Selasa, 03 Januari 2017

SAMBUTAN CUACA JAKARTA DI TAHUN BARU 2017

Memasuki tahun baru 2017 ini kita langsung disambut dengan cuaca yang tidak lazim. Yang harusnya disambut dengan hujan, disambut dengan cuaca panas yang bukan kepalang. Untuk Jakarta di siang hari biasanya 28 atau 29 derajat, kini mencapai 33-34 derajat;

Kata Hadi Prayuda:

Awal 2017 yang Panas

Dua hari ini, sebenarnya sih sejak Sabtu, 31 Desember 2016, cuaca memang cerah, tapi juga terik yang teramat. Memasuki tahun baru 2017 pun suhu udara di Jakarta dan sekitarnya, menurut saya, sangat tidak bersahabat. Panas, terik, dan menguras keringat sekali.

Suhu panas itu pun tidak sebatas sampai senja tiba, melainkan berlanjut hingga malam hari, bahkan dini hari. Sampai-sampai tidur saya pun tidak sepulas hari-hari sebelumnya. Saking panasnya, broo....

Kalau ditilik dan diusut-usut, sebenarnya bulan ini sampai 2-3 bulan ke depan masih dalam perjalanan musim hujan. Malah, menurut perkiraan BMKG, pundak musim hujan jatuh pada Januari-Februari. Itu berarti hari ini, bulan ini, hujan sedang intens-intensnya turun ya?

Tapi kenapa awal tahun malah membikin saya bingung, panas nggak keruan. Tidur pun serasa berkegiatan berat, sederas-derasnya keluar keringat.

Kalau soal pemanasan global, itu sih saya tahu sejak dulu. Dan kalau memang dua hari ini imbas pemanasan global juga sah-sah saja. Memang begitu kenyataannya. Saya juga cuma heran, tidak seperti biasanya tahun baru diawali kondisi suhu yang ekstrem seperti ini. Sepanjang hari, semalaman, bahkan sampai keesokan harinya.

Tapi saya juga tidak tahu, apakah kondisi serupa terjadi di dataran tinggi, yang notabene suhunya selalu sejuk. Entah siang entah malam. Baik musim kemarau maupun musim hujan.

Yang jelas, semua harus disyukuri. Di Kutub Utara, cuaca seperti di Jakarta ini terbilang langka lho, bahkan mungkin tidak terjadi.

Meskipun saya menggemari hujan, sepanas apa pun cuaca di Indonesia pasti memberi manfaat bagi yang membutuhkan sinar matahari berlebih ini. Paling tidak, Tuhan tak pernah merugikan umat-Nya dari segala pemberiannya. Sebab, selalu ada keajaiban dan keindahan di balik itu semua.

Jakarta, 2 Januari 2017
Komentar Herman Baso:

 
kirain ogut doang yg ngerasain.  saya cek hp suhu jakarta di kisaran 34 derajat celsius.  biasanya paling tinggi 28 atau 29 derajat. tapi bertaubatlah sebelum matahari terbit dari barat.

Tidak ada komentar: