Senin, 14 November 2016

MENGAPA KITA MEMULIAKAN YESHUA? - 8

Tanah perjanjian; Kanaan, adalah wilayah Palestina yang dikuasai oleh Israel saat ini. Di sana ketika di zaman nabi Musa dihuni oleh suku-suku keturunan Ham, salah seorang anak Nuh, yang sekarang ini tinggal suku Palestina, yang di Alkitab dikenal sebagai suku Filistin.

Adapun Ham adalah anak yang kena kutuk ayahnya, Nuh, karena ketika Nuh mabuk dan telanjang, Ham melihat auratnya dan dijadikan cerita kepada saudara-saudaranya: Sem dan Yafet. Karena anak terkutuk itulah sehingga ELOHIM YAHWEH memerintahkan nabi Musa untuk melenyapkan semua keturunan Ham yang menempati wilayah Palestina, untuk digantikan dengan anak-anak Sem, yakni bangsa Israel, sesuai dengan janji ELOHIM YAHWEH kepada Abraham untuk memberikan negeri itu kepada keturunannya.

Ulangan 7:2dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.

Ul. 7:16Engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka dan janganlah beribadah kepada allah mereka, sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu.

Di dalam Kristen, ELOHIM YESHUA juga mengajarkan supaya kita lebih mengasihi ELOHIM YESHUA daripada kepada ayah, ibu, istri maupun anak-anak;

Mat. 10:37Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Bukan berarti supaya kita kurangajar atau jahat terhadap mereka, tapi masalah keselamatan adalah masalah pribadi yang harus kita perjuangkan sendiri-sendiri. Jangan sampai iman kita kepada ELOHIM YESHUA itu digugurkan oleh sebab ayah, ibu atau istri tidak menyetujuinya. Sebab yang disebut keluarga kita yang sesungguhnya bukanlah mereka yang terikat darah dan dagingnya, tapi yang terikat pada darah dan daging ELOHIM YESHUA - saudara seiman;

Mat. 12:50Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

Ketika bangsa Israel maju berperang melawan suku-suku keturunan Ham itu, nabi Musa harus mengangkat tongkatnya tinggi-tinggi, maka posisi bangsa Israel akan lebih kuat dari lawannya. Tapi ketika nabi Musa kecapaian sehingga tongkatnya turun maka posisi bangsa Israel menjadi lemah. Itu bukan berarti ELOHIM YAHWEH tergantung dari tongkat nabi Musa, tapi memberikan suatu pelajaran untuk Kristen jika bergumul dalam menghadapi suatu masalah, supaya jangan mengandalkan kekuatannya sendiri, melainkan harus menggunakan kekuatan ELOHIM YAHWEH. Sebab letak kekuatan kita bukan pada usaha kita, tapi pada saat kita menyerahkan masalah kita kepada ELOHIM YAHWEH;

Yesaya
30:15Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,
30:16kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.
30:17Seribu orang akan lari melihat ancaman satu orang, terhadap ancaman lima orang kamu akan lari, sampai kamu ditinggalkan seperti tonggak isyarat di atas puncak gunung dan seperti panji-panji di atas bukit.

Kalau anda keberatan mengangkat sekarung beras, serahkanlah pekerjaan itu pada kuli panggul, pasti akan terangkat. Anda kena penyakit kanker, mengapakah panik? Apakah karena kata dokter itu penyakit ganas yang belum ada obatnya? Mengapa dokter bego anda percayai? Coba baca kembali Alkitab, bukankah ELOHIM YAHWEH itu sanggup membangkitkan orang mati? Jika orang mati saja bisa dibangkitkan, apa sukarnya menyembuhkan penyakit kanker? Tidakkah merupakan penghinaan yang besar jika ELOHIM YAHWEH sanggup menyembuhkan tapi anda lari ke dokter?!

Ketika kerajaan Israel terancam, ELOHIM YAHWEH sudah berpesan supaya mereka jangan meminta bantuan ke Mesir. Tapi Efraim tak menghiraukan itu. Akibatnya ELOHIM YAHWEH marah besar dan Efraim dibuang dan dilenyapkan dari dunia ini. Sebab Efraim itu punya ELOHIM YAHWEH, mengapa meminta bantuan ke Mesir?

Yang anda butuhkan untuk mengatasi masalah apapun adalah iman, yaitu kepercayaan kepada ELOHIM YAHWEH. Bukan sekedar mempercayai keberadaanNYA saja tapi juga mempercayai kesanggupanNYA. ELOHIM YESHUA memberitahukan bahwa iman sebesar biji sesawi saja bisa untuk memindahkan gunung dan mengalahkan dunia;

1Yoh. 5:4sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

Nah, jika anda membesarkan usaha daripada iman kepada ELOHIM YAHWEH, Yesaya 30:16-17 mengatakan masalah anda akan lebih besar dan akan lebih ruwet sampai akhirnya anda dibinasakan oleh masalah itu. Anda akan dibuat putus asa.

Jadi, sama seperti nabi Musa harus meninggikan tongkatnya untuk mendapatkan kekuatan, kita harus meninggikan ELOHIM YAHWEH untuk mengatasi perkara apapun.

Ketika nabi Musa kecapaian mengangkat tongkatnya, nabi Harun dan Hur menopangnya;

Kel. 17:12Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam.

Artinya, dalam suatu kumpulan jemaat harus saling menopang dan saling menguatkan keimanan saudara-saudara seimannya.

Suasana di padang gurun adalah suasana batu dan gunung, dan ELOHIM YAHWEH selalu di atas gunung ketika berbicara kepada bangsa Israel. Itulah sebabnya ELOHIM YAHWEH disebut ELOHIM Gunung;

Mzm. 18:31(18-32) Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?

Gunung dan batu melambangkan ELOHIM YAHWEH dan ELOHIM YESHUA; BAPA dan ANAK, sebagaimana dalam nubuatan nabi Daniel;

Daniel
2:44Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
2:45tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai."

Batu yang terungkit dari gunung itulah ELOHIM YESHUA, yang disebut juga batu sentuhan, batu sandungan, batu penjuru, batu yang terpilih, Kefas atau Petrus yang artinya batu karang, dan batu hidup;

Rm. 9:33seperti ada tertulis: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

1Ptr. 2:7Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."

1Ptr. 2:6Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

Mat. 16:18Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

1Ptr. 2:4Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

1Kor. 10:4dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Kefas atau Petrus adalah sebutan YESHUA yang dikaruniakan kepada Simon. Tapi Simon tak berani disebut Batu Karang sehingga dibalikkan kembali kepada ELOHIM YESHUA melalui 1Petrus 2:4 di atas.

Hasil gambar untuk allah gunung

Tidak ada komentar: