH, yang berusaha mengubah "waktu" dan "hukum" ELOHIM YAHWEH;

Daniel
7:25Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Jadi, mengubah waktu dan hukum ELOHIM YAHWEH itu tidak boleh. Itu dilarang!


Tidak ada komentar: