Minggu, 18 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 7

Tahun 31 Tarikh Masehi ELOHIM YESHUA terangkat ke sorga. DIA berjanji untuk menurunkan ROH KUDUS, dan janji itu digenapi di hari Pentakosta. Saya mengajak anda menghitung hari-hari penampakan YESHUA setelah kebangkitanNYA berdasarkan hari Pentakosta.

Pentakosta dari bahasa Yunani: Pentekoste, dari bahasa Ibraninya: Khag Syavu'ot, artinya adalah hari ke limapuluh. Dan itu sudah pasti jatuh di hari Minggu, sebab dimulai dari hari Sabat hingga 7 kali Sabat, biasa disebut hari raya 7 minggu, lalu esok harinya adalah pestanya. Selama 49 hari mereka dilarang memakan roti atau gandum yang baru, artinya semacam prihatin atau berpantang makan yang enak-enak.

Imamat 23:14

Sampai pada hari itu juga janganlah kamu makan roti, atau bertih gandum atau gandum baru, sampai kamu telah membawa persembahan Allahmu; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu.
23:15Kemudian kamu harus menghitung, mulai dari hari sesudah sabat itu, yaitu waktu kamu membawa berkas persembahan unjukan, harus ada genap tujuh minggu;
23:16sampai pada hari sesudah sabat yang ketujuh kamu harus hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban sajian yang baru kepada TUHAN.

Jadi, selama 7 x 7 Sabat atau 49 hari itu mereka dalam "perhentian" dari kebiasaan hidup sehari-hari. Mereka baru merdeka di hari-hari biasa, seperti: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jum'at. Tapi hari ketujuh harus dikhususkan untuk TUHAN.

>> Sabat harian adalah setiap hari Sabtu berhenti dari pekerjaan duniawi.

>> Sabat Mingguan adalah Sabat sepanjang 7 minggu yang ditandai dengan hari Pentakosta.

>> Sabat tahunan adalah 7 x 7 tahun = 49 tahun orang Israel boleh mempekerjakan budak dalam periode 49 tahunan. Tapi di tahun ke-50 budak-budak itu harus dibebaskan. Itulah tahun Yobel, tahun pembebasan. Tentu saja perhitungan 49 tahunnya bukan perhitungan orang sendiri-sendiri, melainkan secara nasional, misalnya Indonesia diperhitungkan dari tahun kemerdekaannya: 1945, maka tahun Yobelnya jatuh pada tahun 1995. Pada saat itulah seluruh budak di Indonesia harus dimerdekakan.

Dan karena hari pencurahan ROH KUDUS itu jatuh di hari Minggu, maka itu dijadikan salah satu alasan orang-orang gereja Minggu beribadah di hari Minggu;

Kisah 2:1Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

Mereka membaca kalimat itu: "Pada hari Minggu, orang percaya berkumpul di satu tempat." Padahal Al Kitab menyatakan hari Minggu itu sebagai hari kemerdekaan yang memiliki derajat yang sama dengan hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jum'at. Setelah selama 49 hari mereka dikurung dalam peraturan keagamaan, seperti umat Islam selama 30 hari berpuasa, maka hari setelahnya adalah hari kebebasan seperti biasanya. Tapi tentang hari Sabat adalah hari kudus TUHAN; semua orang dilarang melakukan pekerjaan atau aktifitas duniawi. Jadi, hari yang manakah yang pantasnya anda berikan kepada TUHAN-mu? Hari yang kudus atau hari yang biasa? Martabak biasa atau martabak istimewa yang kamu berikan kepada TUHANmu?

Bapakmu iblis mengajarimu bertanya: "Apakah dilarang berkumpul di hari Minggu?" Siapa yang memasalahkan perkumpulan. Masakan TUHAN melarang orang berkumpul? Masakan TUHAN melarang orang berkumpul di hari Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at dan Sabtu? Bukan kumpulnya yang dilarang, tapi pada hari Sabat dilarang melakukan pekerjaan duniawi. Yang dimasalahkan adalah perhentian dari pekerjaannya. Sebab Sabat artinya berhenti atau beristirahat, sedangkan Sabtu artinya hari yang ketujuh.

Sekarang kembali ke penampakan YESHUA setelah kebangkitanNYA. Dari DIA mulai bangkit hingga ke hari Pentakosta ada 50 hari. ELOHIM YESHUA naik ke sorga dari bukit Zaitun yang jaraknya 7 hari perjalanan ke Yerusalem;

Kisah 1:12Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem.

Dari 50 hari dikurangi 7 hari, tersisa 43 hari. Lalu selama 40 hari secara berulang-ulang menampakkan diri;

Kisah 1:3Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

1Korintus 15:4

bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
15:5bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.
15:6Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.
15:7Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.

Dari 43 hari dikurangi 40 hari tersisa 3 hari. Itulah hari-hari mereka menantikan janji BAPA;

Kisah 1:4

Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang* -- demikian kata-Nya -- /"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Jadi, itulah perinciannya tentang hari Pentakosta; hari ke-50. Di hari Pentakosta itulah ROH KUDUS dicurahkan dalam penampakan seperti lidah-lidah api;

Kisah 2:2

Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Pencurahan ROH KUDUS itu menghasilkan jemaat yang mula-mula, jemaat yang asli, jemaat yang harus dijadikan pola standart kehidupan Kristen;

>> Jemaat yang saleh;

Kisah 2:42Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

>> Jemaat yang disukai dan disegani masyarakat;

Kisah 2:43Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

2:46

Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

>> Jemaat yang sejiwa;

Kisah 2:44

Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Tentang jemaat yang mula-mula itu, yang berada di tahun 31 hingga 325 Tarikh Masehi, ELOHIM YESHUA mengirimkan surat pujian melalui rasul Yohanes;

Wahyu 2:1

"Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu.
2:2Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
2:3Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
2:4Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
2:5Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.
2:6Tetapi ini yang ada padamu, yaitu engkau membenci segala perbuatan pengikut-pengikut Nikolaus, yang juga Kubenci.
2:7Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah."

Dan dalam kesempatan yang lain, ketika ELOHIM YESHUA mulai membuka meterai yang pertama dari tujuh meterai yang memeteraikan kitab nabi Daniel, jemaat itu digambarkan dengan kuda putih;

Wahyu 6:1

Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
6:2Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Kuda berbicara tentang organisasi jemaat, sedangkan warna putih melambangkan kesucian. Penunggangnya memegang panah, bukan menembakkan panah, artinya kewaspadaan. Itu menggambarkan para rasul yang mengajarkan ajaran TUHAN secara ketat dan keras, dan dinyatakan menang. Mereka berhasil mengibarkan kebenaran di tengah-tengah penganiayaan oleh orang-orang Yahudi. Namun TUHAN mencela kasih mereka yang semakin merosot.

Kisah 6:1

Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
6:2Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.
6:3Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,
6:4dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."

Di masa para rasul masih hidup kekurangan itu sudah segera ditangani. Tapi mungkin selewat tahun 70, yakni ketika mereka sudah mati secara syahid, pelayanan kasih itu mulai berangsur-angsur merosot kembali.

Tentang liku-liku umat TUHAN di sepanjang zaman sehubungan dengan kemunculan tanduk kecil, nubuatan nabi Daniel, dikritisi oleh ELOHIM YESHUA dalam surat kepada tujuh jemaat, sedangkan untuk menandai pergantian zamannya dilukiskan dalam pembukaan meterai-meterai. Ada tujuh meterai yang memeteraikan kitab nabi Daniel. Surat kepada tujuh jemaat ada di Wahyu 2-3, sedangkan pembukaan meterai-meterai ada di Wahyu 6-10.

Jadi, jika ada yang menafsirkan penunggang kuda putih itu YESHUA ha MASHIA, tidak benar.

Hasil gambar untuk gambar kuda putih wahyu 6

Tidak ada komentar: