Minggu, 18 September 2016

HUKUM TAURAT ITU MERANGSANG DOSA - ROMA 3

ROMA 2:

Ayat 12:
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.

Bangsa-bangsa yang tidak mengenal ELOHIM YAHWEH, yakni bangsa-bangsa non Yahudi, tidak akan dihakimi dengan Hukum Taurat, melainkan dihakimi dengan pasal pengenalan akan ELOHIM Pencipta. Tapi bangsa Yahudi yang sudah diperkenalkan dengan ELOHIM YAHWEH dan dididik dengan Hukum Taurat akan dihakimi dengan Hukum Taurat. Demikian halnya dengan orang-orang Kristen, akan dihakimi berdasarkan ajaran-ajaran dan perintah-perintah Kristen, sedangkan orang-orang yang non Kristen akan dihakimi berdasarkan ketidakpercayaan mereka terhadap ANAK ELOHIM YAHWEH.

Ayat 13:
Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.

Karena bukan orang yang mendengar Hukum Taurat atau ajaran Kristen yang dibenarkan, tapi yang melakukannya. Jadi, semua ajaran-ajaran Alkitab itu harus dipraktekkan.

Ayat 14:
Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.

Contohnya adalah Habel, Henokh, Ayub, Nuh dan Abraham. Sekalipun di zaman mereka masih belum ada Hukum Taurat, namun mereka bisa hidup memenuhi tuntutan-tuntutan Hukum Taurat;

>> Habel mempersembahkan domba.

>> Ayub sudah mengenal korban-korban penghapus salah.

>> Nuh sudah mengenal binatang halal dan haram.

>> Abraham sudah mengenal persembahan persepuluhan.

Di zaman Perjanjian Baru, Nikodemus sudah mengenal kasih sebelum menerima ajaran Kristen, Zakheus sudah mengenal pelepasan keduniawian sebelum menerima ajaran Kristen. Walaupun mungkin baru sepotong dari ajaran Kristen yang mereka kerjakan, namun mereka sudah lebih maju dari orang-orang Kristen sendiri. Sedangkan sida-sida dari Etiopia menunjukkan kecintaannya pada Alkitab melebihi orang-orang Kristen zaman sekarang yang malas membaca Alkitab. Orang Kristen zaman sekarang membaca tulisan yang panjang sedikit saja sudah mengeluh tidak kuat. Baru membaca saja sudah begitu, bagaimana mereka hendak mempelajari? Jelas ini merupakan buah dari kemalasan belajar di saat mereka masih sekolah dasar. Ayah-ibu mereka kurang mendisiplin mereka sehingga mereka menjadi anak-anak pemalas yang terbawa hingga mereka dewasa.

Para orangtua perlu menaruh perhatian terhadap kedisiplinan anak-anaknya. Mereka harus "dipaksa" tertib hidup, supaya itu menjadi kebiasaan. Dan dari kebiasaan akan timbul rasa cinta sebagaimana peribahasa orang Jawa: "Trisno jalaran saking kulino." - Cinta itu dikarenakan kebiasaan.

Saat ini kesadaran berpikir saya telah terbuka, saya bersyukur bahwa ayah-ibu saya mendidik anak-anaknya dengan ketat sehingga tak ada anak-anaknya yang terlibat dalam kejahatan. Kami bertiga adalah orang-orang yang gemar membaca, tidak seperti mereka itu yang jalan hidupnya error. Zaman ini era informasi, sehingga sangat disayangkan sekali jika ada orang-orang yang malas membaca. Betapa bodoh dan terbelakangnya orang-orang yang malas membaca itu? Pantas saja mereka itu suka gegabah! Kasihan sekali!

Ayat 15:
Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

Hukum Taurat yang timbul dari dalam diri seseorang sebenarnya itu merupakan karunia atau pemberian TUHAN, suatu bakat alam yang tidak mungkin tidak dilaksanakan. Sekalipun mendapatkan tentangan dari orang-orang sekelilingnya, dia akan tetap pada karunia yang sudah digariskan untuknya. Sebab itu merupakan perintah ELOHIM YAHWEH supaya orang itu melaksanakan suatu peran. Masing-masing orang dikaruniakan sepotong-sepotong hukum, sehingga sekalipun orang itu melakukan sesuatu yang dituntut Hukum Taurat, namun dia tidaklah sempurna. Itulah sebabnya TUHAN memanggil mereka supaya mereka disempurnakan.

Contohnya: seorang muda kaya yang datang kepada ELOHIM YESHUA, yang menanyakan syarat hidup kekal. ELOHIM YESHUA menanyakan apakah dia sudah melaksanakan 10 Hukum ELOHIM YAHWEH? Dijawab sudah dilaksanakan dengan baik. Lalu ELOHIM YESHUA menyuruh orang muda kaya itu menjual seluruh hartanya untuk dibagi-bagikan ke fakir miskin, baru kemudian menjadi pengikut ELOHIM YESHUA. Nah, orang muda itu bersungut-sungut ketika disuruh menjual seluruh hartanya. Dia tidak sanggup dipisahkan dari hartanya[Matius 19]. Tapi Zakheus, seorang pemungut cukai yang bertobat kepada ELOHIM YESHUA, tanpa disuruh, secara spontan dia melakukan apa yang tidak sanggup dilakukan oleh orang muda kaya itu;

Luk. 19:8Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Itulah bakat! Sesuatu yang tidak sanggup ditolak oleh Zakheus. Namun bakat itu saja jelas masih kurang, sebab di Kristen ada banyak ajaran-ajaran yang lainnya.

1Korintus
12:5Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
12:6Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
12:7Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
12:8Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
12:9Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
12:10Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
12:11Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Ayat 16:
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

Ayat ini menerangkan bahwa ELOHIM YAHWEH akan memberikan wewenang kepada ELOHIM YESHUA untuk menyelenggarakan penghakiman. Jadi, ELOHIM YESHUA tidak akan menjadi Hakim jika tidak ditugaskan oleh BAPANYA.

Hati-hati Trinitas, ELOHIM YAHWEH itu masih hidup, masih sangat berkuasa!

Ayat 17-23:
Tetapi, jika kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan bersandar kepada hukum Taurat, bermegah dalam Allah, dan tahu akan kehendak-Nya, dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat, dapat tahu mana yang baik dan mana yang tidak, dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan, pendidik orang bodoh, dan pengajar orang yang belum dewasa, karena dalam hukum Taurat engkau memiliki kegenapan segala kepandaian dan kebenaran. Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? Engkau yang mengajar: "Jangan mencuri," mengapa engkau sendiri mencuri? Engkau yang berkata: "Jangan berzinah," mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala? Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?

Rasul Paulus menerangkan tentang Hukum Taurat, bahwa Hukum Taurat itu mengajarkan kebenaran, penuntun orang buta, terang, pendidik orang bodoh, mendewasakan jiwa orang, dan kesempurnaan;

Mzm. 119:105Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Mzm. 19:7(19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.

Tapi orang-orang gereja Minggu berkata bahwa Hukum Taurat itu menjijikkan, sekalipun mereka tahu bahwa Hukum Taurat itu ajaran ELOHIM YAHWEH. Tak ada hormat sama sekali! Padahal rasul Paulus memberikan nilai yang sangat positif, bukan?! Yang dikecam oleh rasul Paulus adalah orang-orang Yahudinya, bukan Hukum Tauratnya. Sebab orang-orang Yahudi itu munafik sekali, suka melanggar Hukum Taurat.

Ayat 24:
Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."

Coba lihat ejekan-ejekan kaum Muslim terhadap Kekristenan. Apa saja yang mereka permasalahkan? Ajaran Trinitas yang tidak masuk akal, patung-patung, ibadah hari Minggu, Natal, pelahap makanan babi, dan lain-lainnya yang memang tak ada di Alkitab. Tapi ketika saya mengajarkan kebenaran Alkitab, nyatanya mereka semua bungkam, tak bisa membantah!

Mereka juga mengutuk cara-cara gereja mengkristenkan orang, yakni dengan Sembako dan bagi-bagi duit. Mereka marah sekali oleh kelicikan seperti itu.

Ayat 25:
Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.

Di sini kita mulai jelas bahwa yang dipermasalahkan oleh orang-orang Yahudi itu tentang Hukum Taurat, adalah masalah sunat, bukan masalah 10 Hukum ELOHIM YAHWEH, bukan pula masalah hari Sabat. Orang-orang Yahudi yang masuk Kristen berusaha memaksa orang-orang Kristen dari bangsa lain untuk disunat;

Kisah 15:1Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: "Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan."

Bagaimana reaksi rasul Paulus dan Barnabas?

Kisah 15:2Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu.

Masalah itu disidangkan oleh para rasul;

Kisah
15:3Mereka diantarkan oleh jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceriterakan tentang pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ.
15:4Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan oleh rasul-rasul dan penatua-penatua, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka.
15:5Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: "Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa."
15:6Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu.

Apa kata rasul Petrus selaku kepala para rasul?

Kisah
15:7Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya.
15:8Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita,
15:9dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman.
15:10Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?
15:11Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."

Bagaimana pula pendapat rasul Yakobus?

Kisah
15:12Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceriterakan segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa-bangsa lain.
15:13Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: "Hai saudara-saudara, dengarkanlah aku:
15:14Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.
15:15Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis:
15:16Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan,
15:17supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,
15:18yang telah diketahui dari sejak semula.
15:19Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah,
15:20tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah.
15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

Rasul Yakobus menetapkan bahwa orang Kristen tidak boleh makan makanan yang dipersembahkan kepada berhala-berhala, tidak boleh makan binatang yang dicekik dan tidak boleh makan darah. Itu saja aturan untuk orang-orang Kristen dari bangsa-bangsa lain. Alasannya? Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.

Setelah mendapatkan kesepakatan dari semua rasul, mereka membuat surat pengumuman yang ditujukan kepada jemaat-jemaat;

Kisah
15:22Maka rasul-rasul dan penatua-penatua beserta seluruh jemaat itu mengambil keputusan untuk memilih dari antara mereka beberapa orang yang akan diutus ke Antiokhia bersama-sama dengan Paulus dan Barnabas, yaitu Yudas yang disebut Barsabas dan Silas. Keduanya adalah orang terpandang di antara saudara-saudara itu.
15:23Kepada mereka diserahkan surat yang bunyinya: "Salam dari rasul-rasul dan penatua-penatua, dari saudara-saudaramu kepada saudara-saudara di Antiokhia, Siria dan Kilikia yang berasal dari bangsa-bangsa lain.
15:24Kami telah mendengar, bahwa ada beberapa orang di antara kami, yang tiada mendapat pesan dari kami, telah menggelisahkan dan menggoyangkan hatimu dengan ajaran mereka.
15:25Sebab itu dengan bulat hati kami telah memutuskan untuk memilih dan mengutus beberapa orang kepada kamu bersama-sama dengan Barnabas dan Paulus yang kami kasihi,
15:26yaitu dua orang yang telah mempertaruhkan nyawanya karena nama Tuhan kita Yesus Kristus.
15:27Maka kami telah mengutus Yudas dan Silas, yang dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis ini juga kepada kamu.
15:28Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:
15:29kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat."

Apa reaksi jemaat-jemaat yang menerima surat keputusan itu?

Kisah
15:30Setelah berpamitan, Yudas dan Silas berangkat ke Antiokhia. Di situ mereka memanggil seluruh jemaat berkumpul, lalu menyerahkan surat itu kepada mereka.
15:31Setelah membaca surat itu, jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.

Ayat 26:
Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan-tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat? Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat.

Karena sunat hanya merupakan tanda Keyahudian saja, bukan seperti Hukum Taurat yang secara umum mengajarkan moral dan keselamatan, maka sunat bisa diabaikan oleh pelaksanaan Hukum Taurat. ELOHIM YAHWEH lebih menyukai orang yang mempraktekkan FirmanNYA, daripada orang bersunat yang tidak mempraktekkan FirmanNYA.

Buktinya, Kekristenan ditawarkan ke bangsa-bangsa lain yang notabene merupakan bangsa yang tak bersunat, bukan keturunan Abraham. Sekalipun bukan keturunan Abraham, mereka bisa menjadi umat ELOHIM YAHWEH. Itu artinya yang dipentingkan adalah pemraktekan ajaran. Berbeda dengan zaman Perjanjian Lama yang mementingkan Keyahudiannya. Kalau bukan orang Yahudi dilarang masuk ke dalam jemaah Yahudi, kecuali mereka masuk dalam pola hidup Yahudi.

Bukan orang Yahudi harus seperti orang Yahudi. Tapi Kekristenan menetapkan ketentuan siapa yang mau percaya pada ELOHIM YESHUA dan melakukan perintah-perintahNYA?

Ayat 28-29:
Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

Sekalipun orang Yahudi dipaksa masuk ke dalam keagamaan Yahudi, namun ELOHIM YAHWEH tetap saja mengajarkan supaya mereka itu memiliki kasih atau melakukan segala perintah ELOHIM YAHWEH dengan kasih. ELOHIM YAHWEH tetap tidak berkenan jika mereka beragama seperti zombie atau seperti mayat hidup atau seperti robot;

Ul. 10:16Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

Yer. 4:4Sunatlah dirimu bagi TUHAN, dan jauhkanlah kulit khatan hatimu, hai orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, supaya jangan murka-Ku mengamuk seperti api, dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!"

Hasil gambar untuk gambar pelayan dan majikan

Tidak ada komentar: