Kamis, 15 Maret 2018

BEBEK DAN BUKAN BEBEK

Image result for gambar barisan bebek


Semua bebek jalannya adalah berbaris dengan kepala lurus ke depan. Mereka tahunya hanya petunjuk sang gembala. Mereka takkan menoleh kiri atau kanan ataupun ke belakang, sebab mereka bebek: "wkwkwkwk". Tapi saya bukan bebek. Saya seperti orang Yahudi yang ada di kota Berea, yang setiap hari Sabat pergi ke sinagoge untuk beribadah menurut ajaran nabi Musa. Lalu ketika datang rombongan rasul Paulus yang mengajarkan suatu ajaran yang baru, yang belum pernah didengar sebelumnya, mereka tidak mau memadamkan roh yang sedang bebicara;

1Tesalonika 5:19

Janganlah padamkan Roh,
5:20dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
5:21Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Mereka tidak seperti orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat, yang berlaku gegabah dengan cepat naik pitam ketika mendengar suatu ajaran yang berlainan dengan ajaran yang mereka terima selama ini, sedari kecil.

Mat. 15:9Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Luk. 13:34Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

Setiap nabi yang diutus untuk meluruskan ajaran yang bengkok selalu dimusuhi, dilempari batu dan dibunuh;

Matius 10:16

"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
10:17Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.



“BETAPA SERING celaan dan teguran ditujukan kepada hamba-hamba ALLAH yang setia OLEH KARENA mereka mau berdiri tanpa gentar mempertahankan kebenaran! Orang-orang YANG SEBENARNYA adalah agen-agen Setan dipuji-puji dan disanjung, dan bahkan dipandang sebagai syuhada, SEMENTARA mereka yang  seharusnya dihargai dan dipertahankan oleh karena kesetiaannya kepada ALLAH, DIBIARKAN SENDIRIAN, dicurigai dan tidak dipercayai.” – Kemenangan Akhir, Hal. 200.


Padahal marah itu gampang. Melempari batu itu gampang, membunuhpun tidak sukar. Tapi cobalah itu ditunda dulu seperti yang dikerjakan oleh orang-orang Yahudi yang di kota Berea;

Kis. 17:11Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Alkitab mencatat orang-orang yang seperti mereka itu sebagai orang-orang yang baik hatinya. Itu artinya yang tidak seperti mereka, melainkan yang seperti orang-orang Farisi yang cepat naik pitam itu adalah golongan orang-orang yang jahat hatinya.

1Yoh. 3:12bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

Dasar orang jahat, ya jahatlah perbuatannya. Dasar orang suam-suam kuku, ya itulah sebabnya hendak dimuntahkan dari mulut YESHUA ha MASHIA. Dasar orang buta, ya, mana tahu mana yang salah dengan mana yang benar.

ELOHIM YESHUA sendiri mengalami dilecehkan saudara-saudaraNYA sendiri, dianggap sebagai Orang yang tidak waras;

Mrk. 3:21Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

Matius 10:21

Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Mat. 13:57Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."

Mat. 10:36dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Jadi, jika oleh sebab kita menegakkan ajaran Alkitab yang dibengkokkan, kita mengalami itu semua, sepatutnyalah kita mengucap syukur, sebab ayat-ayat itu telah disediakan untuk menghibur kita. Sebab tentang orang-orang yang merasa nyaman dalam dosa dan kesalahannya, Alkitab mengatakan:

1Tes. 5:3Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput.

Matius 13:40

Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
13:41Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
13:42Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
13:43Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

Yud. 1:18Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka."

2Tim. 4:4Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Dongeng, yakni suatu cerita yang tidak ada di dalam Alkitab itulah yang dibesar-besarkan dan dijadikan sebagai kebenaran dan sandaran bagi orang-orang yang jiwanya jahat. Dikasih daging diinjak-injak, dikasih rumput dimakan dengan lahapnya, itulah kambing. Doktrin Alkitab diremehkan, tapi doktrin gereja diagung-agungkan.

Memang tidak semua orang yang datang itu membawa kabar yang baik. Banyak nabi-nabi palsu yang berkeliaran di sekitar kita. Tapi untuk mendeteksi mana yang salah dengan mana yang benar, bukankah itu hal yang sangat mudah dilakukan, yaitu tinggal membuka Alkitabnya?

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Carilah pengajaran Alkitabnya; apa benar Alkitab mengajarkan yang seperti itu? Carilah kesaksian Alkitab, apakah ada nabi atau rasul yang mengajarkan begitu? Misalnya; Apakah ada di Alkitab, kata-kata: "ALLAH yang esa?" Apakah ada di Alkitab kata-kata: "ALLAH trinitas?" Apakah ada nabi dan rasul yang menyatakan YESUS itu ALLAH? Mana? Mana ayatnya? Tunjukkan ayatnya, maka siapapun pasti akan terdiam.

ELOHIM YESHUA selalu mendasarkan perkataanNYA pada: "Ada tertulis".

Mat. 21:13dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."

Ada tertulis di mana? Di Alkitab atau di buku sejarah gereja? Mana yang hendak kita jadikan pegangan?

Sebab;

2Tim. 3:16Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Alkitab memiliki otoritas untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Bukan saya yang menghakimi, tapi Alkitab, jika Alkitab yang mengatakannya. Kecuali jika saya mempersalahkan tanpa berdasarkan Alkitab, maka itulah yang disebut saya yang menghakimi, sama seperti orang yang menuduh saya sesat yang tanpa landasan Alkitab. Dia itulah yang menghakimi dengan kacamatanya sendiri. Itulah yang tidak benar.

Dan kitab Wahyu telah menandaskan supaya kita jangan menambah maupun mengurangkan perkataan Alkitab. Jangan coba-coba menyelipkan satu kata atau satu iotapun, juga jangan mengurangkan satu titikpun perkataan Alkitab;

Wahyu 22:18

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Jangan ditafsirkan seenaknya sendiri;

2Ptr. 1:20Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

Bisa dimengerti maupun tidak bisa dimengerti janganlah sekali-sekali mencoba menerangkan Alkitab. Sebab tugas penerangan Alkitab sudah diserahkan kepada ROH KUDUS;

Yoh. 16:13Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

1Yoh. 2:27Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Matius 23:8

Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
23:9Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
23:10Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

Jangan sekali-sekali memposisikan diri sebagai pengajar, melainkan cukup dengan menunjukkan ayat-ayat Alkitab saja. Apa yang ditanyakan orang, jawablah dengan ayat Alkitab, jangan dijawab dengan akal pikiran sendiri. Sebab rabi atau guru kita hanya satu, yaitu Alkitab. Selebihnya adalah guru-guru palsu namanya.

Dalam mendengarkan omongan orang harus cermat untuk membedakan mana kata-kata yang asli dan mana kata-kata yang disisipkan;

1Kor. 4:6Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

Jangan satu dibilang tiga, tiga dibilang satu. Jangan esa dibilang tri, tri dibilang tunggal. Jangan bersilat lidah;

1Tim. 6:4ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga,

Alkitab sebagai kitab suci harus kita pelihara kesuciannya, harus dijauhkan dari segala intervensi orang, harus tetap asli sebagai firman TUHAN.


Posting Komentar