Jumat, 19 Agustus 2016

DOSA, PENYAKIT DAN DOKTER

Dari nasi manusia menyambung hidupnya; nasi pagi untuk menyambung hidup ke siang, nasi siang untuk menyambung hidup ke malam, nasi malam untuk menyambung hidup ke pagi lagi. Demikianlah dari hari ke hari dan dari tahun ke tahun kita dipelihara oleh nasi. Itulah makanan alternatif untuk hidup di dunia ini setelah manusia diusir dari Taman Eden, dilarang memetik buah kehidupan lagi;

Kejadian
3:22Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."
3:23Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
3:24Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Karena nasi bukan makanan yang seharusnya seperti buah kehidupan, maka nasi tidak bisa digunakan untuk hidup selama-lamanya. Tapi buah kehidupanlah yang kelak diberikan untuk makanan kita, supaya kita bisa hidup abadi. Buahnya untuk hidup, sedangkan daunnya untuk menyembuhkan penyakit;

Why. 22:2Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

Sebagai makanan kwalitas nomor dua, nasi tidak sesempurna buah kehidupan. Itulah sebabnya kita bisa jatuh sakit dan tubuh digerogoti oleh usia, sehingga kita mati. Yah, semua orang, baik orang Yahudi maupun bukan orang Yahudi, bisa sakit. Tapi ELOHIM YAHWEH bertanggungjawab atas sakitnya bangsa Yahudi. Entah melalui nabi atau oleh ELOHIM YAHWEH sendiri, setiap orang Israel yang sakit disembuhkan secara ajaib. Itulah perbedaan antara orang Yahudi dengan bangsa-bangsa lainnya, sehingga bangsa-bangsa lain kalau sakit tak ada pertolongannya atau mereka pergi ke dukun yang menggunakan kuasa setan.

Alkitab memperkenalkan adanya penyakit biasa dan penyakit sebagai hukuman atas suatu dosa. Tugas seorang imam atau nabi adalah memeriksa penyakit itu, apakah penyakit biasa atau penyakit karena dosa. Jika berkaitan dengan dosa, jelas tuntutannya adalah pertobatan;

Im. 13:3Imam haruslah memeriksa penyakit pada kulit itu, dan kalau bulu di tempat penyakit itu sudah berubah menjadi putih, dan penyakit itu kelihatan lebih dalam dari kulit, maka itu penyakit kusta; kalau imam melihat hal itu, haruslah ia menyatakan orang itu najis.

Kel. 15:26firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

Bagi umat ELOHIM YAHWEH, masalah sakit dan penyakit ini sudah selesai. Semua problema penyakit sudah bisa diatasi. Karena itu buat apa membuat laboratorium, mendirikan sekolah kedokteran, mendirikan rumahsakit dan klinik-klinik? Tak ada gunanya! Menyelidiki penyakit flu, batuk, pilek, demam, sakit kepala, dan lain-lainnya itu hanya membuang-buang waktu. Ini adalah langkah mundur dan ketinggalan zaman sekali.

BAPA kita yang di sorga sudah bisa, dan kalau kita mau mendapatkan ilmunya tinggal meminta saja. Bahkan para nabi dan para rasul tanpa perlu meminta "ilmu" itu juga diberikan sehingga mereka bisa menyembuhkan orang sakit maupun membangkitkan orang mati.

1Kor. 12:28Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

Nyatanya ilmu kedokteran itu dangkal dan terbatas sekali. Apa yang harusnya bisa diselesaikan dalam waktu sekejap, dokter menyelesaikannya berbulan-bulan dengan hasil yang tak pasti. Olga Syahputra, seorang presenter terkenal yang menderita penyakit meningitis, 329 hari opname di rumahsakit di Singapura, diperkirakan memakan biaya 2 milyar lebih, akhirnya tetap meninggal dunia. Padahal penyakit ini mengancam 100 orang dari antara 100.000 orang. Dan di tahun 1996-1997 terjadi 250.000 kasus dengan 25.000 orang meninggal.

Jadi, betapa menghinanya jika sampai orang Kristen sakit, bukannya pergi ke ELOHIM YAHWEH, tapi pergi ke dokter. Menyatakan tidak adanya iman sama sekali, tidak mau dipertobatkan dan menyepelekan kemampuan ELOHIM YAHWEH. Tentu saja ini adalah kesalahan gereja, kesalahan para pendeta yang tidak mengajarkan kebenaran. Maka, bagaimana anda hendak mengharapkan keselamatan, jika modal untuk keselamatan, yaitu iman, tak anda miliki?!

Ef. 2:8Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Betapa ruginya anda menjadi orang Kristen dan betapa sia-sianya anda rajin ke gereja?

Sekarang, marilah kita melihat apa yang dikerjakan oleh dokter dan betapa mengerikannya kenajisan dokter itu;

>> Dokter itu memeriksa air kencing, memeriksa tahi, memeriksa bangkai binatang dan mayat orang. Apa kata Alkitab?

Im. 5:2Atau bila seseorang kena kepada sesuatu yang najis, baik bangkai binatang liar yang najis, atau bangkai hewan yang najis, atau bangkai binatang yang mengeriap yang najis, tanpa menyadari hal itu, maka ia menjadi najis dan bersalah.

Yes. 28:8Sungguh, segala meja penuh dengan muntah, kotoran, sehingga tidak ada tempat yang bersih lagi.

>> Sekalipun Perjanjian Baru tidak lagi mengharamkan babi, namun secara konsepnya babi masih tetap haram. Babi diidentikkan dengan kekafiran dan setan. Padahal hampir semua obat-obatan dokter itu mengandung babi.

Dari 30.000 item obat yang beredar di Indonesia, yang bersertifikasi halal hanya 22 saja. Dan dibawah ini adalah kode-kode makanan kemasan yang mengandung babi;

Kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi: E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Lukas
8:31Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut.
8:32Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka.
8:33Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas.

Tak ada catatan ELOHIM YESHUA dan para rasul yang makan BPK - Babi Panggang Karo. Tapi gereja-gereja Minggu merayakan Natal 25 Desember dengan menu istimewanya adalah babi. Padahal ELOHIM YESHUA itu dilambangkan dengan Domba, bukan dengan babi.

Jadi, luputnya memakan daging babi, sakit, minum obat yang mengandung babi. Padahal para rasul kalau mengobati orang sakit dengan mengoleskan minyak zaitun, bukan minyak babi;

Yakobus 5:14Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.

Yesaya 1:6Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh minyak.

>> Untuk pembiusan atau penghilang rasa nyeri, analgetik, dokter umumnya menggunakan ganja, morfin, dan sejenisnya, sesuatu yang diharamkan oleh pemerintah.

>> Obat dokter adalah obat-obatan kimia yang beracun. Jadi, yang dimaksud dengan mengobati sesungguhnya adalah meracuni.

>> Sebagian orang mulai meninggalkan pengobatan kedokteran dan beralih ke obat herbal yang berasal dari tanam-tanaman alamiah. Sekalipun khasiat pengobatan herbal tidak jelas atau masih misterius, namun nyatanya manusia modern lebih mempercayai hal-hal yang alamiah. Artinya, tidak semua orang modern menyukai pengobatan kedokteran.

Orang mulai menolak produk makanan olahan. Lebih menyukai gula tebu daripada gula sintetis. Lebih menyukai pengawet alami daripada pengawet kimiawi. Lebih menyukai pewarna alami daripada pewarna kimiawi.

>> Obat dokter selalu menimbulkan efek samping. Ketika satu penyakit disembuhkan, muncul penyakit baru yang disebabkan oleh obat dari penyakit lamanya.

>> Banyak dokter dan rumahsakit yang menipu dan membodohi masyarakat; penyakit ringan dibilang penyakit berat, hamil normal dibilang hamil sungsang dan harus dioperasi caesar.

>> Dokter dan rumahsakit hanya mengeruk kekayaan. Mereka maunya untung besar dan tak ada jiwa sosial sama sekali. Berapa banyak pasien miskin yang ditelantarkan dan disandera karena tidak bisa membayar biaya rumahsakit, sebelum adanya BPJS kesehatan?!

>> Mereka berusaha menyingkapkan hal-hal yang dirahasiakan oleh ELOHIM YAHWEH. Suatu kelancangan dan keinginan menjadi seperti ELOHIM;

Ulangan 29:29Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."

Yesaya 14:14Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

>> Kedokteran memakai simbol tongkat dan ular, seperti ahli sihir-ahli sihir Mesir yang menirukan mukjizat nabi Musa membuat tongkat menjadi ular.

Keluaran
7:11Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
7:12Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

>> Dokter tidak pernah mengingatkan kita pada dosa-dosa kita, tapi mengingatkan pada kesalahan makanan atau pola hidup kita. Kebersihan fisik yang dipentingkan bukan kebersihan jiwa.

Yohanes 5:14Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."


Tidak ada komentar: