Rabu, 10 Agustus 2016

ALKITAB MENERANGKAN DIRINYA SENDIRI

Perihal kitab-kitab Perjanjian Baru dituliskan dalam bahasa Yunani atau Ibrani, biarlah Alkitab menerangkan dirinya sendiri. Sebab ada banyak fakta Alkitab yang menyiratkan bahwa Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Ibrani.

1. Naskah yang belum diketemukan;

Naskah yang berhasil diketemukan baru yang berangka tahun 100 - 150 Tarikh Masehi. Padahal para rasul sudah mati di tahun 70-an. Karena itu harus ada naskah yang bertahun 31 - 70-an, di mana para rasul masih hidup untuk diyakini sebagai naskah aslinya, asli tulisan tangan mereka.

Keyakinan saya mengatakan bahwa naskah aslinya adalah berbahasa Ibrani yang kemudian disalin ke bahasa Yunani. Dan salinan yang berbahasa Yunani ini jumlahnya banyak, mengingat ke-10 suku Israel yang berada diperantauan.

2. Antara Kefas dan Petrus; Kefas bahasa Ibrani, Petrus bahasa Yunani;

Ketika rasul Petrus direkrut menjadi murid ELOHIM YESHUA, dinubuatkan namanya Simon akan diganti menjadi Kefas. Tapi ketika penggenapannya, yaitu ketika rasul Petrus menyatakan bahwa ELOHIM YESHUA itu MASHIA, ANAK ELOHIM YAHWEH, mengapa namanya menjadi Petrus?

Yoh. 1:42Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Perhatikan tanda kurung ( ); mengapa diartikan Petrus, bukan "batu kecil" - bahasa Indonesianya? Mengapa mengartikannya ke bahasa Yunani? Aneh! Harusnya: (artinya: Batu Kecil). 

Mat. 16:18Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Mengapa ELOHIM YESHUA tidak konsisten memberi nama: Kefas, tapi sekarang diberi nama dalam bahasa Yunani: Petrus. Aneh! Pasti ada tangan jahil yang mengotak-atik untuk pengaruh bahasa Yunani.

Rasul Paulus lebih suka memanggilnya: Kefas, daripada Petrus;

1Kor. 1:12Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.


3. Antara YESHUA dengan Yesus;

YESHUA adalah nama pemberian malaikat kepada Maria. Itulah nama yang dikenal orang sejak kelahiranNYA hingga waktunya mengajar umur 30 tahun.

4. Antara Saulus dengan Paulus;

Saulus adalah nama dalam bahasa Ibrani. Perubahan dari Saulus menjadi Paulus, tidak ada keterangan bahwa itu adalah perintah ELOHIM YESHUA, sebagaimana kebiasaan ELOHIM YAHWEH mengganti nama-nama orang yang dikasihiNYA. Alkitab hanya menerangkan sebutan lainnya;

Kis. 13:9Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia,

Kalau Saulus ada persamaannya yaitu dengan raja Saul, raja Israel yang pertama. Dan ELOHIM YESHUA sendiri memanggil: Saulus, bukan Paulus;

Kis. 26:14Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa Ibrani: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.


5. Pola hidup para rasul adalah bercorak Yahudi;

Gal. 2:14Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: "Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?"

Arti kafir adalah bangsa-bangsa non Yahudi;

Bil. 23:9Sebab dari puncak gunung-gunung batu aku melihat mereka, dari bukit-bukit aku memandang mereka. Lihat, suatu bangsa yang diam tersendiri dan tidak mau dihitung di antara bangsa-bangsa kafir.

Seperti apakah hidup secara Yahudi itu?

Kis. 10:28Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.

Bagi bangsa Yahudi, bangsa lain itu najis. Mereka amat benci sekali dengan bangsa Romawi yang menjajah mereka. Sejak pembuangan ke Babel mereka mengalami penjajahan terus-menerus dari 4 bangsa: Babel, Persia, Yunani dan Romawi.

Mereka benci sekali dengan para pemungut cukai yang mereka anggap sebagai pengkhianat bangsa, antek Romawi. Jadi, masakan mereka itu mau diberi nama Yunani atau menggunakan bahasa Yunani, kecuali kalangan elitenya?!

6. Yang berbahasa Yunani adalah Yahudi perantauan;

Ketika ELOHIM YESHUA menyatakan hendak pergi ke suatu tempat, para murid berpikir ELOHIM YESHUA akan pergi ke bangsa Yahudi yang diperantauan;

Yoh. 7:35Orang-orang Yahudi itu berkata seorang kepada yang lain: "Ke manakah Ia akan pergi, sehingga kita tidak dapat bertemu dengan Dia? Adakah maksud-Nya untuk pergi kepada mereka yang tinggal di perantauan, di antara orang Yunani, untuk mengajar orang Yunani?

Tulisan: "YESHUA RAJA ORANG YAHUDI" yang dituliskan dalam bahasa Ibrani dibaca oleh orang Yahudi;

Yoh. 19:20Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.

Artinya bangsa Yahudi secara umumnya tidak bisa berbahasa Yunani. Mereka bisanya berbahasa Ibrani.

Di hari Pentakosta ketika para rasul berbicara ke dalam berbagai bahasa, banyak orang merasa heran dengan kemampuan orang Galilea berbahasa lain;

Kisah 2:7Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?

Itu artinya umumnya orang Galilea itu tak bisa berbahasa lain selain bahasa Ibrani.

Rasul Paulus berbicara kepada orang Yahudi yang berbahasa Yunani;

Kisah 9:29Ia juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tetapi mereka itu berusaha membunuh dia.

Kis. 6:1Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.

Itu artinya tidak semua orang Yahudi bisa berbahasa Yunani. Hanya orang-orang yang terpelajar saja yang berbahasa Yunani.

Kepala pasukan menanyai rasul Paulus, apakah ia berbahasa Yunani?

Kisah
21:37Ketika Paulus hendak dibawa masuk ke markas, ia berkata kepada kepala pasukan itu: "Bolehkah aku mengatakan sesuatu kepadamu?" Jawabnya: "Tahukah engkau bahasa Yunani?

Itu artinya bahasa Yunani itu tidak umum.

Kalau menghadapi orang umum rasul Paulus menggunakan bahasa Ibrani, dan orang Yahudi senang;

Kis. 21:40Sesudah Paulus diperbolehkan oleh kepala pasukan, pergilah ia berdiri di tangga dan memberi isyarat dengan tangannya kepada rakyat itu; ketika suasana sudah tenang, mulailah ia berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani, katanya:

Kis. 22:2Ketika orang banyak itu mendengar ia berbicara dalam bahasa Ibrani, makin tenanglah mereka. Ia berkata:


7. Bahasa Yunani bahasanya orang terpelajar;

Rm. 1:14Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.


8. Pembagian tugas kerasulan;

Ke-12 rasul memberitakan Injil kepada orang Yahudi, sedangkan rasul Paulus ke bangsa-bangsa lain;

Gal. 2:9Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

Rasul Paulus mengistilahkan bangsa-bangsa lain sebagai orang-orang Yunani;

Rm. 1:16Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Karena itu jika ke-14 surat rasul Paulus itu dituliskan dalam bahasa Yunani, itu masuk akal karena berkaitan dengan penugasannya;

Kis. 9:15Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.


Tidak ada komentar: