Jumat, 30 September 2016

HUKUM TAURAT ITU MERANGSANG DOSA - ROMA 12

ROMA 9:

Ayat 19-21:
Sekarang kamu akan berkata kepadaku: "Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?" Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?" Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?


Kalau ELOHIM YAHWEH itu bekerja menurut kemauanNYA sendiri, yang seorang ditetapkan begini yang seorang ditetapkan begitu, maka buat apa lagi ajaran keagamaan?! Jika orang jahat yang satu ditegarkan hatinya, sedangkan orang jahat yang lainnya dilunakkan hatinya, apakah itu adil?!

Tapi apakah ELOHIM YAHWEH itu seperti itu? Tidak! ELOHIM YAHWEH tidak pernah merusakkan orang yang baik. Justru orang yang jahatlah yang diperbaikiNYA. Sebab semua orang, semua keturunan Adam itu berdosa semuanya, tak ada seorangpun yang benar. Karena semuanya adalah orang-orang yang sudah rusak, sudah bejat, maka halallah bagi ELOHIM YAHWEH untuk memakai yang seorang untuk ini dan yang seorang untuk itu. Yang seorang dikeraskan hatinya, sedangkan yang seorang dipertobatkan. Itu halal!

Perhatikan gerobak. Ban gerobak itu diambilkan dari ban-ban motor yang sudah bekas. Tak ada gerobak yang menggunakan ban motor yang masih baru. Sedangkan ban-ban bekas lainnya ada yang dikreasi menjadi sandal, menjadi kursi, menjadi bandulan, menjadi gayung, dan lain-lainnya. Tapi untuk ban-ban bekas yang masih bisa divulkanisir akan divulkanisir sehingga bisa dijadikan ban motor lagi. Jadi, ada yang bisa "diselamatkan" menjadi ban motor kembali, ada pula yang dialihfungsikan menjadi ban gerobak, dan lain-lainnya. Itu semua dari ban bekas dan tergantung dari keadaan ban bekas tersebut.

Dalam hal kayu juga begitu. Kayu yang besar akan dipotong menurut standart penjualannya. Sisanya, dilihat pada ukurannya, jika bisa untuk kursi akan dibuat kursi, jika bisa dibuat mainan akan dibuat mainan. Baru selebihnya akan dibuat sebagai kayu bakar.

Demikian halnya dengan kita. ELOHIM YAHWEH dalam hikmatNYA, tahu bagaimana harus memperlakukan kita masing-masing, sehingga kita ditempatkan pada peran-peran, entah baik entah tidak baik, semuanya dimaksudkan untuk kemasyhuran dan kemuliaan namaNYA. Yang satu dijadikan sebagai maling, yang satu dijadikan sebagai polisi. Nah, ketika si maling itu ditangkap dan dihajar polisi, maka masyarakat akan memuji nama ELOHIM YAHWEH: "Puji TUHAN, maling itu akhirnya bisa ditangkap."

Alkitab mencatat Firaun dikeraskan hatinya dan dibuat permainan oleh ELOHIM YAHWEH;

Kel. 10:2dan supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN."

Supaya bangsa Israel tahu siapa ELOHIM YAHWEH-lah, bangsa Mesir dipermainkan dan dipermalukanNYA. Yang satu direndahkan untuk meninggikan yang satunya. Yang satu setiap hari tontonannya gambar-gambar porno melulu, sedangkan yang satunya setiap hari berdoa dan memuji-muji nama ELOHIM YAHWEH. Yang satu mengisap shabu-shabu, sedangkan yang satunya mempelajari Alkitab dengan sungguh-sungguh. Yang satu ditangkap polisi dan dipenjarakan, yang satu diangkat pada pertobatan untuk dipermuliakan. Tapi semua itu adalah tentang kita, tentang manusia, tentang orang-orang berdosa.

Acara ELOHIM YAHWEH yang menguntungkan bagi sebagian orang itulah yang disebut sebagai kasih karunia, sedangkan acara ELOHIM YAHWEH yang merugikan bagi sebagian orang lainnya itulah yang disebut sebagai kutukan. Saya yang mana dan anda yang mana, kita sama-sama tak jelasnya. Saat ini saya memang penginjil dan anda pemabuk. Tapi pada akhirnya seperti apa, siapa yang tahu?! Sebab ELOHIM YAHWEH telah menubuatkan: "yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, yang terakhir akan menjadi yang terdahulu." Karena itu yang harus saya perjuangkan mati-matian dan sungguh-sungguh adalah mempertahankan keimanan ini dan kedudukan ini, supaya jangan sampai jatuh ke tangan orang lain. Sedangkan yang harus anda perjuangkan mati-matian dan sungguh-sungguh adalah pertobatan. Hanya usaha ini yang bisa kita lakukan, dan usaha yang sungguh-sungguh akan bisa merubah ketetapan ELOHIM YAHWEH.

Alkitab memberikan sederet contoh, bahwa manusia bisa merubah keputusan ELOHIM YAHWEH. Bahwa ELOHIM YAHWEH selalu mau mendengarkan pandangan-pandangan kita. Tak ada pendapat orang yang diremehkanNYA. Nabi Musa bisa membuat ELOHIM YAHWEH menyesalkan rancangan-rancangan malapetakaNYA;

Kel. 32:14Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.

Usul orang-orang Israel untuk mendirikan kerajaan Israel, yang sebenarnya bukanlah kehendak ELOHIM YAHWEH, bisa diterima dan diperbolehkan;

1Sa. 8:7TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

Raja Hizkia ketika mendekati takdir kematiannya, berdoa memohon perpanjangan, dan dikabulkan dengan perpanjangan 15 tahun;

2Raja-raja 20:1

Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi."
20:2Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN:
20:3"Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.
20:4Tetapi Yesaya belum lagi keluar dari pelataran tengah, tiba-tiba datanglah firman TUHAN kepadanya:
20:5"Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN.
20:6Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur; Aku akan memagari kota ini oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

Nasib atau jalan hidup kita bisa dirubah. Rahasianya? Kita harus mempunyai hubungan baik dengan ELOHIM YAHWEH. Sebab DIA-lah Pengatur segala sesuatunya. Tapi kalau kita atheis, bagaimana kita melakukannya? Itu ruginya menjadi orang yang tidak mengenal ELOHIM YAHWEH.

Anda atheis, tak masalah jika ketika mendengar pekabaran Injil anda segera menerimanya. Maka anda sudah masuk ke jajaran umat ELOHIM YAHWEH. Tapi kalau anda menolak terus-terusan, maka bagaimana anda bisa merubah nasib? Tak ada harapan, dan itu kesalahan anda sendiri.

Ayat 22:
Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan--

Membuat sandal dari ban bekas itu jauh lebih sukar dibandingkan dengan membuat sandal dari cetakan mesin pabrik. Kalau mesin pabrik bisa mencetak sebuah sandal hanya dengan hitungan detik, membuat sandal dari ban bekas bisa memakan waktu berjam-jam karena harus diukir secara manual. Demikianlah ELOHIM YAHWEH harus dengan sabar untuk membinasakan Firaun. Harusnya ketika nabi Musa ketemu Firaun langsung dibunuhnya, tapi ELOHIM YAHWEH perlu menunjukkan 10 tulah lebih dahulu untuk menenggelamkannya di laut Teberau.

Harusnya ketika ELOHIM YESHUA ketemu Yudas Iskariot langsung dibunuhnya. Tapi nyatanya Yudas Iskariot diijinkan mengikutiNYA selama 3,5 tahun, sampai akhirnya mati gantung diri. Harusnya orang-orang jahat seperti anda, yang setiap hari mempostingkan gambar-gambar porno itu langsung dibunuh. Tapi ELOHIM YAHWEH mempersabar diri sehingga anda diijinkan mendengar pekabaran Injil ini, sampai suatu ketika anda menjadi pemerkosa dan pembunuh, yang akhirnya harus bersanding dengan Saipul Jamil dan Gatot Brajamusti di dalam penjara. Senangkah anda?

Ayat 23-25:
justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan, yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain, seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: "Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih."

Yang satu diinjak-injak untuk memuliakan yang lainnya. Firaun dipermainkan supaya bangsa Israel melihat kasih ELOHIM YAHWEH pada mereka. Esau dibenci untuk menunjukkan kasih kepada Yakub. Anda yang jahat disandingkan dengan pekabaran Injil yang kudus, supaya yang hitam kelihatan di antara yang putih. Supaya kelompok yang putih mempunyai contoh yang nyata tentang orang-orang yang harus dihukum. "Seperti itulah orang hukuman itu."

Ayat 26:
Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," di sana akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup."

Baik Yahudi maupun non Yahudi, kita semua adalah keturunan orang-orang berdosa. Karena itu kita dilambangkan oleh nabi Hosea melalui perkawinannya dengan seorang perempuan sundal, berdasarkan perintah ELOHIM YAHWEH. Anak pertama mereka dinamai: Lo-Ruhama, yang artinya "kamu adalah umatKU." Anak itu menunjuk pada bangsa Israel yang disebut sebagai umat ELOHIM YAHWEH. Lalu lahir adiknya yang diberi nama: Lo-Ami, artinya: "kamu itu bukan umatKU", menunjuk ke orang-orang Kristen, yaitu bangsa-bangsa non Yahudi.

Hosea 1:10

Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup."
1:11Orang Yehuda dan orang Israel akan berkumpul bersama-sama dan akan mengangkat bagi mereka satu pemimpin, lalu mereka akan menduduki negeri ini, sebab besar hari Yizreel itu.

Kelak, orang Israel itu terdiri dari berbagai bangsa, baik Lo-Ruhama maupun Lo-Ami, baik Yahudi maupun non Yahudi akan dipimpin oleh ELOHIM YESHUA. Yizreel, dari kata Ibrani: Yizre dan el, Yizre = menabur, el = ELOHIM. Jadi Yizre'el artinya adalah ELOHIM YAHWEH menabur.

Kitab Wahyu menubuatkan ada 144.000 orang Israel dan sejumlah orang yang tak terhitung banyaknya yang akan diselamatkan oleh ELOHIM YESHUA. Jadi, untuk menggambarkan suasana hari besar Israel itulah ELOHIM YAHWEH menggunakan kehidupan nabi Hosea sebagai perlambangannya. Nama Hosea sendiri mengandung arti keselamatan pada TUHAN, serupa dengan nama Yesaya, Yosua dan YESHUA.

Ayat 27:
Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.

Ketika nabi Hosea mengatakan jumlah Israel akan sebanyak pasir di laut, nabi Yesaya memotong: "bukan, bukan sebanyak pasir di laut, tapi hanya sisanya saja yang akan diselamatkan." Sisa adalah bagian yang paling belakang. Jika seekor ikan itu adalah ekornya, sedangkan kepala dan badannya dibuang. Hanya bangsa Israel yang hidup di akhir zaman yang akan diselamatkan, dan itu berjumlah 144.000 orang. Jika gambaran itu dialihkan ke Kristen, maka yang seperti pasir di laut adalah Kristen-kristen Minggu yang berjumlah 2,1 milyar orang itu, sedangkan sisanya menunjuk pada Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, sebagaimana nubuatan ini;

Why. 12:17Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Iblis[naga] marah kepada gereja[perempuan], lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang memiliki tanda: menuruti 10 Hukum ELOHIM YAHWEH dan memiliki nubuatan Daniel-Wahyu. Iblis tidak memburu gereja-gereja Minggu, tapi memburu Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Berhasilkah iblis memburu gereja tersebut? Rasul Paulus menuliskan;

1Timotius 4:1

Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
4:2oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.
4:3Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh berhasil dipedayai oleh iblis, sehingga mengajarkan ajaran-ajaran Vegetarian dan makanan haram. Itulah kesesatan gereja tersebut.

Ayat 28:
Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera."

Kedatangan ELOHIM YESHUA itu segera;

Wahyu 22:20Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Ayat 29:
Dan seperti yang dikatakan Yesaya sebelumnya: "Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora."

Seandainya ELOHIM YAHWEH tidak mendirikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang mematuhi 10 Hukum ELOHIM YAHWEH, maka dunia ini sudah dimusnahkan. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh tidak mempunyai pelanggaran terhadap 10 Hukum ELOHIM YAHWEH. Ajaran makanan-makanan itu di luar dari 10 Hukum ELOHIM YAHWEH.

Ayat 30-33:
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman. Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan, seperti ada tertulis: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

Bangsa Israel tidak memenuhi syarat sebagai umat ELOHIM YAHWEH oleh sebab penolakan mereka terhadap ELOHIM YESHUA. Sebab syarat keselamatan itu adalah menuruti 10 Hukum ELOHIM YAHWEH dan beriman pada ELOHIM YESHUA;

Wahyu 14:12Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

>> Israel:  10 Hukum - YESHUA

Menuruti 10 Hukum ELOHIM YAHWEH tapi menolak ELOHIM YESHUA.

>> Kristen Minggu:  YESHUA - 10 Hukum

Menolak 10 Hukum ELOHIM YAHWEH tapi menerima ELOHIM YESHUA.

>> Advent: 10 Hukum + YESHUA

Menerima 10 Hukum ELOHIM YAHWEH dan menerima ELOHIM YESHUA.

>> Islam, Hindu, Buddha, dan lain-lainnya: - 10 Hukum - YESHUA

Menolak 10 Hukum ELOHIM YAHWEH juga menolak ELOHIM YESHUA.

Hasil gambar untuk gambar wahyu 12:17

Kamis, 29 September 2016

HUKUM TAURAT ITU MERANGSANG DOSA - ROMA 11

ROMA 9:

Ayat 1-3:
Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus, bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.

Rasul Paulus sangat memprihatinkan saudara-saudara sebangsanya, yakni bangsa Yahudi yang hingga saat ini masih mengeraskan hatinya tidak mau menerima Kekristenan. Sebagai orang yang memiliki rasa tanggungjawab dalam pekerjaannya, setiap kali rasul itu mempertobatkan seorang dari bangsa lain menjadi Kristen, jiwanya terasa tersayat-sayat. Mengapa bukan orang Yahudi yang bertobat itu? Mengapa bukan 2 orang Yahudi yang bertobat bersamaan dengan 1 orang dari bangsa lain, supaya membentuk keseimbangan? Dan dalam geramnya rasul Paulus sampai berujar mau terkutuk dan terpisah dari ELOHIM YESHUA demi saudara-saudara sebangsanya. Atau dengan kata lain: aku harus seperti apakah supaya kamu bisa bertobat?

Nabi Musa juga siap namanya dikeluarkan dari kitab kehidupan demi keselamatan bangsanya;

Kel. 32:32Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."

"TUHAN, jika ENGKAU tidak mau mengampuni mereka, sudahlah, batalkanlah acara perjalanan di padang gurun ini. Saya tidak menjadi nabi juga tidak apa-apa. Biarlah saya kembali menjadi gembala kambing domba di Midian saja, daripada saya harus melihat mayat mereka bergelimpangan di depan mata saya."

Dulu, ketika saya masih memiliki keluarga, berteman itu hal yang biasa. Saya tidak merasakan apa-apa. Tapi setelah saya kini sebatangkara, ketika memberitakan Injil ini dan ketika saya menjalin persahabatan dengan seseorang, mendadak timbullah pikiran aneh dalam benak saya. Mengapa saya tidak mengabarkan semua ini kepada istri, anak-anak dan adik-adik saya? Mengapa mereka begitu mengeraskan hati mereka menolak pekabaran saya, dan lebih mempercayai gereja dan pendeta yang berjas dan berdasi? Mengapa mereka menganggap saya gila dan tidak waras, persis seperti saudara-saudara ELOHIM YESHUA?

Mrk. 3:21Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

Yoh. 7:5Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya.

Kini dengan penghasilan mereka yang besar, baik istri maupun anak-anak saya, mereka hidup dalam kemewahan sebagaimana orang-orang kaya. Bahkan anak perempuan saya sendiri kini bermake-up tebal kayak artis, membuat saya meneteskan airmata. Ooh, bukankah dari cara hidup kalian sudah kedapatan kesalahan kalian? Mengapa saya yang hidup sesuai Alkitab mereka anggap gila? Betapa semakin dalamnya mereka tenggelam dalam kesalahan, sekalipun dalam hal perekonomian mereka semakin maju. Tapi apa gunanya itu?!

Yes. 54:1Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.

Puji TUHAN, Alkitab menyediakan hiburan bagi saya. "Berbahagialah si mandul", kata TUHAN, yaitu orang-orang sebatangkara seperti saya, sebab yang mandul ini akan mempunyai lebih banyak anak. Dan Firman ini terbukti kebenarannya, karena melalui internet ini saya mempunyai keluarga tersendiri, yaitu anda-anda semuanya yang mau menerima perkataan saya. Amien!

Mrk. 6:4Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."

Ayat 4:
Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.

Mereka, orang-orang Israel yang disediakan fasilitas istimewa sebagai anak-anak ELOHIM YAHWEH, telah menolak. Mereka, istri dan anak-anak saya yang harusnya paling dekat dengan saya telah menjauhkan diri.

Ayat 5-8:
Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: "Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu." Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.

Jika yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunan Abraham, maka itu bukanlah benar-benar keturunan Abraham. Sebab Ishak tidak ada setetespun benih Abraham. Justru Ismael-lah yang mengandung benih Abraham, karena persetubuhannya dengan Hagar. Tapi ELOHIM YAHWEH telah membalikkan fakta itu, bahwa yang anak Abraham disebut bukan anak, sedangkan yang bukan anak Abraham yang disebut sebagai anaknya. Karena itu berlaku pula di dalam Kekristenan, bahwa sekalipun orang Kristen bukan orang Israel, tapi mereka disebut anak-anak Abraham. Artinya, keadaan lahiriah bukanlah hal penting.

Ayat 9:
Sebab firman ini mengandung janji: "Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki."

ELOHIM YAHWEH berjanji kepada Abraham akan mendatanginya kembali setahun kemudian, dan saat itu Sara telah melahirkan Ishak. Itu menyatakan bahwa Ishak adalah anak janji, anak yang dijanjikan oleh ELOHIM YAHWEH. Sama seperti kita, orang-orang Kristen yang terdiri dari berbagai bangsa non Yahudi, kita ini adalah anak-anak janji. Sebab ELOHIM YAHWEH berjanji kepada Abraham untuk memberkati bangsa-bangsa melalui bangsa Israel;

Kej. 22:18Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."

Jadi, kitalah yang sesungguhnya diberkati oleh ELOHIM YAHWEH melalui bangsa Israel. Jika ELOHIM YAHWEH seumpama pompa air, bangsa Israel seumpama pipanya, sedangkan air adalah berkatnya, yakni ELOHIM YESHUA - AIR HIDUP, maka kita adalah ember penampungannya.

>> Pompa air = ELOHIM YAHWEH

>> Pipa air = bangsa Israel

>> Air = ELOHIM YESHUA

>> Ember = kita/Kristen.

Ayat 10-16:
Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita. Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya--dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda," seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil! Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati." Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Ribka adalah istrinya Ishak yang melahirkan anak kembar: Esau dan Yakub, sedangkan yang disebut Israel adalah Yakub. Sebelum anak kembar itu dilahirkan telah dinubuatkan bahwa Yakub akan menguasai Esau, sedangkan kitab Maleakhi 1:2-3 memuat Firman ELOHIM YAHWEH yang menyatakan mengasihi Yakub tapi membenci Esau. Menjadi pertanyaan rasul Paulus, anak janji itu, yaitu Ishak, melahirkan 2 anak, mengapa yang seorang dikasihi dan seorang dibenci? Adakah ELOHIM YAHWEH itu tidak adil? Bukan! Justru disitulah ELOHIM YAHWEH menunjukkan keadilanNYA, bahwa siapa yang berhak atau pantas dikasihi akan dikasihi, tapi siapa yang tidak layak dikasihi akan dibenci.

Esau dan Yakub, keduanya sama-sama anak janji. Tapi ELOHIM YAHWEH tidak memandang bulu. Siapapun yang harus dibuang pasti akan dibuang. Itu adalah kiasan untuk Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, antara Yahudi dan Kristen. Esau melambangkan Perjanjian Lama atau Yahudi, sedangkan Yakub melambangkan Perjanjian Baru atau Kristen. Bahwa ELOHIM YAHWEH berkenan pada Kekristenan yang dipimpin oleh ANAKNYA, ELOHIM YESHUA, bukan hambaNYA: nabi Musa. Nabi Musa tidak diperkenankan memasuki negeri Kanaan, Palestina, karena dosa. Hukum Taurat tidak membawa keselamatan sebab hanya merupakan bayangan atau gambaran saja dari keselamatan yang sesungguhnya oleh ELOHIM YESHUA.

ELOHIM YAHWEH mengasihi bangsa Israel sedemikian rupa adalah untuk kita. ELOHIM YAHWEH menanam, menyirami dan memberi pupuk pohon mangga adalah supaya buahnya untuk kita. ELOHIM YAHWEH membumbui dan memasak bangsa Israel sedemikian rupa adalah supaya menjadi makanan yang lezat untuk kita.

Kata rasul Paulus: Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. Apa artinya? Keselamatan itu bukan diberikan atas kehendak atau usaha orang, tetapi merupakan kemurahan hati ELOHIM YAHWEH. Sebab kalau didasarkan pada kehendak orang, maka orang-orang yang baik akan berkata: "Selamatkanlah kami, jangan selamatkan mereka." Para juara lari akan berkata: "Kami adalah juaranya, kami adalah pemenangnya, karena itu berikanlah pialanya pada kami." Sama seperti orang Farisi yang di Bait Suci dalam perumpamaan ELOHIM YESHUA;

Lukas 18:11

Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
18:12aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.

Para pendeta dan majelis gereja akan seperti Farisi itu. Lalu bagaimana nasib orang-orang biasa dan orang-orang berdosa? Padahal kesemuanya sama-sama ciptaan ELOHIM YAHWEH. Bukankah ELOHIM YAHWEH harus mengayomi semuanya? Karena itu ELOHIM YAHWEH tidak menggunakan metode perbuatan, tapi menggunakan metode iman, supaya bisa melingkupi semuanya. Baik Farisi, Saduki, ahli Taurat, pendeta, majelis gereja maupun orang-orang biasa, harus masuk melalui pintu iman supaya adil.

Dan ELOHIM YAHWEH menggunakan kemurahan hatiNYA untuk mengampuni dosa-dosa mereka yang mempunyai iman kepada ANAK TUNGGALNYA; ELOHIM YESHUA ha MASHIA. Kemurahan hati ELOHIM YAHWEH adalah sebuah harga yang benar-benar murah, tidak sebagaimana biasanya, tidak sebagaimana harusnya. Banting harga! Diskon besar-besaran!

Yes. 1:18Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Ayat 17-18:
Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: "Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi." Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

Firaun yang tegar tengkuk, yang sombong, dipatri, dikunci pada kesombongannya, dijadikan alat untuk memuliakan ELOHIM YAHWEH. Maksudnya, siapa yang sepatu akan dikenakan di kaki, siapa yang topi akan dikenakan di kepala. Siapa yang tidak patut dikasihi akan diinjak-injak, siapa yang patut dikasihi akan dimuliakan. Nah, siapakah anda? Sepatu ataukah topi?!

Apakah hobby anda? Hati-hati dengan hobby anda yang berlumpur dosa, yang menyukai kejahatan, yang menyukai merusak orang, yang menyukai gambar-gambar porno. Sebab jika ELOHIM YAHWEH mengunci anda di situ, maka seumur hidup anda akan diserahkan pada kelamin, pantat, anus, kentut dan tahi. Selain itu anda tak tahu apa-apa!

Antara dahi dengan tangan, lebih baik tangan yang kotor daripada dahi yang kotor. Lebih baik dosa lahiriah daripada dosa pikiran. Lebih baik anda mengambil pisau dan membunuh orang daripada anda membuat kata-kata yang menyesatkan orang. Dosa membunuh orang lebih mudah diampuni daripada dosa membunuh pikiran orang.

Hasil gambar untuk gambar kran air ember

Rabu, 28 September 2016

ISLAM ATAU AL QUR'AN?

1. Islam itu menggantungkan kekuatannya pada as sunnah, yaitu hadist-hadist, sebagai pendamping Al Qur'an. Tapi Al Qur'an menyatakan:

QS. 6:115   

“Telah sempurnalah kalimat TUHANmu [Al Qur’an], sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimatNYA.”




"Sempurna" itu artinya selesai atau lengkap. Jika masih memerlukan tambahan, namanya masih belum sempurna, belum bisa mandiri. Mobil baru yang anda beli di showroom itu sebenarnya sudah sempurna. Tapi ada orang yang menganggap itu masih perlu ditambah dengan aksesoris-aksesoris. Padahal kesempurnaan mobil itu terletak pada bisa jalan, bisa direm, bisa dibelokkan kiri-kanan, ada lampu dan peralatan penting lainnya. Soal parfum, tissue, stiker, boneka-boneka, dan lain-lainnya itu bukan termasuk "penyempurna" mobil itu.

Harusnya, jika Al Qur'an itu disebut firman Allah, maka yang selain itu bukanlah firman Allah. Jika Al Qur'an itu disebut kitab suci, maka yang selain itu bukanlah kitab suci. Masakan yang bukan firman Allah dipersamakan dan disejajarkan kedudukannya dengan yang firman Allah? Masakan yang bukan kitab suci dipersamakan dengan kitab suci? Dan jika memang dipandang harus disandingkan dengan Al Qur'an, mengapa tidak dijilid menjadi satu, bukannya dipisah-pisahkan?!

Harusnya sebuah buku karangan Allah itu memiliki konsep yang sempurna yang bisa memberikan gambaran seutuhnya tentang segala maksud-maksudnya, seperti kitab UUD 1945 karangan para proklamator negara kita yang lengkap meliputi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, yang kemudian dijadikan sebagai landasan bagi semua kebijaksanaan pemerintah. Tapi Al Qur'an sepertinya dibuat dan disusun secara asal-asalan, tidak systematis, dan tidak memuat lengkap hal-hal yang penting.

Islam dengan Al Qur'an itu sama seperti gereja dengan Alkitab. Jika Islam menambahkan hadist-hadist sebagai tambahan Alkitab, gereja menambahkan pemikiran bapa-bapa gereja dan konsili-konsili sebagai tambahan Alkitab.

2. Islam itu mewajibkan umatnya untuk disunat. Itu Islam, tapi Al Qur'an tidak memuat perintah sunat itu. Yang ada adalah kisah nabi Ibrahim disunat pada umur 80 tahun, di hadist, bukan di Al Qur'an;



"Nabi Ibrahim berkhitan setelah beliau berusia 80 tahun” [Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (6298 – Fathul Bari), Muslim (2370), Al-Baihaqi (8/325), Ahmad (2/322-418)

Di Kristen, gereja-gereja menggantikan baptis selam dengan baptisan percik.


3. Islam itu mewajibkan umatnya bersholat 5 waktu. Itu Islam, tapi Al Qur'an tak memuat perintah sholat 5 waktu itu. Al Qur'an hanya mencatat peristiwa perjalanan Isra Mi'rat nabi Muhammad ke langit ke-7, sama sekali tak menceritakan adanya perintah sholat 5 waktunya.

Di Kristen, gereja-gereja mengarang acara ibadah dengan liturki; duduk-berdiri-duduk lagi-berdiri lagi, itulah model sholatnya orang Kristen.

4. Islam mewajibkan umatnya menghadap ke kiblat - Mekkah. Itu Islam, tapi Al Qur'an menyatakan:



QS. 2:115   “Dan kepunyaan ALLAHlah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Mahaluas [rahmatNYA] lagi Mahamengetahui.”

QS. 2:177   “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur atau barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan ialah beriman kepada ALLAH, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi.”


Al Qur'an meluaskan wilayah Allah, Islam menyempitkannya.

5. Islam itu menjadikan umatnya sebagai pengikut nabi Muhammad. Padahal nabi Muhammad itu pengikutnya nabi ISA;



Hadits Shahih Bukhari 503 "Janganlah kamu memuliakan saya berlebihan sebagaimana memuliakan Isa anak Maryam, saya ini hanyalah hamba Allah".




"Aku adalah orang yang paling dekat dan paling mencintai Isa bin Maryam di dunia maupun di akhirat. Para nabi itu adalah saudara seayah walau ibu mereka berlainan, dan agama mereka adalah satu.” (HR. Bukhari dalam Kitab Ahadits al-Anbiya’, lihat Fath al-Bari [6/550].


6. Islam bertanya: "ihdinas siratal mustaqim?" - tunjukilah kami jalan yang lurus, Al Qur'an menjawab: "ISA al MASIH itulah Siratal Mustaqim."



QS. 43:61   Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.


7. Islam berkata: "Lailahaillallah" - Tidak ada Tuhan selain Allah, Al Qur'an menerangkan ada Tuhan yang selain Allah;


QS. 70:40   Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
 
>> Aku dengan Tuhan = KAMI

>> "Kami" itu sama-sama Mahakuasanya.

Jika Allah Islam itu hanya mempunyai Kaabah di Mekkah, Allah Al Qur'an itu mempunyai timur dan barat.

8. Menurut Islam, ISA itu bukan JURUSELAMAT, tapi menurut Al Qur'an ISA itu "al MASIH" - MESIAS/JURUSELAMAT.

9. Menurut Islam, ISA itu nabi biasa, tapi menurut Al Qur'an ISA itu Seorang yang terkemuka di dunia dan di akherat, Orang yang paling dekat dengan Allah;



QS. 3:45  namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),


10. Menurut Islam Muhammad itu mempunyai banyak mujizat, tapi menurut Al Qur'an tidak diberikan mujizat apapun;



QS. 10:20   Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mu'jizat) dari Tuhannya?" Maka katakanlah: "Sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu.


>> Mujizat adalah keterangan kenabian dari Tuhan. Jadi, Muhammad tidak mendapatkan tanda kenabian dari Allah.

11. Menurut Islam, Muhammad itu nabi terakhir. Tapi terakhir dari mana, jika sebelumnya tak pernah ada nabi yang beragama Islam maupun yang berbangsa Arab?

Jika Adam disebut nabi pertama, padahal keagamaan baru ada di zaman nabi Musa. Musa-lah nabi pertama bangsa Yahudi dan dalam agama Yahudi, sedangkan nabi terakhirnya adalah Yohanes Pembaptis. Adapun ELOHIM YESHUA adalah Nabi pertama Perjanjian Baru, yang sama seperti nabi Musa, sebagaimana Ulangan 18:15;

"Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan."
12. Menurut Islam, Muhammad itu nabi yang seperti nabi Musa. Benarkah itu?

>> Musa bangsa Yahudi, Muhammad bangsa Arab.

>> Musa mengajarkan hari Sabat, Muhammad mengajarkan hari Jum'at.

>> Musa tidak mengajarkan sholat 5 waktu.

>> Musa kiblatnya negeri Palestina, Muhammad kiblatnya Mekkah.

>> Musa tidak mengenal ritual haji.

>> Musa tidak mengenal Bait Suci. Yang dikenal Musa adalah Kemah Suci, yaitu berbentuk tenda kain, bukan bangunan permanen seperti Bait Suci bikinannya raja Salomo atau Kaabah di Mekkah. Karena itu tidaklah benar jika dikatakan nabi Ibrahim pernah ke Mekkah dan mendirikan Kaabah. Dari zaman nabi Ibrahim hingga ke zaman raja Salomo, selama 1.000 tahun, bangsa Yahudi tak mengenal bangunan Bait Suci permanen.

13. Islam merubah nama hari keenam: "Sittah" menjadi Jum'at;

>> Hari ke-1: Ahad - Minggu
>> Hari ke-2: Itsnain - Senin
>> Hari ke-3: Tsalatsah - Selasa
>> Hari ke-4: Arba'ah - Rabu
>> Hari ke-5: Khamsah - Kamis
>> Hari ke-6: Sittah
>> Hari ke-7: Sabtu

Jum'at itu artinya adalah jemaat/jamaah/kumpulan orang.

14. Islam meniadakan hari Sabat, Al Qur'an mempunyai 4 ayat tentang Sabat;



>> QS. 4:47      lalu KAMI putarkan ke belakang atau KAMI kutuk mereka sebagaimana KAMI telah mengutuk orang-orang [yang berbuat maksiat] pada hari Sabtu. Dan ketetapan ALLAH pasti berlaku.

>> QS. 4:154       dan KAMI perintahkan [pula] kepada mereka: Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu.

>> QS. 16:124     Sesungguhnya diwajibkan [menghormati] hari Sabtu atas orang-orang [Yahudi] yang berselisih padanya.

 * Keterangan no. 844; Menghormati hari Sabtu itu ialah dengan jalan memperbanyak ibadat dan amalan-amalan yang saleh serta meninggalkan pekerjaan sehari-hari.

>> QS. 2:65     Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu KAMI berfirman kepada mereka: Jadilah kamu kera yang hina.

>> QS. 2:66     Maka KAMI jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwah.

Orang-orang di masa itu adalah orang-orang Yahudi. Yang datang kemudian adalah orang-orang Kristen. Sedangkan yang suka menyebut dirinya bertaqwah adalah kaum Muslim.



15. Menurut Islam, Islam bisa menyelamatkan. Tapi Al Qur'an menyatakan tidak bisa menyelamatkan;



>> QS. 2:91   sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. 


>> QS. 16:44  Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka  dan supaya mereka memikirkan,

>> QS. 11:17  sebelum Al Qur'an itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat?

>> QS. 30:47    Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup),


>> QS. 5:68  Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, dan Injil,   

>> QS. 43:4   Dan sesungguhnya Al Qur'an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.
 


Al Qur'an hanya mendukung Alkitab yang membawa kabar keselamatan. Al Qur'an itu anaknya Alkitab.



>> QS. 7:184  Dia (Muhammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan.






>> QS. 46:9   aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan".


Kapasitas nabi Muhammad hanyalah memberikan peringatan dan penjelasan tentang Alkitab.



>> QS. 46:9   “dan aku TIDAK MENGETAHUI apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak [pula] terhadapmu.”




>>  HSB 1261:   “Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw berdiri ketika TUHAN YANG MAHA MULIA dan MAHABESAR menurunkan ayat yang artinya: Dan berilah peringatan kepada kaum famili engkau terdekat. Lalu Beliau bersabda: Hai Quraisy [atau perkataan yang serupa itu]. TEBUSLAH DIRIMU! SAYA tiada dapat menolongmu barang sedikitpun dari siksa TUHAN.  Hai Bani Abdi Manaf! SAYA tiada bisa menolongmu sedikitpun. Hai Abbas anak Abdul  Muthalib! SAYA tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa TUHAN. Hai Safiah bibi Rasulullah! SAYA tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa TUHAN. Hai Fatimah binti Muhammad! Mintalah kepada  saya harta dan SAYA tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa TUHAN.”


Nabi Muhammad bukanlah JURUSELAMAT. Karena itu tidak bisa menyelamatkan siapapun. Dari gelarnya saja sudah ketahuan; Muhammad SAW - Shalallaahu 'Alayhi Wasallam, yang artinya mudah-mudahan bisa diselamatkan. Tapi nabi ISA diberi gelar: MASIH - MASIHULLAH - JURUSELAMAT dari ALLAH.

Nah, manakah yang anda pilih dan percayai? Islam atau Al Qur'an?

Menteri agama kita mengakui kalau Al Qur'an Terjemahan ada masalah, ada kesalahan terjemahan, dan kini sedang dalam proses revisi:





Lihat juga: 

BUKTI ALQURAN STANDAR SAAT INI TERNYATA PALSU



Hasil gambar untuk gambar bendera islam