Selasa, 22 November 2016

MENGAPA KITA MEMULIAKAN YESHUA? - 15

Kisah Ayub diawali dengan keterangan;

Ayub 1:1Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

Tanah Us adalah wilayah Edom, tempat kediaman Esau, kakak kembarnya Yakub;

Rat. 4:21Bergembira dan bersukacitalah, hai puteri Edom, engkau yang mendiami tanah Us, juga kepadamu piala akan sampai, engkau akan jadi mabuk lalu menelanjangi dirimu!

Atas ijin ELOHIM YAHWEH, iblis menguji Ayub. Dalam sehari segala hewan ternaknya dirampas orang, dan anak-anaknya mati oleh angin ribut. Gebrakan iblis yang kedua, tubuhnya ditimpa barah busuk sampai ia harus menggaruk-garuknya dengan beling. Dalam sekejap Ayub jatuh miskin dan sengsara. Sudah begitu diejek pula oleh istrinya. Datang pula sahabat-sahabatnya, bukannya menghibur tetapi mempertanyakan kesalehan Ayub. Mereka meragukan kesalehan Ayub yang terkenal: Masakan orang saleh nasibnya seburuk itu? Tidak mungkin! Ayub pasti menyembunyikan suatu dosa yang sangat besar atau menghujat ELOHIM YAHWEH.

Ayub mengeluhkan sahabat-sahabatnya;

Ayub
19:2"Berapa lama lagi kamu menyakitkan hatiku, dan meremukkan aku dengan perkataan?
19:3Sekarang telah sepuluh kali kamu menghina aku, kamu tidak malu menyiksa aku.

Maksud Ayub, kalaupun ia berdosa dan dikutuk ELOHIM, dalam keadaannya yang seperti ini masakan mereka yang mengaku sahabat itu tidak merasa kasihan padanya, malahan semakin membebani pikirannya?

Ayub
19:21Kasihanilah aku, kasihanilah aku, hai sahabat-sahabatku, karena tangan Allah telah menimpa aku.
19:22Mengapa kamu mengejar aku, seakan-akan Allah, dan tidak menjadi kenyang makan dagingku?

Dan di saat Ayub mengambil posisi habis-habisan atas dirinya, yakni sebagai abu yang tak ada artinya apa-apa, Ayub masih ditopang oleh satu kekuatan, katanya;

Ayub 19:25Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.

Mata hatinya melihat ke depan, ke masa yang jauh, bahwa YESHUA ha MASHIA akan bangkit dari kematianNYA dan akan menebus dirinya yang sudah hancur seperti debu ini. Ayub, tanpa Hukum Taurat, tanpa nabi Musa, tanpa tuntunan para nabi, tanpa Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, kesalehannya menyanggupkannya untuk melihat ELOHIM YESHUA, sebagaimana kata ELOHIM YESHUA;

Mat. 5:8Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Kalau kita suci hatinya, maka mata kita sanggup melihat ELOHIM YAHWEH. Sekalipun bukan melihat pada ujudNYA, tapi akan melihat rancangan-rancanganNYA yang besar. Kita akan masuk ke dalam pikiran ELOHIM YAHWEH, sehingga kita mengerti tanpa diberitahukan. Ayub, sama seperti ELOHIM YESHUA, yang sekalipun tidak disuruh menjadi JURUSELAMAT, tapi DIA mengerti akan tanggungjawabNYA sebagai ANAK SULUNG;

Mazmur
40:6(40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
40:7(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;

Kesatuan jiwa akan membentuk kerjasama dan kekompakan seperti pada permainan sirkus yang membutuhkan kerjasama yang baik antara pemain yang satu dengan pemain yang lainnya. Hanya bedanya kalau di sirkus kerjasama itu dibentuk dari latihan, tapi kesatuan jiwa itu seperti koneksitas jaringan internet sehingga kerjasamanya terjadi secara otomatis.

Kesatuan jiwa itu membuat kita mengerti ELOHIM dan ELOHIM mengerti kita;

Yes. 65:24Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.

Sebelum kita memanggil ELOHIM YAHWEH, DIA sudah menjawab. Sama seperti ELOHIM YESHUA dan Ayub, sebelum ELOHIM YAHWEH memerintahkan dan memberitahukan sesuatu, Mereka sudah tahu. Sebelum ada kitab-kitab suci Ayub sudah tahu bahwa Penebusnya akan bangkit dari kematian. Tapi di zaman ini, di saat kitab suci sudah tersusun lengkap dan sempurna, mengapa kaum Muslim masih juga tidak mempercayai Penebusan dosa oleh ELOHIM YESHUA? Tentang hal ini rasul Paulus menerangkan;

2Kor. 3:14Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Seperti sinar matahari yang tertutupi awan mendung, hanya langit yang berwarna hitam yang bisa kita lihat. Sebab pikiran anda tidak jernih, logika anda tidak jalan. Hal-hal yang takhayul, yang tak masuk akal, dongeng-dongeng anda jadikan konsep pikiran anda, menggantikan konsep berpikir atau jalannya pikiran yang wajar, yaitu yang masuk akal. Maksudnya, selama agama Islam anda mutlakkan sebagai kebenaran, maka selama itu pula Injil akan tertutup bagi anda.

Sama seperti kalau saya pergi ke toko, dalam pikiran saya sudah dimatangkan dengan rencana membeli sabun, merk: Lifebuoy, sehingga saya membawa uang yang pas dan tak mungkin membeli barang yang lainnya. Pikiran saya sudah terpateri ke sabun merk Lifebuoy. Berbeda dengan ketika saya dalam acara berjalan-jalan ke mall, saya tak mempunyai rencana apapun tapi membawa uang yang banyak. Itu sebabnya ketika di mall itu ada barang yang dipromosikan dan saya tertarik, saya membelinya. Tanpa perencanaan, sehingga ketika saya bawa ke rumah, barang itu menjadi kejutan bagi istri dan anak-anak saya.

Jadi, selama anda tidak bersedia menetralkan pikiran anda, maka anda tak mungkin membeli agama manapun selain Islam saja yang anda tahu, seperti kuda yang diberi kacamata kuda. Akibatnya kuda itu kalah dengan kusirnya yang memiliki pemandangan yang bebas. Ketika kusirnya melihat cewek cantik, kudanya hanya melihat jalanan aspal saja.

Kaum Muslim yang bisa masuk Kristen seperti sekarang ini adalah mereka yang tidak fanatik dengan Islamnya. Tidak terhalang oleh Al Maidah 51 yang melarang bersahabat dengan orang Kristen, tidak menganggap Kristen sebagai sesuatu yang harus dinajiskan, bersedia mendengar pekabaran Injil, maka timbullah pikiran perbandingan antara sabun merk Lifebuoy dengan sabun merk Lux.

Perkara masuk Kristen Minggu, nggak masalah! Yang penting anda sudah berani memegang Alkitab untuk dibaca dan dipelajari. Alkitab lebih penting dari gereja merk apapun, sebab semua gereja pedomannya ya Alkitab itu. Nantinya setelah anda sudah masuk pada pelajaran dari Alkitab, maka anda pasti akan tertuntun pada kebenaran yang sejati. Sebab kebenaran yang sejati itu adalah dari Alkitab, bukan dari suatu gereja, bukan dari omongan pendeta dan juga bukan dari omongan malaikat yang bergentayangan. Siapapun yang berbicara tidak sesuai Alkitab, ya bukan kebenaran.

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Dengan modal Alkitab harusnya anda tidak akan kalah dari Ayub yang tidak memegang Alkitab, yang tahu Penebusnya bangkit dari kematianNYA. Sebab tentang kebangkitan YESHUA ha MASHIA juga dituliskan di dalam Al Qur'an;

QS. 19:33   Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".

Dari satu ayat itu saja sudah cukup bagi anda untuk menjadi orang setangguh Ayub, yang sanggup kehilangan segala harta kekayaannya, anak-anaknya, ditimpa barah sekujur tubuhnya, menanggung ejekan istri dan sahabat-sahabatnya. Oleh pengetahuan: "Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu", maka segala yang ada di dunia ini akan seperti angin, tak berguna apa-apa.

Semua orang-orang kuat di Alkitab dikuatkan oleh pengetahuan tentang ELOHIM YESHUA sebagai JURUSELAMAT.

Habel, adiknya Kain, melihat ke masa di mana ELOHIM YESHUA dikorbankan sebagai Domba, sehingga dia mempersembahkan domba, dan ELOHIM YAHWEH membenarkannya. Abraham ketika hendak menyembelih Ishak, anaknya, melihat ke masa depan bahwa bukan Ishak yang harus mati, melainkan ELOHIM YESHUA, sebagai Domba yang disediakan oleh ELOHIM YAHWEH;

Kejadian
22:7Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"
22:8Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

Yakub oleh suatu mimpi menjadi tahu bahwa tempat di mana ia berbaring kelak adalah Bait Suci, pintu gerbang sorga;

Kejadian
28:16Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."
28:17Ia takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga."

Tempat itu dinamainya: Betel, dari kata: Beth El, yang artinya rumah ELOHIM YAHWEH.

Tanda salib memberikan pengertian bahwa ELOHIM YESHUA adalah titik pusat bagi masa lalu, masa kini dan masa depan. Palang sebelah kiri berarti Sebelum Masehi, mulai dari Adam ke YESHUA, tiang vertikalnya menunjuk ke zamanNYA, sedangkan palang sebelah kanan menunjuk dari zaman para rasul hingga kiamat nanti. Jika orang Sebelum Masehi melihat YESHUA ke masa depan, kita yang hidup di Sesudah Masehi melihat YESHUA ke masa lalu. Jika orang Sebelum Masehi melihat YESHUA secara ROH KUDUS, kita sekarang melihat DIA melalui Alkitab dan ROH KUDUS.

Karena itu jika Alkitab anda tolak sama seperti anda menutup telinga ketika orang berbicara, maka anda takkan tahu apa-apa. Belum apa-apa pikiran anda sudah anda tutupi. Al Maidah 51 tak berlaku di kerajaan Arab Saudi yang menjalin persahabatan dengan Amerika Serikat dan Israel. Al Maidah 51 juga tak bisa diterapkan di Indonesia yang masyarakatnya majemuk. Al Maidah 51 tidak bisa dipraktekkan oleh para buruh yang membutuhkan nafkah untuk hidup keluarganya. Al Maidah 51 tidak bisa menghalangi TNI yang membutuhkan peralatan militer canggih. Zaman ini sudah tidak bisa mengandalkan pertahanan diri dari panah, golok dan pentungan.

Masihkah anda mempersalahkan Ahok atas Al Maidah 51 yang pada kenyataannya merupakan ayat yang lumpuh, yang tidak bisa dipraktekkan?! Karena itu tidak boleh mesjid-mesjid mengumandangkan ayat itu untuk menjegal Ahok di Pilkada 2017 mendatang. Konsekwensinya berat bagi anda jika menghidupkan Al Maidah 51, yaitu buruh-buruh harus berhenti dari pekerjaannya, anda harus melepaskan komputer, laptop, handphone, Facebook, Twitter, dan Arab Saudi harus mengusir Amerika yang saat ini merupakan pelindung keamanannya. Mau makan apa selain Al Maidah 51 itu? Coba pikir dan renungkan secara objektif.

Jika anda mau maju!

Hasil gambar untuk gambar kacamata kuda

Tidak ada komentar: