Sabtu, 10 Desember 2016

SEPAK TERJANG YAHWEH

Supaya anda mengenal siapa dan seperti apakah ELOHIM YAHWEH, TUHAN Semesta Alam, maka saya akan tunjukkan sepak terjangNYA di zaman Perjanjian Lama sebagai gambaran dari karakterNYA yang abadi.

Kita mengenal SBY dan Jokowi sebagai sama-sama presidennya. Di zaman SBY kita tak pernah mendengar ada rakyat kecil, orang biasa, yang berani dan begitu bebas untuk berdekatan dengannya, apalagi untuk foto selfi. Semua orang segan dan takut dengan SBY. Tapi dengan Jokowi, kita setiap hari membaca beritanya blusukan dan dikerumuni masyarakat secara sangat bebas. Di bagian lain kita mungkin juga pernah menyaksikan boss yang menjaga jarak dengan karyawannya maupun boss yang sangat akrab dengan karyawannya, yang bersenda-gurau seperti teman. Dengan kata lain, ada orang yang sangat galak sehingga ditakuti orang dan ada orang yang sangat lunak sehingga bisa didekati.

Apa tandanya seseorang itu galak dengan seseorang itu lunak? Kalau ada orang membungkuk-bungkukkan badannya dengan penuh hormat, seperti pelayan restorant ketika menyambut tamunya, maka itu tanda orang itu ditakuti karena galak. Sebaliknya, jika tak ada karyawan atau bawahan yang sampai membungkuk-bungkukkan badannya, itu tanda orang itu sangat lunak.

Bagaimana suasana di sorga dan jika ada orang yang dijumpai oleh ELOHIM YAHWEH?

Wahyu 5:8Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.

Menghadapi YESHUA, ANAK YAHWEH saja semua makhluk sorgawi itu tersungkur. Padahal itu makhluk-makhluk suci yang tidak pernah berbuat kesalahan dan yang tidak membutuhkan JURUSELAMAT. Mereka itu tak memerlukan YESHUA sebagaimana kita sangat memerlukanNYA. Padahal ketika di dunia YESHUA itu lemah-lembut, 'kan?! Di sorga begitu besar kewibawaanNYA.

Wahyu 5:13

Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
5:14Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Kalau kita baca ayat sebelumnya diceritakan bahwa seluruh aparat sorgawi menyanyikan lagu puji-pujian untuk YAHWEH dan untuk ANAKNYA. Kedua TUHAN itu sangat disanjung-sanjung di sorga. Dan setahu saya di sana tak ada malaikat yang bersantai-santai, main catur, nonton televisi, duduk di warung kopi, bermain kartu domino, main game online, pacaran, bersenda-gurau, melawak, membuat lelucon, ataupun berjalan-jalan ke mall-mall.

Bahkan karena di sana tidak ada kantor polisi, gedung pengadilan dan penjara, maka ketika ada malaikat yang melakukan pencurian motor, langsung dihajar babak-belur dan dibuang ke bumi;

Wahyu 12:7

Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
12:8tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
12:9Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Setiap kejahatan langsung ditangani tanpa laporan ke polisi, tanpa dilimpahkan ke kejaksaan, juga tanpa sidang pengadilan. Kerajaan Sorga tidak mempunyai anggaran untuk menggaji polisi, jaksa dan hakim;

1Korintus 6:9

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
6:10pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Jangan sesat! Berarti orang yang mengajarkan neraka itu bukan api tapi kuburan saja adalah orang-orang yang menyesatkan.

Ef. 4:14sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

Untuk tempat tinggal Adam dan Hawa, ELOHIM YAHWEH dengan tanganNYA, bukan dengan FirmanNYA sebagaimana DIA menciptakan yang lain-lainnya, membuatkan Taman Eden;

Kej. 2:8Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Tapi ketika mereka melanggar peraturan, ELOHIM YAHWEH tak segan-segan membiarkan Taman Eden itu kosong tanpa penghuni. Kedua orang itu diusir dan dibiarkan hidup menggelandang di hutan belantara yang sangat ganas;

Kej. 3:18semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Tak ada maaf, tak ada pengampunan dan tak ada rasa belas kasihan sedikitpun. Hukum benar-benar ditegakkan tanpa memandang bulu;

Mzm. 45:7(45-8) Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu, telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu.

Kegagalan ciptaan yang pertama; Adam dan Hawa, tidak menyurutkan hati ELOHIM YAHWEH untuk menciptakan manusia yang kedua, yaitu bangsa Israel. Jika Adam dan Hawa dibuatkan Taman Eden, bangsa Israel ditempatkan di Tanah Palestina, sebuah negeri yang amat sangat mahal. Sebab untuk mendapatkan negeri itu harus dibayar dengan nyawa orang-orang Amalek, orang-orang Yebus, orang-orang Kanaan, orang-orang Het, orang-orang Feris, orang-orang Hewi, dan lain-lainnya. Ratusan ribu orang dari suku-suku itu dimusnahkan;

Kel. 23:23Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu dan membawa engkau kepada orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Kanaan, orang Hewi dan orang Yebus, dan Aku akan melenyapkan mereka.

Namun ciptaan yang kedua itupun murtad. Dan sekali lagi ELOHIM YAHWEH melakukan tindakan hukum, yaitu dengan membuang mereka sebagian ke Asyur dan sebagian ke Babel. Maka habislah apa yang disebut manusia, sebab semuanya sudah melanggar hukum;

Mzm. 14:3Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Karena manusia sudah tidak bisa diharapkan dari perbuatannya;

Yer. 13:23Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?

Maka diperbaruilah isi perjanjianNYA, dari Perjanjian Lama menjadi Perjanjian Baru;

Yeremia 31:31

Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

ELOHIM YAHWEH tidak lagi menuntut manusia dari perbuatannya, tetapi dari imannya;

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Orang-orang mengenalnya sebagai Hukum Kasih. Sebab oleh karena kasih ELOHIM YAHWEH menyelamatkan kita, dan oleh pengamalan kasih kita diselamatkan. Kita harus memiliki kasih untuk syarat keselamatan kita, sebagaimana perintahNYA;

Matius 22:37

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Namun sayang orang-orang hanya menangkap kata-kata "kasih"-nya tanpa memahami unsur-unsur yang dimasukkan ke dalamnya, yaitu: kasih sebagai suatu hukum dan sebagai dasar bagi Hukum Taurat dan kitab para nabi. Mereka menyangka bahwa kasih bukanlah suatu hukum dan merupakan pengganti Hukum Taurat. Padahal ELOHIM YESHUA tak pernah mengajarkan bahwa Hukum Taurat itu ditiadakan oleh kasih;

Mat. 5:17"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Mat. 5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Mereka tidak memahami artinya menggenapi. Mereka sangka menggenapi itu meniadakan, padahal menggenapi itu artinya adalah melengkapi. Apa-apa yang kurang ditambahkan oleh kedatangan YESHUA ha MASHIA. Apa-apa yang tidak sempurna dari Hukum Taurat, disempurnakanNYA. Jika uang tabungan anak saya kurang untuk membeli sebuah sepeda, saya yang menambahinya sehingga dia bisa membeli sepeda yang diinginkannya.

Memang uang tabungan anak saya menjadi habis. Tapi 'kan ada di dalam sepeda itu? Memang kita tidak mengikuti Hukum nabi Musa. Tapi di dalam ajaran YESHUA ha MASHIA 'kan terkandung semua ajaran nabi Musa itu?

Matius 5:38

Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Hukum yang lama: mata ganti mata itu ditukari dengan hukum yang baru; berikan pipimu. Kalau dulu boleh membalas kejahatan orang, sekarang jangan melakukan pembalasan. Apakah hukum yang baru itu meniadakan hukum yang lama? Sama sekali tidak! Setiap kejahatan pasti akan dibalas dengan kejahatan. Tak ada seorangpun yang melakukan kejahatan bisa bebas dari hukuman. Tapi, serahkan pembalasan itu kepada TUHAN YESHUA. Jangan kamu yang membalas, tapi biarlah TUHAN yang membalaskannya;

Rm. 12:19Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Jadi, di mana hilangnya Hukum Taurat? Tidak ada satu iotapun yang hilang dari Hukum Taurat! Kamu salah sangka!

Sekarang, kasih sebagai hukum. Bahwa di dalam hukum kasih ini ada hukumnya, ada ketentuan-ketentuan dan syarat-syaratnya. Ada keteraturan atau tata tertibnya, bukan sesuatu yang liar.

1. Tanda kasih itu iman pada YESHUA;

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Kalau tidak percaya pada YESHUA, bukanlah kasih, maka akan dihukum. Itu adalah tanda kasih, sehingga tidak bisa dipalsukan oleh kasih dari Islam, Hindu, Buddha, dan lain-lainnya. Kasih yang sejati tandanya adalah iman pada YESHUA.

2. Tujuan kasih yang pertama adalah YAHWEH;

Matius 22:37

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Sangat disayangkan orang-orang Kristen telah salah kamar atau salah alamat, memberikan kasihnya kepada YESHUA, bukan kepada YAHWEH. Kata mereka: "Kumau cinta Yesus selamanya." Padahal YESHUA itu hanya Kacung atau Jongos atau Suruhan atau Pelayan saja;

Yohanes 17:3Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Saya menyuruh kacung saya mengantarkan parcel Natal ke rumah anda. Masakan anda berterimakasihnya pada kacung saya, bukan pada saya?! Masakan anda tidak menelepon saya mengucapkan terimakasih?! Keterlaluan sekali! Masakan anda bercinta dengan kacung saya?!

Yes. 42:1Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Di manakah ada ajaran Al Kitab yang menyuruh anda hanya ber-Yesus saja dan meniadakan YAHWEH?! Padahal YAHWEH-lah yang pertama-tama dikenal orang sejak Adam dan Hawa hingga zaman Israel. Tak ada seorangpun yang mengenal YESHUA. Nama YESHUA baru muncul di zaman Maria dan Yusuf, 2.000 tahun yang lalu, sebagai nama yang ditambahkan kepada nama YAHWEH, bukan sebagai pengganti YAHWEH. Jadi, jika di zaman Perjanjian Lama orang hanya mengenal YAHWEH saja, di zaman Perjanjian Baru harus mengenal YAHWEH + YESHUA, sebagai yang diutus YAHWEH untuk menyelamatkan kita;

Rm. 15:7Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.

3. Tujuan kasih yang kedua adalah sesama manusia;

Rm. 13:9Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

4. Neraka tidak menghilangkan YAHWEH itu kasih;

Al Kitab menyatakan bahwa YAHWEH itu kasih. Bahwa Pribadi atau Karakter sejati YAHWEH adalah kasih. Dan itu sudah dinyatakanNYA melalui pekerjaan ELOHIM YESHUA, sehingga orang-orang yang berada dalam YESHUA, berada dalam ruang kasih yang bisa hidup bersama YAHWEH. Di luar itu bukanlah kasih, sehingga tidak bisa hidup di hadapan YAHWEH. Karena itu kehadiran api neraka sama sekali tidak mengurangi kadar kasih YAHWEH.

Jika semua uang anda ada di dalam bank, jika terjadi kebakaran di rumah anda maka uang anda akan selamat, tidak berkurang sedikitpun. Demikianlah ketika kasih YAHWEH itu disimpan di dalam YESHUA, maka keberadaan api neraka itu sedikitpun tidak mengurangi kadar kasih YAHWEH. Kasih YAHWEH terselamatkan sekalipun orang-orang jahat itu dicincang atau dihabisi dengan cara apapun. Perlakukanlah orang-orang neraka itu secara kejam maupun secara sadis, YAHWEH tetap kasih.

Kalaupun anda bertanya: "Di mana kasihNYA?" YAHWEH bisa menunjukkan: "Itu di dalam ANAKKU." YAHWEH mempunyai bukti!

Yesaya 66:4demikianlah Aku lebih menyukai memperlakukan mereka dengan sewenang-wenang dan mendatangkan kepada mereka apa yang ditakutkan mereka; oleh karena apabila Aku memanggil, tidak ada yang menjawab, apabila Aku berbicara, mereka tidak mendengarkan, tetapi mereka melakukan yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak Kukehendaki.

Karena itu api neraka adalah sesuatu yang sangat logis setelah ditinjau dari berbagai sisi.

Hasil gambar untuk gambar pelayan membungkukkan badan

Tidak ada komentar: