Senin, 19 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 8

Melalui pembukaan meterai yang kedua[dari kitab nabi Daniel], ELOHIM YESHUA memberitahukan adanya sesuatu yang sangat penting di dalam sejarah Kekristenan;

Wahyu 6:3

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
6:4Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Kalau tadinya digambarkan dengan kuda berwarna putih, kini warna kuda itu merah padam, seperti warnanya naga atau setan, sedangkan orang-orang yang menguasai Kekristenan itu memegang pedang untuk membunuh sehingga tidak ada lagi damai sejahtera.

Di zaman jemaat yang mula-mula, Kristen memang dimusuhi oleh orang-orang Yahudi, sejak zaman YESHUA ha MASHIA. Tapi orang-orang Yahudi tidak bermaksud menjungkirbalikkan ajaran Kristen. Mereka hanya memusuhi orangnya saja, sama seperti kaum Muslim memusuhi kita sekarang ini. Mereka tak mengotak-atik ajaran Kristen sehingga ajaran Kristen tetap terpelihara kemurniannya. Mereka adalah serigala sejati. Kondisi seperti itu memang sangat menyusahkan bagi orang Kristen, tapi ELOHIM YAHWEH tidak dirugikan. Karena itu ELOHIM YAHWEH tidak gusar.

Berbeda dengan kehadiran kaisar Konstantin Agung. Dia tidak memusuhi orang-orang Kristen, justru sebaliknya, dia malah merangkul orang-orang Kristen. Tapi ajaran ELOHIM YAHWEH yang diacak-acaknya. Orang-orang Kristen aman, ELOHIM YAHWEH yang dirugikan karena ajaranNYA dijungkirbalikkan oleh serigala yang berbulu domba itu. Kaisar Konstantin Agung ini seperti Dimas Kanjeng yang tidak merampok dengan golok, tapi menipu orang dengan kata-kata manis, dengan penampilan keren berjas dan berdasi.

Mana yang anda pilih? Dielus-elus oleh pak pendeta yang memberimu kopi sianida, atau secara terang-terangan dimusuhi oleh kaum Muslim? Kalau saya pilih dimusuhi kaum Muslim secara terang-terangan daripada jatuh ke tangan serigala berbulu domba. 

Di zaman itu jumlah orang Kristen sudah berkembang pesat di seantero benua Eropa. Terjadilah pertentangan tajam antara Athanasius dengan Arius mengenai status YESHUA ha MASHIA, apakah Allah yang menjelma menjadi manusia atau ANAK ELOHIM YAHWEH? Nah, kaisar Konstantin Agung menggagas diselenggarakannya konsili, semacam konsensus dalam gereja supaya Kristen memiliki ajaran yang jelas, yang satu arah saja. Pikir Konstantin Agung, yang penting menjaga kesatuan dan persatuan NKRI. NKRI harga mati! Lebih baik mengorbankan ajaran TUHAN daripada menimbulkan perpecahan di antara bangsa ini.

Maka diselenggarakanlah konsili di kota Nicea, sehingga dikenal sebagai konsili Nicea I. Kaisar Konstantin Agung mengundang 1.800 uskup di seluruh dunia, tapi yang hadir hanya sekitar 200-300-an orang saja. Suatu jumlah yang sangat tidak memenuhi kuorum 2/3 anggota untuk sebuah permusyawaratan. Harusnya hasil konsili itu dibatalkan karena kurang mewakili pemikiran para uskup keseluruhannya.

Hasil konsili itu adalah mengucilkan Arius yang berpendapat YESHUA itu ciptaan YAHWEH, sebagaimana keterangan Al Kitab yang sangat-sangat jelas di Wahyu 3:14 dan Amsal 8. Konsili berpendapat Allah itu Trinitas, satu pribadi dalam tiga wajah, seperti bunglon yang bisa berubah-ubah warna tubuhnya. Kadang menjadi bapa, kadang menjadi anak dan kadang menjadi roh kudus.

Dampak jangka panjang dari Konsili Nicea bermakna penting. Untuk pertama kalinya, perwakilan dari banyak uskup gereja bersidang untuk menyepakati suatu pernyataan doktrinal. Juga untuk pertama kalinya, seorang kaisar menggunakan kewenangannya untuk mengumpulkan para uskup, dan menggunakan kekuasaan negara untuk secara efektif memberlakukan keputusan konsili. Agama dijadikan alat politik sebagaimana perpolitikan di Indonesia.

Dengan mengaku dirinya telah menjadi seorang Kristen, memudahkan bagi kaisar Konstantin untuk berbicara dengan orang Kristen tanpa kecurigaan.

>> Tahun 250 - 313 Tarikh Masehi: orang-orang Kristen dianiaya oleh Romawi.

>> Tahun 312 Tarikh Masehi: Kaisar Konstantin masuk Kristen setelah mendapat penglihatan salib dan menjadi pembela dan pelindung kaum Kristen yang tertindas.

>> Tahun 313 Tarikh Masehi: Kaisar Konstantin mengeluarkan keputusan memberikan kebebasan beragama dan beribadah. Keputusan itu dikenal sebagai Edik Milano.

>> 7 Maret 321 Tarikh Masehi: Kaisar Konstantin mengeluarkan undang-undang hari Minggu;


"Biarlah semua hakim, dan semua penduduk kota, dan semua pedagang beristirahat pada hari matahari yang dihormati. Tetapi mereka yang tinggal di desa-desa biarlah dengan leluasa dan dengan penuh kebebasan mengikuti kebiasaan mengusahakan ladang-ladang mereka, karena sering terjadi bahwa tidak ada hari lain yang sesuai untuk menaburkan biji gandum atau menanam pohon anggur; karena waktu yang sesuai tidak boleh dibiarkan berlalu, supaya berkat-berkat surga tidak hilang."

>> Tahun 325 Tarikh Masehi: konsili Nicea I.

 >> 27 Februari 380 Tarikh Masehi: Kaisar Theodosius I mengeluarkan keputusan menjadikan Kristen hasil konsili Nicea menjadi agama resmi negara Roma.

>> Tahun 476 Tarikh Masehi Kekaisaran Romawi pecah menjadi 10 kerajaan. Kejatuhan Romawi ini membuat Gereja Roma Katolik semakin kuat.

>> Tahun 493 Tarikh Masehi memusnahkan kerajaan Heruli.

>> Tahun 534 Tarikh Masehi memusnahkan kerajaan Vandals.

>> Tahun 538 Tarikh Masehi memusnahkan kerajaan Ostrogoth.

Tahun 538 Tarikh Masehi merupakan awal kekuasaan tanduk kecil Vatikan. Jadi, antara tahun 325 hingga 538 Tarikh Masehi, Kekristenan masih dalam kuasa kekaisaran Romawi, sampai akhirnya mengokohkan diri sebagai negara gereja Roma Katolik yang berpusat di kota Vatikan.

Tentang gereja yang dikuasai kekaisaran ini ELOHIM YESHUA menuliskan surat yang keduaNYA;

Wahyu 2:8

"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:
2:9Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
2:10Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.
2:11Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."

Kehadiran kaisar Konstantin Agung yang membawa ajaran-ajaran baru, yang antara lainnya mewajibkan orang ke gereja hari Minggu, menimbulkan kebingungan di antara mereka. Sebagian mau menerima perubahan itu karena menganggap kaisar Konstantin sebagai pelindung orang Kristen, tapi sebagian memilih tetap berpedoman pada Al Kitab.

Nah, untuk yang setia pada Al Kitab, mereka menjadi sangat menderita karena dikucilkan oleh gereja dan oleh masyarakat. Adanya Edik Milano yang memberikan kebebasan beragama dan beribadah, memberikan gambaran seperti Kristen di Indonesia saat ini. Pemerintah memberikan kebebasan tapi ormas-ormas Islam selalu memusuhi. Secara umum aman tapi tetap saja ada korban gereja-gereja yang dibom dan dibakar. Itulah sebabnya ELOHIM YESHUA katakan "Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari."

Penganiayaan masih belum seluas dan sedahsyat di zaman supremasi kepausan tahun 538 - 1798 Tarikh Masehi.  

>> Meterai pertama: penunggang kuda putih adalah para rasul[27 - 325 Tarikh Masehi]

>> Meterai kedua: penunggang kuda merah adalah kaisar Konstantin Agung[325 - 538 Tarikh Masehi]

Hasil gambar untuk gambar konstantin agung

Tidak ada komentar: