Rabu, 07 Desember 2016

BENARKAH NERAKA ITU KUBURAN?

Suatu kali datanglah ibunya Yakobus dan Yohanes ke YESHUA untuk meminta supaya kedua anaknya itu didudukkan di sebelah kanan dan di sebelah kirinya YESHUA ketika di sorga kelak. Maka ELOHIM YESHUA menjawab: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" - Matius 20:22.

Yah, banyak sekali orang meminta sesuatu yang dia tidak tahu apa yang dia minta itu. Minta kekayaan tapi tidak tahu bahayanya memegang kekayaan itu. Minta jabatan tapi tidak tahu bahayanya memegang jabatan itu. Banyak sekali orang yang bertanya yang dia tidak tahu apa yang dia tanyakan itu. Bertanya tentang orang-orang yang akan diangkat TUHAN: "Apakah kamu termasuk orang-orang yang diangkat TUHAN ke angkasa?" Yang lainnya lagi bertanya: "Apa benar neraka itu tentang api?"

Itu nggak penting! Sepanjang zaman Al Kitab tak ada catatan tentang orang-orang yang mempertanyakan sorga itu seperti apa dan neraka itu seperti apa. Sebab itu semua tentang hal-hal yang sangat mudah untuk dimengerti, bahwa neraka adalah tempat hukuman sedangkan sorga tempat yang nyaman. Kedua tempat itu pasti berbanding terbalik; jika sorga enak, neraka pasti bukan tempat yang enak. Nggak mungkin di neraka itu ada hidangan ayam goreng, ada ice cream, ada pemasangan AC merk Samsung, maupun 72 bidadari. Sebaliknya, di sorga nggak mungkin ada borgol, nggak mungkin ada sate orang, juga nggak mungkin ada orang yang babak-belur dihajar polisi.

Sekalipun di neraka disediakan 72 bidadari dan fasilitas hotel bintang lima, siapa yang mau ke sana? Sekalipun di sorga disediakan 1 ton emas, 1 bunker uangnya Dimas Kanjeng, apakah saya bisa ke sana? Sekalipun di depan saya ada sekeranjang durian Monthong kesukaan saya, apakah saya bisa memakannya? Apakah saya mempunyai uang untuk membelinya? Sekalipun di depan saya ada gadis cantik yang saya cintai, apakah saya bisa mendapatkannya? Apakah dia juga mencintai saya?

Jadi, apa gunanya saya membayangkan tentang durian Monthong atau gadis yang cantik, jika landasan untuk mendapatkannya tak ada? Apakah karena saya menginginkan sorga, maka saya akan dimasukkan ke sorga? Apakah karena saya benci neraka, maka saya akan dijauhkan dari neraka? Memangnya neraka dan sorga itu seperti kota Bandung dan kota Jakarta, yang ketika saya ingin ke Bandung, tinggal naik bus di terminal, ingin ke Jakarta tinggal cegat bus di halte?

Sayang tidak begitu. Piala tidak diberikan kepada orang yang menginginkannya, tapi orang yang menang. Hadiah tidak diberikan kepada orang yang mengharapkannya, tapi orang yang beruntung. Begitu pula dengan sorga dan neraka. Sorga tidak diberikan kepada setiap orang Kristen, tapi pada setiap orang Kristen yang benar. Sedangkan neraka tidak dijauhkan karena kita tidak menginginkannya. Tapi neraka disediakan bagi siapa saja yang tidak benar.

Karena itu kalau pingin piala, jadilah juara. Kalau pingin hadiah, jadilah orang yang beruntung. Kalau pingin sorga, jadilah orang Kristen yang benar. Kalau nggak mau dimasukkan neraka, ya jangan menjadi orang Islam atau Hindu atau Kristen yang tidak benar. Sorga dan neraka adalah sesuatu yang otomatis diberikan, yang tidak perlu diminta dan tidak bisa ditolak. Sekalipun Ahmad Dhani, seorang penyanyi terkenal, kalau makar ditangkap polisi, ya nggak bisa apa-apa. Begitu pula sekalipun anda sudah dibaptis Kristen, jika tidak benar, suka tidak suka ya akan menikmati neraka.

Jadi, kita harus belajar meminta sesuatu yang berguna, dan bertanya tentang sesuatu yang terpenting. Tapi ketika saya didesak untuk menjawab pertanyaannya: apakah neraka itu api, saya menjadi teringat tentang Kristen-kristen aliran kharismatis dan Kristen-kristen Minggu yang sangat meremehkan masalah dosa. Oleh ajaran sekali selamat seterusnya selamat, Allah kasih dan lemah-lembut itu tidak mungkin tega menghukum, Hukum Taurat itu sudah disalibkan, ibadah hari apa saja bukan masalah, karena Yesus sudah menebus dosa kita maka sudah tidak ada lagi dosa, dan neraka itu ternyata hanyalah kuburan saja, dan lain-lainnya, maka sayapun harus bangkit berdiri meluruskannya. Kasihan sekali jika orang buta dituntun oleh orang yang buta juga.

Secara logika saja sudah sangat tidak masuk akal jika neraka itu seperti kuburan saja. Sebab semua orang, baik orang soleh maupun orang jahat, sama-sama menikmati kuburan. Sekalipun untuk orang yang benar dibangkitkan dan menikmati sorga, tapi di mana letak hukumannya bagi orang-orang yang berbuat jahat? Jika orang benar dan orang tidak benar, sama-sama mati, tidakkah itu sama dengan kematian bayi-bayi yang masih suci? Suatu kematian yang tidak memerlukan ajaran apapun. Bayi-bayi mati sebelum mereka sempat mendengarkan ajaran keagamaan tentang yang jahat dan yang baik. Bayi-bayi itu tidak membutuhkan TUHAN. Padahal kita meyakini TUHAN telah datang dengan pengajaranNYA yang membentangkan tentang hal-hal yang baik dan hal-hal yang jahat. Untuk yang baik disediakan sorga, untuk yang jahat disediakan neraka.

Nah, jika kemudian yang ada ternyata hanya sorga saja, sedangkan neraka itu kuburan bayi-bayi, tidakkah ajaran itu mengandung kebohongan? Ajaran TUHAN menjadi serupa dengan pertandingan-pertandingan atau perlombaan-perlombaan, yang hanya menyediakan hadiah bagi yang menang saja, sedangkan yang kalah tidak dihukum. Sama juga seperti peraturan lalulintas kewajiban mengenakan helm; yang tidak memakai helm ditilang, yang memakai helm tidak dikasih hadiah apa-apa. Yang mencuri dihukum, yang jujur tidak mendapatkan apa-apa. Jelas ajaran itu mengandung kebohongan. Harusnya TUHAN hanya mempromosikan sorganya saja, tanpa menakut-nakuti dengan neraka jika neraka itu ternyata kuburan bayi-bayi.

Setelah anda meniadakan nama YAHWEH, kemudian memberikan nama palsu[Yesus] kepada YESHUA, menghina Tuhan dengan rambut gondrongnya, memberinya hari Sabat palsu[Minggu], memberinya tanggal lahir palsu[25 Desember], menghina Paskah dengan telor ayam, kini anda hendak mengatakan bahwa TUHAN telah berbohong dengan nerakaNYA? Sungguh, keterlaluan sekali!

Nah, benarkah neraka itu hanya kuburan saja? Mari kita lihat!

Ada 3 istilah yang menunjuk pada pengertian neraka; Syeol, hades dan gehanna. Syeol itu dari bahasa Ibrani, artinya dunia orang mati. Dalam bahasa Inggris disebut: hell, sedangkan dalam bahasa Yunani disebut: hades. Sedangkan gehanna dari bahasa Yunani: geenna, diambil dari bahasa Ibrani: gehinnom, menunjuk ke suatu lokasi lembah Hinnom, tempat pembuangan sampah - sampah-sampah dibakar.

Jadi, syeol dan hades menunjuk ke dunia orang mati, sedangkan gehanna menunjuk ke pembakaran sampah. Satu hal menunjuk ke kuburan, di mana orang salah dan orang benar dikuburkan, satu hal lagi menunjuk ke api neraka yang umum kita bayangkan.

Syeol dan hades bisa diartikan dunia orang mati, bisa pula diartikan kuburan. Itu yang harus kita pegang, bahwa syeol itu mempunyai arti yang luas. Kuburan memang dunianya orang mati. Tapi dunia orang mati belum tentu kuburan. Jadi, pengertian syeol yang kedua: "dunia orang mati belum tentu kuburan" ini bisa dikenakan terhadap gehanna, api neraka. Bahwa api neraka termasuk juga dunianya orang mati. Sebab Al Kitab mengajarkan bahwa kematian kita yang pertama bukanlah kematian yang benar-benar mati, melainkan diistirahatkan sementara. Kuburan itulah firdaus, seperti yang ELOHIM YESHUA janjikan kepada pencuri yang disalibkan di sebelah kananNYA;

Luk. 23:43Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

ELOHIM YAHWEH sudah memberikan penglihatan kepada nabi Yehezkiel tentang bagaimana orang-orang mati akan dibangkitkan;

Yehezkiel
37:1Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
37:2Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
37:3Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"
37:4Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
37:5Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
37:6Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
37:7Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
37:8Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
37:9Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
37:10Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

Pertentangan antara orang Farisi dengan orang Saduki adalah perihal kebangkitan orang mati;

Kis. 23:8Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya.

Tapi ELOHIM YAHWEH melalui nabi Yehezkiel telah mengajarkan tentang adanya kebangkitan orang-orang mati. Dan tentang hal ini ELOHIM YESHUA menerangkan;

Yoh. 5:29dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Digambarkan dalam perumpamaan ikan yang baik dan ikan yang tidak baik:

Mat. 13:48Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.

Digambarkan dalam perumpamaan lalang dan gandum;

Mat. 13:30Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."

Digambarkan dalam perumpamaan domba dan kambing:

Mat. 25:32Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Jadi, semua orang yang di dalam kuburan akan dibangkitkan, yang benar akan menerima hidup yang kekal, sedangkan yang jahat akan menerima hukuman api neraka;

Why. 20:13Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

Baik yang mati di laut maupun yang mati di darat, sama-sama akan dibangkitkan. Tidak ada yang bisa meloloskan diri, yang tidak dibangkitkan. Tapi itu semua tentang konsep atau garis besarnya. Tentang detailnya, seperti ini:

1. Kehidupan berlangsung secara wajar, sebagaimana hari-hari ini;

Lukas
17:26Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:
17:27mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

Ada yang sedang makan, ada yang sedang mandi, ada yang sedang nonton televisi, ada yang sedang pesta miras, ada yang sedang mencuri, ada yang sedang berzinah di hotel, ada yang sedang berdoa lipat tangan tutup mata, ada yang sedang membaca Al Kitab, ada yang sedang berjalan kaki ke gereja Bethany, ada yang sedang mencuci pakaian, ada yang sedang belanja di pasar, ada yang sedang memasak, termasuk ada yang sedang mengetik tulisan di warnet.

2. Tiba-tiba ANAK MANUSIA datang di atas langit;

Mat. 16:27Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

2Tes. 1:7dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,

3. Orang-orang yang menyalibkanNYA akan dibangkitkan;

Wahyu 1:7Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

Semua orang hidup di seluruh dunia bisa menyaksikannya. Setelah para penyalib TUHAN itu menyaksikan kedatanganNYA, mereka akan dimatikan kembali.

4. Orang benar yang sudah mati dan yang masih hidup menyongsong TUHAN di angkasa;

1Tesalonika
4:16Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
4:17sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

5. Orang yang tertinggal di dunia akan dimatikan selama seribu tahun;

Why. 20:5Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

Why. 20:2ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,

Selama seribu tahun iblis akan kesepian, sebab tidak ada manusia yang hidup.

6. Seribu tahun ini merupakan seribu tahun Sabat atau seribu tahun perhentian. Karena itu selama seribu tahun itu tidak ada aktifitas apapun;

2Ptr. 3:8Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Tahun ke-6.000 - 7.000. Orang-orang yang bersama-sama YESHUA akan refreshing;

Why. 20:4Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

7. Semua orang mati dibangkitkan;

Wahyu 20:7Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,

8. Iblis dan orang-orang itu bersekutu untuk mengadakan perlawanan yang terakhir. Mereka melihat di atas langit ada kota Yerusalem baru. Kota itulah yang akan mereka serang dengan bom nuklir mereka;

Wahyu
20:8dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
20:9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

Itulah perang Harmagedon;

Why. 16:16Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.

Harmagedon menunjuk ke lembah Megido, lembah peperangan bangsa Israel;

2Taw. 35:22Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido.

9. Api dari sorga itulah yang akan membakar bumi hingga lenyap;

Wahyu 20:10dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

20:15Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

10. ELOHIM YAHWEH menciptakan langit dan bumi yang baru untuk tempat kota Yerusalem yang baru;

Wahyu
21:1Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.
21:2Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Jadi, jangan kamu menyangka segala perbuatanmu yang menghina dan merendahkan ELOHIM YAHWEH tidak akan dihakimi dan berakhir di kuburan bayi-bayi saja.

Efesus
4:11Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
4:13sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
4:14sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

Hasil gambar untuk gambar neraka

Tidak ada komentar: