Sabtu, 14 Januari 2017

ORDO-ORDO DI BELAKANG KEPAUSAN VATIKAN

https://id.wikipedia.org/wiki/Ordo_keagamaan_Katolik

Tarekat atau ordo adalah satu kongregrasi dalam Gereja Katolik Roma di mana para anggotanya hanya terdiri dari rohaniwan dan rohaniwati, baik imam, maupun biarawan dan biarawati. Para anggotanya mengikrarkan kaul, baik sementara maupaun kekal: selibat adalah yang terutama, kemudian dan ketaatan, baik terhadap atasan mereka Yang biasanya disebut Jendral Overste, maupun kepada Uskup, Kardinal, dan Paus sebagai otoritas Gereja Katolik Roma. Mereka hidup dalam komunitas sosial sesuai dengan tata-cara dan konstitusi masing-masing kongregasi, yang telah disetujui oleh otoritas Gereja Katolik. Selain itu ada juga institusi sekuler (kaum awam) yang memiliki kongregasi yang terpisah.
Sasaran yang ingin dicapai maupun cara-cara untuk mencapainya dari masing-masing kongregasi, dinyatakan dalam peraturan dan konstitusi masing-masing kongregasi yang bersangkutan. Suatu kongregasi religius lokal yang berada dalam batas-batas suatu ke uskupan, di mana peraturan dan konstitusinya disetujui oleh uskup setempat. Kongregasi-kongregasi yang tersebar di berbagai keuskupan atau bersifat multinasional, peraturan dan konstitusinya memerlukan persetujuan oleh otoritas tertinggi gereja dari Vatikan atau yang biasa dikenal dengan istilah Tahta Suci. Yurisdiksi umum atas segenap kongregasi religius berada di tangan Kongregasi itu sendiri dibawah pengawasan otoritas Vatikan. Aspek hukum yang menyangkut semua konggregasi religius tercantum dalam Kitab Hukum Gereja (Iuris Codex Canonici) atau Canon nomor 573 sampai dengan 709 dalam Buku 2, Bagian 3, dari Kitab Hukum (Kanon) Gereja.
Semua institusi kaum selibat disebut sebagai tarekat/ordo religius, meskipun pada kenyataannya ada perbedaan-perbedaan di antara para ordo dan kongregasi. Tarekat/ordo yang paling dikenal termasuk di antaranya: Yesuit, Benediktin, Trapis, Fransiskan, Dominikan, Karmelit, Agustinian, semuanya bagi laki-laki. Sedangkan untuk yang wanita adalah: Karmelit, Benediktin, Klara Miskin, Dominikan Sekunder, dan Biarawati-biarawati Visitasi konggregrasi yang baru muncul pada abad ke-16.
Institusi kontemplatif ditujukan bagi ibadah dan pelayanan Ilahi di dalam lingkup komunitas mereka masing-masing. Hal ini dicapai melalui doa-doa, praktik penitensi, dan macam-macam aktivitas spiritual dan kegiatan mandiri lainnya. Di Indonesia mereka disebut sebagai kaum rubiah. Contoh kaum rubiah ini misalnya: kaum Trapis dan Kartusian (di Indonesia terdapat di Larantuka, dikenal sebagai kaum Trapis Lamanabi), Karmelit dan Klara Miskin. Kontemplatif adalah ordo/tarekat atau kongregasi dalam Gereja Katolik Roma yang mengutamakan segi kehidupan religius semacam ini disebut ordo atau kongregasi kontemplatif. Selain itu di dalam Gereja Katolik Roma dikenal juga kongregasi yang menekankan hidup aktif dimasyarkat seperti sekolahan (SDB = Salesian Don Bosco, Ursuline= OSU Ordo Sanctae Ursulae), rumah sakit (Ordo Sanctae Clarae, Ordo Sancti Francisci Pauperes Clarissa = OSCI), dll
Semua ini ditujukan bagi ibadah dan pelayanan Ilahi di dalam lingkup komunitas mereka masing-masing. Hal ini dicapai melalui doa-doa, praktik penitensi, dan macam-macam aktivitas spiritual dan kegiatan mandiri lainnya. Di Indonesia mereka disebut sebagai kaum rubiah. Contoh kaum rubiah ini misalnya: kaum Trapis dan Kartusian (di Indonesia tidak ada), Karmelit dan Klara Miskin. Institusi aktif ditujukan bagi pelayanan pastoral dan berbagai karya apostolik. Institusi campuran menggabungkan unsur kontemplatif dan aktivitas sosial. Meskipun pada umumnya institusi baik pria maupun wanita dapat digolongkan sebagai aktif, semuanya memiliki aspek-aspek kontemplatif. Komunitas-komunitas klergi yang seluruh anggotanya pria, adalah mereka yang para anggotanya umumnya adalah para imam. Sedangkan institusi-institusi non-klergi maupun awam terdiri dari para bruder. "Hidup Selibat dan Perannya dalam Gereja dan Dunia" adalah topik dari sidang Sinode Uskup yang ke sembilan yang berlangsung antara 2 sampai 29 Oktober 1994. Beberapa dari institusi yang tercantum dibawah ini memiliki status khusus karena anggota-anggotanya, meskipun hidup seperti layaknya kaum religius, tidak menyatakan kaul religius. Contoh-contohnya antara lain: Bapa Maryknoll, Oratorian Santo Philip Neri, kaum Paulus dan Sulpisian. Mereka disebut komunitas kaum apostolik dan diatur dalam Kanon nomor 731 sampai 746 dalam Hukum Kanon Gereja.

Ordo keagamaan Katolik

Adorers (A.S.C.) • Adorno Fathers (C.R.M.) • Antonian Order of Saint Ormizda of the Chaldeans (O.A.O.C.) • Antonin Maronite Order (O.A.M.) • Assumptionists (A.A.) • Augustinian Recollects (O.A.R.) • Agustinian (O.S.A.) • Baladites (O.L.M.) • Barnabit (B.) • Basilian Fathers (C.S.B.) • Basilian Order of St. Josaphat (O.S.B.M.) • Benediktin (O.S.B.) • BernardinesBlessed Sacrament Fathers (S.S.S.) • BridgettinesBrothers of Christian Instruction of St. GabrielBrothers of the Christian SchoolsBrothers of Mercy of Our Lady of Perpetual HelpBruder-Bruder AlexianCamaldolese (E.C.M.C.) • Camillians (M.I.) • Canons Regular of the New JerusalemCanossians (F.D.C.C.) • Caracciolini (C.R.M.) • Carmelites of Mary ImmaculateKartusian (O.Cart.) • CelestinesChristian Brothers of IrelandCistercians (O. Cist.) • Claretians (C.M.F.) • Concezionisti (C.F.I.C.) • Kongregasi Murid-murid Tuhan (C.D.D.) • Congregation of Notre DameConsolata Missionaries (I.M.C.) • Cottelengo Congregation (S.S.C.) • Dehonians (S.C.J.) • Discalced Augustinians (O.A.D.) • Discalced Carmelites (O.C.D.) • Dominikan (O.P.) • Don Calabria (P.S.D.P.) • Dottrinari (D.C.) • Edmundites (S.S.E.) • Eudists (C.I.M.) • Franciscan Brothers of BrooklynFranciscan Friars (T.O.R.) • Franciscan Missionaries of Divine MotherhoodFranciscan Missionaries of MaryFransalians (M.S.F.S.) • Fransiskan (O.F.M.) • Frater CMM (C.M.M.) • Fratrum Immaculatae Conceptionis (F.I.C.) • Grey Nuns of the Sacred HeartGood Shepherd SistersHandmaids of the Blessed Sacrament and of CharityHandmaids of the Sacred Heart of JesusHoly Cross Fathers (C.S.C.) • HospitalersImam-imam Basilian SalvatorianInfant Jesus SistersInstitute of Christ the King Sovereign PriestJosephines of Asti (O.S.I.) • Josephite Fathers (S.S.J.) • Josephites of Belgium (C.J.) • Kapusin (O.F.M. Cap.) • Karmelit (O. Carm.) • Klaris (O.S.C) • Kongregasi Hati Maria Tak BernodaKongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (Ss.Cc.) • Kongregasi Hati Suci St. Perawan Maria (C.I.C.M.) • Kongregasi Sengsara YesusKongregasi Santo BasilKonventual Fransiskan (O.F.M. Conv.) • Lazaris / Vinsensian (C.M.) • Legionaries of Christ (L.C.) • Little Brothers of the Good ShepperdLittle Sisters of the PoorLoreto SistersMarian Fathers (M.I.C.) • Marianist Fathers (S. M.) • Marianist SistersMarist BrothersMarist Fathers (S.M.) • Maryknoll (M.M.) • Mechitarists (C.A.M.) • Mercedarians (O. de M.) • Mill Hill Missionaries (M.H.M.) • Minimi (O.M.) • Misionaris CharitasMisionaris Hati Kudus (M.S.C.) • Misionaris Keluarga Kudus (M.S.F.) • Misioneros de Guadalupe (M.G.) • Misioneros Javerianos de Yarumal (M.X.Y.) • Missionaries of the Holy Spirit (M.Sp.S.) • Monjes Jerónimos (O.S.H.) • Montfort Missionaries (S.M.M.) • Morsel of the Poor (S.d.P.) • Norbertines or Premonstratensians (O. Praem.) • Oblat Maria Imakulata (O.M.I.) • Oblate Sisters of ProvidenceOblates of St. Francis de Sales (O.S.F.S.) • OlivetansSerikat Oratorian Neri (C.O.) • Order of St. ElisabethOrdo Salib Suci (O.S.C.) • Ordo Trapis (O.C.S.O.) • Pallottines (S.A.C.) • Paris Foreign Missions SocietyPasionis (C.P.) • Pauline Fathers (O.S.P.P.E.) • Paulines (S.S.P.) • Paulist Missionaries (M.S.S.P.) • Piarists (Sch. P.) • Pontifical Institute for Foreign Missions (P.I.M.E.) • Presentation BrothersPresentation SistersPriestly Fraternity of St. PeterPuteri Reinha Rosari (P.R.R.) • Kongregasi Sang Penebus Mahakudus (C.Ss.R.) • Religieux de Saint Vincent de Paul (R.S.V.) • Religious of the CenacleResurrectionists (C.R.) • Rogationist Fathers (R.C.J.) • Rosminians (I.C.) • SacramentinesSalevian SistersSalvatorians (S.D.S.) • Scalabrinians (C.S.) • Scarboro Foreign Mission Society (S.F.M.) • School Sisters of Notre DameSerikat Sabda Allah (S.V.D.) • Serikat Salesian Don Bosco (S.D.B.) • Servites (O.S.M.) • Sisters of Charity of the Blessed Virgin MarySisters of MercySisters of Notre Dame de NamurSisters of Our Lady of MercySisters of St. JosephSisters of St. Joseph of the Sacred HeartSisters of the Holy Names of Jesus and MarySisters of the Presentation of the Blessed Virgin MarySistersienSociety of African Missions (S.M.A.) • Society of Precious Blood (C.Pp.S.) • Society of St. Columban (S.S.C.M.E.) • Society of St. PaulSociety of the AtonementSociety of the Precious BloodSodalicio de Vida Cristiana (S.C.V.) • Somascan Fathers (C.R.S.) • Sons of Divine Providence (F.D.P.) • Spiritans (C.S.Sp.) • St. Patrick’s Society for the Foreign Missions (S.P.S.) • Stigmatine Fathers (C.S.S.) • Sulpicians (P.S.S.) • Suster CharitasSuster Misi Abdi Roh Kudus (S.Sp.S.) • Suster Misi Abdi Roh Kudus Penyembahan Abadi (S.Sp.S.A.P.) • Suster Puteri KasihTeutonic Order (O.T.) • Teatin (C.R.) • Trinitarians (O.SS.T.) • UrsulinVerbum DeiViatorians (C.S.V.) • VincentianVocationist Fathers (S.D.V.) • White Fathers (M. Afr.) • Serikat Xaverian (S.X.) • Yesuit (S.J.)

Tidak ada komentar: