Selasa, 23 Mei 2017

BIBLE ATAU ALKITAB YANG BENAR?

Kitab Suci Kristen oleh orang Inggris dinamakan Bible, sedangkan dari bahasa Arab disebut: Alkitab. Alkitab penulisan yang benarnya harus dipisahkan antara "al" dengan "kitab". Al artinya sebuah, Kitab artinya buku atau kumpulan tulisan > AL KITAB, jangan digandeng: Alkitab.

Kata-kata Alkitab disebutkan 2 kali dalam 2 peristiwa oleh ELOHIM YESHUA.

Mrk. 15:28(Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: "Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.")

Luk. 4:16Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

Saat ini muncul orang-orang Kristen yang anti bahasa Arab, yang lebih suka menyebut Alkitab sebagai Bible, dengan alasan BIBLE itu singkatan dari BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH, atau dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai INFORMASI DASAR SEBELUM MENINGGALKAN BUMI.

Tapi benarkah begitu? Menurut sumber Wikipedia;

Kata Bible dalam bahasa Inggris berasal dari kata Latin biblia, dari kata yang sama dalam bahasa Latin abad pertengahan dan bahasa Latin Akhir serta dari kata Yunani Koine τὰ βιβλία ta biblia "kitab-kitab" (bentuk tunggal βιβλίον biblion).[7]
Kata Latin abad pertengahan biblia adalah kependekan dari biblia sacra "kitab suci", sedangkan biblia dalam bahasa Yunani dan Latin Akhir adalah bentuk jamak yang netral secara gender (gen. bibliorum). Kata ini secara bertahap dianggap sebagai kata benda feminin tunggal (biblia, gen. bibliae) dalam bahasa Latin abad pertengahan, dan selanjutnya diserap sebagai suatu bentuk tunggal dalam bahasa-bahasa daerah setempat di Eropa Barat.[8] Frasa Latin biblia sacra "kitab-kitab suci" menerjemahkan frasa Yunani τὰ βιβλία τὰ ἅγια ta biblia ta hagia, "kitab-kitab suci".[9]
Kata βιβλίον sendiri memiliki arti harfiah "kertas" atau "gulungan naskah" dan menjadi digunakan sebagai kata yang umum untuk menyebut "buku" atau "kitab". Kata tersebut merupakan bentuk singkat dari βύβλος byblos, "papirus Mesir", kemungkinan disebut demikian dari nama pelabuhan laut bangsa Fenisia—yaitu Byblos (juga dikenal dengan nama Gebal)—yang darinya papirus Mesir diekspor ke Yunani. Frasa Yunani ta biblia (bermakna harfiah "kitab-kitab papirus kecil")[10] merupakan "suatu ungkapan yang digunakan kaum Yahudi Helenistik untuk mendeskripsikan kitab-kitab suci mereka (Septuaginta).[11][12] Penggunaan istilah tersebut oleh kalangan Kristen dapat ditelusuri ke tahun 223 M.[7] Seorang akademisi biblika bernama F.F. Bruce menyatakan bahwa Yohanes Krisostomus tampaknya adalah penulis pertama (dalam Homili mengenai Matius, yang disampaikannya antara tahun 386 dan 388) yang menggunakan frasa Yunani ta biblia ("kitab-kitab") untuk mendeskripsikan bersama-sama Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.[13]
Kata Alkitab dalam bahasa Indonesia berasal dari frasa "al-Kitab" (bahasa Arab: الكتاب) yang secara harfiah berarti "buku" atau "kitab". Kata Al, dalam bahasa Indonesia selalu dituliskan dengan huruf kapital "A", merupakan kata sandang khas dalam bahasa Arab. Di negeri-negeri berbahasa Arab sendiri "Alkitab" disebut sebagai "al-Kitab al-Muqaddas" (bahasa Arab: الكتاب المقدس - "Kitab Suci").

Jadi, Bible bukanlah singkatan BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH, tapi memiliki arti yang sama dengan Alkitab, yaitu buku, dari aslinya Biblia, bahasa Latin. Tapi karena bahasa Arab berasal dari bahasa Aram, sedangkan bahasa Aram dekat dengan bahasa Ibrani, maka saya lebih suka tetap menyebutnya Alkitab daripada Bible yang berbahasa Inggris. Sebab kalau bahasa Inggris diperbolehkan, maka penamaan Alkitab bisa menjadi bermacam-macam. Masing-masing bahasa mempunyai sebutan sendiri-sendiri, seperti bahasa Indonesia akan menamainya: "Sebuah Buku". Padahal Al Qur'an telah mendaulat Alkitab sebagai kitab sucinya kaum Nasrani, sedangkan kitab sucinya sendiri disebutnya: Al Qur'an, yang artinya sebuah bacaan, atau disebut juga Al Furqon, yang artinya sebuah buku petunjuk.


Hasil gambar untuk gambar alkitab

Tidak ada komentar: