Senin, 01 Mei 2017

APA BEDA GEMBALA DENGAN PENDETA? - 2

2. ELOHIM YESHUA MENDIRIKAN JEMAAT PERJANJIAN BARU

Jemaat Yahudi atau jemaat Perjanjian Lama adalah jemaat yang sudah mengenal ELOHIM Yang Benar, yaitu: ELOHIM YAHWEH. Mereka sudah paham dengan keagamaan Yahudi sehingga seumpama ELOHIM YESHUA hendak memasak Capjay, bahan-bahannya sudah siap. Atau seandainya hendak kuliah di universitas, jemaat Yahudi sudah mempunyai ijasah SMU. Karena itu ketika ELOHIM YESHUA mengajar mereka, cukup dengan mengingatkan mereka: "Bukankah Musa menuliskan tentang AKU?" - "Ada tertulis demikian ......." - "Tidakkah kamu baca dalam kitab Musa?" - "Kamu sudah mendengar Firman ........."Kamu sesat karena kamu tidak mengerti kitab suci", dan lain-lainnya;

Mat. 11:10Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.

Mrk. 7:6Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Yoh. 5:46Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

Bahan-bahan masakan Capjay memang sudah siap, tapi bahan-bahan itu perlu diiris atau dikupas kulitnya dan dibuatkan bumbunya, sebab ajaran-ajaran para nabi itu telah digelapkan oleh golongan Farisi dan Saduki yang memasukkan tradisi-tradisi nenek-moyang mereka, sehingga bangsa Israel disebut sebagai bangsa yang tinggal di dalam kegelapan;

Yes. 9:2(9-1) Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.
9:6(9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
9:7(9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Mat. 23:2"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.

Jika di zaman dulu mereka tersebar ke dalam 3 kelompok; Farisi, Saduki dan ahli Taurat, yang disebut Sanhedrin atau Mahkamah keagamaan Yahudi, kini umat ELOHIM YESHUA dikuasai oleh ratusan denominasi Kristen yang dipersatukan dalam gerakan Oikumene atau BAMAG - Badan Musyawarah Antar Gereja. Gerakan Oikumene mempersatukan dalam kerohanian, BAMAG mempersatukan dalam hal hukum dan politik. Kedua lembaga ini "merasa benar" untuk mencap suatu denominasi atau suatu ajaran sebagai bidat atau sesat, persis sebagaimana tokoh-tokoh Farisi, Saduki dan ahli Taurat mengeluarkan fatwah tentang YESHUA sebagai nabi palsu. Sebab keberadaan mereka disahkan dan dilindungi oleh negara, sama seperti Farisi dan Saduki yang dilindungi oleh kerajaan Romawi.

ELOHIM YESHUA, sama seperti nabi Musa, yaitu sama-sama muncul dari kalangan orang biasa, dan sama-sama harus menghadapi "orang-orang besar", seperti Daud melawan Goliat. Nah, beginilah cara ELOHIM YESHUA membangun jemaatNYA. Pertama-tama yang DIA lakukan adalah merekrut 12 murid, sebagai simbol dari 12 suku Israel yang harus diselamatkan. Pada waktu perekrutan itu ELOHIM YESHUA masih belum menyampaikan suatu pengajaran apapun. Mereka hanya diyakinkan oleh mujizat ELOHIM YESHUA di desa Kana, yang membuat air menjadi anggur, sebagai mujizat pertamaNYA, dan oleh kesaksian Yohanes Pembaptis, bahwa YESHUA adalah ANAK DOMBA ELOHIM YAHWEH;

Mat. 3:11Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Yoh. 1:29Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Jika orang-orang Farisi dan Saduki merupakan orang-orang terpandang;

Matius
23:5Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
23:6mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
23:7mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

ELOHIM YESHUA, sebaliknya;

Yesaya
53:1Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Mat. 8:20Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

Luk. 21:37Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun.

Setelah terkumpul 12 murid, barulah ELOHIM YESHUA tampil ke permukaan. DIA memasuki sinagoga-sinagoga, yaitu rumah-rumah ibadah Yahudi, mulai menyampaikan pesan-pesan atau ajaranNYA;

Mat. 4:23Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

Mat. 9:35Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Lukas 4:16Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

ELOHIM YESHUA tidak memberikan pengajaran khusus untuk murid-muridNYA, melainkan disampaikan secara bersamaan dengan orang-orang lainnya. Kecuali setelah mengajar orang banyak barulah pendalamannya diberikan khusus pada ke-12 muridNYA.

Mat. 13:36Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."

Jadi, dalam hal materi ajaran tidak dibedakan antara murid dengan umat. Semua dikasih pelajaran yang sama dan secara bersamaan pula, tidak seperti kependetaan yang membedakan antara ajaran untuk umat dengan ajaran untuk pendeta, seolah-olah ada sesuatu yang dirahasiakan khusus untuk para pendeta saja. Dengan demikian yang berbeda antara murid dengan umat hanya masalah kedudukan saja, bahwa kedudukan murid adalah untuk membantu SANG GURU mempersiapkan dan melayani keperluan umat;

Matius
14:15Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
14:16Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
14:17Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
14:18Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."

Dalam hal penangkapan pelajaran atau iman tergantung dari masing-masing orangnya, bahwa seorang murid belum tentu lebih pintar Alkitab atau lebih beriman dibandingkan dengan umat, dan umat belum tentu kalah dibandingkan dengan para murid. Tapi kependetaan telah merumuskan bahwa yang benar dan yang paling pinter Alkitab hanyalah pak pendeta, sedangkan umat: "Tahu apa kamu?"

Nggak sekolah, ya bodoh! Nggak punya ijasah, ya bukan pendeta. Bukan pendeta, ya jangan ngomong Alkitab. Lalu, peran ROH KUDUS di kemanakan?! Kanon Alkitab membuktikan, bahwa raja Babel, Nebukadnezar, orang kafir, tulisannya termuat dalam Daniel pasal 4. Markus, penulis Injil Markus, bukanlah termasuk 12 murid yang mula-mula, melainkan termasuk generasi kedua, yaitu muridnya rasul Petrus dan rasul Paulus. Lukas, penulis Injil Lukas, bukanlah orang Yahudi juga bukan termasuk murid YESHUA, tetapi tabib berbangsa Romawi dan merupakan muridnya rasul Paulus. Rasul Paulus sendiri merupakan rasul generasi kedua, kalah senior dibandingkan dengan ke-12 murid. Namun tulisan rasul Paulus merupakan yang terbanyak, yakni 14 kitab, dari 27 kitab Perjanjian Baru.

Jadi, mana karya tulis ke-12 murid yang mula-mula, selain Matius, Petrus, Yudas, Yakobus dan Yohanes?! Mengapa orang-orang baru, orang-orang luar, bisa berdiri disejajarkan dengan yang senior-senior?!

Istilah pendeta tak ada di Alkitab, sedangkan istilah penginjil hingga detik ini masih ada di Alkitab dan mempunyai kedudukan yang tertinggi;

Yes. 52:7Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!"

ELOHIM YESHUA dan semua murid adalah penginjil, tak ada yang pendeta. Di Alkitab penginjil dihargai dan terhormat, tapi di gereja-gereja seorang penginjil tak lebih dari tukang sapu atau koster gereja. Pendeta adalah boss, penginjil adalah pelayannya. Jika pendeta pemula gajinya Rp. 5 juta, seorang penginjil hanya dikasih honorarium Rp. 1 juta.

Semua orang Kristen dan masyarakat, sangat hormat terhadap pendeta, tapi terhadap penginjil hanya dipandang sebelah mata;

Lukas 6:26Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."

Matias, bukan termasuk 12 murid, namun dia dipilih sebagai pengganti Yudas Iskariot;

Kisah
1:21Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
1:22yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."
1:23Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.

Stefanus, bukan termasuk 12 murid, namun dinyatakan penuh dengan ROH KUDUS;

Kisah
6:3Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,
6:4dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
6:5Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.
6:6Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.

Belum lagi Apolos, Ananias, pembimbing Paulus, Timotius, murid Paulus, Akwila dan Priskila, pembimbing Apolos, dan lain-lainnya. Semua itu adalah orang-orang di luar ring pertama yang dikaruniai hikmat sehingga mereka bisa diterima secara sederajat di kalangan para murid. Bahkan rasul Paulus mendobrak keistimewaan Yahudi dengan menegakkan bangsa-bangsa lain berdiri sejajar sebagai murid YESHUA ha MASHIA;

Rm. 10:12Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

1Yoh. 2:27Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Yohanes 3:34Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.

Guru kita adalah ROH KUDUS, bukan pak pendeta, bukan secarik kertas surat penugasan untuk menguasai jemaat ELOHIM YAHWEH.

ELOHIM YESHUA tidak membuka ladang baru;

Mat. 15:24Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

Matius
10:5Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
10:6melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Yang didatangi oleh ELOHIM YESHUA adalah orang-orang Yahudi, anggota-anggota dari golongan Farisi, Saduki dan ahli Taurat. Semuanya orang lama yang sudah menjadi murid Perjanjian Lama. Mereka diajak menjadi pengikut ELOHIM YESHUA, sehingga mereka tidak perlu lagi diajarkan asas-asas dasar. Posisinya sama seperti saya yang berbicara kepada anda, orang-orang gereja HKBP, Bethany, Mawar Sharon, GPdI, Bethel, Pantekosta, Katolik, GPIB, dan lain-lainnya. Saya tak perlu menyampaikan hal-hal yang baru sebagaimana kalau terhadap Muslim, Hindu, Buddha, dan lain-lainnya. Tapi saya hanya menunjukkan: "ADA TERTULIS".

Bedanya, jika di zaman ELOHIM YESHUA, orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat masih belum membuatkan liturgi atau susunan acara ibadah sebagaimana gereja-gereja saat ini, sehingga di zaman itu orang-orang asing masih bebas berbicara di atas mimbar dan berhadapan dengan jemaat langsung. Tapi dengan adanya liturgi gereja, maka mimbar dikuasai oleh pak pendeta. Selain pak pendeta dilarang berbicara di atas mimbar. Itulah sebabnya saya tidak masuk ke gereja-gereja, sebab tak mungkin diijinkan berbicara di hadapan jemaat.

Lukas
4:16Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
4:17Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
4:18"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
4:19untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
4:20Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
4:21Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
4:22Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?"

Keterangan di atas menerangkan bahwa ELOHIM YESHUA di sinagoga itu masih belum terlalu dikenal. Hanya sebagian orang saja yang mengenali sanak keluargaNYA.

Kisah
13:13Lalu Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos dan berlayar ke Perga di Pamfilia; tetapi Yohanes meninggalkan mereka lalu kembali ke Yerusalem.
13:14Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ.
13:15Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi, pejabat-pejabat rumah ibadat menyuruh bertanya kepada mereka: "Saudara-saudara, jikalau saudara-saudara ada pesan untuk membangun dan menghibur umat ini, silakanlah!"
13:16Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: "Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah!

Rasul Paulus yang hanya mampir ke sinagoga itu, diijinkan berbicara kepada jemaat di situ. Di zaman ini mana bisa begitu? Di gereja-gereja Advent nama saya sudah di "cekal" - cegah dan tangkal, tidak diijinkan masuk ke gereja itu. Para pendetanya mencap saya sebagai "barisan sakit hati", seolah-olah saya menyampaikan kebenaran ini sebagai balas dendam saya terhadap gereja. Padahal saya tak pernah merasa sakit hati terhadap mereka. Saya selalu berbicara tentang kelembagaan, bukan tentang pribadi, tentang ajaran, bukan tentang kelakuan orang.

Tapi melalui internet ini saya bisa serupa dengan peristiwa di hari Pentakosta, di mana saya bisa berbicara kepada orang-orang lintas denominasi, lintas agama;

Kisah
2:1Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2:5Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
2:6Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
2:7Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?
2:8Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
2:9kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,
2:10Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,
2:11baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
2:12Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"

Dalam catatan saya, pembaca "bloghakekatku" meliputi 115 negara di dunia, sekalipun semuanya saya yakini adalah orang-orang Indonesia yang tinggal di luar negeri. Jika di zaman dulu, orang-orang berkumpul di Yerusalem secara fisik, kini orang-orang berkumpul di "bloghakekatku". Jika di zaman dulu para rasul berbicara dalam bahasa-bahasa asing, kini saya berbicara dalam bahasa Indonesia saja namun bisa dimengerti oleh 115 negara. Jika di zaman dulu para rasul mendobrak ajaran Farisi dan Saduki, kini saya mendobrak ajaran gereja-gereja Kristen dalam 3 kelompok besar juga: Katolik, Protestan dan Pantekosta.

Jika di dalam tembok gereja saya tidak bisa berbicara, melalui internet ini saya berbicara dari atas atap gereja. Jika masuk gereja lewat pintu tidak boleh, saya masuk lewat atap seperti maling;

Matius 10:27Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.

Jika gereja memasang jurus "liturgi" untuk menguasai umat, ELOHIM YAHWEH menangkis dengan jurus "internet" untuk membawa keluar bangsa Israel dari negeri Mesir zaman ini.

Hasil gambar untuk gambar orang memanjat dinding

Tidak ada komentar: