Selasa, 18 April 2017

ANTARA JEMAAT DENGAN GEREJA

'Saudara beragama apa?' - 'Saya beragama Kristen' - 'Dari gereja mana?' - 'Dari gereja Bethany' - 'Di mana gereja Bethany itu?' - 'Itu yang di jalan Menteng sebelah kirinya pompa bensin'. 'Saudara hendak ke mana?' - 'Saya hendak ke gereja ada acara ibadah Natal'. 'Mengapa hari Minggu kemarin anda tidak ke gereja?'. 'Maaf ibadah sementara dipindahkan ke sebelah karena sedang ada perluasan gereja'. 'Saya menyumbang pembangunan gereja sebesar Rp. 1 juta'.

Di Indonesia ada 250 juta orang penduduknya dengan 6 macam agama. Namun kesemuanya memaknai gereja sebagai gedung dan denominasi, termasuk orang-orang Kristen sendiri. Dari mana asal-usulnya, jelas dari orang Kristen sendiri. Sementara orang-orang Kristen sendiri mendapatkan ajarannya dari para pendeta sebagai sumber utama pelajaran Alkitab. Namun apakah ajaran para pendeta itu benar? Mari kita uji dengan Alkitab dan sejarahnya.

Kata anda: 'Gereja Bethany itu di jalan Menteng'. Berarti kalau bukan jalan Menteng bukan gereja. Apakah yang ada di jalan Menteng? Orang Kristen atau bangunan Kristen? Jelas menunjuk pada bangunan tempat ibadah orang Kristen aliran Bethany. Buat apa orang pergi ke gereja Menteng? Buat beribadah kepada TUHAN. Jadi, bagaimana caranya beribadah kepada TUHAN itu? Pertama-tama harus dibangun lebih dahulu sebuah gedung gereja, sebab untuk beribadah kepada TUHAN harus memasuki suatu gedung gereja. Masuk ke gedung gereja itulah yang namanya ibadah. Kalau berdiri di luar gedung gereja namanya tukang parkir atau orang-orang beragama lainnya yang simpang siur di jalan Menteng.

Kalau ada orang Kristen yang tidak memasuki gedung gereja pada hari Minggu, pasti akan ditanyai: 'Mengapa anda tidak beribadah pada hari Minggu kemarin?' Jadi, semakin jelas bahwa arti ibadah menurut pemahaman orang Kristen adalah memasuki sebuah gedung yang disebut gereja.

Lantas apakah semua bangunan itu gereja? Apakah kantor polisi itu gereja? Jelas, bukan! Bagaimana membedakannya? Dari papan namanya. Apa tulisan di papan namanya? Jika tulisannya hotel Beringin maka itu bukanlah gereja. Orang Kristen tak mungkin ke situ. Bagaimana jika tulisannya gereja Katolik Santo Petrus? Itu juga bukan gereja Bethany. Orang-orang Bethany tak mungkin masuk ke gereja itu.

Tapi bukankah semua denominasi Kristen itu ibadahnya kepada TUHAN YESUS? Mengapa orang HKBP tidak masuk ke Bethany? Mengapa orang GPIB tidak masuk ke Bethel? Mengapa orang GPDI tidak masuk ke GKI? Apakah ada bermacam-macam YESUS? Ada YESUS HKBP, ada YESUS Bethany, ada YESUS GPIB, ada YESUS Katolik, dan lain-lainnya? Padahal berdasarkan photonya semuanya menunjuk ke satu orang YESUS, yaitu seorang yang rambutnya gondrong. Bagaimana bisa begini? Yang mana yang benar dan yang mana yang salah? Di mana letak kesalahannya?

Jika ada yang disebut kesalahan, seperti apakah rasanya kesalahan itu? Pernahkah anda melakukan kesalahan? Apa rasanya kalau salah jalan? Pasti muter-muter. Apa rasanya salah minum obat? Pasti malah tambah sakit. Apa rasanya salah bumbu? Pasti masakan menjadi tidak enak. Apa rasanya salah omong? Pasti kayak Ahok. Apa rasanya jika minta air dikasih Baygon? Apa rasanya jika minta sorga dikasih neraka?
Mudah-mudahan anda bisa setuju jika saya katakan suatu kesalahan itu bisa berakibat fatal. Jika di hadapan TUHAN itu disebut dosa, dan upah dosa adalah maut.

Suatu kesalahan yang diajarkan itu namanya ajaran sesat. Pengajarnya disebut penyesat sedangkan yang menerima ajarannya disebut orang sesat. Akibatnya sama seperti anda yang diberi orang minum racun, anda pasti mati. Atau seperti domba yang tersesat pasti tak ketemu dengan gembalanya. Anda pasti tak ketemu dengan YESUS kalau tersesat. Anda pasti tak terselamatkan kalau tidak bersama YESUS. Bukankah begitu kata Alkitab?!

Di Alkitab tidak ada istilah 'gereja' jika yang dimaksud adalah 'jemaat'. Istilah 'jemaat' ada, yakni menunjuk ke kumpulan orang-orang seiman. Orang-orang seiman yang sedang berkumpul itulah yang disebut jemaat, bukan tempat berkumpulnya. Antara orang dengan bangunan itu berbeda jauh sekali. Kalau orang berkumpul itu bisa berpindah-pindah lokasinya. Minggu ini berkumpul di rumah Rudyanto, minggu depan bisa berkumpul di rumah pak Anton, keduanya sama-sama merupakan bentuk ibadah bersama. Tapi kalau 'gereja' yang berarti tempatnya, itu permanen. Selamanya di jalan Menteng, tidak berpindah-pindah.

Buktinya, kalau ada orang-orang Kristen yang berkumpul di rumahan dalam acara biston, tak pernah disebut gereja tapi disebut persekutuan. Sebelum sekumpulan orang itu mempunyai tempat ibadah yang permanen, sebutannya bukan gereja tapi persekutuan. Itulah sebabnya orang-orang gereja HKBP Filadelfia Bekasi yang tempat ibadahnya diusir oleh Ormas Islam sedih hatinya seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Mereka menuntut gereja itu bisa ditempati kembali, sebab tidak mungkin mereka yang sudah berpangkat gereja akan turun level ke persekutuan. Bisa-bisa derajat sorganya juga akan diturunkan, pikir mereka.

Tapi jika kita mau berpedoman pada Alkitab, kita takkan segelisah orang-orang HKBP Bekasi itu. Sebab Alkitab menunjukkan 'gereja' itu pada jemaat atau sekumpulan orangnya. Karena itu kita takkan pusing dengan masalah tempat, sebab kita sudah mengerti kebenarannya. Buat apa batu bata, semen, pasir dan kapur dijadikan berhala, dipertahankan mati-matian seperti itu? TUHAN kita adalah YESUS, bukan gedung gereja. Ibadah kita adalah menuruti perintah YESUS, bukan masuk ke dalam gedung gereja.

TUHAN mengarahkan kita untuk mendandani sesama kita, bukan mendandani gedung gereja. Lebih baik memberi pakaian ke orang miskin daripada membangun gedung gereja. Lebih baik memberi makan orang miskin daripada membeli bangku-bangku gereja. Sebab jika tak ada kursi kita bisa duduk di lantai atau di rumput untuk beribadah kepada TUHAN. Tak perlu organ, tak perlu piano, tak perlu sound system, tak perlu AC, dan lain-lainnya. Yang perlu adalah apakah saudara-saudara seiman kita sudah hidup layak semuanya?

Jika perintah TUHAN supaya kita mendandani sesama tapi kita mendandani atau menyumbang besar-besar pembangunan gedung gereja, maka apakah sumbangan anda akan dicatat sebagai kebaikan dan berpahala? Jika perusahaan paket kilat disuruh mengirimkan barang ke rumah Rudyanto, tapi dikirimkan ke Anton, tidakkah perusahaan paket itu akan dimaki-maki pengirim barangnya?! Bisa-bisa luputnya menerima jasa malah disuruh membayar ganti rugi. Bukannya untung tapi buntung. 'Memangnya siapa yang menyuruhmu membangun gedung gereja, nak?!'

Hasil gambar untuk gambar mobil tiki

Oh, apakah anda pernah kesalahan menyumbang? Bertobatlah!

Bagaimana istilah jemaat bisa ditukar menjadi gereja? Siapa yang menukarkan istilah itu? Penulisan Alkitab yang paling akhir, kitab Wahyu, dituliskan sekitar tahun 95 Tarikh Masehi dan itu tak memuat kata-kata: 'gereja'. Itu artinya bukan para rasul yang melakukannya dan terjadinya selewat abad pertama.

Secara umum kebanyakan orang Kristen mengerti sejarah berdirinya gereja-gereja Kristen adalah berasal dari gereja Roma Katolik. Itulah gereja Kristen yang mula-mula, sebuah gereja yang 'am', sebagaimana bunyi pengakuan iman rasuli gereja Roma Katolik; 'gereja yang kudus dan am'. Artinya 'am' adalah satu atau esa. Jadi, gereja itu esa, dan gereja yang esa itu adalah gereja Roma Katolik. Agama Roma Katolik itulah yang disebut 'gereja'.

Gereja, ya Roma Katolik. Roma Katolik, ya gereja itulah. Maka sebelum munculnya gereja-gereja Kristen di tahun 1.517 Tarikh Masehi, yang disebut gereja ya Roma Katolik saja. Jadi, Roma Katoliklah yang membuat istilah 'gereja' dan itu ditujukan ke dirinya. Adapun gereja-gereja Kristen yang beraneka merk sekarang ini merupakan anak-anak dari gereja itu. Karena itu kita tidak aneh jika gereja-gereja Kristen sekarang ini memberhalakan bangunan yang terdiri dari batu bata, semen dan pasir, karena Roma Katolik sendiri adalah penyembah patung-patung. Bedanya, dia kayu, kita semen.

Nama-nama seperti Katolik dan Kristen bukanlah nama untuk jemaat yang didirikan oleh para rasul. Jemaat para rasul itu bernama: JALAN TUHAN atau JALAN YAHWEH. JALAN YAHWEH, bukan JALAN YESUS, sebab YESUS itu menjalankan ajarannya YAHWEH, bukan membuat ajaran sendiri. Karena itu kurang tepat jika kita mengikuti nama pemberian masyarakat kafir Antiokhia, yang memberi nama; Kristen karena mengikuti KRISTUS;

Kis. 11:26Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Yoh. 7:16Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.

Yoh. 7:17Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.

Jadi, pemakaian nama 'Kristen' seperti sekarang ini menyatakan bahwa kita hanya mau menerima YESUS saja tapi menolak YAHWEH. ELOHIM YAHWEH kita singkirkan sebagai TUHAN di Perjanjian Lama, TUHAN-nya bangsa Israel, TUHAN kuno, TUHAN yang sudah kadaluarsa. Secara umum seperti itulah sikap orang-orang Kristen. Mereka hanya mau menerima Perjanjian Baru saja. Padahal Perjanjian Baru itu sumbernya adalah Perjanjian Lama.

Intinya, mereka berpikir bahwa Perjanjian Baru itu Hukum Kasih;

Matius 22:37

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Mereka tak menyadari bahwa kedua hukum itu merupakan produk Perjanjian Lama, disampaikan oleh nabi Musa;

Ul. 6:5Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Im. 19:18Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

Jadi, ELOHIM YESHUA hanya mengulangi dari ajaran nabi Musa. Itu hukum kuno, bukan hukum baru.

'Gereja' adalah bahasa Indonesia dari bahasa Portugis; 'Igreja'. Bahasa Yunaninya: Ekklesia, bahasa Inggrisnya: Church, yang artinya; dipanggil ke luar. Maka semakin jelaslah pengertian gereja yang sebenarnya adalah orang-orang JALAN YAHWEH yang dipanggil keluar, diajak murtad ke agama Roma Katolik. Gereja adalah orang-orang pilihan yang disesatkan ke agama Katolik. Gereja adalah orang-orang Alkitab yang disesatkan ke ajaran Roma Katolik.

Pada mulanya adalah agama Yahudi beraliran Farisi dan Saduki. Itulah agama resmi yang berpengaruh di Israel. Lalu muncullah ajaran YESHUA. Jika agama Yahudi berasal dari suku Lewi, YESHUA dari suku Yehuda. Jika agama Yahudi merupakan agama resmi, ajaran YESHUA diajarkan di jalanan. Maka muncullah 2 agama: agama Yahudi dan ajaran YESHUA yang dilanjutkan oleh para rasul. Nah, Roma Katolik mengadopsi agama jalanan itu menjadi agama resmi negara Romawi. Orang-orang 'jalanan' itu dipaksa masuk ke agama Roma Katolik. Yang tidak mau dianiaya dan dibunuhi.

Kis. 20:29Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.

Rasul Paulus menubuatkan bahwa sesudah dia meninggal akan ada agama 'serigala' yang akan merusakkan kawanan dombanya. Dan itu terbukti dalam sejarah Kekristenan hingga sekarang ini.

Setelah kita tahu bahwa 'gereja' telah menyesatkan kita kepada berhala bangunan, maka sekarang abaikanlah bangunan, abaikanlah merk gereja apapun, dan abaikanlah masalah tempat. Kita beralih pada pencarian manusianya. Manakah saudara seimanku dan apa yang bisa aku perbuat untuknya? Jika semula kita dipanggil masuk ke suatu gereja, kini kita dipanggil untuk meninggalkan gereja itu;

2Kor. 6:17Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Yes. 49:9untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.

Wahyu 18:4Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

Adapun nama: 'Kristen' dari bahasa Inggris; 'Christian' yang berarti pengikut KRISTUS atau pengikut CHRIST. KRISTUS dari bahasa Yunani; CRISTOS. YESUS KRISTUS > IESUS CRISTOS. Tapi itu bukan tentang nama orang Yunani, melainkan nama orang Yahudi yang dalam bahasa Ibraninya; YESHUA ha MASHIA.

YESHUA[Ibrani] > JESUS[Inggris] > YESUS[Indonesia]

MASHIA[Ibrani] > MESSIAH[Inggris] > MESIAS[Indonesia], artinya: JURUSELAMAT.

Jadi, harusnya: YESHUA MASHIA[Ibrani] > JESUS MESSIAH[Inggris], YESUS MESIAS[Indonesia]. Rupanya bahasa Inggris dan bahasa Indonesia mempunyai 2 istilah untuk CRISTOS/KRISTUS, yaitu: CRISTOS/KRISTUS dan MESSIAH/MESIAS. KRISTUS artinya yang diurapi, sedangkan MESIAS artinya JURUSELAMAT. Manakah yang benar? Mari kita lihat Alkitab;

Luk. 2:11Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Menurut Alkitab gelar yang harusnya disandang YESHUA adalah JURUSELAMAT, bukan YANG DIURAPI. MESIAS, bukan KRISTUS. Alkitab versi FAYH memakai MESIAS, bukan KRISTUS;

>> Versi FAYH:    'Juruselamat, yaitu Mesias, Tuhan, malam ini telah lahir di Betlehem'

>> Versi KSI:   'Hari ini sudah lahir bagimu di kota Daud seorang Juruselamat, yaitu Al Masih, Junjungan kita'.

>> Versi DRFT_SB:    'Sebab pada hari ini sudah jadi bagimu di negeri Daud seorang Juru-selamat, yaitu Al-Masih Tuhan itu.'

>> Versi BABA:   'kerna ini hari sudah di-beranakkan sbab kamu dalam negri Da'ud satu Juru-Slamat, ia'itu Almaseh, Tuhan itu.'

>> Versi KL 1870:   'Bahwa pada hari ini dalam negari Da'oed telah djadi bagaimoe Djoeroe-salamat, ija-itoe Almasih, Toehan itoe.'

>> Versi  DRFT_LDK:   'Katahuwij, bahuwa harini bagi kamu sudah taper`anakh Muchalits, jang 'ada 'Elmesehh maha Tuhan, didalam negerij Da`ud.'

>> Versi MESSAGE:   'A Savior has just been born in David's town, a Savior who is Messiah and Master.'

Jadi, sebagian versi Alkitab tidak mau menggunakan kata-kata: 'KRISTUS' yang berasal dari bahasa Yunani. Hanya Alkitab-alkitab yang memakai salinan berbahasa Yunani saja, seperti LAI yang memakai kata-kata: 'KRISTUS'.

Sebab kalau memakai kata-kata: KRISTUS, yang artinya; YANG DIURAPI atau YANG DISAHKAN YAHWEH, kurang jelas, menimbulkan pertanyaan: 'Disahkan/diurapi sebagai apa?' Tapi MESIAS yang artinya JURUSELAMAT lebih to the point, bahwa YESHUA itu diutus untuk menjadi JURUSELAMAT. Karena itu pengikut YESHUA ha MASHIA kurang pas apabila disebut sebagai orang Kristen/Christian, sebagaimana sebutan orang-orang di kota Anthiokia.

Sudahlah, kita ikuti saja nama yang diberikan Alkitab, yang merupakan ilham ROH KUDUS, bahwa kita ini adalah pengikut JALAN TUHAN atau JALAN YAHWEH, bukan agama Kristen. Saya adalah pengikut JALAN TUHAN, bukan orang Kristen;

Kis. 4:13Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.

Ayat itu mengatakan sebagai pengikut YESHUA, bukan pengikut KRISTUS.

Kis. 9:2dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Kis. 13:10dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

Kis. 18:25Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.

Kis. 19:9Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus.

Kis. 19:23Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.

Kis. 22:4Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara.

Kis. 22:5Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.

Kis. 24:14Tetapi aku mengakui kepadamu, bahwa aku berbakti kepada Allah nenek moyang kami dengan menganut Jalan Tuhan, yaitu Jalan yang mereka sebut sekte. Aku percaya kepada segala sesuatu yang ada tertulis dalam hukum Taurat dan dalam kitab nabi-nabi.

Kis. 24:22Tetapi Feliks yang tahu benar-benar akan Jalan Tuhan, menangguhkan perkara mereka, katanya: "Setibanya kepala pasukan Lisias di sini, aku akan mengambil keputusan dalam perkaramu."

Beda, ya, apa yang kita dengar dari pak pendeta dengan apa yang kita baca dari Alkitab?!

Ibr. 2:1Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

Mat. 19:4Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

Tidak ada komentar: