Sabtu, 22 April 2017

ARTI TUHAN DENGAN ALLAH

Artinya tuhan itu adalah pemimpin atau tuan atau majikan atau boss. Tuhan itu untuk dituruti perintahnya namun bukan untuk disembah. Berbeda dengan allah, entah setan, entah Sang Pencipta, entah dewa-dewa, entah patung-patung, semua ilah atau allah itu untuk ditaati perintahnya dan untuk disembah. Karena itu kalau tuhan belum tentu allah, tapi kalau allah sudah pasti tuhan.

Jadi:

>> Allah itu tuhan = benar!

>> Tuhan itu allah = salah!

"Tuhan" diambilkan dari kata: "tuan" dikasih sisipan: "h" untuk membedakan antara pemimpin duniawi dengan pemimpin spiritual. Hanya itu saja maksudnya. Karena itu "tuhan" bisa untuk tuhannya agama Kristen, untuk tuhannya agama Islam, untuk tuhannya agama Hindu, dan lain-lainnya. Begitu pula dengan "allah". Masing-masing agama mempunyai tuhan dan allah.

Untuk TUHAN saya sendiri, selalu saya tuliskan dengan huruf besar untuk penghormatan spesial saya, tapi untuk tuhannya agama lain saya pergunakan huruf kecil karena saya tidak wajib menghormatinya. Dan karena tuhan itu sama dengan tuan, maka presiden Jokowi juga termasuk tuhan, yaitu tuhannya bangsa Indonesia. Gubernur Ahok itu tuhannya masyarakat DKI Jakarta, pak guru adalah tuhannya para murid, ayah adalah tuhannya keluarga, dan seterusnya. Namun karena status-status itu semuanya bercorak keduniawian, maka kita kenakan sebutan: "tuan", bukan "tuhan".

Lihat perbandingan beberapa versi Alkitab ini; Lukas 22:33

TB   Jawab Petrus: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!"

KSI     Petrus menjawab, "Ya Junjungan, bersama-sama dengan Engkau, aku rela masuk penjara atau dibunuh sekalipun."

KL1870    Maka kata Peteroes kapadanja: Ja toewan, adalah sehaja sadia hendak menjertai toewan, baik kadalam pendjara, baik kapada mati.

YESHUA itu TUHAN, benar! YESHUA bukan ALLAH. YESHUA bukan YAHWEH. Tapi YAHWEH adalah TUHAN dan sekaligus ALLAH. YAHWEH itu BAPA, YESHUA itu ANAK.

Alkitab menyatakan bahwa ALLAH mengutus ANAKNYA;

Gal. 4:4Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

Untuk apa? Supaya menjadi PEMIMPIN dan JURUSELAMAT[TUHAN dan MESIAS];

Yoh. 3:17Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Rm. 8:29Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Kis. 2:36Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

Mat. 23:10Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

Kis. 3:15Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.

Kis. 5:31Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.

Dalam bahasa Inggris dibedakan dengan huruf besar dan huruf kecil; "LORD" untuk TUHAN, "lord" untuk tuan. Sedangkan untuk Allah, bahasa Inggrisnya: "GOD" untuk ALLAH kita sendiri, "god" untuk berhala. Dalam Alkitab bahasa Inggris, "GOD" menunjuk ke YAHWEH, sedangkan "LORD" bisa untuk YAHWEH, bisa juga untuk YESHUA. Tapi terhadap YESHUA tak pernah menggunakan: "GOD" maupun "ALLAH" pada Alkitab bahasa Indonesia.

>> YAHWEH = TUHAN/LORD, ALLAH/GOD.

>> YESHUA = TUHAN/LORD saja, bukan ALLAH/GOD.

Yang kacau itu ajaran Kristen dan ajaran Islam yang mempersamakan antara tuhan dengan allah. Karena tuhan dengan allah disamakan, maka "TUHAN" YESUS mereka anggap sebagai ALLAH, dan ALLAH adalah YESUS. Kata orang Kristen, ketika Perjanjian Lama YESUS menjadi ALLAH, ketika Perjanjian Baru, ALLAH menjadi YESUS. Begitulah ajaran trinitas yang menyesatkan itu. Maka gusarlah kaum Muslim karena orang Kristen mempertuhankan YESUS.

>> Perjanjian Lama: YESUS menjadi ALLAH.

>> Perjanjian Baru: ALLAH menjadi YESUS.

Itu bukan ajaran Alkitab! Alkitab tak pernah mengajarkan yang seperti itu. ELOHIM YESHUA tak pernah mengajarkan supaya orang menyembah DiriNYA, tapi supaya orang menyembah ke ALLAH;

Mat. 4:10Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

"Ada tertulis", menyatakan konsep itu tak bisa diubah-ubah, bahwa selamanya orang harus menyembah pada YAHWEH yang esa.

Yoh. 4:23Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Kata ELOHIM YESHUA, YAHWEH itu esa, bukan dua atau tiga, seperti kata ajaran trinitas;

Mrk. 12:29Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

YAHWEH esa, YESHUA juga esa. Masing-masing merupakan Pribadi sendiri-sendiri;

1Tim. 2:5Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

ELOHIM YESHUA tak pernah menyatakan DiriNYA sebagai ALLAH, tapi sebagai ANAK ALLAH;

Yoh. 10:36masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Bangsa Israel juga tak pernah menuduh YESUS itu ALLAH. Tapi pengakuan sebagai ANAK ALLAH mereka anggap sebagai telah menyetarakan diri terhadap ALLAH. Sebab menurut mereka sama seperti menurut kaum Muslim, bahwa ALLAH itu tidak beranak dan tidak diperanakkan;

Matius 27:40mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"

Iblis, dalam pencobaan di padang gurun juga mempertanyakan KEANAKALLAHANNYA;

Mat. 4:3Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."

"Jika ENGKAU ANAK ALLAH", bukan "Jika ENGKAU ALLAH".

Tapi apa pendapat YAHWEH?

Mat. 3:17lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Apa keterangan malaikat Gabriel?

Luk. 1:32Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Siapakah MESIAS menurut Petrus?

Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Menurut iblis?

Luk. 8:28Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku."

Apa kata orang?

Mat. 14:33Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

Apa kata rasul Yohanes?

Yoh. 20:31tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

 Apa kata Yohanes Pembaptis?

Yoh. 1:34Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."

Apa kata Marta?

Yoh. 11:27Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

Apa kata tentara Romawi?

Mat. 27:54Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."

YESHUA ketika di sorga, namaNYA adalah FIRMAN. FIRMAN sebagai nama orang dengan firman sebagai kata kerja atau sabda, itu berbeda. Jika diawali dengan huruf besar: "Firman" itu menunjuk ke nama orang, tapi jika huruf kecil menunjuk pada perkataan/sabda.

Why. 19:13Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."

FIRMAN itu bersama-sama ALLAH;

Yohanes 1:1

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

Versi Terjemahan Lama menerangkan bahwa FIRMAN itu "juga" ALLAH;

"Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah."

Kemudian FIRMAN itu menjelma menjadi manusia;

Yohanes 1:14Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

FIRMAN itu ciptaan ALLAH yang pertama;

Wahyu 3:14"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:

Ams. 8:22TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.

Kol. 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Kol. 1:18Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

Baca Amsal pasal 8 selengkapnya.

Kalaupun YESHUA disebut ALLAH di Yesaya, itu hanya sebutan semata-mata, sama seperti nabi Musa yang disebut allah bagi firaun;

Yesaya 9:6

(9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
9:7(9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Kel. 7:1Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

Yohanes 10:34

Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
10:35Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
10:36masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Di sorga perbandingan antara ALLAH dengan YESHUA diumpamakan seperti matahari dengan lampu;

Why. 21:23Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Jadi, YESHUA itu memang TUHAN, tapi bukan ALLAH.

Tidak ada komentar: