Selasa, 06 Desember 2016

MEMBEDAKAN YANG ASLI DARI YANG PALSU

Kalau anda tidak pernah membaca Al Kitab, atau membaca tapi tak mengerti, yang sama saja dengan tidak pernah membaca Al Kitab, maka ilmu yang anda miliki pastilah ilmu dugaan-dugaan dan sangkaan-sangkaan yang spekulatif sekali, yang pasti meleset alias tak benar. Lebih memprihatinkan sekali jika pembicaraan tentang TUHAN itu anda perlakukan seperti camilan atau snack, sambil main Pokemon sambil makan pisang goreng, alias santai banget. Ya pergi gereja, ya pergi pelacuran, ya mabuk, ya berdoa, ya selingkuh, ya baca Al Kitab. Anda tak melihat bahwa tempat di mana anda berdiri itu Mahakudus: "Tanggalkan kasutmu!" Anda tak mengerti Firman itu. Atau, mengertinya itu Firman untuk nabi Musa saja. Anda tak sampai berpikir bahwa jika nabi Musa saja harus menanggalkan kasutnya, lebih-lebih lagi anda.

Saya melihat anda yang seperti itu, ngeri sekali, seperti ngerinya seorang ibu melihat tangan anaknya sangat kotor hendak mengambil makanan, berteriaklah ibu itu: "Hey, cuci tangan dulu!"

Anda yang compang-camping begitu hendak mengkritisi saya? Melihat itu perlu, supaya jangan sampai kita yang badannya kecil ini memukul orang yang badannya kekar, supaya jangan sampai orang yang hendak kita rampok itu ternyata tentara, supaya jangan sampai keliru memukul tembok. Kita akan benjol-benjol jika salah sasaran. Nah, ELOHIM YESHUA mengajari kita memakai perhitungan dalam setiap langkah kita;

Lukas
14:28Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?
14:29Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,
14:30sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
14:31Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

Kamu selalu salah duga dan meleset sangat jauh sekali tentang ajaran kasih, yang kamu bayangkan seolah-olah para hamba TUHAN itu lemah gemulai, sabar, murah hati, dan lain-lainnya seperti yang dituliskan oleh rasul Paulus;

1Korintus
13:4Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Saya akan tunjukkan seribu bukti dari Al Kitab tentang para nabi yang memiliki sikap yang justru kebalikan dari itu semua, termasuk rasul Paulus sendiri. Bukan tulisan rasul Paulus itu salah atau para nabi itu yang tidak bisa mempraktekkan ajaran TUHAN, tapi kamulah yang salah dalam memahaminya, sebagaimana kata rasul Petrus;

2Petrus
3:15Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
3:16Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
3:17Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.
3:18Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Kesalahpahaman itu terjadi oleh sebab kamu orang gegabah, yang membaca Al Kitab dengan mata sendiri, bukan dengan kacamata ROH KUDUS. Sebab apa yang kelihatan seperti sebuah titik, ketika dilihat dengan mikroskop dengan pembesaran ribuan kali, ternyata itu adalah virus mematikan. Karena itulah kita diajarkan membaca Al Kitab dengan ROH KUDUS. Itu adalah suatu ketentuan yang jika tidak ditaati maka takkan keluar khasiatnya. Sebab Al Kitab bukan buku komik atau buku novel.

Kita mulai dari ELOHIM YAHWEH lebih dahulu, sebab DIA-lah yang disebut sebagai sumber kasih. Seperti apakah DIA yang disebut sumber kasih itu? Seperti apakah DIA yang disebut panjang sabar itu? Masakan hanya gara-gara Adam memetik sebuah apel saja, DIA sampai tega mengusir dan menghukum mati Adam dan Hawa? Dan hingga hari ini sudah berapa milyar orang yang IA rampok hidupnya, termasuk kakek kita, nenek kita, ayah kita, ibu kita, kakak kita, adik kita, dan orang-orang yang sangat kita sayangi, bahkan termasuk nyawa kita sendiri yang tanpa adat-istiadat dan sopan-santun, sewaktu-waktu akan dicabutNYA? Musuh kita saja tak sampai menghendaki mencabut nyawa kita, tapi DIA yang mengaku memiliki kasih nyatanya lebih sadis dari Hitler.

Siapakah nabi Elia? Bukankah nabi Elia itu penyembelih 850 nabi Baal? Tapi mengapa "pembunuh" itu bisa diangkat hidup-hidup ke sorga? Seperti apakah para pendekar utusan TUHAN yang disebut: hakim, di zaman Hakim-hakim? Bukankah mereka itu penyandang pedang seperti FPI? Siapakah nabi Nehemia? Bukankah dia itu nabi yang siap memukul orang dengan tangannya?

Neh. 13:21Lalu aku memperingatkan mereka, kataku: "Mengapa kamu bermalam di depan tembok? Kalau kamu berbuat itu sekali lagi akan kukenakan tanganku kepadamu." Sejak waktu itu mereka tidak datang lagi pada hari Sabat.

Siapakah rasul Paulus? Bukankah dia orang yang siap duel?

2Kor. 10:2Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa kami hidup secara duniawi.

Siapakah Yohanes Pembaptis? Bukankah dia itu yang dengan berani mengata-ngatai orang-orang Farisi sebagai ular beludak?

Mat. 3:7Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

Orang datang hendak minta dibaptis bukannya disambut dengan senyuman seperti pak pendeta, tapi disambut dengan kata-kata ketus: "Hai kamu keturunan ular beludak!" Bagaimana dengan ELOHIM YESHUA? Bukankah yang membuat orang-orang Yahudi marah dan memusuhiNYA adalah kata-kataNYA yang seperti Ahok?

Mat. 23:27Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.

Kalau anda membaca Al Kitab baik-baik dan mengerti, anda akan melihat bahwa sebenarnya orang-orang Farisi itu tidaklah salah, sama seperti orang-orang FPI yang marah kepada Ahok itu sebenarnya tidaklah salah. Coba bayangkan, seandainya Ahok tidak menjadi gubernur atau YESHUA tidak diturunkan ke dunia, mungkinkah ada kasus penghinaan Al Maidah 51 atau YESHUA ha MASHIA yang dianggap menghujat YAHWEH? Nggak akan ada itu! Nggak akan ada cerita penyaliban YESHUA ha MASHIA.

Begitu pula dengan di facebook ini. Jika seandainya saya tidak menjadi penginjil, tapi menjadi pedagang, tidak mungkin nama anda saya comot, saya masukkan ke grup ini untuk membaca kritikan-kritikan saya terhadap gereja anda, yang membuat anda gusar setengah mati. Tapi perintah memberitakan Injil itulah yang membuat orang-orang Kristen dimusuhi orang;

Kis. 5:28katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."

Apakah salah saya masuk Kristen? Tidak! Seandainya saya masuk suatu gereja, lalu duduk manis mendengarkan khotbah pendeta, kemudian saya manggut-manggutkan kepala saya, saya yakin ketika salaman dengan pak pendeta pasti akan dikasih amplopan untuk uang transport. Tapi karena ELOHIM YESHUA memerintahkan saya untuk menyatakan kebenaran, sehingga saya terpaksa harus menunjukkan kesalahan pak pendeta, maka terjadilah kegaduhan ini;

Kis. 19:23Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.

Seperti apakah kelakuan para nabi dan para rasul yang disebut kebenaran itu?

>> Menimbulkan pertentangan;

Luk. 2:34Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan

>> Menimbulkan kemarahan orang;

Yoh. 10:31Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

>> Menimbulkan perpecahan;

Kis. 23:7Ketika ia berkata demikian, timbullah perpecahan antara orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki dan terbagi-bagilah orang banyak itu.

>> Menimbulkan penganiayaan;

Kis. 11:19Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja.

Sebaliknya, seperti apakah yang dilakukan oleh para nabi palsu?

>> Kerjanya semangat dan pandai mengarang cerita:

Yer. 23:21"Aku tidak mengutus para nabi itu, namun mereka giat; Aku tidak berfirman kepada mereka, namun mereka bernubuat.

2Tim. 4:4Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

>> Pandai memikat orang:

2Ptr. 2:14Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

>> Pandai menyenangkan hati orang:

Yer. 5:31Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

>> Pandai menciptakan kedamaian:

Yer. 6:14Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.

>> Pandai menutupi kejahatannya;

Mat. 23:14(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Kalau tidak ada kecocokan harga, tidak mungkin anda akan membawa barang dari toko. Kalau tidak ada kecocokan jiwa, tidak mungkin anda akan bermesraan dengan para nabi palsu itu. Dia menjual, anda membeli. Anda membutuhkan dongeng, mereka mempunyai dongeng, maka jadilah kesepakatan.

Am. 3:3Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Yoh. 8:44Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Mat. 15:14Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

Yang dituntun buta, yang menuntun juga buta, maka senanglah lobangnya karena sekaligus mendapatkan 2 orang. Jiwa babi kesukaannya ya yang najis-najis. Itulah makanan terlezatnya; penipu kena tipu, itu logis.

Jika ELOHIM YAHWEH yang kasih itu begitu "jahatnya", maka di manakah letak kebenarannya kasih itu? Letak kebenarannya tentu saja pada syarat-syaratnya kasih itu diberikan;

Ams. 8:17Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.

Mzm. 145:20TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.

Hasil gambar untuk gambar Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang

Tidak ada komentar: