Selasa, 25 April 2017

MENJAGA KEMURNIAN FIRMAN TUHAN

Di Kepulauan Seribu, Ahok berkata: "Hati-hati dibohongi dengan memakai Al Maidah 51". Namun di media sosial, Buni Yani merubahnya menjadi: "Hati-hati dibohongi dengan Al Maidah 51". Maka ributlah bangsa Indonesia selama berbulan-bulan, hingga Ahok diajukan ke pengadilan dengan tuduhan mengatakan bahwa Al Maidah 51 itu bohong. Padahal Ahok tidak mengatakan Al Maidah 51 yang bohong, tapi ada kata-kata: "memakai" yang dihilangkan oleh Buni Yani. Bahwa ada orang yang bisa saja menyalahgunakan ayat tersebut untuk suatu kepentingan.

Hanya gara-gara sebuah kata yang terdiri dari 7 huruf saja, yaitu: "memakai", bangsa Indonesia bisa terpecah-belah. Itulah sebabnya ELOHIM YESHUA menjamin bahwa tak ada satu "iota"-pun yang DIA hapuskan dari Hukum Taurat nabi Musa.

Mat. 5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Menurut kamus, iota artinya adalah yang sekecil-kecilnya, bahkan dijelaskan sebuah titikpun takkan ditiadakan dari Hukum Taurat. Itu adalah jawaban ELOHIM YESHUA menghadapi tuduhan orang-orang Yahudi bahwa DIA telah merubah Hukum Taurat. DIA datang bukan untuk merubah Hukum Taurat melainkan untuk menyempurnakannya. Sebab banyak orang Yahudi yang tidak memahami hakekat hukum itu sehingga mereka menjalankannya tanpa landasan kasih atau kesadaran, melainkan secara kebiasaan saja, sehingga bangsa Yahudi seperti robot yang tak memiliki roh. Fisiknya menjalankan hukum tapi jiwanya tidak di sana;

Yes. 29:13Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,

Sebab kata menteri propagandanya Hitler: "Kebohongan yang paling besar adalah kebenaran yang diubah sedikit saja". Di Jakarta, jika ada orang yang menanyakan suatu alamat, coba tunjukkan arah ke kanan untuk yang seharusnya ke kiri, maka orang itu pasti akan berputar-putar seharian dan tak menemukannya. Ubah sedikit saja maka akibatnya bisa fatal sekali.

Setiap rumah pasti sudah ada batas-batasnya mana yang merupakan tanah kita dengan mana yang bukan tanah kita. Bisakah anda menunjukkan batas-batas tanah milik anda? Cobalah batas-batas itu anda lebihkan semeter saja kira-kira apa akibatnya? Bisa-bisa anda berantem dan digugat ke pengadilan. Atau, jika anda membuka toko beras lalu timbangannya anda kurangi sedikit saja, apa yang akan terjadi? Yakinlah bahwa anda akan ditinggalkan oleh pelanggan anda. Atau, jika anda membuka warung es, lalu gulanya anda gunakan sakarin, bukan gula yang asli, apakah orang masih mau membeli es di warung anda? Itulah sebabnya warung-warung yang ingin laku selalu menuliskan: "Gula asli" - "Tanpa bahan pengawet" - "100% daging sapi asli", dan lain-lainnya. Sebab sekarang ini banyak sekali makanan yang tidak asli sehingga menimbulkan berbagai penyakit. Orang butuh makanan yang asli tanpa campuran.

Spareparts motor atau mobil, olie, dan lain-lainnya sekarang ini banyak yang palsu, sehingga pabrik perlu memperingatkan: "Awas barang tiruan!" Dan tentang ibu-ibu atau kaum perempuan suka kita sebut sebagai tukang gosip. Apa artinya? Ibu-ibu kalau sedang berkumpul biasanya suka membicarakan tetangga yang kurang disukainya. Kelewatannya seringkali dibuatlah cerita yang ditambah-tambahi; orang tidak melakukannya dibilang melakukannya, orang tidak mengatakannya dibilang mengatakannya sehingga menjurus ke fitnah, akhirnya terjadilah pertengkaran antar tetangga.

Mat. 7:15"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Mat. 24:11           Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

Mat. 24:24           Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

Yer. 14:14Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.

1Tim. 4:7Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.

Tidak ada Allah trinitas dibilang Allah trinitas, mengada-ada itu namanya. YESHUA tak pernah menyatakan diriNYA ALLAH dibilang YESHUA itu ALLAH, fitnah itu namanya. FIRMAN yang menjadi Manusia dibilang ALLAH yang menjadi Manusia, menyesatkan itu namanya. Nama YAHWEH diganti dengan TUHAN, manipulasi itu namanya. Nama YESHUA diterjemah-terjemahkan, tidak benar itu namanya. Tanggal lahirNYA tak diketahui tapi dibilang tanggal 25 Desember, ngawur itu namanya. RupaNYA seperti apa tak diketahui tapi lukisannya sudah tersebar ke mana-mana, bohong itu namanya. Rambut pendek dibilang rambut panjang, sok tahu itu namanya. Peribadatan Sabat diganti dengan peribadatan Minggu, pemalsuan itu namanya.

Joko Widodo, dipanggil Jokowi oleh Bernard, maka Jokowi = Joko Widodo atau Joko Widodo = Jokowi. Itu masih benar menunjuk ke satu orang. Tapi manakala ada orang lain yang bernama Jokowi, apakah Jokowi itu Joko Widodo? JALAN TUHAN disebut Kristen oleh orang Antiokhia, itu masih benar bahwa Kristen = JALAN TUHAN, atau JALAN TUHAN = Kristen. Tapi manakala ada suatu agama yang berciri-ciri yang berbeda menamakan dirinya: "gereja Kristen", apakah itu sama dengan JALAN TUHAN? Ini masalah yang perlu kita renungkan baik-baik.

Jika Alkitab adalah batas wilayah Firman TUHAN, maka itulah Firman TUHAN yang asli, yang murni tanpa campuran, tanpa intervensi manusia. Di luar itu harus kita pahami bahwa itu bukanlah termasuk Firman TUHAN.

Wahyu
22:18Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Tentang hal ini Martin Luther, bapak reformasi gereja berseru: "Sola Scriptura", artinya: Alkitab, dan hanya Alkitab saja! Jangan ditambah-tambahi seperti kebiasaan gereja Roma Katolik.

1Kor. 11:2Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.

Apa yang ada di dalam Alkitab harus merupakan berita yang diteruskan dari generasi ke generasi, tanpa ditambahi dan tanpa dikurangi. Apa yang disampaikan kepada jemaat di Korintus harus sama dengan yang disampaikan kepada kita. Sebagai contoh: apakah jemaat di Korintus ibadahnya hari Minggu, sehingga kita berhari Minggu? Apakah jemaat di Korintus berhari Natal? Apakah jemaat di Korintus tahu wajah YESHUA yang ganteng dan berambut panjang?

Mengapa berbeda apa yang disampaikan kepada jemaat di Korintus dengan apa yang kita terima?

Berkas:Lutherbibel.jpg

Tidak ada komentar: