Sabtu, 26 November 2016

NABI ISA KALAMULLAH - FIRMAN AWLOH

Pertentangan antara kaum Muslim dengan Kristen Trinitas adalah di masalah nabi ISA itu Kalamullah atau Firman Awloh. Kalangan Kristen ngawur, yakni Kristen hasil rembugan para uskup di kota Nicea berpendapat bahwa nabi Isa alias Yesus Gondrong itu adalah "mulutnya Awloh" oleh sebab namaNYA disebut: FIRMAN ALLAH;

Yohanes 1:1Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Kalimat di atas ditafsirkan sebagai Yesus itu adalah Allah. Padahal di sana ada penjelasan bahwa Firman itu bersama-sama dengan Allah. Bukankah itu artinya ada 2 Orang, yaitu Firman dan Allah? Lalu dilanjutkan bahwa Firman itu adalah Allah. Apakah "Allah?" Allah dari kata al dan ilah, artinya sesembahan. Jadi, Allah itu adalah gelar, bukan nama TUHAN. Karena itu kalimat "Firman itu adalah Allah" menerangkan bahwa Firman itu termasuk atau juga Allah. Dan perkataan saya tersebut bukannya tanpa dasar, tapi berdasarkan Alkitab LAI Terjemahan Lama;

Yohanes  1:1  Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah.

Lalu ayat berikutnya mengatakan;

Yohanes
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

Kita mendapati kata: "bersama-sama dengan Allah" itu disebutkan 2 kali di ayat 1 dan 2 secara berturut-turut. Jadi, Firman itu Pribadi sendiri, Allah juga Pribadi sendiri, sebagaimana keterangan YESHUA sendiri;

Yoh. 10:30Aku dan Bapa adalah satu."

Ada AKU sebagai kata ganti FIRMAN dan ada BAPA. Karena Allah disebut BAPA, berarti FIRMAN itu statusnya ANAK, ANAK ELOHIM YAHWEH, sebagaimana yang diributkan oleh orang-orang Yahudi yang marah oleh sebab YESHUA mengaku sebagai ANAK YAHWEH;

Yohanes 10:36masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Bangsa Yahudi marah sekali ketika YESHUA mengatakan DiriNYA dengan BAPA itu satu;

Yohanes
10:30Aku dan Bapa adalah satu."
10:31Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
10:32Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
10:33Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Sebagai ANAK, YESHUA telah menyetarakan DiriNYA dengan BAPA. Itu pantangan besar bagi bangsa Yahudi yang diajarkan supaya tidak mengadakan ilah yang selain YAHWEH: "Jangan ada padamu allah lain di hadapanKU." YAHWEH itu esa. Tapi ELOHIM YESHUA memiliki dasar dari Taurat bahwa ELOHIM YAHWEH pernah menyatakan bahwa nabi Musa itu allah bagi firaun dan kitab suci tidak bisa dibatalkan, sehingga nabi Musa adalah allah bagi firaun untuk selama-lamanya.

Kel. 7:1Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

Yohanes
10:34Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
10:35Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
10:36masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Seperti apakah setara itu?
Setara itu bukan suatu perbandingan yang sama persis; 100:100, tapi tentang plus minus. Orang umur 40 dengan umur 50 itu bisa disebut setara. Tapi orang umur 50 dengan anak umur 10, jelas bukan setaranya. Atau, jika ada seorang ibu sedang berbicara dengan tukang bangunan atau tukang tehnik, itu bukan setara. Sebab umumnya perempuan kurang memahami hal-hal tehnik, sehingga percakapan menjadi tidak nyambung. Tapi bapak-bapak sekalipun tidak ahli, umumnya masih bisa diajak bicara tehnik. Karena itu percakapan bapak-bapak dengan ahli bangunan atau ahli tehnik bisa disebut percakapan yang setara.

Seorang guru ketika berdiri di depan kelas, dia setara dengan muridnya. Sebab guru itu pasti akan menyesuaikan perkataannya dengan pikiran muridnya. Tapi ketika guru itu di ruang guru, maka seorang murid tidak lagi setara dengan gurunya. Murid tidak patut masuk ke dalam percakapan level sesama guru. Demikian halnya jika ada ayah yang bermain kelereng dengan anaknya, si ayah itu menurunkan levelnya ke level anak-anak supaya dia bisa mengimbangi anaknya. Tapi ketika si ayah berbicara dengan istrinya, maka itu bukan level untuk anak-anaknya. Itu level orangtua.

Tentang hal itu rasul Paulus menjelaskan;

Filipi
2:6yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Bahwa ELOHIM YESHUA yang ketika di sorga selevel ELOHIM YAHWEH, ketika turun ke dunia menurunkan levelNYA ke level Manusia. Dan itu bukan perkataan rasul Paulus saja, melainkan rasul Yohanes juga. Di atas telah disebutkan bahwa FIRMAN itu bersama-sama dengan ELOHIM YAHWEH, kini rasul Yohanes menyatakan bahwa FIRMAN itu telah menjadi Manusia yang diam di antara kita;

Yohanes 1:14Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Di sorga DIA adalah ANAK YAHWEH, di dunia DIA adalah Anak Manusia. Jadi, DIA adalah ANAK YAHWEH yang menjadi Anak Manusia.

Yohanes 1:18Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Di sorga DIA di pangkuan BAPA, di dunia DIA di pangkuan Maria dan Yusuf. Di sorga DIA duduk di sebelah kanan BAPA, di dunia DIA disebut IMANUEL - ELOHIM yang tinggal di antara manusia.

Alkitab membedakan antara FIRMAN dalam huruf besar dengan firman dalam huruf kecil. FIRMAN huruf besar menunjuk pada nama orang, yakni YESHUA, sedangkan firman huruf kecil artinya adalah ucapan;

Why. 19:13Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."

Itu nama YESHUA.

Why. 17:17Sebab Allah telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman Allah telah digenapi.

Sedangkan di Wahyu 17:17 firman Allah adalah ucapan-ucapan ELOHIM YAHWEH.

Ajaran Trinitas yang berasal dari Konsili Nicea tahun 325 Tarikh Masehi itu sesungguhnya ajaran yang tidak sah dan harus dibatalkan. Sebab ketika kaisar Konstantine Agung mengundang 1.800 uskup di seluruh dunia untuk menyelesaikan pertikaian doktrin antara Athanasius dengan Arius tentang kedudukan YESHUA sebagai ANAK YAHWEH, yang hadir hanya 200-an orang. Sangat tidak memenuhi kuorum suatu konggres yang sah yang harus dihadiri oleh 2/3 anggota. Harusnya minimal dihadiri oleh 1.200-an orang. Tapi karena yang menyelenggarakan itu seorang kaisar yang sangat berpengaruh, maka hasil konsili itu dipaksakan sebagai doktrin gereja Katolik di seluruh dunia.

Yang dipertanyakan oleh Arius adalah apakah YESHUA dengan BAPA itu satu kehendak atau satu hakekat, satu paham atau satu pribadi? Bagaimana kata Alkitab, satu paham atau satu pribadi?

1Ptr. 3:8Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,

Yoh. 4:34Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Yoh. 5:30Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Hanya satu yang memiliki kehendak atau perencanaan, yaitu BAPA. ELOHIM YESHUA tidak memiliki agenda sendiri, tapi melaksanakan agenda BAPANYA.

Jadi, jelas sekali bahwa Kristen-kristen Trinitas itu adalah Kristen-kristen goblok banget! Sekarang kita melihat pada Al Qur'an, seperti apakah Al Qur'an menerangkan tentang ISA al MASIH sebagai Kalam atau Firman Awloh itu?

QS. 3:45   (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Ayat itu menerangkan bahwa kelahiran ISA al MASIH itu terjadi oleh kalimat atau firman Awloh; "Kunfayakun" - jika Awloh katakan jadilah maka akan terjadi. Bagaimana kata Alkitab?

Matius 1:18Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Ayat itu menerangkan bahwa Maria mengandung dari ROH KUDUS. Kita lihat dulu keterangan Lukas;

Lukas
1:34Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
1:35Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Maria bertanya: "Bagaimana mungkin dia hamil karena belum bersuami?" Malaikat itu menerangkan bahwa ROH KUDUS akan membuat Janin YESHUA, tepat seperti yang diterangkan oleh Matius, bahwa yang membuat Maria mengandung adalah ROH KUDUS, bukan YAHWEH. Peranan YAHWEH diterangkan sebagai Pemilik kuasa yang akan menaungi Maria. Karena DIA dibuat oleh ROH KUDUS, maka DIA menjadi ANAK KUDUS, bukan sebagaimana anak dosa, yaitu anak-anak Adam.

Kalau manusia biasa memiliki dosa warisan, yaitu tabiat berdosa, suatu sifat kecenderungan untuk melakukan kesalahan, YESHUA sejak dalam kandungan sudah kudus dan memiliki kecenderungan untuk berbuat hal-hal yang kudus. Jika manusia biasa berunsur negatif, YESHUA berunsur positif. Telinga manusia biasa cenderung mendengarkan kata-kata iblis, telinga YESHUA cenderung mendengarkan Firman ELOHIM YAHWEH. Jika manusia biasa seumpama mobil yang lengket dengan bumi, YESHUA itu seperti pesawat terbang yang semakin menjauhi gravitasi bumi.

Dengan demikian perkataan Al Qur'an bersesuaian dengan perkataan Alkitab, bahwa YESHUA adalah ciptaan ELOHIM YAHWEH. Sebab sebagaimana keterangan Filipi 2:7 bahwa ANAK YAHWEH itu telah mengosongkan DiriNYA. DIA telah menanggalkan segala kemuliaanNYA sebagai ANAK YAHWEH. DIA yang semula ada menjadi tidak ada, ada di tangan YAHWEH yang kemudian diciptakan kembali sebagai Bayi YESHUA, Bayi Manusia.

Rumus matematikanya: 1 - 1 = 0 + 1 = 1. Ada, tidak ada, ada lagi.

Why. 1:8"Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

"Yang ada" tidak diterangkan sebagai ada selama-lamanya tapi digandengkan dengan "yang sudah ada", artinya ada perbedaan waktu antara "ada" dengan "sudah ada." Baru setelah itu yang "sudah ada" itu akan datang kembali, menyatakan tidak ada spasinya. Sekali lagi; keterangan "sudah ada" menyatakan sebelumnya "belum ada." Tepat sebagaimana yang saya rumuskan: "ada, tidak ada, ada lagi."

Dari Filipi 2:6-7:

>> Ada = "yang walaupun dalam rupa ELOHIM YAHWEH"

>> Tidak ada = "mengosongkan DiriNYA"

>> Ada lagi = "mengambil rupa manusia."

Dalam rupa Manusia itulah DIA akan datang kembali;

Dan. 7:13Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

Mrk. 13:26Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Mrk. 14:62Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."

Hasil gambar untuk gambar firman allah

Tidak ada komentar: