Sabtu, 01 Juli 2017

MEMPERHATIKAN AMARAN KITAB IBRANI

Oleh keprihatinan terhadap bangsanyalah rasul Paulus menuliskan secara khusus kitab Ibrani, di mana kehadiran ELOHIM YESHUA yang mereka tolak sesungguhnya semua itu sudah dituliskan dan dilambangkan melalui upacara-upacara Bait Suci;

Roma 9:3   Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.

Roma 11:13-14  
Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku, yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.
Kebetulan sekali Paulus dipilih untuk menjadi rasul bagi bangsa-bangsa non Yahudi, sehingga rasul Paulus berharap hal itu bisa membangkitkan cemburu di hati mereka, supaya mereka memikirkan dan merenungkan fenomena di mana ELOHIM Israel sampai berbicara kepada bangsa-bangsa lain dan meninggalkan bangsa Yahudi.

Pekabaran kitab Ibrani ini akan saya fokuskan pada pasal 3 dan 4 yang memperingatkan kita pada masalah hari Sabat yang kini telah dilupakan dan ditinggalkan oleh saudara-saudara saya, umat Kristen. Supaya mereka mengetahui dengan pasti bahwa hari Sabat itu masih mengikat orang-orang yang percaya pada YESHUA ha MASHIA, dan peribadatan hari Minggu benar-benar salah dan menyesatkan sekali, membuat mereka tidak ada artinya sama sekali menjadi orang Kristen, sebagaimana ada tertulis;

Matius
7:21Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Judul perikop Ibrani 3:7-19:   BINASA KARENA MURTAD

Judul perikop Ibrani 4:1-13:   HARI PERHENTIAN YANG DISEDIAKAN ALLAH

Dari judul-judul perikop itu saja sudah bisa diterangkan bahwa pelanggaran terhadap hari Sabat merupakan kemurtadan. Artinya murtad adalah meninggalkan, melepaskan, melupakan, melalaikan. Meninggalkan hari Sabat disamakan dengan meninggalkan ELOHIM YAHWEH, dan akan berakibat kebinasaan.

Ibrani 3:7-11:
Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun, di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya.  Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku, sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."  

Rasul Paulus mengutip dari Mazmur Daud;

Mazmur
95:8Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,
95:9pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
95:10Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."
95:11Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."

Karena kemurtadan bangsa Israel ketika di padang gurun, ketika dipimpin nabi Musa, ELOHIM YAHWEH menyumpahi mereka, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian, yaitu tanah Kanaan/Palestina.

Mereka yang menyaksikan perbuatan-perbuatan ajaib ELOHIM YAHWEH saja bisa murtad, lebih-lebih generasi kita yang tak menyaksikan perbuatan-perbuatan dahsyatNYA. Karena itu kita jangan merasa benar dan menganggap tidak mungkin keliru, jika fakta Alkitab menunjukkan kesalahan kita. Justru kita perlu mawas diri untuk menyadari kekeliruan kita yang sudah semakin jauh, bahwa keliru lebih mungkin daripada benarnya.

Ibrani 3:12-13  
Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.

Yang perlu diwaspadai adalah adanya tipu daya dosa yang dilakukan oleh orang yang hatinya jahat. Kejahatan dalam hati atau pikiran adalah kejahatan yang tersembunyi yang tidak tampak secara mata. Itu adalah kejahatan yang berkonsep "serigala berbulu domba", - kayak domba padahal sesungguhnya adalah serigala. Kayak orang baik, ternyata penipu!

Sebab kita tidak mungkin mau mendengar dan diajar oleh orang yang pekerjaannya kita ketahui sebagai copet, maling, perampok, atau preman. Kalau ada copet atau maling yang masuk ke gereja, pasti akan kita usir, pasti akan kita kucilkan dan kita akan berhati-hati terhadapnya. Karena itu tidak mungkin mereka sampai berbicara di atas mimbar dan menyesatkan kita. Tapi kita seringkali terpedayai oleh orang yang ganteng, yang cantik, yang penampilannya keren, yang mengenakan jas dan dasi, lebih-lebih jika dia mengenalkan dirinya sebagai pendeta atau penginjil. Kita pasti akan menerima dan menyambut mereka dengan sukacita. Di sinilah yang rasul Paulus peringatkan kepada kita, bahwa kita harus waspada terhadap siapa saja yang datang kepada kita.

Kita tidak boleh menolak orang yang berbicara kepada kita;

1Tes. 5:19            Janganlah padamkan Roh,

Sebab siapa tahu dia orang yang benar. Jangan seperti orang-orang Yahudi yang terlalu cepat menolak YESHUA ha MASHIA, sehingga mereka tidak mengetahui kalau YESHUA ha MASHIA itu ANAK YAHWEH. Jadi, kita perlu mendengar perkataan orang, siapapun dia. Tapi setiap perkataan orang harus kita teliti apakah dia berbicara sesuai dengan Alkitab?

Kisah
17:11Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

1Yoh. 4:1Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Galatia
1:6Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
1:9Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Sebab rasul Paulus menubuatkan setelah kepergiannya akan datang nabi-nabi palsu yang akan menyesatkan umat pilihan;

Kis. 20:29Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.

2Ptr. 2:3Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

Guru-guru palsu itu datang untuk tujuan memperkaya diri, untuk persembahan-persembahan, untuk membeli rumah mewah, mobil mewah dan hidup bermewah-mewah.

Matius
23:4Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
23:5Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
23:6mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
23:7mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

Kepada umat diajarkan supaya begini supaya begitu, seolah-olah suatu kesalehan, sementara dirinya sendiri amburadul. Contohnya habib Rizieq Shihab, pentolan FPI, yang seringkali merazia pelacur-pelacur, namun nyatanya dia sendiri terkena kasus chat porno dengan Firza Husein. Pandai menertibkan orang lain tak pandai menertibkan dirinya sendiri.

Ibrani 3:14:
Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

Kita pasti diselamatkan asalkan kita tetap berada di JALAN TUHAN, yakni di petunjuk Alkitab; bahwa sejak zaman dahulu kala peribadatan bangsa Yahudi adalah di hari Sabat, dan ELOHIM YESHUA adalah ELOHIM atas hari Sabat;

Lukas
4:16Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

Luk. 23:56Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

Kisah
15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

Kis. 18:4Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.

Mat. 12:8             Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Keyakinan iman kita yang semula adalah beristirahat di hari Sabat, dan YESHUA adalah TUHAN atas hari Sabat. Itulah salah satu pokok keimanan kita.

Ibrani 3:15-18:
Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman", siapakah mereka yang membangkitkan amarah Allah, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa? Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?

Yang dikasihi TUHAN adalah bangsa Israel yang di bawah pimpinan nabi Musa. Namun yang dimurkai TUHAN juga mereka yang dipimpin nabi Musa. Apa sebab mereka dimurkai? Sebab mereka tidak taat.

Taat berarti bekerja berdasarkan instruksinya. Jika tidak ada perintah ya jangan lancang melakukan sesuatu yang tidak pernah diperintahkan. Jika tidak ada perintah untuk merubah peribadatan hari Sabtu ke hari Minggu, ya, jangan dilakukan.

Ibrani 3:19:
Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.

Berbahaya sekali jika kita sudah tidak percaya lagi pada Alkitab, lalu menggantikannya dengan mempercayai omongan orang dan dongeng-dongeng.

Ibrani 4:1:
Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.

Anda sudah Kristen? Itu bagus, asal anda juga masuk sorga. Tapi jika masuk neraka maka sia-sia Kekristenan anda. Sebab keselamatan Kristen bukanlah sekali selamat seterusnya selamat sebagaimana yang diajarkan pendeta-pendeta, tapi keselamatan itu masih digantung menunggu keadaan kita di akhir hidup. Contohnya adalah Yudas Iskariot, yang mengkhianati ELOHIM YESHUA.

1Ptr. 4:18Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?

Ibrani 4:2:
Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya.

Alkitab anda dengan Alkitab saya sama isinya. Karena itu harusnya pola hidup kita sama. Jika tidak sama berarti salah satu di antara kita ada yang salah. Mengapa sampai saya Sabat, anda Minggu?!

Ibrani 4:3-4:
Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya."


Nas artinya adalah ayat yang penting. Perhentian Sabat adalah sesuatu yang penting, sebab ELOHIM YAHWEH sendiri berhenti menciptakan di hari yang ketujuh;

Kejadian
2:1Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:4Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --

Ibrani 4:5-6:
Dan dalam nas itu kita baca: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku." Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka.

Yang dituntut adalah ketaatan.

Ibrani 4:7-8:
Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!" Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain.

Ada "hari ini", ada "hari perhentian". "Hari ini" menuntut pertobatan anda terhadap "hari perhentian" sebagaimana ada tertulis dalam hukum ELOHIM YAHWEH yang ke-4:

Keluaran
20:8Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

"Ingatlah" Jika anda telah lupa, "ingatlah" untuk kembali. Sebab Kristen tidak menolak 9 hukum dari 10 hukum ELOHIM YAHWEH. Hanya hukum yang ke-4 itulah yang Kristen tolak, digantikan dengan hari Minggu.

Panggilan ELOHIM YAHWEH pada "hari ini" adalah jangan keraskan hatimu untuk menerima hari Sabat;

Luk. 11:42Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Yak. 2:10Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Ibrani 4:9:
Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Kepada umat Kristen, ELOHIM YAHWEH masih menyediakan hari perhentian, hari Sabtu. Perhentian hari Sabtu masih ada, belum pernah hilang dari sejarah! Hari Sabat adalah penanda bahwa anda umat ELOHIM YAHWEH. Bukan Sabat bukan umatNYA.

Yeh. 20:12Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka.

TUHAN menguduskan kita melalui pengudusan hari Sabat. Jika anda tidak menguduskan hari Sabat maka anda masih kotor, masih dalam dosa.

Ibrani 4:10:
Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Umat ELOHIM YAHWEH harus sama seperti ELOHIM YAHWEH, yaitu menyucikan hari Sabat.

Yesaya
66:22Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.
66:23Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.
66:24Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup.

Para pemelihara Sabat akan keluar memandangi orang-orang Kristen Minggu yang telah memberontak.

Ibrani 4:11:
Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Mana yang akan anda ikuti, orang-orang yang taat atau orang-orang yang tidak taat?

Ibrani 4:12-13:
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Hasil gambar untuk gambar hari sabat

Tidak ada komentar: