Selasa, 20 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 9

Suku Heruli atau Herul adalah suku Jerman nomaden yang diusir dari tanah airnya oleh suku Dani atau Dane, suku Jerman utara, pada tahun 493 Tarikh Masehi. Mayoritas raja-raja Eropa Barat beragama Katolik dan mendukung "sistem organisasi" Kepausan (Papacy) dalam pertumbuhan dan wewenangnya. Namun tiga kerajaan Arian [Heruli, Vandals, dan Ostrogoths] tidak mendukung Kepausan. Jadi para raja beragama Katolik itu memutuskan mereka harus dikalahkan atau dimusnahkan.

Beginilah Dr. Mervyn Maxwell, seorang ahli sejarah, menggambarkan hasilnya dalam jilid 1 halaman 129 dari bukunya yang berjudul God Cares: “Kaisar Zeno yang beragama Katolik (474 - 491) mengatur perjanjian dengan bangsa Ostrogoths di tahun 487 yang mengakibatkan pemusnahan kerajaan Heruli di tahun 493. Dan Kaisar Justinian yang beragama Katolik (527-565) memusnahkan bangsa Vandals di tahun 534 dan menghancurkan kekuasaan Ostrogoths di tahun 538. Inilah ketiga tanduk yg “tercabut” di nubuatan Daniel [Heruli, Vandals, dan Ostrogoths]



Bangsa Vandal adalah suku Jerman timur yang datang ke Kekaisaran Romawi pada abad ke-5 an menciptakan sebuah negara di Afrika utara, berpusat di kota Kartago. Bangsa ini mungkin telah memberikan namanya kepada daerah Andalusia, yang aslinya bernama Vandalusia, kemudian bahasa Arab Al-Andalus, di selatan Spanyol, di mana mereka menetap sementara sebelum menyebar ke Afrika.




Gelimer (480-553) adalah raja Vandal dan Alani dari tahun 530 hingga 534. Ia adalah penguasa terakhir kerajaan Vandal di Afrika Utara. Ia mulai berkuasa pada tahun 530 dengan menjatuhkan sepupunya, Hilderic. Kaisar Romawi Timur Yustinianus I yang mendukung Hilderic segera menyatakan perang terhadap Vandal. Dibawah pimpinan jenderal Belisarius, tentara Bizantium mendarat di Afrika Utara pada tahun 533.

Pada Maret 534, menyadari bahwa ia sudah kalah, Gelimer menyerah kepada Belisarius dan menerima tawaran perkebunan besar di Galatia dari Romawi.




Kerajaan Ostrogoth adalah negara yang didirikan oleh orang-orang Ostrogoth di wilayah Italia dan sekitarnya pada tahun 493. Negara Ostrogoth menggantikan Odoacer, penguasa de facto Italia yang telah menjatuhkan kaisar terakhir Romawi Barat tahun 476. Kerajaan ini mencapai kejayaannya pada masa kekuasaan raja pertamanya, Theodoric yang Agung.

Dimulai dari tahun 535, atas perintah Kaisar Yustinianus I, Kekaisaran Romawi Timur menyerang Italia. Penguasa Ostrogoth saat itu, Witiges, tidak mampu bertahan dan ditangkap saat ibukota Ravenna jatuh. Ostrogoth dibawah pimpinan penguasa baru Totila berhasil mampu penaklukan, tetapi pada akhirnya berhasil ditaklukan. Raja terakhir Ostrogoth adalah Teia.




Witiges atau Vitiges (meninggal 540) adalah raja Ostrogoth di Italia dari tahun 536 hingga 540. Witiges adalah suami dari satu-satunya anak Amalasuntha yang selamat, Matasuntha. Ia memerintahkan agar Theodahad dibunuh karena telah memenjarakan ibu mertuanya sebelumnya. Ia mulai berkuasa di Italia pada tahap awal Perang Goth, ketika Belisarius telah merebut Sisilia dan Italia Selatan. Jenderal Belisarius berhasil menangkap Vitiges dan Matasuntha(538). Mereka dibawa ke Konstantinopel, dan Vitiges meninggal disana(540), tanpa dikaruniai satu anak pun.


Dengan mematahkan tiga tanduk dari sepuluh tanduk Daniel pasal 7, maka posisi kepausan Vatikan menjadi kuat di tahun 538 Tarikh Masehi. Sejak saat itu tak ada raja yang tidak tunduk dan menyembah paus. Sebab paus memiliki kekuatan untuk mengangkat dan menurunkan seorang raja. Paus yang berkuasa di tahun 537 - 555 adalah paus Vigilius.

Kata raja James I: "Kalau tidak ada paus takkan ada raja."

Daniel 7:25 membagi 3,5 masa menjadi 1 masa, 2 masa dan 0,5 masa, tentunya dengan maksud supaya kita mencermati apa-apa yang terjadi di tahun-tahun itu;

>> 1 Masa > tahun 538 + 360 tahun = tahun 898 Tarikh Masehi;

Itulah peristiwa sinode jenazah. Orang yang sudah mati, diangkat dari makamnya untuk diadili. Gila? Namun nyata;



Sinode Jenazah (juga disebut Pengadilan Jenazah atau Synodus Horrenda dalam bahasa Latin) adalah nama yang diberikan untuk sebuah pengadilan gereja terhadap Paus Formosus yang sudah wafat. Pengadilan ini diadakan di Basilika St. John Lateran di Roma pada Januari 897.

Pengadilan ini diselenggarakan oleh pengganti Formosus, Paus Stefanus (VI) VII. Stefanus menuduh Formosus melakukan sumpah bohong dan naik tahta kepausan secara ilegal. Pada akhir pengadilan, Formosus dinyatakan bersalah dan kepausannya dianggap tidak pernah terjadi. Sinode Jenazah ini tercatat sebagai salah satu peristiwa paling aneh dalam sejarah kepausan Abad Pertengahan.




Kemungkinan sekitar bulan Januari 897, Stefanus (VI) VII memerintahkan agar jasad pendahulunya, Formosus, diangkat dari makamnya dan diadili di pengadilan kepausan. Dengan mendudukkan jenazah di tahta, seorang diakon ditunjuk untuk mewakili jawaban paus yang sudah wafat tersebut.

Formosus dituduh memindahtangankan jabatannya yang melanggar hukum kanon, sumpah bohong, dan menjabat sebagai uskup meski sebenarnya hanya orang awam. Akhirnya, sang jenazah dinyatakan bersalah. Liutprand dan sumber-sumber lain menyebutkan Stefanus mencabut jubah kepausan Formosus, memotong tiga jari tangan kanannya untuk dikonsekrasi, dan menyatakan seluruh tindakan dan ordinatnya (termasuk ordinat kepada Stefanus (VI) VII sebagai uskup Anagni) tidak sah. Jasadnya kemudian dimakamkan di pemakaman orang asing, lalu digali lagi, diikat dengan pemberat, dan ditenggelamkan ke Sungai Tiber.

Menurut Liutprand, Stefanus (VI) VII berkata: "Saat kau masih menjadi uskup Porto, mengapa kau rebut Tahta universal Romawi dengan ambisi yang begitu tinggi?”


>> 2 Masa > Tahun 898 + 720 tahun(2 x 360) = Tahun 1.618 Tarikh Masehi;

Di sekitar tahun itu ada 2 peristiwa penting:

1. Tahun 1.611 Tarikh Masehi penerbitan Al Kitab versi King James pertama yang disusun oleh 54 orang ahli selama 4 tahun.



Alkitab Versi Raja James(bahasa Inggris: King James Version, umumnya disingkat KJV; disebut juga Authorized Version atau King James Bible) adalah suatu terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris, yang pekerjaannya diperintahkan oleh Raja James I dari Inggris untuk Gereja Inggris. Alkitab ini pertama kali diterbitkan pada 1611, dan mempunyai dampak yang sangat mendalam bukan hanya terhadap kebanyakan terjemahan bahasa Inggris yang dibuat sesudahnya, tetapi juga terhadap pemakaian bahasa Inggris baku serta kesusastraan Inggris pada umumnya. Karya para pengarang terkenal seperti John Bunyan, John Milton, Herman Melville, John Dryden, dan William Wordsworth penuh dengan inspirasi yang tampaknya diperoleh dari Versi Raja James. Alkitab-alkitab modern bahasa Inggris seperti New American Standard Bible dan English Standard Version umumnya adalah revisi terhadap teks Alkitab ini. Versi Raja James juga sangat mempengaruhi Alkitab lainnya seperti New International Version yang tidak mengklaim dirinya sebagai revisi atas teks ini.

Meskipun sering disebut sebagai Authorised Version (AV) ("Versi Berotoritas"), versi ini tidak pernah secara resmi diakui oleh kerajaan Inggris maupun tatanan kepemimpinan Gereja Inggris. Nama Authorised Version umumnya digunakan di Britania Raya, sedangkan nama King James Version dikenal sebelumnya sebagai "bagaimana orang Amerika menyebutnya" sampai popularitas AV menurutn di negaranya sendiri. Tidak mempunyai hak cipta seluruh dunia, meskipun reproduksinya selalu dibatasi di beberapa tempat di Inggris di bawah "prerogatif kerajaan". Versi Raja James atau KJV meskipun sudah tua, tetap mudah dipahami bagi para pembaca rata-rata sampai hari ini. Dianggap merupakan landasan instrumental bagi perkembangan bahasa Inggris modern, serta tergolong buku sastra yang paling banyak dibaca sepanjang masa.
 

2. PERJANJIAN MAYFLOWERS TAHUN 1620;

Akibat perkataan raja James I: "Kalau tidak ada paus takkan ada raja" sebagian orang yang tidak sependapat, yang tidak mau tunduk dengan kepausan memilih mengundurkan diri dari gereja Anglikan Inggris dan juga meninggalkan negeri itu.

Robert Browne mengajak mereka ke negeri Belanda. Tapi merasa tidak nyaman sebagai orang asing di negeri itu, maka mereka melirik ke dunia baru: Amerika. Mereka berangan-angan bisa menegakkan ajaran Calvin secara murni dan jauh dari kuasa kepausan. Ada 102 orang yang berangkat dengan kapal Mayflower menuju ke Virginia. Namun karena badai, mereka mendarat di Massachusetts. Salah seorang Peziarah itu melukiskan daerah baru itu sebagai “rimba yang sunyi dan mengerikan”.

Komitmen mereka: Mereka harus menciptakan pemerintahan yang tertata agar mereka dapat mendirikan kerajaan Allah. Berdesak-desakan dalam kapal yang mereka tumpangi, empat puluh satu orang pada tanggal 16 September 1.620 Tarikh Masehi menandatangani Perjanjian Mayflower. Dalam perjanjian itu disepakati bahwa mereka akan mengolah koloni baru ini demi kemuliaan Allah dan demi kemajuan kekristenan. Mereka setuju memberlakukan undang-undang bagi kebaikan masyarakat umum dan berikrar untuk berpegang pada solidaritas kelompok serta menjauhkan kepentingan diri sendiri. Mereka akan patuh pada pemerintah, hidup secara damai, dan tunduk pada hukum dan pemimpin yang mereka pilih sendiri.

Konsep demokrasi liberal Amerika Serikat saat ini bermula dari perjanjian Mayflower tersebut. Falsafah pragmatis, sikap individualistis, asas Demokrasi Liberal, dan tidak terpatronnya dengan agama (Sekulerisme), menjadi sikap hidup dan prinsip politik setiap warga negara Amerika Serikat sampai dengan abad 21 ini, membuat Negara Amerika menjadi Negara Superior, selain itu. Semangat yang kuat menyebarkan asas pemikirannya keseluruh dunia  membuat hampir semua Negara yang tedoktrinasi oleh pemikiran-pemikirannya mengalami distabilitas dari berbagai aspek, seperti kebudayaan, ketahanan energi, dan pola pikirnya terintervensi oleh asas pemikiran Amerika. Salah satunya adalah Negara Indonesia yang terkena doktrinasi oleh asas pemikirannya.

Selain itu konsep Demokrasi, menurut istilah awalnya, Demokrasi adalah Pemerintahan oleh rakyat, - didalam masyarakat Athena sebagaimana asal kata ini – Pemerintahan yang dipimpin oleh rakyat. Demokrasi menurut pengertian yang lebih baru, Pemerintahan yang dipimpin rakyat berdasarkan hukum, sedangkan menurut istilah modern, Demokrasi sama dengan Social Contract, yang menentang kekuasaan diktator atau kekuasaan yang tak terbatas dari Raja, dan di abad 21 Amerika  mengarahkan konsep Demokrasi, sehingga Demokrasi dianggap oleh Dunia identik dengan Globalisasi dan Pasar bebas. Sehingga konsep Demokrasi secara harfiah sudah “teracuni” oleh konsep Demokrasi Liberal. Maka setiap Negara yang menganut sistem Demokrasi terlepas dari mana ideologinya, Konsekuensinya Negara itu harus mau mengikuti Globalisasi dan pasar bebas. Akhirnya kita melihat secara signifikan bahwa Negara Amerika Serikat  di abad ini sangat memegang peran sentral terhadap di Dunia dan dampak yang dirugikan  bagi Negara- negara yang berbeda pola pikir dan Ideologi dengan Amerika Serikat, salah satun Negara yang dirugikan adalah Negara Indonesia.

ELOHIM YESHUA membuka meterai yang ketiga;

Wahyu 6:5

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Kuda hitam menggambarkan gereja yang sudah dalam kegelapan parah. Sudah lawan kata dari kuda putih, sudah pada puncak permusuhan dengan ELOHIM YAHWEH. "Secupak gandum sedinar." Satu dinar adalah upah buruh sehari. Upah sehari hanya untuk membeli beras 1/4 kilogram. Apa cukup? Itu menggambarkan langkanya kebenaran. Bahwa seluruh ajaran Roma Katolik tidak bisa digunakan untuk hidup.

"Tetapi jangan rusakkan minyak dan anggur." Minyak adalah ROH KUDUS, sedangkan anggur adalah Kekristenan. Ada sebuah doa kepada ELOHIM YAHWEH supaya ROH KUDUS dan Kekristenan jangan sampai musnah oleh sebab kekuasaan tanduk kecil Vatikan itu. Dan ELOHIM YAHWEH menjamin;

Why. 12:14Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Ketika nabi Elia merasa sendirian, ELOHIM YAHWEH menjawab: "Tidak! Kamu tidak sendirian. Ada 7.000 orang yang murni jiwanya bersamamu." Demikian pula dengan di zaman tanduk kecil: 538 - 1798, ELOHIM YAHWEH memelihara suku-suku yang masih menjaga kemurnian ajaran Al Kitab, di antaranya yang paling menonjol adalah suku Waldens.



Waldens adalah nama bagi sebuah golongan Kristen pengikut Petrus Waldo. Gerakan ini muncul sekitar abad ke-12 di Lyon dan juga dikenal dengan sebutan 'Orang-orang Miskin dari Lyon'. Gerakan ini muncul sebelum gerakan Reformasi Protestan dimulai. Oleh karena itu, gerakan ini termasuk ke dalam gerakan pra-Reformasi.




Di negeri-negeri di luar kekuasaan Roma, selama berabad-abad telah terdapat kelompok-kelompok Kristen yang tetap hampir bebas seluruhnya dari kebejatan kepausan. Mereka dikelilingi oleh kekafiran, dan dengan berlalunya zaman telah dipengaruhi oleh kesalahan-kesalahan kekafiran tersebut.  Tetapi mereka tetap menganggap Alkitab sebagai satu-satunya ukuran iman, dan berpegang kepada banyak kebenarannya. Orang-orang Kristen ini percaya keabadian hukum Allah dan memelihara hari Sabat hukum yang keempat. Jemaat-jemaat yang memegang iman dan praktek seperti ini terdapat di Afrika tengah dan di antara orang-orang Armenia di Asia.




Sebagian mereka meninggalkan Alpen, negeri leluhur mereka, dan mengangkat panji-panji kebenaran di negeri asing. Sebagian yang lain mengasingkan diri ke lembah-lembah sempit dan celah-celah bukit terjal. Di tempat-tempat ini mereka memelihara kebebasan mereka menyembah YAHWEH.

Iman yang selama berabad-abad di pegang dan diajarkan oleh orang-orang Kristen Waldenses sangat bertentangan dengan doktrin palsu yang dikemukakan oleh Roma. Kepercayaan agama mereka di dapat dari firman YAHWEH yang tertulis, sistem Kekristenan yang benar. Tetapi petani-petani yang rendah hati ini, di tempat pengasingan mereka yang tersembunyi dan tertutup dari dunia luar, dan yang harus mengerjakan pekerjaan mereka sehari-hari menggembalakan ternak dan memelihara kebun anggur, belum sampai kepada kebenaran yang menentang dogma dan ajaran gereja yang murtad itu. Iman mereka bukanlah iman yang baru saja di terima. Kepercayaan agama mereka adalah warisan dari leluhur mereka. Mereka merasa puas dengan jemaat kerasulan -- "iman yang telah disampaikan kepada orang kudus" ( Yudas 3). "Jemaat di padang belantara," bukan hierarkhi yang dengan sombongnya bertahta di ibu kota besar dunia, adalah jemaat Kristus yang benar, penjaga kebenaran yang ELOHIM YAHWEH suruh umat-Nya berikan kepada dunia ini.


Dan inilah isi surat ELOHIM YESHUA yang ketiga mengenai zaman itu;

Wahyu 2:12

"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua:
2:13Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.
2:14Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.
2:15Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus.
2:16Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.
2:17Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya."

ELOHIM YESHUA memegang pedang bermata dua, menyatakan kemarahanNYA yang hebat;

Ibr. 4:12Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

ELOHIM YESHUA menyatakan bahwa lahir-batin orang-orang Roma Katolik itu tidak ada kebenarannya sama sekali. Pikiran dan perbuatan mereka sangat-sangat terkutuk!

Why. 20:4Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

Tanda di dahi = pikiran, tanda di tangan = perbuatan. Orang Kristen yang benar adalah orang tidak terkontaminasi ajaran Vatikan. Sebab semua Kristen Minggu adalah anak-anak Vatikan. 

Sekalipun mereka mengenakan nama Yesus, berpegang pada Al Kitab, namun Vatikan bukanlah takhta suci, melainkan takhta iblis.

Hasil gambar untuk gambar tahta suci vatikan



Catatan: kelihatannya beberapa tulisan saya terhapus dari facebook, entah oleh mesin facebook atau oleh zombie. Karena itu kunjungi “bloghakekatku” untuk membaca yang belum dibaca. Di sana tersedia 10.000 artikel mulai dari tahun 2011. Jika untuk ringkasnya, jika anda membaca tulisan saya dengan periode 3 bulanan, maka rasanya itu sudah cukup lengkap dalam memahami apa yang saya bahas, baik terhadap Muslim maupun terhadap Kristen. Sebab materinya sejak dulu ya itu-itu juga sehingga pasti kembali lagi dan kembali lagi.

Kalau dulu saya menulis di Microsoft word dulu baru saya copypastekan ke blog, sekarang saya lebih suka menulis langsung di blog, sebab kalau terjadi lampu mati system di blog tersebut sudah melakukan penyimpanan otomatis sehingga saya tidak sampai menulis sia-sia. Karena itu jika saya belum tentu muncul di facebook, saya pasti meninggalkan tulisan atau keterangan untuk anda di blog tersebut. Sebab saat ini saya menghadapi kendala pembuatan akun emailnya, seringkali menolak pendaftaran baru yang tanpa verifikasi nomor HP. Itulah sebabnya ada puluhan grup yang belum bisa saya layani selama beberapa hari ini.

Tidak ada komentar: