Rabu, 30 November 2016

BAGAIMANA PENULIS KITAB MENULIS

Alkitab, penulisannya yang benar harus dipisahkan antara "al" dengan "kitab", seperti penulisan Al Qur'an. Sebab "Al Kitab" itu dari bahasa Arab; al artinya sebuah, kitab artinya buku. Kalau Qur'an artinya bacaan. Karena itu mulai hari ini saya akan memulai menuliskannya dengan Al Kitab.

Isi Al Kitab tidaklah melulu Firman TUHAN. Justru ucapan-ucapan TUHAN hanya sedikit sekali dan selalu diberi tanda kutib: "........" serta dengan keterangan bahwa itu ucapan ELOHIM YAHWEH. Selebihnya merupakan keterangan-keterangan, kesaksian-kesaksian, nasehat-nasehat, syair-syair pujian, serta perkataan para nabi atau penulisnya. Berbeda dengan Al Qur'an yang melulu memuat kata-kata Awloh saja, sehingga menimbulkan kekacauan dalam memahaminya, akhirnya memaksa kaum Muslim untuk mengarangkan keterangan sebisa-bisanya, maka ketika dibaca oleh orang yang kritis, meledaklah ketawa ngakaknya. Sebab lucu sekali. Tapi itu lain kesempatan saja kita melihatnya.

Permulaan penulisannya tahun 1.500 Sebelum Masehi, yaitu nabi Musa, sedangkan terakhirnya tahun 95 Tarikh Masehi, oleh rasul Yohanes, sehingga meliputi rentang waktu 1.600 tahun. Dari jumlah 66 buku itu diperkirakan ditulis oleh 40-an orang dari latar belakang dan zaman yang berbeda-beda. Tidak semua penulis kitab itu nabi, tapi ada raja, ada tabib, ada imam, juga ada orang-orang biasa. Kalau dalam daftar perpustakaan kaum Lewi atau para rasul Perjanjian Baru, tentunya ada lebih banyak dari 66 buku semuanya. Tapi oleh hikmat ROH KUDUS dipilihlah kitab-kitab yang penting, yang benar-benar tulisan yang diilhamkan, yang memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya, maka didapatilah 66 buku itu dijadikan sebagai kanon Al Kitab. Kanon artinya tongkat pengukur atau standart ajaran.

Nabi Musa memulai kenabiannya adalah ketika dia sedang menggembalakan kambing dombanya, tiba-tiba dilihatnya ada api di semak duri tapi semak duri itu tidak terbakar. Karena merasa ada yang ganjil maka dia mendekatinya. Nah, apa yang Musa pikirkan pada waktu itu dituliskannya sebagai keterangan tentang dirinya;

Keluaran 3:3   Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"

Lalu, setelah di kemudian hari dia ketahui bahwa api itu merupakan penampakan TUHAN, diterangkanlah itu seperti ini:

Keluaran 3:2Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.

Karena yang dilihatnya adalah MIKHAEL, yaitu YESHUA ha MASHIA sebelum turun ke dunia, maka Malaikatnya dikasih huruf besar. Dan nabi Musa menerangkan juga kesibukannya sebelum penglihatan itu;

Keluaran 3:1Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Terjadilah dialog antara Musa dengan MIKHAEL yang dituliskan seperti ini:

Keluaran 3:4Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."

Firman MIKHAEL: "Musa, Musa!" sedangkan jawaban Musa: "Ya, ELOHIM." Nah, kalau konsepnya Al Qur'an, tanpa keterangan apa-apa di surrah ABC ayat 1 dituliskan: "Musa, Musa!" Coba kita praktekkan konsep Al Qur'an itu pada Alkitab;

Surrah ABC ayat 1: Musa, Musa!

Ayat 2:  "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

Ayat 3:   "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub."

Apakah kita tidak mengerutkan kening, siapa Musa itu? Di mana peristiwanya? Bagaimana terjadinya percakapan itu? Apa reaksi atau tanggapan Musa? Seperti apa perasaan Musa? Tak ada keterangan apa-apa selain kata-kata Awloh saja. Tapi Al Kitab memuat kronologisnya, suasananya, topik yang sedang dibicarakannya, persis seperti wartawan menuliskan sebuah berita di suratkabar sehingga pembaca bisa dilibatkan imajinasinya ke peristiwa itu. Kita yang membaca cerita Musa itu seolah-olah sedang menyaksikan sebuah film, seolah-olah kita menyaksikannya sendiri.

Penulis kitab yang lainnya menuliskan riwayat bangsa Israel di Tanah Palestina di zaman sebelum berdirinya kerajaan Israel. Penulis kitab Hakim-hakim ini menuliskan tantangan-tantangan atau gangguan-gangguan yang dialami oleh bangsa Israel di zaman itu, serta bagaimana ELOHIM YAHWEH mengutus para pendekar untuk menyelamatkan bangsa Israel.

Penulis kitab yang lainnya menuliskan tentang kehidupan seorang nabi, seperti kehidupan nabi Elia yang ditulis oleh penulis kerajaan Israel. Nabi Elia dan nabi Elisa adalah nabi-nabi yang tidak menuliskan riwayat hidupnya sendiri, melainkan dituliskan oleh orang lain yang dihinggapi ROH KUDUS, sehingga dia yang tadinya tak tahu apa-apa tentang kedua nabi itu, ROH KUDUS-lah yang menceritakan hal kedua nabi itu kepadanya.

ROH KUDUS adalah Wartawan ILAHI yang mengilhami para penulis Al Kitab untuk menuliskan sesuatu yang di luar pengetahuan orang. DIA menggerakkan hati orang, DIA membuat orang melihat hal-hal yang ILAHIAH, DIA menyanggupkan orang melakukan sesuatu, DIA memberikan keahlian, DIA memberikan petunjuk, DIA memberitahuan sesuatu, DIA melihat jiwa orang, DIA memberikan penglihatan dan mimpi, dan lain-lainnya.

Hak. 13:25Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.

2Taw. 9:29Selebihnya dari riwayat Salomo dari awal sampai akhir, bukankah semuanya itu tertulis dalam riwayat nabi Natan dan dalam nubuat Ahia, orang Silo itu, dan dalam penglihatan-penglihatan Ido, pelihat itu, tentang Yerobeam bin Nebat?

Hak. 14:6Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing--tanpa apa-apa di tangannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada ayahnya atau ibunya apa yang dilakukannya itu.

Kel. 28:3Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.

Kis. 16:6Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.

Penulis kitab yang lainnya menuliskan perkataan-perkataan yang mengandung rahasia, yang ia sendiri tak mengetahui artinya namun kata-kata itu harus ia tuliskan sebagaimana yang diilhamkan ROH KUDUS kepadanya, sebab Firman itu mengenai suatu masa yang masih jauh;

Dan. 8:26Adapun penglihatan tentang petang dan pagi itu, apa yang dikatakan tentang itu adalah benar. Tetapi engkau, sembunyikanlah penglihatan itu, sebab hal itu mengenai masa depan yang masih jauh."

Ef. 3:9dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu,

Ada yang menuliskan mimpi ILAHI-nya tentang peristiwa-peristiwa masa depan;

Dan. 7:1Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu, dan inilah garis besarnya:

Ada yang menuliskan penglihatan-penglihatan di atas langit yang diberikan kepadanya tentang masa depan;

Yeh. 1:1Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah.

Ada yang menulis dengan maksud meluruskan berita-berita yang beredar di masyarakat, supaya berita itu tidak simpang-siur dan bisa dipercayai;

Lukas
1:1Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,
1:2seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.
1:3Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,
1:4supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Lalu Lukas melanjutkan tulisannya tentang perjalanan para rasul;

Kisah
1:1Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,
1:2sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.

Pada intinya Al Kitab adalah buku yang berkenaan dengan ELOHIM YAHWEH dan ELOHIM YESHUA, baik merupakan peristiwa, merupakan perintah, merupakan ajaran maupun merupakan pesan-pesan kepada umatNYA. Semua tulisan Al Kitab berada dalam kuasa ROH KUDUS. Maksudnya, ROH KUDUS adalah MANAGER Al Kitab;

2Tim. 3:16Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

2Ptr. 1:21sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Al Kitab bukan sebagaimana kitab-kitab suci lainnya yang mengajarkan kebaikan. Al Kitab bukan kitab ajaran kebaikan, tapi kitab penyelamatan orang-orang yang tidak baik. Orang dalam keadaan bajingan tengik bisa diselamatkan oleh YESHUA ha MASHIA. Orang tidak harus baik, tapi harus mempunyai iman seperti pencuri yang disalibkan di sebelah kanan ELOHIM YESHUA.

"Pada hari ini juga, pada saat kamu percaya, kamu pasti selamat."

Jika Freddy Budiman, narapidana hukuman mati, di saat-saat mendekati eksekusi matinya menerima YESHUA ha MASHIA, dia pasti selamat tanpa tuntutan apapun. Tapi jika masih hidup setelah dibaptiskan, barulah orang perlu mengamalkan ajaran-ajaran Kristen.

Bagi catatan dunia Freddy Budiman adalah orang berdosa, penjahat kelas kakap. Dunia belum menyaksikan pertobatannya, belum menyaksikan kebaikan-kebaikannya. Tapi ELOHIM YESHUA sanggup menyelamatkannya. Itulah sebabnya Injil merupakan kabar baik, sebab sanggup memberikan pengharapan secara tanpa batas. Tidak ada jalan buntu, tidak ada jalan mati.

Sebaliknya, sebaik apapun orang jika tak mempunyai iman kepada ELOHIM YESHUA, tak mungkin diselamatkan, sebab DIA-lah pintu masuk ke sorga.

Al Kitab membicarakan tentang dosa, bukan sekedar kejahatan manusia seperti kitab-kitab suci lainnya. Sebab orang berdosa itu belum tentu jahat, tapi orang jahat sudah pasti dosa. Mungkin anda bukan orang yang berzinah. Anda orang baik-baik. Tapi di dalam pikiran anda adalah porno-porno, maka anda adalah orang berdosa sekalipun menurut dunia orang baik-baik. Mungkin anda adalah pendeta atau majelis gereja yang dikenal sebagai orang-orang baik dan soleh. Tapi jika iman dan ajaran anda tidak sesuai Al Kitab, maka anda adalah orang berdosa.

Mungkin anda adalah orang Islam yang terbaik di dunia, orang yang suka menolong fakir-miskin. Tapi karena anda tidak percaya pada YESHUA ha MASHIA, maka kebaikan anda itu takkan menyelamatkan anda.

Al Kitab disebut kitab suci sebab Al Kitab mengajak anda meninggalkan konsep keduniawian, pindah ke konsep ILAHIAH, konsep hidup yang suci supaya kembali pada fitrah penciptaan, yakni menurut gambar ELOHIM;

Kejadian 1:27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Al Kitab disebut Firman ELOHIM, sebab hanya Al Kitab yang menyampaikan sabda ELOHIM Semesta Alam:

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Bahwa keselamatan itu diberikan melalui YESHUA ha MASHIA. Ini adalah cara-cara ELOHIM YAHWEH menghindari agama-agama Pancasila, agama-agama yang mengaku menyembah pada Tuhan yang Mahaesa, sebab ELOHIM YAHWEH dikenal dunia sebagai TUHAN yang Mahaesa;

Mrk. 12:29Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Tapi manakah di antara agama-agama Pancasila itu yang menerima YESHUA ha MASHIA? Masakan ELOHIM YAHWEH akan menyelamatkan Islam, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu?

Hab. 1:5Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, jadilah heran dan tercengang-cengang, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan.

Yesaya 53:1Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Jawablah: Kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan? ELOHIM YAHWEH telah memindahkan kekuasaanNYA kepada ANAKNYA, yang tidak kamu percayai! Di sini kamu akan tersandung dan jatuh;

1Ptr. 2:7Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."

Seperti uang asli mempunyai ciri-ciri khas tertentu, demikianlah JALAN ELOHIM YAHWEH mempunyai JALAN sendiri yang tidak disangka-sangka;

Yesaya
55:8Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
55:9Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Karena itu jangan pernah dan jangan sekali-sekali mendudukkan kitab suci Al Kitab dan JALAN ELOHIM YAHWEH ini sejajar dengan agama-agama Pancasila. Biarlah Al Kitab dan JALAN TUHAN merupakan sesuatu yang berbeda.

Mzm. 50:21Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

NABIku; YESHUA dan TUHANku; YAHWEH hidup, bukan jenazah dan bukan patung! Sekalipun menurut anda nabi ISA, Manusia biasa, lahir dari perempuan, namun DIA hidup. Itu yang penting! Khasiat lebih penting dari sebutan!

Hasil gambar untuk gambar ellen g white

Tidak ada komentar: