Jumat, 09 Desember 2016

BENARKAH ADA DOSA DI SERIBU TAHUN?

Ajaran infabilitas gereja Roma Katolik yang menyatakan bahwa gereja yang penuh ROH KUDUS tidak mungkin salah benar-benar telah menjadi racun yang sangat dahsyat, sehingga umat menjadi seperti zombie[mayat hidup] yang membela mati-matian segala ajaran gerejanya. Mereka telah menjadi dogmatis atau fanatik membabi buta, yang luputnya menutupi bangkai tikus dengan daun pisang, diganti dengan daun jati. Luputnya dengan daun jati diganti dengan daun pepaya. Tapi bangkai tikus itu tetap saja bau.

Dari mulanya menyatakan bahwa neraka itu dunia orang mati yang diarahkan ke kuburan, beralih dalih ke bapak yang tidak mungkin membakar anaknya. Dari bapak yang tidak mungkin membakar anaknya, beralih lagi dengan dalih YAHWEH itu tidak suka bakar-bakar. Fenomenanya menjadi seperti kesibukan di rumah duka. Orang yang matinya tenang-tenang, para pelayatnya dibuat sibuk. Yang satu sibuk menggali makam, yang satu sibuk memandikan jenazah, yang lain sibuk memasang tenda, dan lain-lainnya. Orang yang mencetuskan gagasan neraka itu kuburan sudah meninggal dengan tenang, orang-orang yang termakan oleh ajarannya dibuat sibuk mempertahankan ajaran bangkai tikusnya. Betapa degilnya bangsa ini?!

Benarkah orang-orang yang dipenuhi ROH KUDUS tidak bisa berbuat salah? Bagaimana dengan raja Saul yang tidak taat? Bagaimana dengan raja Daud yang berzinah? Bagaimana dengan raja Salomo yang menyembah berhala? Bagaimana dengan rasul Petrus yang menyangkali TUHAN 3 kali? Bagaimana dengan rasul Yudas Iskariot yang mengkhianati TUHAN? Bagaimana dengan rasul Paulus yang jatuh dalam kemunafikan? Bagaimana dengan Ananias dan Safira yang tidak jujur? Bagaimana dengan Al kitab LAI yang merubah YAHWEH menjadi TUHAN, babi menjadi babi hutan[Imamat 11:7]?

Al Kitab LAI Terjemahan Lama:  "dan lagi babi, karena sungguhpun kukunya terbelah dua, ia itu bersiratan kukunya, tetapi ia tiada memamah biak, maka haramlah ia kepadamu." Tapi LAI Terjemahan Barunya: "Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu."

Jika gereja Katolik benar, mengapa kamu Kristen? Jika gerejamu benar, mengapa gereja-gereja yang lain tidak seperti gerejamu? Mengapa sampai ada 666 type gereja? Mana yang benar? Punya motor itu nyalakan mesinnya, jangan didorong kayak kehabisan bensin. Punya akal budi itu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berpikir dan merenungkan hal-hal yang penting.

Jika kamu berpikir bahwa neraka itu kuburan harusnya kamu sodorkan bukti-bukti Al Kitabnya bahwa itu memang benar-benar kuburan, bukan api, bukannya dicarikan alasannya bahwa bapak tidak mungkin membakar anaknya. Yang penting dipastikan dulu bahwa "syeol" atau "hades" itu pasti kuburan, bukan dunia orang mati. Sebab dunia orang mati itu luas, sedangkan kuburan termasuk di dalamnya. Bahkan bagi Kristen yang mempercayai kebangkitan orang mati, kuburan itu bukanlah dunia orang mati, tapi dunia peristirahatan sebagaimana tulisan di batu nisannya: RIP - Rest In Peace.

Sedangkan jika kamu mengetengahkan bahwa bapak tidak mungkin membakar anaknya, harusnya kamu carikan dasaran ayat-ayat Al Kitabnya, bahwa semua orang, baik yang Islam, Hindu, Buddha, Atheis, FPI yang anti gereja, maling, rampok, koruptor, pemabuk, penjudi, pelacur, dan lain-lainnya, asal manusia adalah anak-anak YAHWEH. Sebab nyatanya di Al Kitab tidak semua orang disebut anak-anak ELOHIM YAHWEH. Jika Al Kitab tidak mengakui semua orang anak YAHWEH, bagaimana kamu berpikir semua orang anak YAHWEH, sehingga tidak mungkin dibakar? Perkataanmu nyata-nyata berbeda dan bertentangan dengan Al Kitab.

Why. 21:8Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Setelah dalilmu bapak tidak mungkin membakar anaknya saya patah-patahkan, kamu beralih ke dalil bahwa YAHWEH itu tidak suka bakar-bakar. Harusnya kamu berkata YAHWEH tak mungkin menghukum manusia dengan air bah. Itu Al Kitabiah, sebab memang ada perjanjiannya dengan nabi Nuh, bahwa YAHWEH takkan menghukum manusia dengan air bah lagi, dengan tanda perjanjiannya berupa pelangi;

Kejadian
9:13Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
9:14Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan,
9:15maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.

Tapi kini, gantinya dengan air, ELOHIM YAHWEH menggunakan api. Tak ada pantangannya YAHWEH menggunakan api untuk memusnahkan segala yang hidup. Halal itu. Bahkan semua makhluk sorgawi ada unsur apinya;

Dari ke-3 pernyataan anda itu; neraka itu kuburan, bapak tidak mungkin membakar anaknya dan YAHWEH tidak suka bakar-bakar, saya bisa menangkap tujuan dan maksud anda yang tersembunyi. Sama seperti ketika sabun Rinso berpromosi: "Rinso membersihkan segala kotoran", dan lain-lainnya, maksud tersembunyinya tidak lain adalah supaya orang membeli sabun itu. Demikianlah pesan-pesan halus yang sedang anda sampaikan ke orang-orang adalah: "Berbuat dosalah yang sebanyak-banyaknya sebab neraka itu tak ada."

Maka kalau saya tarik ke belakang, perkataan itu memiliki kemiripan dengan perkataan ular ketika mempedayai Hawa di Taman Eden;

Kejadian
3:4Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,
3:5tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Drama antara YAHWEH dengan ular di Taman Eden, di mana YAHWEH menekankan ancaman hukuman sedangkan ular mengendurkan hukuman, kini tereflesikan pada kita. Saya menekankan adanya ancaman hukuman, seperti YAHWEH, anda mengendurkan hukuman seperti ular. Saya berkata: api neraka itu ada, anda berkata api neraka itu tak ada. Saya menuntut kesucian hidup orang-orang Kristen, anda mengendurkan semangat orang-orang mencapai kesucian.

Memang anda tidak mengatakan menyuruh orang berbuat dosa. Tapi toko yang membuka tokonya bisa dimengerti kalau toko itu siap menjual barang-barangnya. Tidak usah toko itu memanggil-manggil pembeli, pembeli sudah tahu.

Kini anda berkata setelah kebangkitan yang pertama, jika kita dibangkitkan kita akan diuji selama 1.000 tahun. Jika selama 1.000 tahun tidak jatuh ke dalam dosa akan hidup selama-lamanya. Ketika saya mengatakan bahwa selama 1.000 tahun itu iblis dirantai sehingga takkan ada pencobaan iblis, anda menjawab bahwa dosa itu tidak bergantung pada iblis. Dosa itu karena pilihan kita, bukan karena iblis. Memang benar dosa itu pilihan kita. Tapi siapakah yang memberikan pilihan? Di sini anda kurang cermat!

Di Taman Eden, yang memetik buah pengetahuan adalah tangan Hawa, bukan tangan ular. Tapi apakah yang menyebabkan Hawa mengulurkan tangannya memetik buah larangan itu? Bukankah karena adanya gagasan ular bahwa Firman YAHWEH itu tidak benar? - "Sekali-kali kamu tidak akan mati."

Coba seandainya tidak ada ular, apakah yang ada di pikiran Adam dan Hawa? Yang ada di dalam pikiran mereka adalah:

Kejadian
3:2Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
3:3tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Firman YAHWEH. Jadi, manusia kalau tidak ada setan pasti akan menurut pada YAHWEH. Adanya gagasan setan yang berbeda dari Firman YAHWEH, membuat manusia memiliki pilihan-pilihan. Itulah sebabnya ELOHIM YAHWEH menerapkan 3 tingkatan hukuman; hukuman terberat untuk ular, hukuman lebih ringan untuk perempuan dan hukuman paling ringan untuk laki-laki. Hingga saat ini laki-laki berkuasa atas perempuan;

Kej. 3:16Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."

APAKAH KEBANGKITAN PERTAMA?

Kebangkitan pertama adalah kebangkitan orang-orang kudus yang terjadi sebelum masa seribu tahun, sedangkan kebangkitan kedua adalah kebangkitan orang-orang berdosa yang terjadi sesudah masa seribu tahun.

Sebutannya saja sudah berbeda, yaitu antara orang-orang kudus dan orang-orang berdosa.

Wahyu 20:5Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

SEPERTI APAKAH ORANG-ORANG KUDUS ITU?

Wahyu
7:13Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"
7:14Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

Why. 14:4Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

MASIH ADA DOSAKAH DI MASA SERIBU TAHUN?

Wahyu 20:6Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Mareka dijamin takkan mengalami kematian kedua;

>> Kematian pertama adalah kuburan.

>> Kematian kedua adalah lautan api[neraka]

Wahyu 20:14Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

Kematian yang kedua adalah lautan api. Dari mana apinya?

Wahyu 20:9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

Apa saja yang dilenyapkan oleh api itu?

Wahyu 21:1Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

Wahyu 21:4Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Wahyu 21:8Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Wahyu 21:27Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Apakah semua tulisan itu kebenaran dan harafiah?

Wahyu 21:5Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Hasil gambar untuk gambar ular kobra

Tidak ada komentar: