Rabu, 14 September 2016

KATA PAULUS HUKUM YANG USANG

Ibr. 8:13Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Dalam kesempatan yang lain Hukum Taurat itu dikatakan sebagai sampah;

Flp. 3:8Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Juga dikatakan sebagai hukum yang cocok untuk pembunuh dan orang-orang duniawi;

1Timotius
1:8Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan,
1:9yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya,
1:10bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat
1:11yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.

Usang, sampah dan untuk pembunuh! Apa arti dari semua perkataan itu? Sebab ELOHIM YAHWEH dalam perjalanan pengajaranNYA membuat 2 macam perjanjian; Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Maka oleh Perjanjian yang baru itulah Perjanjian yang lama menjadi tidak berlaku lagi. Sama seperti motor type baru akan membuat yang type lama kuno dan ketinggalan zaman. Sebab yang terbaru pasti lebih canggih. Demikianlah keselamatan Perjanjian Lama yang dilakukan oleh domba, kambing, lembu dan sapi, telah digantikan dengan korban yang lebih baik, yaitu ANAK DOMBA ELOHIM YAHWEH.

Jika di Perjanjian Lama, orang dipimpin oleh kitab-kitab yang mati, di Perjanjian Baru orang dipimpin oleh ROH KUDUS yang hidup. Jika di Perjanjian Lama, orang melakukan hukum secara lahiriahnya saja sehingga ELOHIM YAHWEH harus menahan kegusaran hatiNYA oleh kemunafikan bangsa Yahudi, di Perjanjian Baru ELOHIM YAHWEH menuntut semua hukum itu dilakukan berdasarkan kasih.

Rm. 4:15Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

Tanpa kasih maka apa saja yang kita lakukan menjadi sia-sia dan dosa. Sama halnya dengan anak yang disuruh ibunya menyapu. Jika kesadaran anak itu belum timbul, maka dia menyapu namun tidak bersih. Dia menyapu menunggu perintah dan melakukannya sambil bersungut-sungut. Berbeda dengan anak yang pemikirannya sudah dewasa, tanpa disuruhpun dia pasti menyapu dengan kesadarannya sendiri, dan hasilnya lebih bersih.

Yes. 1:11"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai.

Yes. 1:14Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.

Dan karena hukum Taurat memberikan fasilitas pengampunan dosa melalui penyembelihan domba, maka orang-orang Yahudi sangat rajin berbuat dosa. Sebab setelah mereka melakukan zinah, mereka pergi ke kandang, ambil seekor domba, dibawa ke Bait Suci, disembelih, lunaslah dosa-dosanya. Apakah salah mereka begitu? Tidak! Sebab aturannya memang seperti itu. Tapi apakah ELOHIM suka dengan tabiat mereka yang seperti itu?

Mazmur
50:7"Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!
50:8Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?
50:9Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,
50:10sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.
50:11Aku kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku.
50:12Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.
50:13Daging lembu jantankah Aku makan, atau darah kambing jantankah Aku minum?
50:14Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!

ELOHIM YAHWEH gusar bukan karena persembahan-persembahan mereka, tapi karena tidak adanya kasih;

Mat. 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Karena Hukum Taurat memberikan fasilitas pengampunan untuk orang durhaka, orang lalim, orang fasik, orang berdosa, orang tak beragama, pembunuh ayah-ibunya, orang cabul, pemburit, penculik, pendusta, dan lain-lainnya, maka Hukum Taurat itu memang cocok sekali untuk mereka yang menyukai dosa. Mereka yang hobbynya dosa itu diajari: jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berzinah, dan lain-lainnya. Tapi orang yang sudah ditebus oleh ELOHIM YESHUA, yang memiliki kasih kepada ELOHIM dan kepada sesama, tak mungkin akan melakukan dosa-dosa itu lagi. Kebodohan, kegelapan dan kepicikan masa lalu telah dikuburkan di dalam ELOHIM YESHUA.

2Ptr. 2:22Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya."

Orang-orang Israel Perjanjian Lama yang tak memiliki hati nurani yang baik itu selalu mengulang-ulang dosanya, menyalahgunakan peraturan Hukum Taurat yang memberikan kelonggaran sampai 70 x 7 = 490 kali;

Matius
18:21Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
18:22Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Itulah sebabnya mereka disaring atau diseleksi kembali melalui keimanan mereka kepada ELOHIM YESHUA. Ketika ELOHIM YESHUA mati, dikuburan, ELOHIM YESHUA memberitakan Injil kepada orang-orang Israel yang sudah mati;

Yohanes
5:25Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
5:26Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
5:27Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
5:28Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
5:29dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Mereka yang telah berbuat baik akan dibangkitkan;

Matius
27:50Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

1Ptr. 4:6Itulah sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua manusia, dihakimi secara badani; tetapi oleh roh dapat hidup menurut kehendak Allah.

1Petrus
3:19dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara,
3:20yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.

Roh-roh yang di dalam penjara artinya adalah kuburan.

Jika Hukum Taurat itu memanggil semua orang Yahudi, entah suka atau tak suka, entah mau atau tak mau, entah baik atau jahat, entah beriman atau tak beriman, asalkan dia berdarah Yahudi, maka dia harus menjadi penganut agama Taurat. Tapi ELOHIM YESHUA hanya memanggil orang-orang yang mau percaya padaNYA, orang-orang yang baik, yang mau bertobat, dan yang mau diperbaiki pola hidupnya. Itulah sebabnya ELOHIM YESHUA memisahkan anak-anak dengan orangtuanya, antara suami dengan istrinya, dan antara saudara-saudaranya;

Matius
10:35Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Tidak seperti suasana Perjanjian Lama yang anak harus mengikuti agama orangtuanya, istri mengikuti agama suaminya. Tapi semua orang harus berdiri sendiri-sendiri, tidak bergantung pada kiri-kanannya.

Masuk Kristen harus berdasarkan keimanannya masing-masing, bukan atas paksaan orang lain.

Kis. 5:31Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.

Bertobat dari kehidupan lamanya baru menerima pengampunan dosa. Tanpa pertobatan tak ada pengampunan dosa.

Usang, sampah dan untuk pembunuh adalah sehubungan dengan hukum upacara-upacara Bait Suci, bukan tentang 10 Hukum ELOHIM YAHWEH. Sebab tidak mungkin hukum yang melarang membunuh, berzinah, menghormati orangtua, menguduskan hari Sabat dan lain-lainnya itu hukum yang sudah usang, sampah dan untuk pembunuh.

Surat-surat para rasul kepada jemaat-jemaat itu hanya membahas hal-hal yang menimbulkan permasalahan di antara umat saja, seperti soal sunat dan makanan haram. Sedangkan tentang 10 Hukum ELOHIM YAHWEH mana ada yang merasa keberatan terhadap ajaran-ajaran moral yang positif itu? Hanya orang-orang jahat saja yang tidak menyukai 10 Hukum ELOHIM YAHWEH itu. Hanya orang-orang Kristen zaman sekarang ini saja yang mempermasalahkan hukum hari Sabat, karena adanya peribadatan hari Minggu. Itulah sebabnya orang-orang Kristen Minggu ini akan diusir dari hadapan ELOHIM YESHUA, sebab mereka jahat, menolak diatur oleh 10 Hukum;

Matius
7:21Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


Mereka menolak "kehendak BAPA." Mereka juga disebut ANTIKRISTUS, sebab menolak BAPA, ANAK dan ROH KUDUS;

1Yoh. 2:22Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

Kata mereka: tak ada BAPA, tak ada ANAK, dan tak ada ROH KUDUS. Yang ada hanya Yesus Kristus. Semuanya itu adalah Yesus. Yesus itu ya BAPA, ya ANAK, ya ROH KUDUS.

>> BAPA adalah Yesus, maka tak ada BAPA.

>> ANAK adalah Yesus, maka tak ada ANAK.

>> ROH KUDUS adalah Yesus, maka tak ada ROH KUDUS.

"Mereka itu berasal dari antara kita", artinya orang-orang Kristen. Tapi tak sungguh-sungguh termasuk Kristen. Kristen palsu! Kristen yang tinggal di takhta iblis;

1Yoh. 2:19Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Why. 2:13Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.

Hasil gambar untuk gambar mobil butut

Tidak ada komentar: