Senin, 08 Agustus 2016

YAHWEH DI PERJANJIAN BARU

Apakah ada nama: "YAHWEH" di Perjanjian Baru? Banyak! Cuma kalau di Alkitab terbitan LAI tidak ada karena LAI secara sengaja menghilangkan dan mengganti dengan: "TUHAN." Tapi sebelum di Perjanjian Baru, saya akan ketengahkan dari berbagai sumber;

>> Dari Islam: "ALLAHU AKBAR" - ALLAH 'HU' AKBAR

Coba periksa rekaman ceramah-ceramahnya KH. Zainuddin MZ. Beliau kalau menyebutkan "ALLAHUAKBAR" selalu dipisahkan menjadi 3 kata: "ALLAH - HUA - AKBAR."

>> Tanyakan kepada orang Katolik dan Protestan, apakah mereka tahu lagu: "Selalu HU Gembalaku" dan "Firman HU berprintahlah."

>> Alkitab Katolik terjemahan Indonesia yang pertama, yaitu Alkitab ENDE, memakai nama TUHAN: "JAHWE" sebanyak 6778 kali.

Kej. 2:4(2-4a) Itulah kissah kedjadian langit dan bumi, waktu ditjiptakan. (2-4b) Tatkala Jahwe Allah mendjadikan bumi dan langit,

Ini link-nya:






>> Alkitab LAI Terjemahan Lama, tahun 1958, memakai nama TUHAN: "HUA" sebanyak 314 kali.

Kel. 34:5Maka Tuhanpun turunlah dalam sebuah awan, lalu berdiri hampir dengan dia sambil Ia menyebut nama Hua.

Ini link-nya:






>> Alkitab versi FAYH;

Keluaran 34:5   TUHAN turun dalam rupa tiang awan dan berdiri di dekat Musa serta memberitahukan arti nama-Nya. "Akulah Yahweh, TUHAN, Allah yang penuh kemurahan dan kasih karunia," firman-Nya, "tidak cepat marah, limpah dengan kasih setia dan kebenaran.


>> Alkitab ILT - Indonesia Literatur Terjemahan, bisa anda download di sini:

Perjanjian Lama:





Perjanjian Baru:






>> YAHWEH di Perjanjian Baru dari Alkitab ILT;

Matius 1:20  

Dan dia, sementara mempertimbangkan hal ini, lihatlah, seorang malaikat YAHWEH tampak kepadanya dalam mimpi, seraya berkata, “Yusuf anak Daud, jangan takut untuk menerima Maria istrimu, karena yang dikandung di dalam dirinya adalah dari Roh Kudus.


Matius 1:22  

Dan semuanya ini terjadi, supaya dapat menggenapi apa yang telah difirmankan oleh YAHWEH melalui seorang nabi, yang mengatakan,


Matius 1:24 

Dan Yusuf, setelah bangun dari tidurnya, dia melakukan seperti yang telah malaikat YAHWEH perintahkan kepadanya, dan dia menerima istrinya,


Yohanes 1:23 

Dia berkata, “Akulah suara yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan YAHWEH! Seperti yang telah Nabi Yesaya katakan.”


Yohanes 6:45 

Hal itu telah tertulis di dalam kitab para nabi: Dan mereka semuanya akan diajari mengenai
YAHWEH; karena itu setiap orang yang mendengarkan dan belajar dari Bapa, dia datang kepada-Ku.


Roma 4:8  

Berbahagialah orang yang kepadanya YAHWEH tidak memperhitungkan dosanya.”


1Korintus 1:31 

Supaya sebagaimana yang telah tertulis, “Siapa yang bermegah, biarlah dia bermegah di dalam YAHWEH!”


1Korintus 2:16 

Sebab siapakah yang mengetahui pikiran YAHWEH? Siapakah yang akan memberi petunjuk kepada-Nya? Namun kami memiliki pikiran Kristus.


Kolose 3:22 

Para hamba, taatlah dalam segala hal kepada para majikan secara lahiriah, bukan dengan memuaskan mata sebagai cara menyenangkan orang, tetapi dalam ketulusan hati dengan takut kepada YAHWEH.


Yakobus 1:7 

supaya janganlah orang itu mengira, bahwa dia akan menerima sesuatu dari YAHWEH.


1Petrus 1:25

Namun, firman YAHWEH tinggal tetap sepanjang zaman.” Dan, inilah firman yang diberitakan
kepada kamu.


Yudas 1:9 

Adapun Mikhael, penghulu malaikat, ketika berselisih sambil bersitegang dengan si jahat mengenai mayat Musa, dia tidak berani menimpakan penghakiman hujatan, sebaliknya dia berkata, “Kiranya YAHWEH menghardik engkau!”


Wahyu 1:8 

“Aku adalah Alfa dan Omega, permulaan dan penghabisan,” YAHWEH, Elohim berfirman, “Yang Ada dan Yang Telah Ada dan Yang Akan Datang, Penguasa Semesta.”


Klarifikasi LAI tentang perubahan YHWH menjadi TUHAN karena menyebutkan nama YHWH dianggap tidak menghormati TUHAN, tidak takut akan TUHAN;



>> Apa yang kita sebut sebagai Yahweh, dalam Alkitab Ibrani tertulis YHWH. Atau, dikenal juga sebagai tetragram. Tetragram tidak pernah diucapkan, karena itu sampai hari ini tidak ada yang tahu bagaimana kata itu dibunyikan dan apa huruf-hidupnya. Orang Yahudi tidak menyebut nama ini karena hormat (Band. titah ketiga). Jadi, berusaha mengucapkan/membunyikan YHWH dianggap tanda ketidak-hormatan pada Yang Ilahi, tanda tidak adanya "takut akan TUHAN".


Benarkah? Mari kita kaji bunyi hukumnya, hukum ke-3;

Keluaran 20:7

Jangan menyebut nama YAHWEH, Elohimmu, untuk kesia-siaan, karena YAHWEH tidak akan membebaskan orang yang menyebut nama-Nya dalam kesia-siaan.


Yang dilarang adalah menyebutkan nama YAHWEH secara sembarangan, secara tidak hormat, bukan dilarang menyebutkan namaNYA.

Keluaran 3:15 

Dan Elohim berfirman lagi kepada Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu. Itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun temurun.”


>> "NamaKU untuk selama-lamanya" artinya tidak boleh diubah-ubah, tidak boleh ditukar dengan "TUHAN."

>> "Itulah pengingat bagiKU turun-temurun" artinya jangan pernah dilupakan.

Roma 10:13  

Sebab setiap orang yang berseru kepada nama YAHWEH, dia akan diselamatkan.


Yang diselamatkan adalah yang berseru kepada nama YAHWEH, maka yang tidak berseru kepada nama YAHWEH takkan diselamatkan. Dan nama YAHWEH itu tersematkan dalam nama YESHUA, bukan YESUS, sebab YESHUA artinya "YAHWEH yang menyelamatkan." Karena itu yang memakai nama: "YESUS" adalah orang-orang Anti MASHIA, sebab menolak baik YAHWEH maupun YESHUA;

1Yoh. 2:22Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

2Yoh. 1:9Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

Orang-orang gereja Minggu adalah orang-orang yang melangkah keluar dari Alkitab. Sebab tak ada satupun dari ibadah mereka yang sesuai Alkitab. Mereka tak mau mengikuti ELOHIM YESHUA;

Why. 14:4Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.


Tidak ada komentar: