Jumat, 11 November 2016

MENGAPA KITA MEMULIAKAN YESHUA? - 5

Setelah nabi Musa mati dan diangkat ke sorga, nabi Yosua yang menggantikannya mengantarkan bangsa Israel memasuki tanah Palestina dan yang membagi-bagikan milik pusaka ke masing-masing suku. Sama seperti ELOHIM YESHUA yang menggantikan ajaran Taurat nabi Musa. Nama Yosua identik dengan nama YESHUA, dari bahasa Ibrani: Yehoshua, yang artinya "YAHWEH yang menyelamatkan." Nabi Yosua ini dari suku Efraim, berbeda dengan nabi Musa yang dari suku Lewi, sehingga sama dengan ELOHIM YESHUA yang dari suku Yehuda, yang bukan dari kalangan imam Lewi.

Nama asli Yosua adalah Hosea bin Nun, dari bahasa Ibrani yang searti juga dengan YESHUA. Tapi nabi Musa menamainya: Yosua;

Bil. 13:16Itulah nama orang-orang yang disuruh Musa untuk mengintai negeri itu; dan Musa menamai Hosea bin Nun itu Yosua.

Ketika orang-orang di luaran memanggilnya: Hosea, nabi Musa memanggilnya: Yosua. Sama seperti ELOHIM YESHUA yang dipanggil orang-orang di luaran: Yesus, bahasa YunaniNYA. Tapi nabi Musa, atas nama Alkitab mempunyai nama sendiri, yaitu Yosua, seperti saya yang lebih suka menyebut Yesus dengan YESHUA. Sebab YESHUA adalah nama asliNYA ketika kelahiranNYA hingga DIA mulai mengajar. Selama 30 tahun para tetanggaNYA memanggilNYA: YESHUA, bukan Yesus.

Jika ada orang yang berkata "Yesus" itu artinya: "YAHWEH yang menyelamatkan", pastikan bahwa orang itu ngawur. Sebab bangsa Yunani tak mengenal kata-kata: "YAHWEH." Lebih-lebih dirangkaikan dengan "yang menyelamatkan" menjadi satu kata: Yesus. Itu tidak mungkin dan mustahil sekali. Yang mempunyai arti: "YAHWEH yang menyelamatkan" adalah YESHUA, bukan Yesus.

Nabi yang bernama YESHUA ada, seperti Yosua dan Hosea. Tapi yang bernama Yesus, mana ada di Israel nama orang seperti itu?

Kemarin saya menerangkan suku Efraim itu suku yang memberontak, tapi itu baru terjadi 600 tahun setelah kenabian Yosua, yaitu di zaman setelah raja Salomo, di zaman Rehabeam, anak Salomo. Tapi menjadi suatu gambaran adanya pengkhianatan Yudas Iskariot terhadap ELOHIM YESHUA, seperti Yerobeam yang mencemarkan nama baik suku Efraim.

Yudas sendiri adalah nama Yunani dari nama Ibraninya: Yehuda, menyatakan sesuku dengan YESHUA. Jadi, Yosua dikhianati oleh Yerobeam, sedangkan YESHUA dikhianati oleh Yudas. Klop! Dan cantiknya, semuanya diawali oleh huruf: "Y." - Yosua - Yerobeam - YESHUA - Yudas/Yehuda.

Tugas pertama nabi Yosua setelah kematian nabi Musa adalah menyeberangi sungai Yordan, tempat ELOHIM YESHUA dibaptiskan untuk mengawali pekerjaanNYA. Nabi Yosua mengutus 2 orang untuk mengintai negeri Yerikho yang hendak ditaklukkannya, tapi ke-2 mata-mata itu diketahui oleh raja Yerikho dan disembunyikan oleh Rahab, perempuan sundal. Itu menggambarkan pengutusan rasul Petrus untuk orang Yahudi dan rasul Paulus untuk orang non Yahudi, namun di suatu waktu Kekristenan itu dikuasai oleh Roma Katolik. Perempuan adalah lambang gereja, perempuan sundal adalah gereja yang murtad, seperti Rahab yang menyembunyikan orang Israel, demikianlah Roma Katolik menyembunyikan kebenaran.

Rahab, perempuan sundal itu telah mendengar tentang kedahsyatan bangsa Israel dalam peperangan dan tahu bahwa negerinya akan diduduki oleh bangsa Israel. Karena itu dia meminta imbalan keselamatan bagi keluarganya jika Israel memerangi bangsanya. Dan ke-2 orang Israel itu memberikan tanda tali dari benang kirmizi yang harus diikatkan di jendela rumah Rahab. Sama seperti semua orang Kristen Minggu yang tahu kebenaran dari Alkitab dan dijamin keselamatannya jika mereka mau bertobat, yakni mengikuti ajaran Alkitab.

Benang kirmizi adalah benang yang berwarna merah. Itu harus ditalikan di jendela rumah Rahab sebagai tanda jika bangsa Israel menyerang kota Yerikho, jika dilihatnya tali itu maka rumah itu takkan diserbu oleh pasukan Israel. Tali kirmizi adalah "benang merah", tanda keterkaitan Kristen-kristen Minggu dengan Kristen Alkitab. Bahwa mereka itu sudah memiliki dan membaca Alkitab yang mereka pegang, sehingga mereka bisa menelusuri kebenarannya itu yang seperti apa. Mereka bukanlah orang asing yang tidak mempunyai Alkitab, sehingga tidak seharusnya mereka itu tersesat seperti sekarang ini.

Jangan menggenapi perkataan ini:

Mat. 13:14Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.

Punya Alkitab, bisa membaca dan bukan orang bodoh, tapi masih juga tak mengerti.

Peraturan barisan bangsa Israel adalah berbaris di belakang tabut perjanjian;

Yosua 3:3dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya--

Jangan mendahului tabut atau peti perjanjian ELOHIM YAHWEH, yang di dalamnya berisi 10 Hukum ELOHIM YAHWEH. Barisan orang Kristen harus mengedepankan 10 Hukum ELOHIM YAHWEH yang tak pernah diotak-atik oleh ELOHIM YESHUA. ELOHIM YESHUA justru meneguhkannya dalam 2 perintah kasih; kasih kepada ELOHIM YAHWEH dan kasih kepada sesama.

Wahyu 14:12Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Yang penting, yang menyelamatkan adalah menuruti perintah ELOHIM YAHWEH dan iman pada ELOHIM YESHUA. Kaum Trinitas meniadakan ELOHIM YAHWEH berikut dengan hukum-hukumNYA, dan hanya beriman pada ELOHIM YESHUA saja. Mana bisa begitu? Itulah sebabnya anda diusir dari hadapan ELOHIM YESHUA;

Matius 7:21Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Iman pada ELOHIM YESHUA saja tidak cukup, bro. Orang muda kaya yang datang pada ELOHIM YESHUA sudah mewakili pertanyaan anda: "perintah ELOHIM YAHWEH yang mana?"

Matius 19:18Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Perintah yang mana kata ELOHIM YESHUA? Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Bukankah itu serangkaian dengan perintah: "Ingat dan kuduskanlah hari Sabat", perintah ke-4 dari 10 Perintah ELOHIM YAHWEH?!

Mat. 23:23 Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Dan tabut perjanjian ELOHIM YAHWEH itu diperlihatkan kepada rasul Yohanes;

Wahyu 11:19Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

Ternyata tabut perjanjian itu masih membayangi zaman Perjanjian Baru, ya?! Jangan main-main! Kata nabi Yosua;

Yosua 3:11sesungguhnya, tabut perjanjian Tuhan semesta bumi berjalan menyeberang di depan kamu, masuk ke sungai Yordan.

Tabut perjanjian itu masuk ke sungai Yordan. Siapa yang masuk ke sungai Yordan?

Mat. 3:13Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.

Setelah seluruh bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan, nabi Yosua disuruh mengumpulkan 12 orang untuk mengambil batu dari sungai Yordan, lalu ke-12 batu itu dijadikan tugu peringatan;

Yosua 4:2

"Pilihlah dari bangsa itu dua belas orang, seorang dari tiap-tiap suku,
4:3dan perintahkanlah kepada mereka, demikian: Angkatlah dua belas batu dari sini, dari tengah-tengah sungai Yordan ini, dari tempat berjejak kaki para imam itu, bawalah semuanya itu ke seberang dan letakkanlah di tempat kamu akan bermalam nanti malam."

Sama seperti ELOHIM YESHUA setelah dibaptis merekrut 12 murid. Kemudian nabi Yosua menyuruh bangsa Israel mengelilingi kota Yerikho sekali sehari sampai 7 hari, maka terjadilah tembok kota itu roboh dan bangsa Israel menaklukkannya. Demikianlah ELOHIM YESHUA menyatakan DiriNYA sebagai TUHAN atas hari Sabat untuk mematahkan setiap dalil yang membenarkan hari Minggu;

Mat. 12:8Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Sebab jika ELOHIM YESHUA TUHAN atas hari Sabat, maka siapakah yang menjadi tuhan atas hari Minggu? Kami pemelihara hari Sabat mempunyai TUHAN, siapakah tuhanmu? Buktikan bahwa tuhanmu berkuasa atas hari Minggu. Maka merekapun terdiam seribu bahasa.

Umur Yusuf dengan umur Yosua, sama, yaitu 110 tahun, sedangkan umur nabi Musa 120 tahun, menyatakan umur manusia yang sempurna;

Kej. 6:3Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

Nabi Musa menggambarkan umur manusia yang sempurna, sedangkan nabi Yosua yang tidak mencapai 120 tahun, memberikan gambaran bahwa ELOHIM YESHUA matinya secara tidak wajar, yaitu karena disalibkan.

Hasil gambar untuk gambar tabut perjanjian

Tidak ada komentar: