Minggu, 04 September 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 21

Mat. 18:7Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Kalau dunia ini kebanyakannya orang baik atau benar, sedangkan yang jahat sedikit, maka TUHAN tak perlu memperpanjang umur dunia ini. Dunia akan diakhiri, orang benar akan dinaikkan ke sorga, orang jahat akan dimasukkan neraka, selesai! Tapi karena sulitnya menemukan orang yang benar, sama seperti sulitnya sopir Angkot mendapatkan penumpang, maka TUHAN berusaha setia menunggu sampai semua bangku terisi penumpang, supaya bisa membayar setoran, supaya pengorbanan ELOHIM YESHUA di kayu salib terhargai.

Karena itu anda, sekumpulan orang-orang yang bergereja hari Mingguria yang banyak sekali jumlahnya ini perlu berpikir dan merenungkannya dalam-dalam, apakah "gerejaku" gereja yang benar? Sebab jika yang berjumlah sedikit saja belum tentu benar, maka yang berjumlah banyak sudah pasti nggak benarnya. Sebab Alkitab memberikan tanda kebenaran pada yang sedikit, bukan pada yang banyak. Karena itu pemeriksaan awalnya harus pada jumlah; sedikit atau banyak. Jika didapati berjumlah banyak tak usah mikir, pastikan bahwa itu pasti salahnya. Jika didapati berjumlah sedikit barulah anda perlu menaruh perhatian lebih teliti.

Jadi, carilah kebenaran dari yang sedikit. Koleksilah gereja-gereja yang jemaatnya sedikit atau kecil, kemudian lakukan pemeriksaan secara teliti, mana di antara yang sedikit itu yang benar. Sebab informasi yang diberikan Alkitab itu seperti itu, yaitu pada jumlah yang sedikit. Tapi kebanyakan anda justru mencari gereja-gereja yang berkelas kakap, gereja yang termegah dan gereja yang jemaatnya yang terbanyak. Ini jelas suatu kesalahan konsep yang fatal sekali, sama seperti mencari obat di toko buku. Sia-sia!

Di dunia memang tempatnya penyesatan. Jika di suatu kampung ada 100 rumah, kelihatannya rumah nomor 1 dihuni oleh keluarga Muslim. Rumah nomor 2 dihuni oleh keluarga yang beragama Buddha. Rumah nomor 3 dihuni oleh keluarga yang beragama Hindu. Rumah nomor 4 dihuni oleh keluarga Kristen yang tak pernah ke gereja. Rumah nomor 5 dihuni oleh pemabuk. Rumah nomor 6 dihuni oleh penjudi. Rumah nomor 7 dihuni oleh koruptor. Rumah nomor 8 dihuni oleh keluarga Muslim yang baik hati tapi tak pernah sholat. Rumah nomor 9 rumahnya paranormal, rumah nomor 10 tempat main billyard, rumah nomor 11 panti pijat tradisional, dan seterusnya. Nah, dari antara rumah-rumah yang merupakan tetangga sekampung anda, manakah rumah yang patut anda teladani?

Pendek kata setiap rumah atau setiap orang yang tidak menyampaikan ajaran Alkitab adalah penyesat! Termasuk teman atau sahabat atau sanak famili yang mengajak anda ke warung soto, bukannya mengajak anda mempelajari Alkitab adalah penyesat. Maksudnya, setiap kegiatan yang berusaha mengalihkan perhatian kita pada ELOHIM YAHWEH, adalah usaha-usaha penyesatan. Contohnya raja Salomo. Raja Salomo adalah seorang raja yang penuh hikmat dan kebijaksanaan. Rasanya tidak mungkin raja Salomo itu meninggalkan ELOHIM YAHWEH dan beralih pada penyembahan berhala. Tapi tersesatnya raja Salomo pada penyembahan berhala adalah karena cewek, bukan karena patung! Dari pergaulannya dengan cewek-cewek itulah dia dibuat semakin hari semakin menjauhi ELOHIM YAHWEH, dan pada akhirnya menjadi penyembah berhala. Jadi, jangan meremehkan ajakan makan soto. Sebab di balik soto itu ada sederet menu kuliner yang akan menjebak anda menjadi tukang makan.

Kalau kita melewati jalanan yang becek dan licin, kita pasti akan ekstra berhati-hati supaya tidak tergelincir. Demikian halnya jika kita tahu di dunia ini ada banyak penyesatan, kita harus selalu waspada. Kita tidak boleh menutup telinga terhadap segala pekabaran, seperti orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat yang menganggap ELOHIM YESHUA sebagai anak tukang kayu saja, tidak mungkin ada kebenaran padaNYA. Karena mereka menutup mata dan telinga terhadap pekabaran ELOHIM YESHUA, akhirnya mereka kelewatan mendapatkan "Kabar Baik" dariNYA.

1Tes. 5:19Janganlah padamkan Roh,

Jangan "membunuh" perkataan orang! Setiap orang yang berbicara kepada anda harus anda dengarkan dan perhatikan baik-baik, jangan distop! Tapi untuk percaya? Nanti dulu! Jangan menyetop perkataan orang, namun juga jangan gampangan percaya. Untuk mempercayai perkataan itu harus ada pedomannya. Apa? Alkitab!

1Tesalonika
5:19Janganlah padamkan Roh,
5:20dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
5:21Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

1Yoh. 4:1Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Mendengar omongan yang salah atau kebohongan jangan dianggap rugi, justru itu termasuk kekayaan pengetahuan yang menyelamatkan anda;

Yes. 33:6Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion.

Kekayaan yang menyelamatkan anda adalah hikmat atau pengetahuan. Bersyukurlah jika anda tahu yang salah, sehingga anda tahu yang benarnya, atau sebaliknya, tahu yang benar sehingga menjadi tahu yang salahnya. Satu sisi akan memberitahukan sisi yang lainnya. Kesalahan memberitahukan kebenaran, kebenaran memberitahukan kesalahan. Jadi, tidak rugi mendengarkan ocehan yang salah!

ELOHIM YESHUA mengatakan: "Celakalah oarng yang mengadakan penyesatan!" Berhati-hatilah dalam setiap memberikan komentar, sebab sekalipun komentar anda hanya sedikit, hanya sepatah dua patah kata, tapi jika ada orang yang mengikuti komentar anda, maka status anda sudah sebagai guru. Anda bukan hanya mencelakakan diri sendiri, tapi juga mencelakakan orang lain. Dosa anda menjadi dobel.

Ketika anda keluar dari warung sotonya pak Min, lalu ada teman yang bertanya: "Gimana, apa enak sotonya pak Min?" Lalu anda menjawab: "Waah, enak sekali!" Tahukah anda bahwa 3 kata-kata itu bisa menjadi rejeki yang besar bagi pak Min? Sebaliknya, jika anda menjawab: "Waah, sotonya nggak enak!" Tahukah anda bahwa kata-kata itu bisa membuat bangkrut warungnya pak Min?

Mat. 12:37Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Jadi, hati-hati dengan ucapanmu! Sebab sedikit saja bisa berakibat fatal! Kalaupun anda tidak sependapat dengan pemikiran saya, ada baiknya anda diam saja, anda simpan bagi diri anda sendiri saja. Dengan demikian anda tidak menjadi guru bagi orang lainnya. Atau, masuklah ke dalam diskusi. Berikan uraian di mana ketidaksetujuan anda, supaya ada tanggapan dari saya. Sebab komentar itu berbeda dengan diskusi. Kalau diskusi itu sifatnya pertandingan, artinya kita sama-sama kuatnya sehingga para penonton dalam posisi masih mengambang, masih perlu melihat pihak mana yang kalah dengan mana yang menang. Tapi kalau komentar itu sifatnya adalah menghakimi atau vonis. Tentu saja tidak adil bagi saya karena tidak diberikan hak jawab. Itulah sebabnya saya gusar sekali dalam menghadapi komentar-komentar yang tidak bertanggungjawab.

Ada banyak orang yang memberikan komentar[negatif, maksud saya]. Bagaimana saya hendak meladeni semuanya ataupun satu-persatu jika apa yang dipermasalahkan tidak jelas? Saya menulis panjang-lebar, lalu komentarnya: "ajaranmu menyesatkan." Yang mana? Jikapun semuanya atau ada banyak yang anda anggap salah, berikanlah satu saja sebagai contohnya, sehingga saya mempunyai topik untuk dibicarakan. Kita pecahkan secara satu-persatu. Sebab saya tidak mungkin untuk melakukan diskusi secara sepotong kalimat demi sepotong kalimat. Kalau mau diskusi buatlah paparan yang lengkap, lalu saya akan menjawabnya juga dalam paparan yang lengkap.

Lebih menjengkelkan lagi jika ternyata apa yang anda permasalahkan sesungguhnya sudah terbahas di tulisan tersebut. Saya heran, bagaimana anda membacanya sehingga sampai salah mengerti? Dari sini sudah kelihatan kebodohan anda, sehingga bagaimana mungkin saya hendak berdiskusi dengan orang yang lebih bodoh dari saya? Bagaimana kebodohan anda hendak anda tuntutkan sebagai tanggungjawab saya? Masakan guru itu menanggung kebodohan muridnya? Enggaklah! Kebodohanmu ya ambillah sebagai milikmu sendiri. Kereta api akan terus berjalan, tidak akan menunggu kedatangan anda. Karena itu jika anda terlambat, ya tanggungan anda sendiri.

Anda menuduh saya sebagai dari "Saksi Jehovah." Tapi ketika saya tanya: "Saksi Jehovah itu ibadahnya hari apa?" Anda menjawab tidak tahu. Jadi, bagaimana anda menuduh saya "Saksi Jehovah" kalau anda tidak paham dengan Saksi Jehovah? Lucu sekali, bukan?! Tapi apakah anda badut?

Saksi Jehovah itu ibadahnya hari Minggu, sama seperti kamu. Sedangkan saya mengajarkan hari Sabat. Jadi, bagaimana saya ini Saksi Jehovah? Itu masih sepupumu, bukan sepupu saya. Lucu, 'kan?!

Saya sama seperti ELOHIM YESHUA, sukanya yang praktis-praktis. Hanya bikin komentar saja atau hendak bertanya-jawab/diskusi? Jika hanya komentar-komentar saja: "Enyahlah!" Tapi jika hendak diskusi pasti akan saya layani dengan baik. ELOHIM YESHUA tak pernah ramah dengan orang-orang yang sukanya mencari-cari permasalahan saja. DIA pasti akan kebas debu dari kakiNYA! Orang-orang seperti itu menjijikkan sekali.

Ams. 22:10Usirlah si pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran, dan akan berhentilah perbantahan dan cemooh.

Ams. 19:25Jikalau si pencemooh kaupukul, barulah orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, jikalau orang yang berpengertian ditegur, ia menjadi insaf.

Mzm. 1:1Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

ELOHIM YAHWEH. para nabi, ELOHIM YESHUA dan para rasul selalu menghargai dan menghormati orang-orang yang mengadakan diskusi. Sebab kebenaran memang harus diselesaikan secara diskusi. Sebab diskusi itu menggunakan nalar, tapi cemooh hanya menuruti perasaan atau hawa nafsu saja. Perhatikan tanya-jawab di Taman Eden, atau ketika ELOHIM YAHWEH berbicara dengan Kain atau ketika dengan Abraham, dengan nabi Musa, dengan nabi Yunus, dan lain-lainnya. Bahkan Alkitab menyediakan sebuah kitab yang isinya diskusian, yaitu kitab Ayub.

Yesaya 43:26Ingatkanlah Aku, marilah kita berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!

Lukas
2:46Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.
2:47Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.

"Celakalah orang yang mengadakan penyesatan!"

Mat. 18:6"Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Nabi Elia menyembelih 850 nabi-nabi Baal yang membawa penyesatan atas bangsa Israel;

1Raj. 18:40Kata Elia kepada mereka: "Tangkaplah nabi-nabi Baal itu, seorangpun dari mereka tidak boleh luput." Setelah ditangkap, Elia membawa mereka ke sungai Kison dan menyembelih mereka di sana.

Why. 19:20Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Seluruh isi Alkitab adalah melawan penyesatan, melawan hal-hal yang diluar Alkitab! Sebab hanya Alkitab yang berdiri sebagai kebenaran!

Hasil gambar untuk gambar nabi palsu

Tidak ada komentar: