Minggu, 27 Agustus 2017

EMPAT TINGKAT KEKUATAN DI DUNIA

Di dunia ini ada 4 tingkat kekuatan, namun yang terlemah adalah yang mengandalkan kekuatan dirinya sendiri. Mereka ini meliputi orang-orang ateis, orang-orang akademis dan orang-orang sains, yang mengandalkan akal pikirannya sendiri maupun kekuatan otot atau fisiknya;

 Hasil gambar untuk gambar bruce lee


Padahal ada banyak fakta peristiwa-peristiwa di sekitar kita dan di setiap keseharian kita yang tergolong peristiwa mistis atau ghaib, yang akal pikiran mereka sendiripun tak mampu menjabarkannya. Misalnya tentang keberadaan alam semesta, kelahiran kita, kematian kita, sifat-sifat jahat kita, dan lain sebagainya. Harusnya kekuatan-kekuatan lain yang berada di sekitar kita itu diperhatikan dan diperhitungkan, supaya ketika kita menghadapi permusuhan kita tidak dijadikan bulan-bulanan. Sebab mengandalkan kekuatan diri sendiri ini akan seperti agar-agar atau podeng, yang bisa tetap indah selama tak ada tangan yang menyentuhnya.

Hasil gambar untuk gambar agar-agar

Yer. 17:5Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Orang-orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri akan dimakan oleh orang-orang yang mengandalkan kekuatan dunia, seperti orang yang main-main dengan hukum, main gugat-menggugat, tuntut-menuntut, lapor-melaporkan, orang yang mengandalkan kekuatan banyak orang, seperti geng-geng, tawuran-tawuran, mengandalkan jabatan, kedudukan, kekuatan polisi dan tentara. Orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri pasti akan dimakan habis oleh orang yang mengandalkan kekuatan duniawi. Contohnya pedagang-pedagang asongan yang disikat Satpol PP;

Hasil gambar untuk gambar pedagang asongan satpol pp


Sedangkan orang-orang yang mengandalkan kekuatan dunia akan dikalahkan oleh orang-orang yang mengandalkan kekuatan perklenikan atau perdukunan. Dan sekarang inilah, zaman modern inilah kekuatan perdukunan itu sudah sangat merajalela dan menggenggam dunia. Dari acara televisi saja, ada acara "Dunia Lain", "Uya Kuya", "KISMIS", "Gentayangan", "Uji Nyali", "Pemburu Hantu", dan lain-lainnya. Dari kalangan selebritis baik lokal maupun yang internasional, kebanyakan dilatarbelakangi oleh dukun-dukun maupun ritual-ritual pemujaan setan. Dari kalangan pegawai negeri, polisi dan tentara, ilmu perdukunan diperlukan untuk kenaikan pangkat, kewibawaan, melihat pelaku kejahatan, membentengi diri dan melumpuhkan penjahat yang menggunakan ilmu-ilmu. Dari kalangan pengusaha, mulai dari pedagang bakso, soto, sate, toko-toko, warung-warung, mall-mall, hotel-hotel berbintang, pabrik-pabrik, mana ada yang polosan tanpa usaha perdukunan dan tumbal-tumbal? Calon-calon pemimpin yang berlaga di pemilihan umum maupun Pilkada, hingga yang pingin jadi lurah, siapa yang tidak menggunakan jasa perdukunan? Dari kalangan masyarakat, ada gendam, sihir, hipnotis, tuyul, tenung, susuk kecantikan, untuk memperkaya diri(pesugihan), untuk menaklukkan pacar, untuk jodoh, pengasihan, penglaris, ramalan nasib, dan lain-lainnya. Coba, siapa di antara tetangga di kampung anda yang tidak menggunakan kuasa perdukunan?

Hasil gambar untuk gambar dukun


Itulah kuasa yang tertinggi di kalangan manusia. Tanpa kuasa dukun kita akan seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Hanya ada SATU saja yang bisa mengalahkan dan menghancurkan kuasa dukun-dukun itu. Siapakah DIA?

1Timotius 6:14

Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
6:15yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
6:16Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.


Posting Komentar