Selasa, 25 April 2017

RESIKO MENYATAKAN KEBENARAN

Kalau listrik positif dihubungkan dengan listrik negatif pasti terjadi reaksi percikan api atau korsleting. Baik dihubungkan secara langsung maupun secara tidak langsung, misalnya melalui kipas angin, maka menyebabkan baling-baling kipas angin itu berputar. Jika dihubungkan melalui lampu, maka lampu itu akan menyala, jika dihubungkan melalui seterika, maka seterika itu akan panas, jika dihubungkan melalui kulkas, maka kulkas itu akan dingin. Pendek kata, hubungan positif dengan negatif pasti menimbulkan reaksi.

Demikian juga antara sifat manusia dengan sifat TUHAN, antara unsur jahat dengan unsur baik, jika dihubungkan pasti menimbulkan reaksi. Jika listrik positif dengan negatif dihubungkan melalui kulkas akan membuat kulkas dingin sehingga kita bisa membuat es batu, demikianlah ketika sifat manusia dihubungkan dengan sifat TUHAN, melalui YESHUA ha MASHIA, kematian YESHUA ha MASHIA memberikan khasiat keselamatan bagi kita.

Apa artinya, jika ELOHIM YESHUA saja yang menyampaikan kebenaran dengan hikmat ROH KUDUS saja bisa menyebabkanNYA disalibkan, lebih-lebih jika kebenaran itu disampaikan tanpa ROH KUDUS. Jika disampaikan secara hati-hati saja bisa mencelakai, apa lagi jika disampaikan secara gegabah.

ELOHIM YESHUA adalah standart resiko yang maksimal sehingga bisa kita pastikan tak ada pertentangan yang tanpa perlawanan. Dan saya telah membuktikan itu, yaitu bagaimana saya menerima perlawanan dari segala jurusan, menerima maki-makian hingga ancaman. Sangat berbeda suasananya dengan khotbah-khotbah para pendeta di gerejanya, yang sekalipun pak pendetanya menyampaikan kritikan tajam menyorot kesalahan jemaatnya, tapi jemaatnya ayem-ayem saja, malah semakin keras khotbahnya semakin disukai jemaatnya, semakin banyak jemaatnya. Kata jemaatnya, pak pendeta itu khotbahnya "makanan keras". Jika makanan keras mengapa masih sanggup dikunyah terus? Itu tandanya gigi jemaatnya gigi orang muda yang masih sanggup mengunyah jagung tua.

Barbel seberat 300 kilogram. Apakah itu berat? Bagi siapa? Kalau bagi Ade Rai, binaragawan terkenal, itu sih enteng. Jadi, jangan katakan khotbah pendeta anda makanan keras jika tidak menimbulkan sakit hati atau kebencian anda. Daya tahan anda masih lebih besar daripada khotbah pendeta itu.

Jangan katakan arus listrik itu sebesar 50.000 watt. Sebab jika listrik positifnya dihubungkan dengan sama-sama positifnya, atau negatif dengan sama-sama negatifnya, pasti takkan menimbulkan reaksi apa-apa. Pernah dengar kata-kata: "Anjing, loe?!" Jika kata-kata itu dilontarkan kepada sesama kawan pasti takkan menimbulkan kemarahan, kawan itu malah akan terkekeh-kekeh. Tapi coba lontarkan ke orang lain, pasti orang itu akan marah nggak karu-karuan, bukan?!

Orang-orang Farisi ketika melihat kawannya menggendong seekor domba di hari Sabat, mereka tak masalahkan itu. Tapi manakala melihat YESHUA ha MASHIA menyembuhkan orang sakit di hari Sabat, mereka marahnya bukan kepalang. Menolong binatang dibiarkan, menolong manusia dimasalahkan. Aneh, bukan?!

Matius
12:10Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.
12:11Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
12:12Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."

Pendetanya berhari Minggu, jemaatnya berhari Minggu. Pendetanya pelanggar hari Sabat, jemaatnya pelanggar hari Sabat, maka itulah sesama orang berdosanya sehingga mereka bisa berkawan dengan baik. Tapi manakala ketemu dengan saya yang berhari Sabat, sikap orangpun berubah menjadi permusuhan. Maka di sinilah terbentang pemisahan antara anda dengan saya.

Yoh. 8:23Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

Tinjulah kawan anda, maka dia akan tertawa terbahak-bahak. Tapi tinjulah orang lain, pasti akan berantem. Itulah penanda adanya perbedaan kutub.

Pernah melihat tikus yang sebesar kucing? Sebesar-besarnya tikus masih tetap tikus. Pernah melihat anjing mini yang sekecil kucing? Sekecil-kecilnya anjing masih tetap anjing. Kritik dan marahilah seseorang dengan maksimal, jika dia diam saja itu tandanya dia bisa menerima kemarahan anda. Di sini tidak membentuk perbedaan antara kesalahan dengan kebenaran. Tapi sekalipun sedikit saja kritik atau kemarahan anda, jika itu menimbulkan perlawanan dari orang itu, maka di saat itulah terbentang perbedaan antara kesalahan dengan kebenaran. Salah seorang dari antaranya pasti ada yang salah, dan ada yang benar.

Am. 3:3      Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Mat. 12:30           Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Mrk. 9:40             Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.

Sama seperti jarum kompas yang selalu menunjuk ke arah utara, demikianlah pihak yang benar selalu menunjuk pada kebenaran ELOHIM YAHWEH. Jadi, ada pertentangan atau tidak? Jika tidak, maka sesama jenisnya. Tapi jika ada perlawanan, maka salah satu pihak pastilah mewakili ELOHIM YAHWEH. Entah dia orang yang sudah mengenal TUHAN maupun orang yang sama sekali belum mengenal TUHAN.

Kornelius adalah perwira Romawi yang beragama kafir. Namun dia suka berderma dan TUHAN berkenan memanggilnya menjadi orang Kristen. Itu menyatakan Kornelius memiliki modal kebenaran, yaitu jiwa dermanya. Demikian pula dengan panggilan Abraham, Musa, Daud, dan lain-lainnya, disebut orang-orang pilihan, artinya orang-orang yang berkwalitas yang memiliki modal kebenaran di dalam dirinya, sehingga menarik hati ELOHIM YAHWEH untuk memilihnya.

Hasil gambar untuk gambar listrik


Termasuk dalam hal adat-istiadat kesukuan, kita harus menyatakan kebenarannya sekalipun mengandung resiko yang berat. Kita harus melatih diri sedemikian rupa untuk peka terhadap ketidakbenaran sekecil apapun yang terjadi di sekitar kita.

Matius 5:37        Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Mat. 6:23             jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Matius 5:13        "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
5:14        Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:16        Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Tidak ada komentar: