Sabtu, 30 September 2017

TAWARAN INVESTASI

Di tempat yang saya tinggali ada lahan seluas 1 hektar yang menganggur yang bisa dijadikan lahan pertanian maupun peternakan. Asalkan ikatannya hanya selama 1-2 tahun bolehlah kita bekerja sama bagi hasil. Sebab kami memang sedang membutuhkan dana sebagai jembatan untuk mewujudkan PADEPOKAN LEWI sebagaimana yang kami bertiga(bapak Linggardjati, bapak Sonny Saragih dan saya) cita-citakan.

Selain dari masalah bangunan rumah yang sudah rusak berat, kami juga sedang memikirkan untuk memindahkan stand meter PLN yang saat ini sedang titip di rumah tetangga oleh sebab di rumah ini jauh dari jangkauan gardu PLN. Tentang hal ini saya sudah menulis surat ke PLN, sebagai berikut;

Kepada pln123@pln.co.id

Dengan hormat,

Saya tinggal di desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Di rumah saya masih belum ada gardu PLN, sehingga stand meter saya selama ini menumpang di rumah orang yang berjarak 300 meter. Lalu baru-baru ini ada tetangga lain yang jaraknya sama memasang travo sendiri untuk usahanya. Pertanyaan saya apakah bisa saya memasang meter di rumah sendiri mengingat ada tetangga yang memasang travo?

Posisi tetangga yang saya titipi stand meter ada di sebelah kanan, dan dari arah kanan itulah ada gardu PLN-nya. Sedangkan posisi tetangga yang memasang travo untuk usahanya ada di sebelah kiri.

Saya sudah bertanya ke PLN Ngoro tapi bagian informasinya tak mengerti apa-apa sedangkan bagian teknisnya di lapangan terus. Bagaimana, apakah bisa dan kira-kira berapa biayanya? Bagaimana kalau menggunakan Token, apakah dikenakan biaya?

Keterangan rekening PLN:

IDPEL: 514540674834
Nama: Muah
Tarif/daya: R1/1300 VA

Demikian, mohon jawabannya. Terimakasih.

TTD

RUDYANTO
 

Ini rumah yang akan saya tinggali:

https://www.google.co.id/maps/@-7.6617819,112.3345278,3a,75y,244.59h,79.5t/data=!3m6!1e1!3m4!1sA_B1fXiT7e-SFs7ZHILfZA!2e0!7i13312!8i6656


Ini lokasi tanah hibah 2 hektar;

https://www.google.co.id/maps/@-7.6616062,112.3342975,3a,75y,26.35h,75.95t/data=!3m6!1e1!3m4!1seL7eHHEPfiDi5B34vOBdPQ!2e0!7i13312!8i6656



HP Rudyanto:   081217632980
No. Rekening: a/n. Sonny Saragih, Bank JATIM – 1277028979
Alamat:  Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur.
Isi pulsa internet: 088217322919

LSM: Perhimpunan Pustaka Lewi
Redaksi:  Sonny Saragih
No. HP:   082139840290
              sonny@pustakalewi.net
No. Rekening: a/n. Pustaka Lewi, Bank JATIM: 0322810296


Hasil gambar untuk GAMBAR kolam ternak lele

Jumat, 29 September 2017

KONDISI RUMAH DI NGRIMBI

Kondisi rumah yang saya tinggali di Ngrimbi benar-benar teramat buruk. Semua kayu bagian atas/atap sudah keropos berat, sudah patah-patah sehingga tinggal menunggu waktu saja untuk ambruk.

Masalahnya begini; Perhimpunan Pustaka Lewi, yakni bapak Sonny Saragih itu hanya menerima kepercayaan hibah tanah saja dari bapak Linggardjati, bukan kontraktor, dengan amanah supaya segera dikerjakan. Tentu saja bapak Sonny Saragih tidak ada persiapan apa-apa selain dari mengusahakan amanah itu. Karena itu beliau dan saya harus mengusahakan sumbangan-sumbangan.

Saya sendiri sekalipun mendapatkan jaminan dari Perhimpunan Pustaka Lewi, namun harus mengusahakan mandiri dan bisa menciptakan pekerjaan pertanian atau peternakan supaya kelak bisa membantu pembangunan di lokasi yang direncanakan.

Dana besar yang dibutuhkan jika serah terima hibah itu dinotariskan adalah pengenaan pajak 6% dari harga tanah sehingga itu membutuhkan sekitar Rp. 200 jutaan. Berikutnya untuk membuat Rest Area yang akan diisi oleh Alfamart, pihak Alfamart menuntut dibuatkan pondasinya. Inipun membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karena itu kami membutuhkan partisipasi anda.

HP Rudyanto:   081217632980
No. Rekening: a/n. Sonny Saragih, Bank JATIM – 1277028979
Alamat:  Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur.
Isi pulsa internet: 088217322919
 
LSM: Perhimpunan Pustaka Lewi
Redaksi:  Sonny Saragih
No. HP:   082139840290
              sonny@pustakalewi.net
No. Rekening: a/n. Pustaka Lewi, Bank JATIM: 0322810296

HARI KETUJUH ATAU SABTU

Tentang masalah Sabat manakah yang benar antara hari yang ketujuh atau hari Sabtu? Kalau dasar perhitungan kita dari nama-nama hari bahasa Inggris dan kesepakatan internasional, maka hari Sabat akan jatuh di hari Minggu, sebab hari pertamanya Senin. Sebab nama-nama hari dalam bahasa Inggris dibuat berdasarkan nama dewa-dewa;

Minggu - Sunday = dewa matahari
Senin - Monday = dewi bulan
Selasa - Tuesday = dewa perang Mars
Rabu - Wednesday = dewa pelindung keuangan Hermes
Kamis - Thursday = dewa Zeus
Jumat - Friday = dewi kecantikan Venus
Sabtu - Saturday = dewa Saturnus


Senin adalah hari pertama menurut standart ISO 8601;

https://id.wikipedia.org/wiki/ISO_8601

ISO 8601 adalah suatu standar internasional yang mengatur pertukaran data yang terkait dengan tanggal dan waktu. Standar ini berjudul "Data elements and interchange formats — Information interchange — Representation of dates and times" (Elemen dan format pertukaran data — Pertukaran informasi — Representasi tanggal dan waktu) dan diterbitkan oleh ISO. Tujuan standar ini adalah untuk menghilangkan risiko kesalahpahaman sewaktu dilakukan pertukaran data melintasi batas negara serta untuk menghindari kebingungan dan galat atau kerugian lain yang mungkin ditimbulkan. Standar ini mengatur data sehingga satuan waktu terbesar (tahun) muncul pertama pada untaian data dan dilanjutkan sampai satuan terkecil (detik). Standar in juga menyediakan metode standar untuk menyampaikan informasi berbasis waktu melintasi zona waktu dengan menyertakan suatu perbedaan dengan Waktu Universal Terkoordinasi (UTC).

Tapi mengingat Alkitab bukan dari dewa-dewa dan bukan dari Inggris, melainkan dari ELOHIM YAHWEH, dari bangsa Israel, maka perdebatan tentang hari Sabat harusnya sudah selesai, sebab sudah ditetapkan sejak dunia dijadikan, bahwa nama-nama hari dibuat berdasarkan urutannya keluar;

1. Kejadian 1:5Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Ahad/wahid, dalam bahasa Arab artinya hari pertama(Minggu)

2. Kejadian 1:8Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

Itsnain, dalam bahasa Arab artinya hari kedua(Senin)

3. Kejadian 1:13Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Tsulatsa, dalam bahasa Arab artinya hari ketiga(Selasa)

4. Kejadian 1:19Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Arbia, dalam bahasa Arab artinya adalah hari keempat(Rabu)

5. Kejadian 1:23Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.

Khamisi, dalam bahasa Arab artinya adalah hari kelima(Kamis)

6. Kejadian 1:31Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Sittah, dalam bahasa Arab artinya adalah hari keenam(Jum'at)

7. Kejadian 2:1

Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:4Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --

Sabti, dalam bahasa Arab artinya adalah hari ketujuh(Sabtu)

Jadi, jika kita umat ELOHIM YAHWEH kita ikuti saja ajaran Alkitab.

Hasil gambar untuk gambar kalender

LAPORAN KEUANGAN PADEPOKAN LEWI

Maaf, beberapa hari ini komputer terjadi kerusakan sehingga tidak bisa online

Dari pak Sonny Saragih  I                                                                        Rp.   250.000,-
Dari pak Sonny Saragih II                                                                        Rp.   150.000,-
                                                                                                               _____________+
                                                                                T o t a l                    Rp.   400.000,-

Belanja:
- Karet Sanyo                                                   5.000,-
- Tempat baut                                                    9.000,-
- Keni drat                                                        2.000,-
- Sok dd                                                           3.000,-
- 1 mtr kabel engkel                                          4.000,-
- Steker                                                            3.500,-
- 2 bungkus gamping                                        10.000,-
- 1 kwas                                                            8.500,-
- 6 lampu Led                                                  72.000,-
- 6 fitting                                                          15.000,-
- 4 steker                                                           6.000,-
- Dandang                                                        60.000,-
- Layah                                                               3.000,-
- Timba                                                               8.000,-
- Entong                                                              2.000,-
- Bus ke Surabaya PP                                       20.000,-
- Ojek                                                               10.000,-
- Ongkos ojek ke Ngoro                                   20.000,-
- Ongkos ojek dan bus ke Surabaya                  20.000,-
- Ongkos ojek dan bus ke Ngrimbi                    25.000,-
                                                                       _________________+  Rp.    306.000,-
                                                                                                             ______________-
                                                                                     S i s a                Rp.     94.000,-

Per- 29 September 2017

Sabtu, 23 September 2017

MENGAPA SAYA MASUK KE SYSTEM?

Tadinya saya hidup secara duniawi, sibuk kerja, mencari uang dan berada di dalam keorganisasian atau berada dalam lingkaran tembok. Lalu saya keluar dari itu semua; tidak kerja, tidak memburu uang dan berada di luar tembok. Saya menyatakan telah melepaskan diri dari keduniawian, sehingga dalam banyak hal saya masuk sesuai dengan ajaran Alkitab. Bahkan saya mengajak anda hidup seperti saya, seperti para rasul. Tapi mengapa sekarang saya hendak masuk ke dalam lingkaran system lagi dan mengajak anda hidup berkomunitas di PADEPOKAN LEWI?

Apakah saya tidak konsisten? Bukan! Tapi karena anda kesulitan menjalankan hidup seperti saya secara sendiri-sendiri, maka melalui PADEPOKAN LEWI saya mengajak anda meninggalkan keduniawian secara bareng-bareng. Di PADEPOKAN LEWI kita hidup secara bersama-sama. Apa yang anda punya, saya juga punya, apa yang anda makan, saya juga makan, apa yang anda rasakan, saya juga merasakan. Begitu pula sebaliknya. Tokh kedua gaya hidup itu juga sama-sama ada ayatnya, sama-sama diajarkan Alkitab. Jika yang meninggalkan keduniawian didukung oleh Matius pasal 10, kehidupan berkomunitas di PADEPOKAN LEWI juga didukung oleh Kisah pasal 2 dan 4. Jika nabi Elia sendirian, para rasul berjumlah 12 orang. Beda jumlah orangnya tapi sama dalam kesederhanaannya.

Jika Matius 10 berkata;

 10:9

Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10:10Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

Kisah 2 dan 4 mengajarkan orang yang masuk Kristen supaya menjual segala hartanya. Dan jika nabi Elia seorang diri, jemaat yang mula-mula juga disebutkan bahwa mereka itu sehati dan sejiwa, sehingga banyak orangpun tetap satu;

Kisah 4:32Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.

Pertanyaannya; perlukah kita hidup berkomunitas di PADEPOKAN LEWI? Tidak! Tapi kita perlu mempraktekkan semua ajaran-ajaran Alkitab. Dan PADEPOKAN LEWI menyediakan fasilitasnya.

Image result for gambar membaca alkitab


TENTANG PADEPOKAN LEWI

PADEPOKAN LEWI adalah sebuah komitmen bapak A.M. Linggardjati selaku penghibah, bapak Sonny Saragih selaku penerima hibah, dan bapak Rudyanto selaku pelaksana teknis, atas sebuah lahan yang terletak di desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur;

 

 Google Maps lokasi;


Petunjuk perjalanan;
Perjalanan dari Surabaya menuju Jombang, berhenti di terminal Mojoagung, belok ke kiri ke jurusan Wonosalam, kira-kira 11 kilometer dari pertigaan Mojoagung itu ada pabrik balung, maka sebelah kanan pabrik balung itu anda akan menemukan sebuah rumah tinggal saya. 

Maksud dan tujuan dari PEDEPOKAN LEWI adalah NGRIMBI BLESSING, yaitu sebagai suatu tempat pelayanan kerohanian bagi jiwa-jiwa yang merindukan ketenteraman jiwa, yang memulihkan harkat dan martabat seorang manusia dari perbudakan keduniawian;

>> Jalan menuju pertobatan;

Bimbingan untuk memastikan bahwa pertobatan itulah jalan yang terbaik.

>> Jalan menuju kesehatan jiwa;

Bimbingan untuk jiwa-jiwa yang sakit, mengembalikan kepercayaan diri.

>> Jalan menuju kebenaran;

Layanan diskusi keagamaan.

>> Jalan menuju kecukupan jasmani;

Layanan kebutuhan hidup manusia yang berstandart kelayakan. Memastikan bahwa orang hidup layak.

Dasar pelayanan adalah kasih. Bahwa manusia membutuhkan kasih dan tolong menolong. Kami membutuhkan anda, anda membutuhkan kami. Bahwa ajaran TUHAN perlu dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu; menemukan kebenaran, beriman pada kebenaran, dan menjalankan kebenaran. Bahwa kebenaran itu adalah ampun-mengampuni, tolong-menolong dan kasih-mengasihi.

Ke arah sanalah kami menuju. Dan itu memerlukan beberapa tahapan kerja yang membutuhkan partisipasi anda;

1. Mendirikan basecamp;

Sumbangan ditujukan kepada saya;


HP Rudyanto:   081217632980
No. Rekening: a/n. Sonny Saragih, Bank JATIM – 1277028979
Alamat:  Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur.
Isi pulsa internet: 088217322919

2. Akta Notaris hibah membutuhkan dana Rp. 200 juta.

3. Pembangunan fisik;

Sumbangan ditujukan kepada Perhimpunan Pustaka Lewi;


LSM: Perhimpunan Pustaka Lewi
Redaksi:  Sonny Saragih
No. HP:   082139840290
              sonny@pustakalewi.net
No. Rekening: a/n. Pustaka Lewi, Bank JATIM: 0322810296


KEBUTUHAN BASECAMP:

>> Saya telah menerima sumbangan dari ibu Erna berupa sebuah pompa air, selang dan kabel, sehingga pekerjaan saya diringankan dari mengangkat air sejauh 35 meter. Namun pompa air tersebut perlu dibuatkan rumah dan pengaman dari pencurian. Perkiraan membutuhkan dana Rp. 200.000,- Siapa mau bantu?

>> Saya telah menerima sebuah laptop merk Acer, type Travelmate 2700, dari bapak Hartono. Tapi tidak ada chergernya. Siapa mau bantu?

>> Saya telah menerima seperangkat Personal Computer dari bapak Santo. Siapa mau isi pulsanya?  - 088217322919. HP:   081217632980

>> Saya membutuhkan sebuah sepeda untuk transportasi daripada harus berjalan kaki. Siapa mau bantu?

>> Peralatan dapur untuk tamu-tamu membutuhkan piring, gelas, sendok, dan lain-lainnya.

>> Kondisi atap rumah sudah rusak berat. Dikuatirkan kalau musim hujan dan angin kencang. Siapa mau bantu?

>> Rumah yang saya tempati mempunyai lahan seluas 1 hektar, milik bapak Linggardjati yang tidak ikut dihibahkan namun diijinkan memakainya. Saya ingin menanaminya dan memelihara ternak seperti ikan lele, gurami, ayam, kambing, dan lain-lainnya. Siapa mau bantu?

Setiap penerimaan sumbangan akan saya laporkan kepada bapak Sonny Saragih dan akan saya perincikan di blog ini secara transparan, sebagai tanda bahwa saya tak memiliki kepentingan apapun selain dari memberikan pelayanan kemasyarakatan secara berkwalitas. Saya tidak tertarik untuk mencari kesenangan bagi diri sendiri. Di sekitar kita banyak fakir-miskin yang membutuhkan uluran tangan dan saya ingin menjembatani mereka. Saya minta pada anda, saya berikan kepada mereka.