Kamis, 08 Desember 2016

YAHWEH BENCI TAPI YAHWEH LAKUKAN

Melalui Injil kita menyaksikan drama pertentangan antara YESHUA ha MASHIA melawan orang-orang Yahudi. Dan sekalipun kita melihat secara nyata kesalahan dan kejahatan ada pada orang-orang Yahudi, namun nyatanya orang-orang Yahudi itu hingga hari ini masih belum juga bertobat. Kita mengakui kehebatan bangsa Yahudi di bidang teknologi. Namun kita juga melihat kebodohan mereka yang masih belum mau menerima YESHUA sebagai JURUSELAMAT mereka. Sebaliknya, kita yang tidak pandai di bidang teknologi, nyatanya kita bisa menjadi orang-orang Kristen.

Bagi anda, mungkin saya ini bodoh. Tapi jangan lupa, bagi sayapun anda kelihatan bodoh. Karena itu tidak penting saya membuat anda sepaham dengan saya atau anda membuat saya sepaham dengan anda. Biarlah antara anda dengan saya berposisi seperti YESHUA dengan orang-orang Yahudi itu, yaitu saling berlawanan. Kita berada dalam satu drama yang disaksikan orang-orang, supaya orang-orang itu menilai kita menurut pemahamannya masing-masing.

Saya memiliki tujuan berdiskusi itu dengan gambaran 2 ekor anjing yang sedang berebut tulang. Nah, ketika 2 ekor anjing itu sedang berebut tulang, biarlah itu merupakan kesempatan bagi kucing untuk melarikan diri. Biarlah para penonton mengambil manfaatnya dari argumentasi-argumentasi yang kita kemukakan.

Anda berkata bahwa YAHWEH itu membenci api. Merupakan kekejian bagiNYA, sehingga tidak mungkin DIA akan membakar manusia dengan api;

Ulangan
12:29"Apabila TUHAN, Allahmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya,
12:30maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.
12:31Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah mereka.

Bangsa-bangsa kafir yang mendiami tanah Palestina yang hendak diduduki oleh bangsa Israel itu peribadatannya dengan membakar anak-anaknya bagi dewa-dewa mereka. Membakari anak-anaknya sendiri itu suatu kekejian bagi YAHWEH. Karena itu YAHWEH tidak akan seperti itu. Benar! Mana ada perintah bagi bangsa Yahudi untuk mengorbankan anak-anaknya untuk dipersembahkan kepada YAHWEH? Nggak pernah! YAHWEH nggak pernah mengajarkan itu.

Jika YAHWEH memandang membakari anak-anak itu suatu kekejian, itu juga berlaku bagi DiriNYA sendiri, bahwa DIA takkan mungkin membakari manusia yang merupakan ciptaanNYA. Semua manusia adalah anak-anakNYA, sebab semua manusia adalah milikNYA, ciptaanNYA. Baik bangsa Yahudi, bangsa Indonesia, Amerika, Jepang, Rusia, dan lain-lainnya, semuanya adalah anak-anakNYA.

Ayb. 41:11(41-2) Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan tetap selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.

Semua yang ada di kolong langit adalah kepunyaanNYA. Tidak mungkin orang menghancurkan harta bendanya sendiri. Tidak mungkin orang merobohkan rumah yang dibangunnya sendiri. Sinting itu!

Saya ini ketika berpacaran dengan istri saya, yang saya bayangkan adalah hal yang indah-indah. Sedikitpun tak pernah berpikir untuk mengeluarkan kata-kata yang kasar, yang menyakiti perasaannya, bertengkar, apalagi memikirkan perceraian. Jauh sekalilah membayangkan hal-hal buruk itu. Semua hal-hal buruk itu jelas saya benci dan berharap takkan pernah terjadi. Yang saya bayangkan justru bisa bermesraan sepanjang masa, hingga kakek-nenek. Tapi, apa yang terjadi? Justru semua yang tak saya harapkan itulah yang terjadi.

Saya ini ketika istri hamil tua, sudah mempersiapkan baby box dan segala perlengkapan bayi yang hendak dilahirkan itu. Sama sekali tak terbayang bahwa saya akan memarahi, menghardik, mencubit hingga menempelengnya. Bukan itu yang saya persiapkan untuk bayi saya, tapi cinta kasih yang segenap hati. Bahkan nyamuk yang menggigit kulitnya saya bunuh. Sebab saya tak ingin melihat anak saya terluka. Dan jika anda mencubit anak saya itu, bisa-bisa saya jadi mata gelap memukul anda. Tapi apa yang terjadi? Justru apa yang saya benci itulah yang sering saya lakukan pada anak saya itu. Setiap hari mulut ini memarahinya.

Jadi, kalau anda berpikir saya senang dengan apa yang saya benci itu, itu tidak benar! Demikian juga dengan YAHWEH. Apakah YAHWEH senang mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden? Justru karena YAHWEH tidak menghendaki mereka keluar dari Taman Eden itulah YAHWEH melarang mereka memakan buah pengetahuan; "janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Peraturan itu merupakan perjanjian yang disepakati bersama, sama seperti ketika saya hendak mengajukan pinjaman ke bank, bank menetapkan persyaratan agunan rumah. Jika saya tetap meminjam uang di bank itu, itu artinya saya menyetujui segala ketentuan dan konsekwensinya. Adam dan Hawa tetap berada di Taman Eden, artinya mereka menyetujui ketentuan itu. Jadi, jika akibat saya tidak bisa membayar pinjaman itu lalu rumah dikuasai bank, apakah bank itu kejam terhadap saya? Apakah YAHWEH kejam ketika mengusir Adam dan Hawa yang melanggar kesepakatan bersama?

Saya sudah peringatkan kepada anak-anak saya: "Jangan nakal." Nah, jika saya sampai murka terhadap anak-anak itu, siapakah yang jahat? Jelas merekalah yang jahat. Merekalah yang salah!

Yehezkiel 18:23Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Apakah YAHWEH suka melihat kematian orang jahat? Tidak! YAHWEH suka melihat orang jahat itu bertobat. Jadi, apakah YAHWEH suka membakar orang-orang jahat? Tidak! YAHWEH justru sudah menyiapkan jalan keselamatan melalui YESHUA ha MASHIA;

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

YAHWEH tidak suka bakar-bakar, kata anda. Benar! Tapi nyatanya Sodom dan Gomora dibakar habis;

Kej. 19:24Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;

Saya menunjukkan ayat itu kepada anda, tapi anda menuduh saya memfitnah YAHWEH. Memangnya itu tulisan sayakah? Itu tulisan nabi Musa, bukan tulisan saya. Jadi, yang "memfitnah" YAHWEH bakar-bakar itu nabi Musa, bukan saya. Nabi Musa dengan terang-terangan menuliskan bahwa api dan belerang itu berasal dari YAHWEH, dari langit. Dan kalimat yang sama persis dituliskan oleh rasul Yohanes;

Wahyu 20:9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

YAHWEH benci bakar-bakar, tapi ketika menampakkan diri kepada nabi Musa, DIA bakar-bakar semak duri;

Kel. 3:2Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.

YAHWEH benci bakar-bakar, tapi DIA menyatakan Diri sebagai api yang menghanguskan;

Kel. 24:17Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel.

Im. 10:2Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.

Ul. 4:24Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.

Kalau FPI marah menghunus pedang, polisi marah mengangkat pistol, saya marah mengangkat tangan siap menempeleng, bagaimana kalau YAHWEH murka?

Ul. 32:22Sebab api telah dinyalakan oleh murka-Ku, dan bernyala-nyala sampai ke bagian dunia orang mati yang paling bawah; api itu memakan bumi dengan hasilnya, dan menghanguskan dasar gunung-gunung.

Mzm. 11:6Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

Mzm. 97:3Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

Hasil gambar untuk gambar nenek rambo

Tidak ada komentar: