Rabu, 18 Januari 2017

BERBAGI DI PATUNG SENEN

Hasil gambar untuk gambar patung senen

Sekitar seminggu yang lalu, di patung Senen, seorang perempuan jalanan yang mempunyai 3 orang anak mendekati saya, meminta uang Rp. 5.000,-  untuk mandi di toilet umum, katanya. Saya lihat uang saya, ada sekitar Rp. 35.000,-, saya ambil Rp. 10.000,- lalu selebihnya yaitu Rp. 25.000,- saya serahkan kepadanya.

Esok sorenya, dari kejauhan saya melihat perempuan itu sedang berteriak-teriak memanggil anak sulungnya, laki-laki sekitar 8 tahunan. Perempuan itu memaki-maki anaknya itu karena dipanggil tidak menyahut. Tapi tak berselang lama anak itu datang sambil membawa beberapa botol Aqua, dan kelihatan kerepotan sekali membawanya sehingga ketika di tempat ibunya, botol-botol itu dijatuhkannya begitu saja. Lalu perempuan itu membuka pakaian anaknya yang paling kecil, kira-kira setahunan, terlihat di "pampers"-nya penuh kotoran[berak] dan dibuang oleh kakaknya. Ternyata botol-botol Aqua yang berisi air-air itu dipergunakan untuk memandikan ala kadarnya. Kedua anak yang bisa dimandikan dari beberapa botol itu, sementara anak yang sulung dengan ibunya tidak kebagian air alias tidak mandi sore itu. Coba, hati siapa yang tidak miris melihatnya?

Saya datangi perempuan itu dan saya kasih uang lagi Rp. 32.000,-

Puji TUHAN, setelah tidak aktif di Facebook, saya bisa menghemat uang warnet setidaknya sekitar Rp. 15.000,- setiap harinya, dan biasanya saya berikan ke pemulung-pemulung yang saya jumpai di jalan. Dan mulai semingguan ini saya selalu berdoa minta tambahan rejeki pada TUHAN, dan TUHAN mengabulkannya, sehingga semingguan ini saya bisa membagikan uang agak besar ke orang, yakni antara Rp. 25.000,- hingga Rp. 40.000,- setiap hari. Setiap hari satu orang. Puji TUHAN!

Tidak ada komentar: