Sabtu, 03 Desember 2016

APA YANG KAMU BACA DALAM KITABMU?

Ketika orang melaporkan Ahok ke polisi, yang dilaporkan adalah apa yang menjadi keberatannya, yaitu dirinya merasa terhina oleh perkataan Ahok. Atas laporan itu polisi memanggil Ahok untuk dimintai keterangan. Polisi perlu memastikan apakah benar Ahok berkata seperti yang dituduhkan? Tuduhan itu diakui oleh Ahok atau tidak? Setelah didapatkan pengakuan Ahok, bahwa memang benar dia telah mengatakan seperti yang dituduhkan, maka polisi membuka-buka Kitab Undang-undang Hukum Pidana untuk dicarikan pasal yang pas untuk menjadikan Ahok tersangka.

Bunyi pasal itu harus pas dengan materi tuduhannya. Jika bunyinya tidak bisa dipergunakan untuk menjerat Ahok sebagai tersangka, artinya tidak tersedia di dalam kitab KUHP, maka Ahok harus dibebaskan dari tuduhan itu. Tuduhan itu menjadi batal karena tidak ada pasalnya.

Jadi, suatu hukum yang mengikat orang itu harus dalam bentuk tertulis supaya bunyi hukum itu tidak berubah-ubah seperti kata-kata lisan yang bisa dipungkiri. Kata orang Jawa: "pagi kedelai sore tempe." Pagi masih berupa kedelai, sore sudah menjadi tempe. Kemarin omong: "A" sekarang omongannya berubah menjadi: "B."

Itulah perlunya seluruh ajaran TUHAN itu dituliskan dalam rupa Al Kitab atau Al Qur'an kalau untuk umat Islam. Dan kitab-kitab suci itu kita sepakati sebagai Firman TUHAN. Artinya kitab-kitab itu memiliki otoritas untuk mengontrol umat masing-masing. Kini, kitab-kitab itu sudah dalam bentuk buku terjilid sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan penambahan maupun pengurangan terhadap isinya. Isi kitab-kitab itu sudah tetap buat selama-lamanya dan tidak bisa diamandemen seperti UUD 1945 yang sekarang sudah diamandemen, sudah diubah dari aslinya. Kalau UUD 1945 memang menurut hukumnya bisa diamandemen oleh DPR untuk disesuaikan dengan zamannya. Tapi Al Kitab dan Al Qur'an, apa bisa dan apa boleh diamandemen? Apakah gereja atau pendeta atau MUI diperbolehkan mengubah kitab suci?

Ketika ELOHIM YESHUA berdebat dengan orang-orang Farisi, seringkali ELOHIM YESHUA mengingatkan mereka dengan kata-kata: "Tidakkah kamu baca?"

Mat. 19:4Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

Apakah kamu membaca Al Kitab, hai orang-orang Kristen? Apakah kamu membaca Al Qur'an, hai orang-orang Islam?

Dan ketika rasul Filipus melihat ada orang membaca kitab suci, yaitu sida-sida dari Etiopia, yang ditanyakan adalah: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"

Kis. 8:30Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"

Kamu sudah membaca Al Kitab atau Al Qur'an? Okey, tapi apakah kamu sudah mengerti dengan apa yang kamu baca itu?

Apa jawab sida-sida itu?

Kisah 8:31Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

Bagaimana aku dapat mengerti Al Qur'an yang berbahasa Arab itu? Membacanya bisa tapi aku tak tahu artinya. Lebih-lebih di Al Qur'an keterangannya ditambah-tambahi, baik dengan tanda kurung maupun dengan keterangan yang bernomor. Kaum Muslim pasti bingung dengan ayat-ayat seperti di bawah ini:

QS. 5:117    Maka setelah Engkau wafatkan(angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

>> Bagaimana wafat bisa diterangkan sebagai diangkat?

>> Jika setelah nabi ISA wafat umat diserahkan ke dalam pengawasan Awloh, bagaimana Muhammad bisa muncul sebagai nabi?

QS. 5:68    Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu".

>> Dari mana ada kata-kata "Al Qur'an"-nya di dalam teks Arabnya? Nggak ada itu!

Jadi, wajar sekali jika kaum Muslim bingung dengan Al Qur'an terjemahannya yang sudah dicampuri penafsiran para ulama. Masakan para ulama itu berhak untuk intervensi Firman Awloh?!

Sekarang saya bertanya kepada kaum Kristen: "Tidakkah kamu baca, bahwa para rasul itu menamakan ajarannya sebagai JALAN TUHAN, sedangkan yang memberi nama: Kristen itu masyarakat Antiokhia? Mengapa nama yang dibuat para rasul kamu gantikan dengan nama bikinan orang-orang kafir Antiokhia? Tidak tahukah kamu bahwa Kristen itu artinya pengikut Kristus, sedangkan JALAN TUHAN itu JALAN YAHWEH? Dan JALAN YAHWEH itu sudah ada sejak Perjanjian Lama?"

Mzm. 18:21(18-22) sebab aku tetap mengikuti jalan TUHAN dan tidak berlaku fasik terhadap Allahku.

Apakah kamu pikir YESHUA ha MASHIA itu membuat Jalan atau ajaran sendiri? Tidakkah kamu baca, bahwa YESHUA itu menuruti kehendak BAPA YAHWEH?

Mat. 5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Tidak tahukah kamu jika ada jalan bernama: "Jalan Jakarta" itu suatu jalan yang menuju kota Jakarta? Tidak tahukah kamu bahwa YESHUA ha MASHIA itu "JALAN YAHWEH", artinya Jalan menuju YAHWEH?

Yohanes
14:6Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Tahukah kamu bahwa kamu itu direkrut atau dikumpulkan oleh YESHUA untuk dijadikan anak-anak YAHWEH?

Why. 5:10Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

Itu satu hal bagi kamu, Kristen. Sekarang dengan kaum Muslim. Kamu membaca QS. 3:45: "idz qaalati almalaa-ikatu yaa maryamu inna allaaha yubasysyiruki bikalimatin minhu ismuhu almasiihu 'iisaa ibnu maryama wajiihan fii alddunyaa waal-aakhirati wamina almuqarrabiina."

Tapi, mengertikah kamu dengan apa yang kamu baca, supaya saya tidak menyebutmu burung beo? Bahwa ISA itu terkemuka di dunia dan di akherat. Itulah yang tertulis di kitab sucimu. Tidak ada nama lain yang boleh ditambahkan ke ayat itu, selain dari ISA saja yang telah dituliskan. Karena itu harus dibatalkan perkataan orang yang berkata bahwa semua nabi-nabi juga terkemuka.

Itu satu hal untuk kaum Muslim. Sekarang dengan kaum Kristen. Siapakah laki-laki ganteng yang berambut panjang itu? Apakah itu tuhanmu yang bernama Yunani: Yesus Kristus? Tidak tahukah kamu bahwa YESHUA itu Orang Yahudi dan bernama: YESHUA ha MASHIA, bukan Yesus Kristus? Dan tidak tahukah kamu bahwa merupakan kehinaan bagi laki-laki apabila berambut panjang?

1Kor. 11:14Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,

Dengan demikian tuhanmu dinyatakan bersalah, karena telah melanggar dalil Yahudi. Dia tidak memberikan contoh yang baik pada kamu. Dia tuhan yang ugal-ugalan, tuhan gaul, macam anak-anak muda zaman sekarang. Itu yang kedua bagi Kristen. Sekarang dengan kaum Muslim. Sudahkah kamu baca dalam kitab sucimu, bahwa tidak ada perintah Awloh untuk mengerjakan sholat 5 waktu? Atau, kamu bisa menunjukkan ayatnya barangkali saya kelewatan membacanya? Maka itu soal yang kedua bagi Muslim.

Sekarang dengan Kristen. Tuhanmu seperti di gambar-gambar kalau berdoa lipat tangan menutup mata, apakah seperti itu para rasul mengajarkan caranya berdoa?

1Tim. 2:8Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Tuhan Yesusmu benar-benar tuhan yang error, ya?! Buang saja ke tong sampah lalu dibakar!

Mat. 18:6"Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Itu soal yang ketiga bagi Kristen. Sekarang dengan kaum Muslim. Gelar apakah yang kamu berikan untuk ISA, dan gelar apakah yang kamu berikan untuk Muhammad? Mengapa untuk ISA kamu kasih gelar "al MASIH" sedangkan untuk Muhammad kamu kasih gelar: "mudah-mudahan beliau diselamatkan?" Katamu semua nabi-nabi itu sama, sederajat. Tapi nyatanya ISA kamu kasih gelar yang dahsyat: "JURUSELAMAT." Tidakkah kamu telah menghina dan menista nabimu sendiri, seperti Ahok? Saya akan melakukan demo super damai, lho!

Itu soal yang ketiga bagi Muslim. Sekarang dengan Kristen. Jika kamu katakan di dalam Yesus itu bersemayam BAPA dan ROH KUDUS, mengapakah Yesus berkata tidak tahu saatnya kiamat?

Mat. 24:36Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Yesus tidak tahu, ROH KUDUS yang ada di dalam DiriNYA tidak tahu, BAPA yang ada di dalam DiriNYA juga tidak tahu. Lalu BAPA yang mana lagi yang disebut oleh Yesus sebagai yang mengetahui. Masakan bapak Yusuf dan Maria? Atau Mario Teguh? BAPA yang mana? Coba dijawab, deh, biar saya nggak terlalu pusing.

Saya kuatir BAPA tidak masuk dalam persekutuan dengan Yesus Trinitas. Mudah-mudahan soal yang keempat ini tidak menggoncangkan iman Trinitasmu, ya?! Sekarang dengan kaum Muslim. Menurut Al Qur'an, siapakah yang disebut Siratal Mustaqim atau Jalan yang lurus? Coba periksa di QS. 43:61; "wa-innahu la'ilmun lilssaa'ati falaa tamtarunna bihaa waittabi'uuni haadzaa shiraathun mustaqiimun." 

Tahukah kamu artinya? Itulah persoalanmu yang keempat. Sekarang dengan Kristen. Tahukah kamu di mana ayat yang mengatakan bahwa tanggal 25 Desember itu merupakan hari kelahiran Yesus? Masuk akalkah Yesus lahir di bulan musim salju? Masuk akalkah para gembala di padang pada musim salju? Pernahkah Yesus menyuruh kamu memperingati hari kelahiranNYA? Pusing? Itu problem kamu yang kelima! Sekarang dengan Muslim;

Tahukah kamu, Mu'min yang melanggar peraturan hari Sabtu dikutuk menjadi kera yang hina? Mengapa kamu tetap saja menggelar ibadah di hari Jum'at? Dan tahukah kamu bahwa Jum'at itu artinya jemaat atau kumpulan, bukan merupakan nama hari? Tahukah kamu bahwa hari ke-6 itu namanya: Sittah, bukan Jum'at?! Itu masalahmu yang kelima. Sekarang dengan Kristen;

Coba bukalah Lukas 4:16. Benarkah isinya seperti ini; "Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab."

Nah, jika YESHUA itu kebiasaanNYA ke gereja hari Sabtu, mengapa kebiasaanmu ke gereja hari Minggu? Tahukah kamu bahwa YESHUA itu TUHAN atas hari Sabat, bukan atas hari Minggu?

Mat. 12:8Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Soal yang keenam ini jika membuatmu pusing berkunang-kunang, itu bukan karena kopi sianida, lho, sebab saya bukan Jessica. Sekarang yang keenam dengan si tukang demo;

Kamu sekarang sudah tahu isinya Al Maidah 51, bahwa kaum Muslim dilarang berteman dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Berarti kawan-kawanmu itu orang China, Korea, Jepang, Taiwan, dan Rusia yang komunis itu, ya?! Padahal tentang orang-orang Yahudi dan Nasrani dikatakan sebagai umat yang diatas kafir. Mengapa kamu malah berteman dengan orang-orang yang kafir? Pasti maksudnya supaya kamu bisa mencicipi masakan babi, ya?!

Itu yang keenam bagimu. Sekarang dengan Kristen. Tahukah kamu isinya kitab Ibrani 4:9?

Ibrani 4:9Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Nah, jika kamu ibadahnya hari pertama, Minggu, maka kamu bukan umat YAHWEH, lho! Kamu umatnya si dewa Matahari; bahasa Inggris: Sun-day, yang diberi nama: Yesus Kristus, sebagaimana amanah nabi Musa;

Ul. 4:19dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,

Sekarang coba lihat judul-judulnya kitab Ibrani itu:

>> Ibrani 3:7-19 judulnya: BINASA KARENA MURTAD

>> Ibrani 4:1-13 judulnya: HARI PERHENTIAN YANG DISEDIAKAN ELOHIM.

Jadi, sekarang kamu sudah bisa melihat dirimu, bahwa kamu itu umat yang murtad? Itu problemmu yang ketujuh. Sekarang dengan Muslim;

Jika kamu berkata: "Tidak ada Tuhan selain Awloh", bagaimana kamu bisa masuk ke Indonesia yang berasaskan: Ketuhanan yang mahaesa, bukan Keawlohan yang mahaesa? Kamu pasti menyelundup, ya?! Hayo, balik ke Arab sana!

Hasil gambar untuk gambar garuda

Tidak ada komentar: