Minggu, 18 Februari 2018

AGAMA ISLAM DAN FUNGSINYA

Saya mengajak anda mengenali Islam dalam bentuk yang asli dan yang sebenarnya berdasarkan sumber sejatinya yaitu: Al Qur'an, supaya anda tidak dibingungkan dengan Islam dalam kenyataannya yang bermacam-macam aliran yang satu sama lain saling bertentangan. Ada Islam yang suka damai, ada Islam yang suka ribut. Ada Islam yang merusakkan gereja, ada Islam yang membersihkan gereja yang dirusak. Ada Islam yang mengutuk Kristen tapi ada juga Islam yang mengutuk Islam lainnya.

Yang pertama-tama kita perlu jeli untuk membedakan arti Islam dengan Islam sebagai nama agama. Sebagai gambaran adalah nama orang "Selamet". "Selamet" itu artinya adalah selamat. Di sini ada perbedaan antara arti dan nama orang. Sebagai arti "selamet" itu tidak mungkin celaka. Tapi orang yang bernama Selamet bisa celaka. Ada toko namanya: "Untung". "Untung" artinya tidak rugi. Tapi toko "Untung" bisa bangkrut. Sebab itu hanya sebuah nama.

Menurut Wikipedia, Islam itu artinya adalah penyerahan diri kepada TUHAN. Jika berdasarkan artinya, maka semua orang yang berserah diri kepada TUHAN adalah orang Islam, termasuk saya yang agamanya Kristen adalah orang Islam, sebab saya berserah diri kepada TUHAN, sekalipun TUHAN saya YESUS. Tapi ketika Islam dipakai sebagai nama suatu agama, maka itu akan menunjuk pada segolongan orang yang berpegang pada kitab Al Qur'an, yang bernabi Muhammad.

Di mana kebenarannya? Kebenarannya jelas pada pengertiannya, yaitu berserah diri kepada TUHAN, bukan pada Islam agama. Islam agama belum tentu Islam, tapi orang yang berserah diri kepada TUHAN pasti Islam.

QS. 22:78:  Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu

Al Qur'an mengakui adanya agama terdahulu yakni agama Yahudi dan Nasrani, sebelum lahirnya Muhammad. Agama Yahudi ada 400 tahun setelah zaman Ibrahim, sedangkan agama Nasrani ada 2.000 tahun setelah zaman Ibrahim, sementara dikatakan agama Ibrahim adalah Islam. Karena itu agama Yahudi dan Nasrani juga termasuk Islam. Baik Yahudi, Kristen dan Islam = Islam. Agama yang satu;

HSB 1501: Semua nabi-nabi itu bersaudara karena seketurunan. Ibunya berlainan sedangkan agamanya satu.

QS. 2:136:   Katakanlah (hai orang-orang mu'min): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

QS. 21:92:  Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.

Agama Islam itu satu, dimulai dari Ibrahim, Yahudi, Nasrani dan Muhammad, semuanya adalah agama Islam. Satu TUHAN, yaitu ALLAH yang Mahaesa, satu agama, yaitu Islam. Karena itu pengikut Muhammad yang memusuhi Yahudi dan Kristen harus dikeluarkan dari percaturan Islam. Mereka bukan Islam berdasarkan Al Qur'an. Islam bukan agama kesempitan kata QS. 22:78, tapi mereka telah menyempitkannya menjadi agamanya Muhammad saja.

QS. 2:62:  Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh , mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak perlu dikuatirkan. Jelas tidak boleh diharamkan dan dicap kafir. Mereka dijamin bisa masuk sorga. Mereka berdiri sejajar dengan pengikut Muhammad. Yang boleh diperangi atau dimusuhi oleh pengikut Muhammad adalah siapa saja yang memerangi atau memusuhi pengikut Muhammad;

QS. 2:190:  Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

QS. 3:19:   Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab.

Hanya agama Islam yang diridhai di sisi ALLAH, dan itu adalah agama Yahudi dan Nasrani juga. Dari pengertian Islam, yaitu berserah diri pada TUHAN, itu kemudian dijadikan nama agamanya Muhammad;

QS. 5:3:   Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.

Firman itu disampaikan kepada orang-orang Arab, pengikut Muhammad, bahwa untuk bangsa Arab ALLAH sediakan wadah keagamaan dibawah pimpinan kenabian Muhammad dan agama itu dinamakan Islam. Kalau Yahudi dan Nasrani merupakan agamanya Ishaq, anak Ibrahim dari Sara, Islam merupakan agamanya Ismael, anak Ibrahim dari Hagar. Tapi kesemuanya itu adalah satu Islam; Islam Yahudi dan Islam Arab, sama-sama Islamnya. Kalau istilah perkantorannya adalah kantor cabang. Nah, Islam Arab itu merupakan cabang dari Islam Yahudi, sebab Yahudi sudah ada sebelum Islam Arab.

QS. 42:7:  Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya

Islam Arab adalah untuk bangsa Arab, Islam Yahudi(agama Yahudi) untuk bangsa Yahudi. Setiap bangsa ada rasulnya sendiri-sendiri;

QS. 10:47:  Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka

Lalu apa maksudnya Islam cabang Arab ini diadakan?

QS. 2:91:  sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka.

Al Qur'an dan Muhammad itu memberitahukan kepada bangsa Arab, bahwa agama Yahudi dan Nasrani itu agama-agama yang benar. Bangsa Arab jangan lagi memusuhi mereka.

QS. 5:68:  Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, dan Injil, yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu".

Orang beragama, yaitu orang Islam yang benar adalah yang menegakkan Taurat dan Injil. Kalau hanya Taurat saja masih belum lengkap. Harus ditambah dengan Injil, dan itu adalah agama Nasrani saja yang berpegang pada Taurat dan Injil. Jadi, salah satu fungsi Al Qur'an adalah menyatakan agama yang sempurna itu adalah Kristen. Para pengikut Muhammad wajib berpegang pada Taurat dan Injil atau Alkitab;

QS. 2:177:  akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi

Al Qur'an itu berada di dalam Alkitab, bukan Alkitab yang di dalam Al Qur'an. Tidaklah benar jika orang berkata Taurat dan Injil ada di Al Qur'an. Yang benar adalah Al Qur'an itu anaknya Alkitab;

QS. 26:196:  Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.

QS. 11:17:  dan sebelum Al Qur'an itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat

QS. 10:94:  Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.

QS. 30:47:  Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup),

QS. 43:4:  Dan sesungguhnya Al Qur'an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.

Berikutnya, fungsi Al Qur'an dan Muhammad itu hanyalah mengingatkan tentang Alkitab;

QS. 7:184:  Dia (Muhammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan.

Al Qur'an sendiri berdasarkan artinya adalah sebuah bacaan, sebuah kitab yang wajib dibaca oleh para pengikut Muhammad agar mereka mengerti tentang kebenaran Alkitab dan kebenaran umat Yahudi dan Nasrani. Karena itu jika kita sudah ingat dan tahu akan kebenaran Alkitab, kita tidak perlu membaca Al Qur'an. Berpegang pada Taurat dan Injil saja sudah mencukupi, sudah memenuhi syarat untuk disebut orang beragama yang diridhai di sisi ALLAH.

Orang boleh meragukan Al Qur'an tapi jangan sampai meragukan Alkitab. Orang boleh tidak membaca Al Qur'an tapi jangan sampai tidak membaca Alkitab.

QS. 10:94:  Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.

Image result for gambar al qur'an
Posting Komentar