Jumat, 05 Mei 2017

ROH KUDUS

Bahasa Ibraninya: RUAKH HAQODESH. Saya tidak membahas terjemahannya karena tidak ada masalah di situ. Yang menjadi masalah adalah jika ROH KUDUS diidentikkan sebagai ALLAH atau YAHWEH dan YESHUA, sebagai bagian dari ajaran trinitas yang amburadul itu.

Kita perlu yakin bahwa di dalam setiap sebutan pasti menunjukkan artinya. Misalnya, ketika Alkitab menyebutkan: "roh jahat", maka itu artinya adalah roh yang jahat yang berasal dari setan. Roh jahat tidak mungkin baik, sebab sudah disebutkan karakternya seperti itu. Berbeda dengan manusia yang tidak disebutkan karakternya, sehingga manusia ada yang baik dan ada yang jahat. Karena itu ROH KUDUS jelas merupakan ROH yang SUCI, yang berasal dari YAHWEH.

Antara roh jahat dengan ROH KUDUS bisa kita lihat dari kehidupan raja Saul setelah ditinggalkan TUHAN karena ketidaksetiaannya. Semenjak raja Saul tidak setia pada TUHAN, maka dia tidak lagi dipenuhi dengan ROH KUDUS, sebagai ROH yang senantiasa melahirkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang benar, sebagai seorang raja, pemimpin suatu bangsa. Karena tak lagi berhikmat, maka raja Saul tak mungkin bisa melahirkan keadilan bagi rakyatnya;

1Samuel 16:14     Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.
16:15     Lalu berkatalah hamba-hamba Saul kepadanya: "Ketahuilah, roh jahat yang dari pada Allah mengganggu engkau;
16:16     baiklah tuanku menitahkan hamba-hambamu yang di depanmu ini mencari seorang yang pandai main kecapi. Apabila roh jahat yang dari pada Allah itu hinggap padamu, haruslah ia main kecapi, maka engkau merasa nyaman."

Apa maksudnya "roh jahat yang dari TUHAN?" Apakah TUHAN memelihara roh jahat? Untuk mengerti ayat itu kita bisa melihat dari beberapa kejadian;

Ayub 1:6          Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
1:7          Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
1:8          Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
1:9          Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
1:10        Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
1:11        Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
1:12        Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Perhatikan ayat 6; apakah iblis itu termasuk anak-anak ALLAH, atau ikut menghadap TUHAN bersama-sama dengan anak-anak ALLAH? Okey, kita lihat lebih dahulu, siapakah yang dimaksud dengan "anak-anak ALLAH" itu;

Kejadian 4:25        Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: "Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya."
4:26        Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN.

Setelah Habel dibunuh Kain, Adam melahirkan Set, sebagai pengganti Habel. Dan semenjak zaman kelahiran Enos itulah orang mulai memanggil nama TUHAN. Kata "TUHAN" merupakan penggantian dari nama TUHAN: "YAHWEH". Jadi, anak-anak Set itulah yang disebut sebagai anak-anak ALLAH;

Kejadian 6:1          Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,
6:2          maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.

Anak-anak Adam membentuk 2 jalur; jalur Kain dan jalur Set. Jalur Kain disebut anak-anak manusia, sedangkan jalur Set disebut anak-anak ALLAH. Tentang Kain, Alkitab katakan;

Kejadian 4:16        Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

Kain meninggalkan TUHAN, sedangkan Set memanggil nama TUHAN. Lamekh adalah keturunan Kain, dan menjadi pembunuh juga;

Kejadian 4:23        Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: "Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
4:24        sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat."

Kejadian 6:1-2 menerangkan bahwa keturunan manusia, yaitu keturunan Kain melahirkan banyak perempuan, lalu keturunan Set yang disebut anak-anak ALLAH, tertarik mengawininya. Akibat perkawinan anak-anak ALLAH dengan anak-anak manusia itulah yang membuat ROH ALLAH undur dari manusia;

Kejadian 6:3          Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

Kembali ke cerita raja Saul; bahwa "roh jahat yang dari TUHAN" mengartikan bahwa TUHAN menyuruh roh-roh jahat untuk mengganggu raja Saul, supaya pikirannya dipenuhi kegelisahan, seperti cerita ini;

1Raja-raja 22:20     Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.
22:21     Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa?
22:22     Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!
22:23     Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu."

TUHAN memakai roh dusta untuk mencelakai raja Ahab yang menyebabkan bangsa Israel berdosa pada TUHAN. Dan hingga hari ini kita bisa melihat dan menyaksikan keberadaan orang-orang gila yang kerasukan setan, sebagai lawan kata dari para nabi yang kepenuhan ROH KUDUS dan mengucapkan kata-kata nubuatan.

Ketika Saul dirasuki roh jahat, lalu Daud memainkan kecapi, apa yang dirasakan Saul?

1Samuel 16:23     Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.

Apa yang ada pada diri Daud?

1Sa. 18:14            Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia.

Dari atas kita belajar kata-kata: "roh jahat dari TUHAN" yang artinya roh kiriman TUHAN. TUHAN yang mengirim, berarti TUHAN bukanlah roh jahat itu, melainkan ada 2 perkara, yang satu sebagai pengirim sedangkan yang satunya sebagai yang dikirimkan. Kata-kata yang searti dengan itu adalah:

>> ALLAH mengutus ANAKNYA, berarti ANAKNYA itu bukanlah ALLAH.

>> ALLAH menyelamatkan melalui ANAKNYA, berarti ANAKNYA itu bukanlah ALLAH.

Keluaran 31:1        Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
31:2        "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,
31:3        dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,
31:4        untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;
31:5        untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

Di atas ada kata-kata: "KUpenuhi dia dengan ROH ALLAH". Apakah "AKU" itu "ROH ALLAH?" Apakah "ROH ALLAH" itu artinya "ROH-nya ALLAH" atau "ROH dari ALLAH?" Jika "ROH ALLAH" itu "ALLAH", mengapa tidak dikatakan: "KUpenuhi dia dengan DIRIKU?" Bandingkan dengan ini:

Kejadian 1:2          Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Yoh. 4:24              Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

ALLAH itu ROH, artinya ujud ALLAH itu adalah ROH, sehingga "ROH ALLAH" di Kejadian 1:2 mempunyai arti DIRI ALLAH. Berbeda dengan "ROH ALLAH" yang di Keluaran 31:3, yang artinya ROH yang dari ALLAH, yaitu ROH KUDUS. Jadi, "ROH ALLAH" itu mempunyai 2 pengertian yang berbeda; bisa berarti DIRI ALLAH, bisa berarti ROH yang dari ALLAH, yaitu ROH KUDUS. Sebab tentang ROH KUDUS disebut sebagai ROH HIKMAT, ROH KEBENARAN, ROH PENGHIBUR, dan lain-lainnya.

Yoh. 15:26           Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

ROH PENGHIBUR atau ROH KEBENARAN itu "dari BAPA" - "yang keluar dari BAPA", nyata sekali mengartikan bahwa ROH KUDUS itu bukan BAPA.

1Tes. 4:8              Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.

Rasul Paulus menerangkan bahwa ROH KUDUS itu sebagai ROH milik ALLAH yang kudus.

Kis. 15:8                Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita,

"IA mengaruniakan ROH KUDUS", artinya: ALLAH memberikan ROH KUDUS. Lebih jelas lagi di sini;

Matius 28:19     Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

BAPA - ANAK dan ROH KUDUS dipisahkan menjadi Pribadi yang sendiri-sendiri. BAPA dan ANAK bisa atau mempunyai kuasa untuk mengutus ROH KUDUS;

Yoh. 14:26           tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yoh. 16:7              Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Pelajaran yang kita terima, jika kiamat nanti, TUHAN akan membinasakan iblis, sehingga tidak ada lagi kejahatan;

Why. 22:3            Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

Tidak adanya laknat atau dosa telah menyelesaikan tugas ROH KUDUS, sehingga di sorga kelak tidak ada lagi ROH KUDUS, melainkan tinggal BAPA dan ANAK saja;

Kis. 7:55                Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

Stefanus di dunia, oleh kuasa ROH KUDUS melihat di sorga ada YESHUA yang berdiri di sebelah kanan YAHWEH. Peranan ROH KUDUS adalah membantu Stefanus melihat sorga yang isinya hanya BAPA dengan ANAKNYA.

Wahyu 21:22     Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

Selain tidak mempunyai takhta, ROH KUDUS juga tidak mempunyai Bait Suci.

Wahyu 21:23     Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Jika ALLAH dilambangkan sebagai matahari, dan YESHUA sebagai lampu, ROH KUDUS tidak dilambangkan.

Wahyu 5:13        Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
5:14        Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Makhluk sorgawi memuliakan YAHWEH dan YESHUA, tanpa ROH KUDUS.

Yohanes 14:6        Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes 17:3        Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

1Yoh. 1:3              Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Yohanes 3:16        Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

>> Orang menyembah ALLAH, ada, menyembah YESHUA juga ada. Apakah ada orang yang menyembah ROH KUDUS?

>> Orang berdoa pada ALLAH, ada, berdoa pada YESHUA juga ada. Apakah ada orang yang berdoa pada ROH KUDUS?

>> ALLAH disebut JURUSELAMAT, YESHUA juga disebut JURUSELAMAT. Apakah ada orang yang menyebut ROH KUDUS sebagai JURUSELAMAT?

>> ALLAH mengampuni dosa, YESHUA juga mengampuni dosa. Apakah ROH KUDUS pernah dikatakan mengampuni dosa?

>> ALLAH bisa mengutus ANAK, ANAK bisa mengutus ROH KUDUS. Pernahkah ROH KUDUS mengutus ALLAH atau YESHUA?

>> ALLAH mempunyai umat, YESHUA juga mempunyai umat. Siapakah yang menjadi umat ROH KUDUS?

>> ALLAH mempunyai hukum, YESHUA juga mempunyai hukum. Apakah ROH KUDUS juga mempunyai hukum?

Tidak ada komentar: