Minggu, 18 Maret 2018

IMAN SAJA! MEMANGNYA IMAN SEPERTI APA?

Ketika YESHUA disalibkan bersama dua pencuri, yang seorang yang percaya padaNYA dijanjikan keselamatan sekalipun tidak pakai dibaptis, tidak sempat baca Alkitab, tidak sempat ke gereja, tidak sempat membayar kolekte, tidak sempat komat-kamit berdoa, tidak sempat menyanyi lagu Malam Kudus, tidak sempat ikut menghias pohon Natal, tidak sempat menghias telor Paskah, tidak sempat bersedekah, tidak sempat mendengarkan khotbah pak pendeta, tidak sempat mengampuni musuh-musuhnya, tidak sempat memberitakan Injil, dan lain-lainnya.

Luk. 23:43Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Maka orangpun berkata: iman saja cukup! Asal percaya YESUS pasti selamat. Ngapain orang ribut berdebat soal doktrin? Ngapain penginjil mengusik ke orang-orang Kristen yang sudah percaya YESUS? Harusnya menginjil ke orang-orang Islam, Hindu, Buddha dan atheisme.

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Bukankah ayat itu berkata asal percaya YESUS selamat?

Kisah 16:29

Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
16:30Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
16:31Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."

Bukankah rasul Paulus juga mengajarkan asal percaya YESUS selamat?

Tapi mengapa Yudas Iskariot yang mengkhianat dikutuk? Bukankah dia lebih aktif bersama YESUS ke mana saja daripada kita yang jarang ke gereja? Mengapa Ananias dan Safira yang berlaku tidak jujur dihukum mati seketika? Mengapa ada perintah dibaptis? Mengapa ada perintah saling membasuh, saling mengasihi, saling mengampuni, perjamuan suci, memberitakan Injil, tuntutan setia sampai mati, rela menderita, menghadapi aniaya, tuntutan bertobat, tuntutan kelahiran baru, tuntutan meninggalkan keduniawian, dan lain-lainnya yang membuat Alkitab sampai setebal 1.500 halaman? Mengapa ada nubuatan-nubuatan dan perintah mempelajarinya? Mengapa perlu kehadiran ROH KUDUS, kalau iman saja sudah cukup?

Kasih karunia ELOHIM YAHWEH itu seperti kerja asuransi. Kalau kita masuk asuransi, ada jangka waktu kontrak jaminan yang kita sepakati, misalnya 10 tahun. Kewajiban kita adalah membayar preminya setiap bulan sampai selama 10 tahun itu. Jika selama 10 tahun itu tak ada kejadian yang menuntut klaim kerugian, maka perusahaan asuransi itu untung besar. Sebab kita membayar terus-menerus selama sepuluh tahun tanpa menerima imbalan apa-apa dari perusahaan asuransi itu. Kita hanya menerima selembar kertas yang bernama polis asuransi. Jika di tengah jalan kita tidak bisa membayar preminya, maka pihak asuransi akan membatalkan perjanjian, putus hubungan. Sebaliknya, jika di bulan-bulan awal kita membayar premi ada kejadian seperti kecelakaan atau sakit atau meninggal dunia, maka pihak asuransi harus konsisten untuk membayar klaim kerugian kita.

Nah, pencuri yang disalibkan bersama YESUS yang diselamatkan itu baru saja membayar premi pertamanya, yaitu imannya, dia sudah harus mati di atas kayu salibnya, maka YESUS sebagai perusahaan asuransi harus membayar klaim kerugiannya, yaitu menyelamatkannya. Berbeda dengan Yudas Iskariot dan Ananias dan Safira. Mereka di tengah jalan sudah tidak sanggup membayar preminya. Yudas berkhianat, Ananias dan Safira berbuat tidak jujur. Maka konsekwensinya adalah YESUS memutuskan hubungan kontrak asuransinya. Berbeda pula dengan para rasul. Mereka selalu membayar preminya setiap bulan sampai habis batas kontrak asuransinya, yaitu mereka setia melakukan segala perintah TUHAN sampai mati syahidnya.

Mereka bukan dibaptis saja, tapi juga berdoa, mengasihi sesama, mengampuni musuh, sabar, rela menderita, memberitakan Injil, dan lain-lainnya. Pendek kata seluruh tulisan dalam Alkitab yang 1.500 halaman itu mereka kerjakan semuanya tanpa cacat. Itulah pembayaran premi mereka hingga batas kontrak asuransinya.

Jadi, semakin panjang umur, semakin banyak pengetahuan tentang Alkitab, semakin banyak pula tuntutannya;

Luk. 12:48Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Setiap minggu ke gereja, mendengarkan khotbah pendeta, semakin banyak ayat Alkitab diketahui, maka sebanyak itulah yang harus anda lakukan. Sebagai Kristen, apakah anda mendengar perintah bersedekah? Ya, lakukanlah itu! Jangan seperti kura-kura dalam  perahu, pura-pura tidak tahu. Apakah anda mendengar perintah mengampuni musuh? Ya, lakukanlah itu. Semakin pinter lagi, apakah anda mendengar perintah memberitakan Injil? Ya, lakukanlah itu!

Sama juga seperti murid sekolah. Jika masih kelas satu hitung-hitungannya sebatas 1-100. Tapi ketika naik ke kelas dua, hitung-hitungannya sudah sebatas 1-1000. Masak kelas dua masih belum bisa menghitung hingga angka seribu? Pantas, nggak?! Naik kelas, nggak?! Nah, apa yang sudah anda dengar selama ini sebagai orang Kristen selama 10 tahunan? Berapa banyak orang Kristen yang sudah mendengar ayat Matius 28:19, puluhan kali sampai hafal di luar kepala tapi yang belum juga dilaksanakan? Apa namanya itu? Bebal!

Lebih lanjut ELOHIM YESHUA mengatakan:

Yoh. 14:15"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Dan rasul Yakobus mengatakan;

Yak. 2:17Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Jadi, kalau anda mengaku Kristen tapi tidak memiliki perbuatan Kristen, maka anda adalah Kristen palsu! Anda adalah orang yang tidak sanggup membayar premi asuransi, maka anda sudah bukan nasabah asuransi lagi. YESUS sudah memutuskan perjanjian dengan anda!

Untuk itu anda memerlukan kehadiran seorang penginjil supaya anda dilahirkan kembali. Istilah gerejanya: lahir baru. Anda perlu memperbarui polis asuransi anda. Karena itu jika ada penginjil yang memberitakan Injil ke orang-orang yang sudah Kristen, itu bukanlah pekerjaan yang salah. Sebab seorang penginjil ditugaskan untuk mencari domba-domba yang hilang dan yang tersesat;

Mat. 10:6melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Berikutnya, kepada siapa iman itu ditujukan? YAHWEH atau ALLAH atau AWLOH? YESUS atau nabi ISA atau YESHUA ha MASHIA? YAHWEH yang esa atau ALLAH trinitas? YESHUA yang ANAK YAHWEH atau YESUS yang ALLAH atau ISA yang nabi biasa? Buddha Gautama atau dewa Syiwah?

Kalau tujuan iman itu salah alamat, apakah anda masih Kristen? Lalu, ajaran siapa yang anda ikuti? Ajaran gereja atau ajaran pendeta atau ajaran Alkitab?

Mat. 15:9Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Percuma anda Kristen jika ajaran yang anda terima berasal dari gereja, bukan dari Alkitab. Anda masih belum Kristen jika masih mendengarkan ocehan gereja, belum masuk ke ajaran Alkitab. Karena itu anda memerlukan kehadiran seorang penginjil, supaya kesesatan anda diluruskan ke Alkitab kembali.

Seorang penginjil yang berani mendatangi anda yang sudah Kristen, pasti dia mempunyai modal tentang apa yang perlu dibicarakan atau disampaikan kepada anda. Tidak mungkin bertangan kosong. Kalau saya, saya mempunyai bukti-bukti yang kuat, yang membedakan antara ajaran gereja terhadap ajaran Alkitab, yang jika tidak segera diluruskan maka anda akan dimuntahkan dari mulut YESHUA ha MASHIA. Jadi, Kristen gereja itu masih belum Kristen, masih kafir! Masih di luar Alkitab, masih sama statusnya seperti orang-orang non Kristen.

Image result for gambar gereja dengan alkitab

Tidak ada komentar: