Senin, 03 Oktober 2016

HUKUM TAURAT ITU MERANGSANG DOSA - ROMA 15

ROMA 11:

Ayat 1-4:
Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah: "Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku." Tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? "Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal."

Israel harus mempunyai sisa. Sekalipun banyak orang Israel yang mabuk, jika ada suatu sisa yang tidak mabuk, maka sisa itulah yang akan diselamatkan. Ketika ELOHIM YAHWEH hendak memusnahkan kota Sodom dan Gomora, terjadilah tawar-menawar dengan Abraham. Abraham bertanya: kalau ada 50 orang benar di sana, apakah ELOHIM YAHWEH tetap akan memusnahkan kota itu? ELOHIM YAHWEH menjawab: Tidak! Jika ada 50 orang benar di kota itu takkan dimusnahkan. Abraham menawar lagi: Jika 40 orang? Jika 30 orang? Jika 20 orang? Dan Abraham berhenti pada tawaran 10 orang. ELOHIM YAHWEH menegaskan jika ada 10 orang benar di sana, maka takkan dimusnahkan. Tapi nyatanya hanya ada 4 orang saja yang benar, yaitu Lot, istrinya dan 2 anaknya. Karena itu kedua kota itu benar-benar dimusnahkan.

Di zaman Nuh, ELOHIM YAHWEH mendapati di dunia ini hanya keluarga Nuh saja yang benar. Karena itu seluruh dunia dimusnahkan dengan air bah. Hanya 8 orang keluarga Nuh saja yang diselamatkan. Kota Sodom dan Gomora tidak diselamatkan karena tidak mencapai 10 orang yang benar. Dunia di zaman Nuh juga tidak disayangkan karena tak ada 10 orang yang benar.

Apa-apa yang diselamatkan oleh keberadaan sejumlah orang benar, itu namanya kasih karunia;

Kejadian 18:32Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu."

"Karena yang sepuluh itu!" Ketika Roma Katolik mengubah peribadatan Sabat ke hari Minggu, sejarah mencatat ada sejumlah suku, yang menonjol adalah suku Waldenses yang setia memelihara hari Sabat, yang dituliskan di Alkitab sebagai jemaat di padang gurun. Dari jemaat di padang gurun itu disambung dengan munculnya Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Dan gereja ini kini telah mendunia. Sekalipun kita tahu bahwa gereja ini juga bukan gereja yang sempurna, namun dalam masalah 10 Hukum ELOHIM YAHWEH, beres, tak ada masalah. Sama juga dengan keluarga Lot maupun keluarga Nuh yang disebut orang benar juga bukanlah tentang orang yang sempurna.

Istri Lot sendiri sebelum mencapai tujuan keselamatan, di tengah jalan dikutuk menjadi tiang garam. Di kota keselamatan, kedua anak gadis Lot meniduri ayahnya sendiri. Nuh, setelah peristiwa air bah didapati mabuk anggur dan anaknya, Ham, melihat aurat ayahnya yang sedang mabuk itu, sehingga Ham dikutuk. Bukankah mereka orang-orang biasa yang penuh berbagai kekurangan juga? Atau, dari antara 12 rasul, apakah rasul Petrus itu orang yang sempurna? Apakah rasul Paulus sempurna? Mau tahu kejatuhan rasul Paulus?

Rasul Paulus adalah rasul yang paling keras menentang Hukum Taurat diberlakukan di Kekristenan. Tapi ketika dia masuk kota Yerusalem, dia dihasut oleh teman-temannya untuk berpura-pura melakukan ritual Taurat, melakukan pentahiran diri;

Kisah 21:20

Mendengar itu mereka memuliakan Allah. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat.
21:21Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita.
21:22Jadi bagaimana sekarang? Tentu mereka akan mendengar, bahwa engkau telah datang ke mari.
21:23Sebab itu, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di antara kami ada empat orang yang bernazar.
21:24Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat.
21:25Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan."
21:26Pada hari berikutnya Paulus membawa orang-orang itu serta dengan dia, dan ia mentahirkan diri bersama-sama dengan mereka, lalu masuk ke Bait Allah untuk memberitahukan, bilamana pentahiran akan selesai dan persembahan akan dipersembahkan untuk mereka masing-masing.

Lalu, apa sebab ELOHIM YAHWEH mengasihi Nuh? Mari kita lihat catatan Alkitab tentang Nuh;

Kej. 6:22Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.

Nuh melakukan perintah ELOHIM YAHWEH secara tepat! Apa yang disuruh itulah yang dilakukannya, tanpa berbantah, tanpa mencari-cari dalil. Itulah kelebihan dari orang-orang yang menerima kasih karunia itu. Bukan karena perbuatan mereka itu baik, tapi karena iman mereka itu benar.

Ayat 5:
Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.

Ef. 2:8Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Kasih karunia itu diberikan berdasarkan pada iman. Punya iman, nggak?! Jika punya, maka kamu akan mendapatkan kasih karunia yang berkhasiat untuk menutupi perbuatan-perbuatanmu yang memalukan. ELOHIM YAHWEH takkan melihat pada perbuatanmu, tapi pada imanmu.

Pernahkah saya mengusut atau mempermasalahkan perbuatanmu? Tak pernah! Saya hanya mengungkapkan kebenaran berdasarkan pada fakta-fakta yang kuat. Saya hanya meluruskan ajaran-ajaran menurut yang sebenarnya dan seharusnya. Menurut Alkitab nama ELOHIM yang benar itu  ..........  menurut Alkitab ajaran Trinitas itu tidak benar  .......... menurut Alkitab model rambut laki-laki itu .........  menurut Alkitab ibadah yang benar itu hari  ......... menurut Alkitab cara berdoa yang benar itu  ............ Harusnya fakta-fakta yang kuat itu anda terima dan imani untuk mengubah mindset yang keliru selama ini. Tapi anda bukannya menerima itu sebagai kebenaran, malah mengusahakan dalil-dalil untuk mempertahankan apa-apa yang salah itu. Itu namanya problem iman.

Apa yang berasal dari ELOHIM YAHWEH anda tolak, apa yang berasal dari ajaran nenek-moyang anda lestarikan, sehingga anda tampak konyol sekali. Nah, ELOHIM YAHWEH itu benci sekali dengan orang-orang yang konyol seperti itu.

Bangsa Israel sekalipun melihat sendiri mujizat-mujizat ELOHIM YAHWEH, namun masih tak percaya. Orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat yang menyaksikan mujizat-mujizat ELOHIM YESHUA-pun masih tak percaya.

Iman, itulah bedanya anda dengan saya. Sebab kalau soal persamaan, saya juga Kristen sejak lahir, Kristen Minggu dan baptis percik di GKI. Saya juga diajari Trinitas sejak Sekolah Minggu, merayakan Natal sampai dengan umur 36 tahun, berdoa lipat tangan tutup mata selama 40 tahun, menyebut nama Yesus Kristus selama 40 tahun, ke gereja hari Minggu selama 36 tahun. Tapi ketika saya mendengar tentang "kebenaran" yang lebih baik, maka seketika itu juga iman saya berubah haluan ke arah yang lebih masuk akal.

Ayat 6:
Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Jika anda mendapatkan hadiah karena juara, karena perjuangan, itu adalah hak, bukan kasih karunia. Tapi jika anda diam di rumah, tiba-tiba didatangi perusahaan yang sedang promosi dan bagi-bagi hadiah, dan anda mendapatkan hadiahnya itu, maka itu namanya rejeki nomplok. Rejeki yang tak diduga-duga itulah yang namanya kasih karunia.

Saya diam di rumah, suatu kali anak saya menemukan Alkitabnya Advent yang di bagian belakangnya ada suplemen nubuatan Daniel-Wahyu, saya pelajari lalu saya masuk Advent. Sama seperti Abraham. Semula dia tinggal bersama sanak familinya di Haran. Tiba-tiba TUHAN mendatanginya dan memintanya keluar dari Haran, lalu ELOHIM YAHWEH menunjukkan bintang-bintang di langit, bahwa akan sebanyak itulah kelak keturunannya, dan pertunjukan bintang-bintang itu dipercayai oleh Abraham, maka ELOHIM YAHWEH memperhitungkan hal itu sebagai kebenaran.

Saat ini andapun tinggal di rumah, tidak ke mana-mana. Tiba-tiba saya mendatangi anda melalui Facebook ini dan saya menunjukkan "bintang-bintang di langit", seperti apakah tanggapan atau reaksi anda? Percaya atau marah-marah?!

Jika anda Kristen, yang lainnya juga Kristen. Tapi mengapa tak semuanya marah-marah seperti anda? Mengapa ada yang bersukacita menerimanya? Mengapa ada perbedaan antara anda dengan yang lainnya? Pasti anda memiliki problem iman! Itulah sebabnya sama-sama Kristen tapi tak sama nasibnya, ada yang diselamatkan dan ada yang tak diselamatkan.

Ayat 7-10:
Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya, seperti ada tertulis: "Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini." Dan Daud berkata: "Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka. Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk."

Tulisan saya hanyalah satu, saya bagi-bagikan ke ribuan orang. Semuanya membaca tulisan yang sama, namun reaksi orang berbeda-beda. Kenapa? Guru di kelas hanya satu, murid yang mendengar ada 50 orang. Namun ada yang nilanya 5, ada yang 6, ada yang 7, ada yang 8, ada yang 9 dan ada yang 10. Kenapa? Di manakah problemnya?

Ayat 11:
Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.

Jika anda jatuh, penyebabnya adalah pelanggaran anda, bukan nasib yang menyebabkannya. Dan saya tahu banyak orang yang tadinya berkoar-koar lantang, kini tertunduk malu! Kasusnya sama seperti seorang polisi yang merasa berjasa besar yang merasa tidak dihargai jasanya, lalu menjelek-jelekkan Kapolri Badrodin Haiti. Kapolri menyesalkan hal itu sebab sedianya polisi itu akan dinaikkan pangkatnya dan dijadikan Kapolres. Tapi karena terlalu gegabah, maka anugerah itu dibatalkan. Wouh, gigit jari sajalah!

Gegabah! Apa artinya gegabah? Sembrono, kurang berhati-hati, kurang berpikir masak-masak, lancang, mendahului, terlalu cepat bereaksi yang negatif. Apa kata Alkitab tentang orang-orang yang gegabah?

Mal. 4:1Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

Ternyata musuh utama ELOHIM YAHWEH adalah orang-orang yang gegabah! Orang-orang yang menyelesaikan masalahnya secara keras dan kasar, seperti demo-demo mahasiswa, demo-demo sopir dan FPI yang selalu diwarnai dengan aksi anarkis. Kalau di Alkitab, orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang gampang sekali melempari batu;

Yoh. 10:31Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

Cara menyikapi sesuatunya berbeda dengan orang-orang Yahudi yang di kota Berea;

Kisah 17:11Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Ayat 12:
Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.

Di zaman orde baru, zaman rezim Soeharto, korupsi dan kesewenang-wenangan merajalela. Namun demikian kita masih bisa hidup. Betapa lebih baiknya nasib rakyat saat ini yang dipimpin oleh presiden Jokowi. Koruptor ditangkapi, hukum ditegakkan, presiden Jokowi bagi-bagi kartu dan duit. Jelas rakyat lebih makmur sekarang ini, bukan?!

Ayat 13-14:
Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,  yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.

Menembak, kalau dengan bedil memang harus lurus ke depan. Tapi menembak dalam permainan bilyar, bisa secara pantulan segitiga. Artinya, mempertobatkan orang itu bisa melalui berbagai cara atau metode. Jika anda mempunyai anak yang terlalu bebal, terlalu nakal, jangan digempur terus anak itu. Jangan dihajar terus-terusan. Anak itu bisa tambah nakal, tambah bandel, dan tambah bodoh, dan kenakalannya yang terakhir bisa jadi dikarenakan dia tambah bodoh itu.

Setelah cara-cara kekerasan tidak manjur, hentikanlah, jangan diterus-teruskan. Kemarahan orangtua harus dalam kerangka mendidik. Jika sudah masuk pada kebencian, berhati-hatilah. Tirulah cara-cara ELOHIM YAHWEH, yaitu dengan mengurusi anak-anak yang tidak nakal. Anak-anak yang tidak nakal manjakanlah, supaya anak-anak yang nakal menjadi cemburu. Bila tidak punya anak sendiri, anak tetanggapun boleh anda kasihi, supaya anak anda yang nakal itu tersadar.

Hasil gambar untuk gambar ekor ikan

Tidak ada komentar: